Views
5 months ago

13

SELASA,

SELASA, 13 FEBRUARI 2018 DITETAPKAN KPU SUMUT SAH!! ERAMAS DAN DJOSS BERTARUNG REBUT SUMUT 1 Paslon Bupati/Wakil Bupati Dairi hadiri rapat pleno KPU. (M24-Fajar) Pilkada Dairi 2018 Diikuti 2 Pasang Calon SIDIKALANG-M24 Pilkada Serentak 2018 pemilihan bupati/wakil bupati Dairi, resmi diikuti 2 pasangan calon (Paslon) dari jalur partai politik (Parpol). Yakni, Depriwanto Sitohang-Azhar Bintang dan Eddy Keleng Ate Berutu-Jimmy AL Sihombing. Sedangkan Rimso Sinaga-Bilker Purba dari jalur perseorangan tidak memenuhi syarat sebagai Paslon. Keputusan tersebut dibacakan Ketua KPU Dairi, Sudiarman Manik, didampinngi anggota, Freddy Sinaga, Hartono Maha, Veriyanto Sitohang, Jenny Ester Pandiangan dan Gamal Purba, dalam rapat pleno terbuka penetapan Paslon, di Kantor KPU Dairi, Jln Palapa, Kecamatan Sidikalang, Senin (12/2). "Paslon Rimso Sinaga-Bilker Purba tidak memenuhi syarat pencalonan. Karena pada masa perbaikan syarat dukungan, mereka hanya mampu mengumpulkan foto copy E-KTP sebanyak 14.538 dari 20.450 E-KTP yang ditentukan," ujar Sudiarman. Disebutkan Sudiarman, selesai penetapan paslon tersebut, maka Selasa (23/2), KPU akan melakukan pencabutan nomor urut bagi Paslon, di Balai Karina, Jln Empat Lima, Kecamatan Sidikalang. Sementara, Eddy-Jimmy usai ditetapkan sebagai paslon, kepada wartawan mengatakan, pencalonannya sebagai bupati/wakil bupati, ingin membawa perubahan menuju Dairi unggul, bersama seluruh masyarakat Dairi. "Kami datang untuk Dairi, akan menjadikan Kabupaten Dairi yang makmur dan memiliki peran penting di kawasan Sumatera Utara," ujarnya. Paslon Depriwanto-Azhar, saat disinggung Pilkada Dairi hanya diikuti 2 Paslon, mengatakan, dia yakin bisa meraih kemenangan. Karena sambutan dan dukungan masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda serta relawan sangat baik dan semakin hari terus bertambah. (fajar) MEDAN-M24 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut mensahkan dan menetapkan dua pasangan calon yang berhak maju sebagai kontestan untuk bertarung di Pilgubsu 2018. Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajeck (ERAMAS) dan Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss). ENURUT M Ketua KPU Sumut Mulia Banurea SAg, pengesahan dan penetapan tersebut berdasarkan Keputusan KPU No 36 dan 134. "KPU Sumut memutuskan dan menetapkan bakal pasangan calon Gubernur Edy Rahmayadi-Musa Rajeck Shah didukung 60 kursi serta Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus menjadi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada pemilihan Gubernur Sumut 2018," papar Mulia, dalam rapat pleno terbuka pengumuman penetapan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Senin (12/2), di Hotel Mercure Medan. Seperti diketahui, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah didukung koalisi Partai Gerindra, PKS, PAN, Partai Golkar, Partai Nasdem dan Partai Hanura sebanyak 60 kursi. Sedangkan pasangan calon Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus diusung PDIP dan PPP berjumlah 20 kursi. Pasangan calon Gubsu, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (ERAMAS), Jalan Sehat Bersama warga Kota Tebingtinggi, baru-baru ini. (M24-net) Sementara, pasangan JR Saragih-Ance Selian yang didukung Partai Demokrat dan PKB, oleh KPU Sumut dalam rapat pleno tersebut, dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Ini setelah penelitian tahap dua berkas pasangan para calon untuk maju menjadi pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Pilgub Sumut 2018. ALL THE PRESIDENT MAN Sementara, Partai