Views
11 months ago

6

SELASA, 6 FEBRUARI 2018

SELASA, 6 FEBRUARI 2018 WARGA LANGKAT TAK RAGU JATUHKAN PILIHAN PADA ERAMAS EDY BERDEDIKASI, IJECK BERJIWA SOSIAL 16 Parpol di Asahan Telah Memenuhi Syarat KISARAN-M24 Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Asahan, telah menuntaskan verifikasi faktual terhadap 16 partai politik (Parpol). Hasilnya, semua Parpol tersebut telah memenuhi syarat. Pernyataan tersebut diungkapkan anggota KPU Asahan Divisi Hukum, M Rito, kepada M24, Senin (5/2). Dijelaskan Rito, proses verifikasi faktual yang dilakukan terkait dengan data kepengurusan, keterwakilan perempuan, keanggotaan dan domisili kantor partai politik. "Hal tersebut sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan UU Nomor 17/2017 tentang Pemilu dan PKPU Nomor 5 tahun 2018," ungkapnya. Sebanyak 16 Parpol di Kabupaten Asahan, lanjut Rito, yang telah diverifikasi faktual. Yakni, Golkar, PPP, PDIP, PBB, PAN, PKS, Nasdem, PKB, Gerindra, Hanura, Demokrat, PKPI, Partai Berkarya, PSI, Garuda dan Perindo. "Kami dari KPUD Asahan hanya memverifikasi berkas partai politik yang diserahkan. Sedangkan penetapan parpol menjadi peserta Pemilu adalah wewenang pusat," jelasnya. Rito juga menambahkan, penetapan Parpol peserta Pemilu 2019 akan diumumkan KPU Pusat 17 Februari 2018 mendatang. (deddy) Afifuddin Mundur dari Ketua Tim Pemenangan Edy-Ijeck MEDAN-M24 Afifuddin Lubis akhirnya mundur dari jabatan Ketua Tim Pemenangan pasangan bakal calon Gubsu/Wagubsu, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (ERAMAS). Mantan Plt Walikota Medan ini lebih memilih tetap menjadi Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara. Hal itu disampaikan Afifuddin Lubis, melalui selulernya, kemarin (4/2) malam. Afifuddin menyatakan secara tertulis dan dia sudah menyampaikan pengunduran dirinya kepada Edy Rahmayadi, Kamis (1/2). "Beliau (Edy) bisa memaklumi pengunduran diri saya. Penyebabnya adalah karena adanya permintaan oleh PBNU kepada saya, untuk memilih antara menjadi Ketua Tim Pemenangan ERAMAS atau tetap memimpin NU Sumut," kata Afifuddin. Menurut Afifuddin, dia lebih memilih tetap menjadi Ketua PW NU Sumut, karena menjaga amanah para nahdliyin atau anggota NU yang telah memberikan kepercayaan kepadanya memimpin. Sesungguhnya, sebelumnya Afifuddin telah mengangkat pelaksana tugas ketua, namun demikian oleh PBNU dia tetap diminta memilih. "Intinya saya sekarang sudah tidak lagi ada di tim pemenangan Edy-Ijeck," tegas Afifuddin. (net) JELANG PILKADA TAPUT DAN PILGUBSU Puluhan Kader dan Pengurus PDIP Mundur MEDAN-M24 Menjelang Pilkada Taput dan Pilgubsu 2018, puluhan kader dan pengurus ranting se-PAC PDIP Kecamatan Siborongborong, Tapanuli Utara (Taput), mundur. Alasannya, kader banteng mengaku tidak mendapat keuntungan selama bergabung ke PDIP, bahkan merugikan. Pengunduran para kader dan pengurus ranting tersebut, dibenarkan Sekretaris PAC PDIP Siborongborong, H Nababan, kepada wartawan, Senin (5/2). Ia menjelaskan, para kader tersebut resmi mengundurkan dari dari partai dengan surat resmi (tertulis). "Puluhan pengurus dan kader partai mengundurkan diri. Umumnya pengunduran diri tersebut, karena partai dianggap tidak berpihak kepada nasib dan kesejahteraan anggota," ujarnya. Menurut Nababan, tidak ada kaitan pengunduran diri para kader dan pengurus tersebut dengan dirinya. "Tidak ada kaitannya. Saya mundur sebagai pengurus, sehingga mereka juga menentukan sikap mundur. Itu adalah kesadaran mereka, tidak ada unsur tekanan," sebutnya. Ketika ditanya apakah pengunduran ini tidak akan berdampak pada konsolidasi dan perolehan suara calon PDIP, yang diusung pada Pilkada Taput dan Pilgubsu 2018, Nababan mengaku tidak tahu. "Saya tidak mengetahui secara pasti apakah berdampak terhadap perolehan suara nanti. Selama ini sudah bekerja dari akar rumput untuk mendulang suara. Ketika dikaitkan dengan Pilkada yang sudah dekat, itu bukan urusan, benar-benar sudah capek jadi anggota partai. Karena tidak ada benefitnya yang saya dapat," tandasnya. (net). LANGKAT-M24 Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi- Musa Rajekshah (ERAMAS), disambut meriah masyarakat Kecamatan Sei Lepan dan Kecamatan Besitang, Senin (5/2). EKITAR S 1.000 warga dari dua kecamatan di Kabupatan Langkat itu