Demokrat mencium aroma tak sedap dalam ajang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2018, pascapencoretan pasangan JR Saragih-Ance Selian. "Ini membuktikan hawa Pilpres sangat terasa di Pilkada. Karena jika memang JR tidak lolos, berarti head to head di Pilgubsu adalah all the president man," kata Abdullah Rasyid, Sekretaris DPP Demokrat bidang luar negeri, Senin (12/2). Dikatakannya, pasangan Djarot-Sihar, adalah pasangan yang diusung oleh PDIP dan PPP, yang merupakan partai koalisi pendukung pemerintah. "Sedangkan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah walau diusung Gerindra, PKS dan PAN juga didukung oleh Golkar, Hanura dan Nasdem, ketiganya koalisi pendukung pemerintah," ungkapnya. (net) HANYA PASANGAN ASHARI-YUSUF YANG MEMENUHI SYARAT KPU Deliserdang Kembali Buka Pendaftaran Calon Bupati Ilustrasi PDIP Bertekad Menangkan Semua Pilkada 2018 PALEMBANG-M24 DPP PDI Perjuangan mengharapkan calon usungan mereka memenangkan semua daerah yang melaksanakan Pilkada tahun ini. "Kami sangat berharap kalau bisa semua daerah menang," kata Wakil Bendahara DPP PDI Perjuangan, Rudianto Tjen, usai membuka Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan, di Palembang, Minggu (11/2). Menurut dia, prioritas kader yang diusung menang, karena mereka yakin kader yang diusung sudah melalui proses luar biasa dari tes wawancara biasa, kemudian psikotes sampai tes idiologi partai yang mau berjuang untuk rakyat. "Betul-betul kita harapkan bahwa kader dari PDI Perjuangan, mereka itu betul-betul mau mengabdi bukan untuk berkuasa. Mereka mau mengabdi untuk rakyatnya di daerahnya masing-masing," kata Rudianto. Mengenai apakah Sumsel menjadi fokus Pilkada 2018 ini, ia menyatakan, semua daerah itu menjadi target PDI Perjuangan. Karena PDI Perjuangan punya cita-cita menjadikan Indonesia ini Indonesia Raya. "Kami sangat percaya kalau kepala daerahnya dari PDI Perjuangan kami bisa jadikan. Itu contohnya Jawa Tengah," kata dia. Ia juga mengajak para kader memenangkan Pilkada walikota, bupati dan Pilkada gubernur dan wakil gubernur 2018. Rakerdasus DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan juga dihadiri Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri. Pilkada 2018 di Sumatera Selatan meliputi Pilkada di sembilan kabupaten dan kota. (net) Panwaslih Deliserdang Gelar Musyawarah Sengketa Pilkada LUBUK PAKAM-M24 Panita Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Deliserdang gelar musyawarah penyelesaian sengketa pemilihan bupati dan wakil bupati Deliserdang 2018, di Kantor Panwaslih Deliserdang, Jln STM No 8, Desa Pagar Merbau III, Kecamatan Lubuk Pakam, Minggu (11/2). Ketua Panwaslih Deliserdang, Asman Siagian, mengatakan, musyawarah penyelesaian sengketa pemilihan bupati dan wakil bupati Deliserdang 2018, agendanya pembacaan permohonan dari pemohon. Yakni, pasangan bakal calon bupati Sofyan Nasution-Hj Jamilah, dari jalur perseorangan, yang diwakili tim kuasa hukum, Mulyadi dan Suriadi. Menurut Asman, pihaknya menerima surat pemberitahuan tidak hadir dari termohon, KPU Deliserdang, karena melaksanakan rapat pleno terbuka hasil verifikasi faktual. "Karena termohon tidak hadir, maka akan dilakukan musyawarah kedua. Dalam peraturan Bawaslu, jika tidak hadir tiga kali, maka pemohon dapat membacakan permohonan tanpa dihadiri termohon. Sementara untuk pemohon jika tidak hadir dua kali maka dinggap gugur," kata Asman. Kuasa Hukum pasangan bakal calon, Mulyadi, berharap, ketidakhadiran KPU Deliserdang tidak untuk mengulur waktu. "Sehingga merugikan pemohon," kata Mulyadi. (yanfebri) Pengumuman hasil verifikasi syarat calon dan pencalonan oleh KPU Deliserdang. (M24-Yan Febri) LUBUK PAKAM-M24 KPU DELISERDANG mengumumkan hanya satu bakal pasangan calon (bapaslon) yang memenuhi syarat, untuk Pilkada Deliserdang 2018, yaitu pasangan Ashari Tambunan- Yusuf Siregar. Namun karena calon tunggal, KPU Deliserdang kembali membuka pendaftaran selama 3 hari, mulai tanggal 16- PASCAPENETAPAN PASLON PILKADA 2018 Alat Peraga Akan Ditertibkan Serentak MEDAN-M24 Pemasangan alat peraga berisi sosialisasi tentang bakal pasangan calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) 2018, akan ditertibkan secara serentak, pasca penetapan calon oleh KPU Provinsi Sumut, Senin (12/2). Menurut Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Medan, Henry Sitinjak SH, alat peraga tersebut harus ditertibkan dengan cara dibersihkan. Karena hal itu dikategorikan melanggar ketentuan. Berdasarkan hasil pengawasan di total 21 kecamatan, tercatat 698 alat peraga berisi tentang sosialisasi bakal pasangan calon, yang harus ditertibkan. Terdiri dari alat peraga spanduk berjumlah 552 buah, baleho 52 buah, billboard 17 buah, umbul-umbul 29, poster 17 buah dan stiker 31 buah. "Ini merupakan hasil pantauan dan pengawasan yang dilakukan melibatkan 63 Panwascam di 21 kecamatan dan 151 Panwas Lapangan di setiap kelurahan se-kota Medan," kata Henry, didampingi Koordinator Pencegahan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Muh Fadly SSos dan Koordinator Organisasi dan 18 Februari 2018. Hal itu dikatakan Ketua KPU Deliserdang, Timo Dahlia Daulai, didampingi para komisioner, saat acara pengumuman hasil verifikasi syarat calon dan pencalonan, dihadiri seluruh LO bapaslon, seluruh partai politik pendukung, Panwaslih Deliserdang dan pengamanan Polres Deliserdang, di Aula KPU, Sumber Daya Manusia (OSDM) Raden Atmiral SSos MAP. Panwaslih Kota Medan dikatakan menindaklanjuti Surat Bawaslu Provinsi Sumut 9 Februari 2018, terkait instruksi pembersihan seluruh bahan sosialisasi yang memuat gambar, slogan/tagline atau informasi lainnya tentang bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Juga menyurati Pemko Medan, dalam rangka membersihkan ratusan alat peraga tersebut menjelang penetapan 12 Februari. "Sebelum dilakukan penertiban, kami imbau agar semua pihak, seperti tim kampanye atau para relawan pendukung masing-masing bakal pasangan calon, untuk menertibkan sendiri dengan kesadaran masing-masing. Karena jika sudah ditertibkan, seluruh APK atau bahan kampanye itu tidak bisa ditarik lagi. Karena akan dimusnahkan," kata Koordinator PHL Panwaslih Senin (12/2). Disebutkannya, sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 14/2015, yang menyatakan, apabila satu pasangan calon yang tersisa atau memenuhi syarat setelah diverifikasi, maka KPU akan menunda penetapan dan membuka pendaftaran kembali calon Bupati Deliserdang. Dengan kondisi itu, kata Timo, KPU Deliserdang akan melakukan sosialisasi pendaftaran calon bupati selama 3 hari, mulai 13-15 Februari 2018. Lalu, membuka pendaftaran calon bupati mulai 16-18 Februari 2018 dan penetapan calon bupati direncanakan 19 Februari 2018. Timo juga mengatakan, dengan jadwal tersebut akan mengurangi jadwal masa kampanye, yang seyogiyanya dimulai tanggal 16 Februari 2018. Sehingga KPU Deliserdang akan memulainya pada 21 Februari hingga 23 Juni 2018. Baleho pasangan bakal calon Gubsu yang menghiasi salah satu sudut Kota Medan. (M24-NET) Medan, Muh Fadly. Sedangkan Koordinator OSDM Panwaslih Medan, Raden Atmiral, menjelaskan, berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 