berkumpul di Lapangan Serbaguna, Desa Harapan Makmur, Sei Lepan, Kabupaten Langkat. Tokoh masyarakat Sei Lepan, Anwardi, mengatakan, masyarakat Sumut sangat berharap mendapatkan pemimpin mewarisi sifat kepemimpinan Rasulullah SAW. "Yakni sifat siddiq, tabligh, amanah dan fathanah. Kami percaya, Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah, mampu mewujudkan sifatsifat ini. Sebab kami mengenal keduanya dengan baik, sebagai putra daerah yang telah berbuat untuk Sumatera Utara," katanya. Menurutnya, meskipun belum masa kampanye, seluruh warga di sini tidak ragu lagi untuk menjatuhkan pilihan pada ERAMAS. "Pak Edy adalah putra daerah Langkat, tepatnya di Besitang ini. Beliau sudah mengharumkan nama Sumut dan Besitang dengan menjadi Pangkostrad, jenderal bintang tiga. Edy kita kenal sebagai orang yang berdedikasi," ujarnya. Sementara, kata Anwardi, Musa Rajekshah atau Ijeck bukan sosok yang asing bagi warga Langkat. Ijeck kata dia adalah pengusaha sukses yang berwawasan sosial. "Bang Ijeck adalah seorang pengusaha yang memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi. Kami sudah merasakan di lingkungan kami ini," tukasnya. Ijeck juga menurutnya, sering memberikan bantuan pada masyarakat untuk menaikkan taraf ekonomi keluarga. "Bantuan yang diberikan selalu bersifat produktif. Dari yang miskin menjadi ekonomi menengah," katanya. Musa Rajekshah yang diminta menyampaikan sambutannya, mengaku berterimakasih sudah diundang oleh masyarakat Besitang dan Sei Lepan. "Apa yang sudah kami lakukan semata hanya untuk menunaikan kewajiban sebagai manusia pada sesama. Kita harus saling membantu dan menguatkan sesama manusia," ungkapnya. Ijeck dalam kesempatan itu juga memohon doa dari masyarakat Langkat, karena dirinya mendampingi Edy Rahmayadi, untuk menjadi peserta di Pilgubsu 2018. "Semoga apa yang kita perjuangkan untuk Sumut Bermartabat bisa terwujud," katanya. MENINGKATKAN ANGKA PARTISIPASI MASYARAKAT GUNAKAN HAK PILIH KPU Sumut akan Gelar Festival Pilgubsu 2018 MEDAN-M24 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara berencana menggelar festival Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018. Menurut Komisioner KPU Sumut, Benget Silitonga, wacana ini untuk meningkatkan angka partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya pada Pilgubsu nanti. "Sebab pada Pilgubsu 2013 lalu, tingkat partisipasi masyarakat masih di bawah 50 persen. Sehingga kita berupaya untuk meningkatkannya pada Pilgubsu tahun ini," tambahnya. Nantinya dalam festival dirangkai berbagai macam agenda kegiatan yang menarik agar masyarakat, khususnya generasi milenial, semakin terlibat dalam pesta demokrasi tersebut. "Kegiatan seperti stand up comedy, musik, atau kegiatan menarik lainnya. Kegiatan semacam ini kita agendakan untuk menarik minat, khususnya generasi milenial, tidak zaman lagi kegiatan seperti seminar," ujarnya. Lebih lanjut ia mengatakan, festival Pilgubsu 2018 nantinya akan Pasangan Edy-Ijeck dalam acara silaturahmi bersama masyarakat Besitang. (M24/Ist) KPU Palas Lantik Penggantian Anggota PPS Batang Lubu Sutam Prosesi pelantikan. (M24-NET) PALAS-M24 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padanglawas melakukan pergantian anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam rangka pilkada serentak 2018, Senin (5/2), di aula Sekretariat KPU Palas, Jln Listrik Sibuhuan. Pergantian tersebut berdasarkan Surat Keputusan KPU Palas Nomor 003/HK.03.1- Kpt/1221/Kpu-Kab/2018, tentang pemberitahuan dan pengangkatan pergantian antar waktu, pergantian anggota PPS se-Kecamatan Batang Lubu Sutam, pada penyelenggaraan pemilihan Bupati/Wakil Bupati serta pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Sumatera Utara tahun 2018. Ketua KPU Palas, Syarifuddin Daulay, didampingi Divisi SDM Amran Pulungan dan Komisioner PPK Kecamatan Batang Lubu Sutam, M Edi Rizki Tasosa, mengatakan, keenam anggota PPS tersebut diganti, karena mengundurkan diri dan terbukti sebagai perangkat desa. "Keenam anggota PPS yang diganti tersebar di kecamatan tersebar di beberapa titik di Sumut. Misalnya di daerah Madina, Tapsel, Padang Sidempuan, Tapteng, disatukan pada satu titik. "Begitu juga di Tanjung Balai, Asahan, Batubara, disatukan lagi menjadi satu titik. Nanti teman-teman Batang Lubu Sutam, Kabupaten Palas. Mudah-mudahan PPS yang baru dilantik bisa bekerja dengan baik, jujur dan adil," kata Syarifuddin Adapun nama nama anggota PPS di Kecamatan Batang Lubu sutam yang diganti, yakni Dina Warni Harahap diganti Awaluddin Rambe (Desa Rombayan), Kari Tumahan Nasution diganti Denni Fitriani Hasibuan (Desa Sibodak Papaso), Junedi Daulay diganti Devi Susanti Daulay (Desa Tangga Batu). Selanjutnya, Arpan lubis diganti Arsyad Lubis (Desa Muara Tige), Panggabean Nasution diganti Dewi Sari Nasution dan Saidi Hasibuan diganti oleh Nurcahaya Hasibuan (Desa Salambue). (net) Ilustrasi KPU daerah mana yang bersedia menjadi tuan rumahnya," tandasnya. KPU Sumut saat ini masih terus menggodok wacana tersebut dan akan berupaya menerapkannya pada bulan April-Mei 2018 mendatang. (net) Sementara Edy Rahmayadi, dalam kesempatan itu, mengatakan dirinya merupakan anak Besitang yang ingin pulang kampung dan berbuat yang terbaik untuk Sumatera Utata. Dia pun sempat menyanyikan lagu "Semalam Di Malaysia" yang digubahnya menjadi "Semalam Di Besitang". "Pengangguran harus kita atasi bersama dengan penciptaan lapangan kerja. Anakanak kita juga harus menikmati pendidikan yang maksimal dengan memastikan sarana prasarana pendidikan merata di setiap daerah," pungkasnya. (rel) PILGUBSU 2018 BAGUS MUSTAQIM "Semua rakyat Sumut, sudah tidak percaya dengan janji di Pilgubsu, dikarenakan adanya turun temurun Gubsu yang terlibat korupsi, Ingin gitu rasanya Gubernur Sumut yang bersih tanpa korupsi." DASA Saya berharap kepada Calon Gubernur yang mana pun, kalau seandainya nanti bapak menang, tolonglah dibagi rata pembangunan untuk SUMUT ini, kususnya ke Nias trima kasih

SELASA, 6 FEBRUARI 2018 SAMBUNGAN .............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................. 7 Heboh..!! Sebatang Rokok Ratakan 11 Rumah SIMALUNGUN-M24 Awalnya api menghanguskan 2 rumah dan 1 gudang. Warga pun beramai-ramai coba memadaman api dengan peralatan seadanya. Sedangkan sebahagian warga lainnya membantu korban menyelamatkan harta bendanya. Adapun sejumlah pemilik rumah yang hangus diamuk sijago merah antara lain, Monang Silalahi, Naibaho, Tiur Boru Sibarani, Manurung, Sorta Boru Hutapea, Biston Manik, Sumiati, Nalum Sinaga, Sihombing dan marga Sinambela. Api baru bisa dijinakkan petugas Damkar sekira pukul 13.00 WIB. Sementara pihak kepolisian juga berada di lokasi melakukan olah TKP. Untuk sementara penyebab kebakaran terduga akibat api rokok. Menurut informasi, api berasal dari rumah di deretan paling ujung. Bangunan yang rata-rata semi permanen, membuat api cepat menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya. Seorang warga setempat A Hutauruk (51) yang ditemui di Dipukuli, Pacar Diancam Pisau Mega Mas, Minggu (4/2) sekitar pukul 22:30 WIB. Tiba-tiba mereka didatangi empat pria tak dikenal mengendarai kreta jenis metik. "Mereka meminjam mancis untuk bakar rokok. Namun seorang pelaku turun dari kreta menodongkan pisau ke perutku. Mereka meminta aku menyerahkan kretaku. Namun aku keberatan," pungkas Afrizal usai melapor. Karena melawan, para pelaku lalu memukuli korban hingga terjatuh. Sementara pacar korban diancam dengan pisau agar tidak berteriak. Selanjutnya para pelaku kabur membawa Yamaha Vega ZR warna hitam BK 2874 ABC milik korban. Akibat penganiayaan itu, korban bahkan mengalami luka memar di pipi kanan dan kepala. "Keempat pelaku, badannya tinggi gempal. Mereka pakai helm dan agak sulit ditandai wajahnya," beber korban terkait ciri-ciri pelaku. Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Rudi Silalahi SH yang dikonfirmasi berjanji untuk menindaklanjuti laporan korban. "Belum saya terima, mungkin masih di penyidik. Coba saya cek, kasus ini nanti kita proses," tandasnya. (wandi) Seru..!! Penyabu & Polisi disajikan tontonan seru. Sejumlah petugas Sat Narkoba Polres Langkat, terlibat aksi kejar-kejaran dengan warga setempat Amirhan (43) yang dikenal pemain sabu, Senin (5/2) sekira pukul 14 .30 WIB. Berkat kesigapan petugas, pria berambut cepak ini pun berhasil ditangkap. Saat rumahnya digeledah, petugas menemukan bungkusan berisi sabu dengan berat kotor 0,47 gram, 5 plastik klip kosong dan 1 kotak rokok Sempurna yang disembunyikan di bawah tilam. Kasat Narkoba Polres Langkat, AKP Mhd Yunus Tarigan, SH , yang dikonfirmasi M24 lewat HP, Senin (5/2) menyatakan, penangkapan tersangka berkat adanya informasi dari masyarakat yang selama ini resah dengan aktifitas pelaku. "Anggota langsung turun ke lokasi melakukan pengintaian. Begitu melihat pelaku, petugas pun menyergapnya," bilang Kasat AKP Mhd Yunus Tarigan, SH. Kata Tarigan, penangkapan Amirhan tidak berlangsung mudah. Soalnya, pelaku sempat melarikan diri sehingga sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan petugas. Berkat kesigapan petugas, pelaku akhirnya berhasil ditangkap. Di tempat terpisah, Muhamad Rahman alias Ijul (35) warga Dusun VII Balai Gajah, Desa Air Hitam, Kec. Gebang, Kab. Langkat, diciduk petugas Unit Reskrim Polsek Gebang, Minggu (4/2) sekira pukul 14.30 WIB. Dari tersangka disita barang bukti 1 amp ganja. Kasubag Humas Polres Langkat, AKP Arnold Hasibuan, yang dikonfirmasi M24 lewat HP, Senin (5/2) membenarkan penangkapan itu. Kata Hasibuan, pelaku ditangkap setelah dikibuskan warga yang resah dengan tindak tanduknya selama ini. "Saat hendak ditangkap, pelaku sempat membuang barang bukti," ujarnya. (rudi) Aku Diundang Datang pipi, kemudian aku lanjutkan dengan mencium lehernya. “Kamu ternyata nakal juga ya, Ron,” katanya sambil tertawa kecil. “Habis kamu sangat menggairahkan dan menggemaskan,” jawabku sambil melancarkan serangan. Namun ditepisnya. Katanya jangan nanti nggak enak, kan dia sudah menikah. Jadinya aku harus menahan nafsuku malam itu. Malam itu aku pulang dengan hampa dan menahan gejolak nafsuku. Sesampainya aku di rumah, aku langsung membayangkan bersetubuh dengannya. Malam itu pkl.10.00 aku datang ke rumahnya. Kembali aku disambut dengan pakaian yang menggairahkan berupa kaus tipis tanpa lengan dan rok pendek yang memperlihatkan cetakan bokong dan celana dalamnya. Dari pengalamanku yang lalu aku tidak ingin ceroboh lagi. “Kok sepi-sepi saja, Lin? Suamimu berapa hari tugas ke Jakarta?” tanyaku setelah beberapa lama berbasa-basi. “Empat hari. Eh, mau minum, Ron?”tanyanya. “Boleh,” jawabku. “Aku tadi dapat pinjaman VCD dari temanku di kantor, dan aku belum nonton. Kamu sudah pernah nonton nggak?” tanyanya sambil meletakkan minuman . (bersambung) lokasi mengatakan, api awalnya muncul dari tetangga rumah Boru Gultom. “Api berasal dari tetangga rumah Boru Gultom lae. Yang punya rumah merokok di tempat tidur. Mungkin karena ketiduran, dia tak menyadari kalau api rokoknya jatuh ke atas kasur lalu membakar kasur itu," ujarnya. Kata Hutauruk, lokasi kebakaran merupakan padat penduduk dengan mayoritas bangunan rumah semi permanen. "Makanya kalau terjadi kebakaran, semua rumah pasti terbakar," bilangnya. Pantauan kru koran ini, enam unit mobil pemadam kebakaran milik Pemko Siantar dan STTC bergantian datang ke lokasi untuk memadamkan api. Sekira dua jam kemudian barulah personil pemadam kebakaran yang dibantu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar berhasil memadamkan api. Sementara Kapolsek Siantar Martoba, AKP David Sinaga, membenarkan kalau 11 rumah dan 1 gudang ludes terbakar. (john) Ketangkap Ngetengi Sabu, Arifin Winata Disidangkan PANCURBATU-M24 Muhammad Arifin Wianata warga Jln Klambir V, Kec. Hamparanperak, Kab. Deliserdang, harus duduk di kursi pesakitan. Pulaknya, pria berusia 25 tahun ini ketangkap personel Unit Reskrim Polsek Sunggal sedang ngetengi sabu di dapur rumahnya. Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam yang bersidang di Pancurbatu, Senin (5/2), dua anggota Polsek Sunggal dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai saksi. Tengku Imam S dan Suroto anggota Polsek Sunggal menyebut, terdakwa ditangkap pada Jum'at 7 Oktober 2017 sekitar pukul 14.30 WIB. Dalam penggerebekan itu, petugas menemukan 1 paket sabu seberat 0,68 gram. Kata kedua saksi, pihaknya menciduk pelaku setelah mendapat informasi dari masyarakat. Saat ditanyai hakim, Arifin mengaku membeli sabusabu itu dari daerah Tani Asri. Usai mendengarkan keterangan terdakwa, hakim menunda sidang hingga minggu depan dengan agenda tuntutan. (ali) Dituntut 6 Tahun Bui, Mantan Bendahara Nangis PN MEDAN-M24 Mantan Bendahara RSUD dr Tengku Mansyur Tanjung Balai, Novryska Saragih, menangis karena dituntut 6 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Toni F Pangaribuan di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (5/2) sore. Jaksa menilai terdakwa terbukti melakukan korupsi pengelolaan belanja langsung dan belanja tidak langsung di rumah sakit tersebut pada tahun 2015. "Menuntut terdakwa Novryska Saragih dengan pidana penjara selama 6 tahun dan denda sebesar Rp200 juta subsidair 6 bulan kurungan," ujar JPU Toni di hadapan Ketua Majelis Hakim, Mian Munte. Selain hukuman penjara, terdakwa juga dibebankan membayar Uang Pengganti (UP) sebesar Rp1 miliar lebih subsidair 6 bulan kurungan. "Terdakwa dinilai melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," pungkasnya. Adapun modus korupsi yang dilakukan terdakwa yaitu merekayasa kas bendahara rumah sakit. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang melakukan pemeriksaan fisik kas pada buku pengeluaran bendahara dan pemeriksaan pada bukti pertanggungjawaban, menemukan dugaan kerugian negara sebesar Rp1,4 miliar. Sementara itu, dalam pembelaannya, terdakwa mengaku terdzholimi dalam kasus ini. Dengan bercucuran air mata, dia berharap majelis hakim meringankan hukumannya. "Saya tidak bersalah pak hakim. Mohon ringankan hukuman saya," bilangnya. Majelis hakim menutup persidangan dan melanjutkannya pekan depan. (ansah) Maling Sikat Kreta, Risol dan Jaket di Masjid An-Nur BINJAI-M24 Maling beraksi di Masjid An-Nur di Jln Veteran, Senin (5/2). Di lokasi masjid yang berjarak 50 meter dari Polsek Binjai Kota ini, pelaku tak cuma menggondol kreta, tetapi juga risol dan jaket milik korban. Korban adalah Ahmad Taufik (31) warga Pangkalansusu, Kab Langkat. "Kretaku hilang. Risoles juga dibawanya. Bahkan jaket bututku juga diembat pencurinya," kata Taufik. Pria berpostur tubuh kurus ini menuturkan, dia mengetahui kreta Honda Supra X 125 berplat BK 3303 PAN miliknya hilang dari masjid yang berada di seputaran Lapangan Merdeka, saat akan menuju parkiran. "Saya parkir di halaman masjid. Setelah menunaikan sholat dan hendak menuju parkiran, kretaku sudah tidak ada lagi," bilangnya. Sementara Endang, saksi mata mengatakan, sempat melihat pelaku pencurian tersebut. Katanya, pencuri bertubuh tegap dan berpakaian rapi. "Orangnya menggunakan kemeja bergaris. Aku sempat curiga karena bapak itu ke luar dari lingkungan mesjid padahal sholat belum usai," urainya. Pengurus Masjid An-Nur Edi Aswari merasa bersedih dengan adanya pencurian tersebut. Dia berjanji akan memperketat keamanan masjid yang berada di sebelah kantor DPRD Binjai ini. Namun, dia mengaku kesal karena jamaah tidak memarkirkan kendaraan di lokasi yang sudah ditentukan. "Sudah kita ingatkan jangan parkir di depan masjid, tapi di samping mesjid agar kendaraan terawasi," katanya. (sopian) Anak Jermal Gelapkan Mobil Rental, Ini Orangnya Broo..!! Kel. Menteng, Medan Denai ini, tersangka penggelapan mobil rental Kijang Innova warna hitam metalik BK 1622 HY milik Razali (50) warga Jln AR Hakim, Medan. Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Rudi Silalahi, SH, menyebutkan, kasus penipuan dan penggelapan itu terjadi, Selasa (26/12) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu tersangka merental mobil korban selama 4 hari. Kemudian pada Januari 2018, tersangka menyambung (merental) kembali mobil korban. "Karena sudah lewat waktu, korban pun menghubungi tersangka untuk menanyakan mobil yang direntalnya. Namun tersangka mengatakan kalau mobil korban telah dilarikan orang lain," beber Kanit Reskrim, Senin (5/2). Merasa keberatan, korban pun Gak Pede Pakai Barang Branded Sudah menjadi penyanyi dangdut yang populer di Tanah Air nyatanya tak membuat Siti Badriah lupa diri. Meski sudah bisa dikatakan sukses, namun ternyata Sibad, sapaan akrabnya, tak terlalu mengikuti trend fashion yang tengah ramai. "Sibad sebenernya nggak terlalu Fashion orangnya, aku mah pakai apa aja dan nggak pernah nentuin harus pakai apa, senyanmannya aja," ucap Siti Badriah di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (31/1). Bahkan, untuk soal busana, wanita 26 itu mengaku tak terlalu rewel. Tak harus menggunakan pakaian yang bermerk dan mahal, Sibad mengaku tak masalah menggunakan pakaian dengan harga murah asal nyaman dikenakan. "Biar murah tapi Cemburu..!! Cewek Ini Dianiaya Pacar MEDAN-M24 RH (23) memang cemburuan. Makanya, begitu melihat pacarnya A (18) keluar rumah, pria dari Helvetia ini langsung menuduhnya selingkuh. Gak soor dituduh yang tidak-tidak, A pun membantah. Rupanya RH emosi lelu mendorong tubuh kekasihnya itu sehingga terjatuh. Akibatnya, kening, tangan kanan dan kaki A luka. Dengan wajah sedih dan kesakitan, cewek yang tinggal di Jln Mesjid Taufik, Kec. Medan Perjuangan ini, mendatangi Mapolrestabes Medan, Minggu (4/2) malam. Kedatangannya hendak melaporkan RH. Informasi didapat, Senin (5/2) siang, peristiwa Minggu sore sekira pukul 17.00 WIB itu terjadi di Jln Mesjid Taufik Medan tak jauh dari rumah korban. Saat itu korban hendak pergi ke rumah temannya. Masih berada di Jln Mesjid Taufik, RH kebetulan melihat korban. RH pun langsung menuduh korban selingkuh dan mempunyai pacar lain. Korban pun menampik tuduhan itu, Rupanya RH emosi dan langsung mendorong korban sampai terjatuh. Warga yang melihat kejadian itu langsung melerai. RH pun langsung membuat pengaduan ke Polsek Medan Area dengan bukti No: LP/69/K/I/2018/ Polsek Medan Area tertangal 23 Januari 2018. "Berdasarkan informasi masyarakat, keberadan tersangka terdeteksi di Warkop 123 di Jln Medan Area Selatan. Petugas pun langsung terjun ke TKP dan mengamankan tersangka tanpa perlawanan," bilang Rudi. (wandi) nyaman, karena brand yang mahal kadang nggak enak di pakai, aku mah yang penting adem. Kalau yang mahal kan aneh-aneh modelnya, jadi nggak pede aja, mendingan yang biasa aja," terangnya. Maka dari itu, pelantun lagu Bara Bere itu tak pernah menyiapkan budget khusus yang dipergunakan untuk membeli pakaian. (net) tancap gas dengan kreta maticnya. Korban yang dalam keadaan kesakitan langsung pulang ke rumah. Di sana, korban menceritakan yang dialaminya kepada keluarganya. IL salah seorang kerabat korban saat di Polrestabes mengatakan, pelaku dengan sombongnya mengaku tidak takut dengan polisi. "Kau lapor sana sama polisi gak takut aku, om aku ada oknum TNI," ujar IL. Namun, sekira pukul 22.00 WIB, korban pulang kembali dengan alasan hendak membicarakan lebih dulu dengan bapak kandungnya. (ardi) 100 Personel Dikerahkan, MEDAN-M24 Jajaran Kecamatan Medan Kota dibantu petugas Satpol PP menertibkan pedagang kaki lima (PK5) di seputaran Taman Teladan, Medan, Senin (5/2). Penertiban ini untuk mengembalikan fungsi taman sebagai fasilitas umum. Camat Medan Kota Edi Mulia Matondang menjelaskan guna mendukung kelancaran penertiban, sebanyak 100 personel diturunkan. Selain itu, penertiban juga dibantu 30 personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU). Para pedagang tak berkutik. Mereka langsung membongkar sendiri lapak masing-masing. Sedangkan tenda-tenda yang ditinggalkan pemiliknya, tim langsung membongkar, termasuk papan-papan penutup permukaan parit yang digunakan sebagai tempat berdirinya lapak. Hal itu dilakukan agar para pedagang tidak dapat berjualan kembali. Proses penertiban berjalan lancar dan aman, tim pun berhasil membersihkan seputaran Taman Teladan dari PK5. Menurut Edi Mulia, penertiban berjalan lancar karena pihaknya Satria FU Ditabrak Supra SIDIKALANG-M24 Pengendara Suzuki FU luka berat setelah ditabrak pengendara Honda Supra X 125, Minggu (4/2) sekira pukul 07.30 WIB. Kecelakaan yang terjadi di Jln SM Raja, Kel Pegagan Julu I, Kec Sumbul, Kab Dairi, timbul lantaran tidak menyalakan lampu sein saat berbelok. Informasi dihimpun, kreta Suzuki FU tanpa plat nomor dikemudikan Firman Munthe (18) yang berboncengan dengan Tenang Munthe (16) warga Dusun Batu Ganda, Desa Pangguruan, Kec Sumbul. Mereka berjalan dengan kecepatan tinggi dari arah Sidikalang menuju Medan. Sesampainnya di jalan lurus dan menanjak, kreta tersebut akan berbelok ke kanan menuju Jln Huta Hitung. Tapi berbelok tanpa menyalakan lampu sein. Saat itu juga meluncur dari arah Medan menuju sebelumnya telah menyurati para pedagang. “Dalam surat tersebut kita minta kepada seluruh pedagang agar tidak berjualan lagi di seputaran Taman Teladan. Namun, surat peringatan tidak diindahkan sehingga kita lakukan penertiban pagi ini,” ungkapnya. Selain itu, tambah Edi lagi, penertiban yang dilakukan ini tidak asal penertiban. Sebab Pemko Medan menawarkan win-win solution kepada para pedagang dengan memberikan lokasi berjualan baru. Apalagi lokasinya tidak jauh dari Taman Teladan. Setelah penertiban, Edi mengatakan, pihaknya akan menurunkan anggota mengawasi Taman Teladan untuk mencegah pedagang berjualan kembali. Kemudian diikuti dengan pembersihan parit dari tumpukan sampah bekas para pedagang yang menyebabkan penyumbatan oleh P3SU. "Untuk itu kita imbau kepada para pedagang agar tidak berjualan kembali di seputaran Taman Teladan. Apabila kita temukan, tindak tegas langsung dilakukan dengan menertibkannya!” tegas Edi. (adlan) Sidikalang kreta Supra X 125 BB 6071 YF yang dikemudikan Candri Pasaribu (17) warga Jln SM Raja, Kel Pegagan Julu I, Kec Sumbul, yang berboncengan dengan Mery Sinaga (17) warga Kel Parongil, Kec Silima Pungga-pungga. Kedua kendaraan itu saling bertabrakan. Tenang Munthe dan Firman Munthe mengalami luka berat. Sedangkan Candri Pasaribu dan Mery Sinaga luka ringan. Warga sekitar yang melihat kejadian berhamburan ke lokasi dan melaporkan ke Sat lantas Polres Dairi. Selanjutnya para korban dilarikan ke RSU Sidikalang untuk mendapat perawatan. “Kecelakaan ini masih proses penyidikan lebih lanjut,” terang Kapolres Dairi AKBP Januario Jose Morais melalui Kasat Lantas AKP M. Hasan. (fajar) Diadili..!! Bupati Batubara dalam kasus ini OK Arya menerima sejumlah uang dari pengusaha yang ditransfer kepada Sujendi Tarsono alias Ayen. Bahkan Helman juga menerima fee yang kemudian diserahkan kepada OK Arya. Kedua orang pemberi suap adalah dua rekanan Pemkab Batubara, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar, dalam berkas terpisah juga telah disidangkan. "Terdakwa OK Arya menerima uang suap sebesar Rp4,1 miliar," ujar jaksa dari KPK tersebut dalam sidang yang digelar di ruang Cakra Utama, Pengadilan Tipikor Medan, Senin (5/2) siang. JPU Ariawan juga menyebutkan, uang suap itu untuk memperoleh proyek pekerjaan lanjutan peningkatan jalan Labuhan Ruku menuju Mesjid Lama, Kec. Talawi di Dinas PUPR tahun anggaran 2017 dengan pagu sebesar Rp3,4 miliar. Diuraikan, pada kasus ini, Syaiful menyerahkan uang kepada OK Arya Zulkarnain sebesar Rp400 juta melalui Kadis PUPR Kab. Batubara, Helman Herdady. Sedangkan Maringan Situmorang yang mendapatkan dua proyek di Dinas PUPR menyerahkan uang sebesar Rp3,7 miliar dalam tiga tahapan melalui perantara Sujendi Tarsono alias Ayen yang disebutsebut teman dekat OK Arya. Sementara itu, selama mendengarkan dakwaan, ketiga terdakwa yang disidangkan secara bergantian ini tertunduk lesu. Tak ada sepatah kata pun keluar dari mulut ketiganya, baik selama di persidangan maupun saat diwawancarai wartawan. Usai mendengarkan dakwaan, majelis hakim menutup persidangan dan melanjutkannya pekan depan. (ansah) Kangen Cucu, Beat Nenek Kec. Batangkuis, Kab. Deliserdang ini, hilang disambar maling pas diparkirkan di samping rumah anaknya, Saniah (29), di Jln Karya Suci, Dusun 15, Desa Bandar Kalippa, Kec. Percut Sei Tuan, Minggu (4/2) sekira pukul 19.30 WIB. Kejadian itu bermula ketika Nafsiah mengunjungi rumah anaknya yang nomor dua dari 4 bersaudara, Minggu sekira pukul 19.00 WIB. Dengan menunggangi kreta Beat warna hitam yang kreditnya tinggal 12 bulan lagi, Nafsiah pun memakirkan kretanya di samping rumah anaknya tersebut. Selanjutnya, Nafsiah masuk ke dalam rumah anaknya untuk melepas rindu kepada cucunya. Usai melepas rindu, Nafsiah pun beranjak pulang. Namun, Nafsiah gak jadi pulang karena kretanya sudah tak ada lagi di tempat semula. "Padahal lorong itu sempit dan keretanya saya kunci," ujar Nafsiah kepada M24 di Polsek Percut, Senin (5/2). Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Pardamean Hutahaean, SIK, kepada M24, Senin (5/5) mengatakan "Nanti saya cek dulu ke SPKT ya," bilangnya. (irwan) iklan KLINIK CHAU ZHEN OBATI STROKE DENGAN KOMBINASI TERAPI HERBAL Hemiplegi adalah penyakit stroke. Penyakit ini kebanyakan terjadi pada usia lanjut. Si penderita akan mengalami kelumpuhan. Itu diakibatkan tekanan darah tinggi, stress, minumminuman yang berlebihan atau tubuh lemah masuk angin. Namun menurut pendapat ahli medis, stroke terjadi karena kelainan pada pembuluh darah otak, radang otak, miningitis atau radang sumsum tulang INDONESIA SEHAT belakang, sehingga memicu syaraf perifer dan kelainan otak. Gejala klinis terikai lumpuh sebelah, baal, dingin pada alat gerak dan tidak dapat digerakan, ada penderita yang mulutnya miring sebelah, mata tak dapat di tutup sukar bicara karena alat penggerak fungsinya terganggu maka emosi penderita sangat berpengaruh, bila tidak dilakukan pengobatan/ perawatan akan seumur hidup menderita lumpuh. Menurut pengalaman kami mengobati penderita hemiplegic, bila pasien segera mendapat pengobatan dengan metode totok syaraf refleksi, terapi zone akuprsor dan dipadukan dengan obat herbal, fungsi alat geraknya akan dapat perbaikan dan umumnya mendapat hasil yang cukup memuaskan. Masih harus diperhatikan antara penderita dan sipengobat harus ada keyakinan untuk melawan penyakit untuk jangka panjang. Bila ini dapat dilakukan hasilnya akan baik sekali. Umumnya penderita sebelumnya ada gejala ngeri kepala, vertigo, baal, lemas, kejang dan lain-lain. Penyakit ini timbul mendadak pingsan dan jatuh, suhu badan meningkat, nadi perlahan tetap bertenaga, nafas agak dalam, yang berat nafasnya tidak teratur, refleksi dari pupil mata hilang, anggota gerak lemah, tidak terkontrol buang air besar dan kecil. Hemiplegi (kelumpuhan) umumnya timbul pada orang-orang tua tetapi akhirakhir ini banyak timbul pada orang usia sekitar 40-50 an. Ini karena tubuh lemah, jantung, hati, ginjal kurang seimbang, stress, terlalu lelah hingga angin hati bergolak, timbul tekanan darah tinggi api angin dan reak timbul mengacaukan penderita chi (energi) dan sie (darah). Pengobatan terhadap penyakit ini harus ada kerja sama antara pasien dan pengobat mempunya keyakinan untuk sembuh dan semangat untuk berjuang agar sembuh. KLINIK CHAU ZHEN, di Jl. Medan- Binjai Km. 11,5 Sukabumi Baru, Desa Puji Mulyo Dsn. 2 Ruko Griya Meisone No. 37 Samping Mesjid Istiqomah, punya solusi penyembuhan hemiplegi. Dengan kombinasi terapi herbal, Mr. Aby Maulana pakar pengobatan mengatasi semua keluhan pasien. Hp. 0823 6991 4709. PRAKTEK JAM : 08.00 WIB s/d 20.00 WIB. Penerbit : PT Sumatera Jaya Media Pimpinan Umum/ Pemimpin Redaksi : T. Hasyimi, SE Wakil Pimpinan Umum : Muhammad Azhar Kasim Wakil Pemimpin Redaksi I : Indra Gunawan, SE Wakil Pemimpin Redaksi II : Toni Kuswoyo Pimpinan Perusahaan : Muhiddin Penasehat Hukum : Julheri Sinaga, SH Redaktur Pelaksana I: Indra Juli | Ass. Redaktur Pelaksana: Akbar Rizki Gutama |Redaktur Senior: Wiko Sapta, Darma Lubis | Sekretaris Redaksi: Maisarah Mentari |Koordinator Liputan: E.Junedy.GM | Ass. Koordinator Liputan: Chandra Sembiring | Redaktur : Handoko Aruan, Bambang Sugiarto, Ade Popay, Mulianta GM, Donny, Hendri Suyatno Reporter Medan: Adlansyah Nasution, Suwandi, Tiopan Siagian, Ahmad Akbar, Mehuli, Budiman Pardede, Sumardiansyah Tarigan,M Faqih (Medan Utara), Ali Sinuhaji (Pancurbatu) | Reporter Daerah: Herry Kacandra, Herlin Barus (Karo), Sopian, Solihin (Binjai), Rudi, (Langkat), Yan Febri, Jasa (Lubukpakam), Agus Sabono (Tebing Tinggi) Darmawan (Sergai), Dedi Siregar, Khairul, Indra (Asahan), Ambon irawan, Rimanto,(Tanjungbalai),Rahmad Apriadi Barus, Jhonson Turnip (Siantar/Simalungun) Fajar Gunawan, Edy Ilva S (Dairi/Pahk-Pak Barat), Aliasa (Kota Cane), Habibie, Rahman (Labuhan Batu)|Biro Tabagsel, Jl. T. Rizal Nurdin Km 4,5 Pijorkoling, Padangsidimpuan: Maniur (Kabiro), Ziaulhaq, Fadly Nasution, Liansah Rangkuti Manager Artistik: Budi Iqbal l Kabag Layouter: Wendi l Koordinator Layouter: M. Azmi l Layouter: Dimas Aulia, Ahmad Erwin, Jack Dongoran, Tejo, Irfan Nst l Desain Iklan: M Rawi, Zikri Kepala Keuangan: Maya Siregar l ADM Iklan: Devi l Pengembangan: Mursalim Tobing, Toma l Kordinator Distribusi/Ekspedisi: Bustamam l Staf Distribusi/Ekspedisi: Hendra, Amrizal, Yuda, Fikri, Sukma Wijaya l ADM Pemasaran: Fivi, Ade. Online: Metro24.co Tarif Iklan: Hitam/Putih (B/W) Umum Display Rp 10.000/mm kolom, Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp6.000/mm kolom, Iklan Pengumuman Rp 10.000/mm kolom, Iklan Warna Halaman 1 (Full Colour) Rp 30.000/mm kolom, Iklan Warna Halaman Dalam (Full Colour) Rp 15.000/mm kolom. Harga Iklan Ditambah PPN 10%. Harga Eceran Rp3.000 (dalam kota) Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi: Jalan Paduan Tenaga No 12 Medan, Telp: 061-7366692, e-mail: redaksimetro24@gmail.com. WARTAWAN HARIAN METRO 24 DILENGKAPI DENGAN ID CARD ATAU SURAT TUGAS BILA ADA YANG MENCURIGAKAN SILAHKAN HUBUNGI NOMOR : 082167673088