1/2017 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Gubernur/Bupati/Walikota, tahapan kampanye Pilgub Sumut dimulai 15 Februari 2018 sampai 23 Juni 2018. Dikatakan, Raden, pasangan calon peserta dapat menambah APK tambahan maksimal 150% dari jumlah yang dipasang KPU Provinsi atau kabupaten/kota. Dan bahan kampanye maksimal 100 % dari jumlah kepala keluarga pada daerah pemilihan. "Sesuai PKPU Nomor 14 pasal 3 huruf B Tahun 2015, apabila dalam masa pendaftaran itu terdapat lebih dari satu pasangan calon, namun pada masa penelitian hanya ada satu pasangan calon yang memenuhi sayarat, maka harus dibuka kembali pendaftaran calon bupati," jelas Timo. Dijelaskannya, untuk syarat calon ke tiga bapaslon, yaitu Ashari-Yusuf, Mion Tarigan- Zainal Arifin dan Sofyan Nasution-Jamilah, yang mendaftar 8-10 Januari 2018, dinyatakan Memenuhi Syarat (MS). Namun untuk syarat pencalonan hanya pasangan Ashari-Yusuf yang MS, dengan didukung 11 partai politik dan memiliki 50 kursi di DPRD Deliserdang. Untuk syarat pencalonan pasangan Mion-Zainal, lanjut Timo, Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Karena syarat dukungan yang memenuhi hanya 13.535 dukungan dan tersebar di 15 Dengan total jumlah ditetapkan Keputusan KPU kabupaten/kota serta bukti pemesanan alat peraga yang dicetak, disampaikan kepada KPU kabupaten/kota. Pasangan calon, tim kampanye atau Parpol maupun gabungan Parpol dapat membuat dan mencetak bahan kampanye. Seperti pakaian, kalender, kartu nama, payung atau stiker ukuran maksimal 10X 5 centimeter. "Namun pemasangan stiker dilarang dipasang di tempat umum, seperti rumah ibadah, rumah sakit, lembaga pendidikan, jalan-jalan protokol atau jalan tol, taman dan pepohonan," kata Raden. (adlan) kecamatan. Sementara, syarat pencalonan pasangan Sofian- Jamilah juga TMS. Karena yang memenuhi hanya 736 dukungan dan tersebar di 8 kecamatan. "Dengan demikian disimpulkan yang MS hanya Ashari-Yusuf untuk mengikuti Pilkada Deliserdang. Sementara bapaslon Mion-Zainal dan Sofian-Jamilah disimpulkan TMS. Karena syarat pencalonan tidak memenuhi syarat minimal 87.496 dukungan, yang tersebar minimal di 12 kecamatan," terang Timo Dahlia Daulay. (yanfebri) PILGUBSU 2018 AJA ABDURRAHIM "Naikkan partisipasi pemilih. Jangan sampai kejadian, semakin besar rumah tetapi semakin sedikit penghuninya" RIKSON "Jangan terbuai dgn slogan putra daerah. Saatnya pemilih bijak akan rekam jejak para calon"

Kedua tersangka MEDAN AREA - M24 Norma Yunita (36) warga Jln Pasar Merah, Medan Denai adukan kakaknya Dewi Santika (40) ke Polsek Medan Area, Senin (12/2). Sama polisi, Norma bilang kakanya Dewi tak membayar utangnya sebesar Rp20 juta. Kata Norma, Agustus 2017 lalu, Dewi Santika datang ke rumahnya dan meminjam uang Rp20 juta, dengan Kejaksaan Sergai musnahkan kapal trawl Asmaruddin Nasution saat memberikan dokumen ke ruangan Pidsus Kejatisu Kedua terdakwa saat mendengarkan tuntutan Kedua tersangka di Polres Tanah Karo PN MEDAN-M24 Coreti Sinaga Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Perizinan Infrastruktur, Ekonomi & Sosial Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PPTSP) Provinsi Sumut dan stafnya Khairi Rozzi Nasution, SEMUANYA seperti tak nyata bagiku. Namun faktanya aku sekarang dikeroyok wanita-wanita cantik bertubuh bahenol. Semua wanita ini begitu bergairah memainkan perannya masing-masing. Aku sampai gelagapan menghadapi 'serangan demi serangan' yang mereka lancarkan. P UN begitu, akhirnya satu per satu aku mampu melumpuhkan mereka. Dengan suara merintih diiringi desahan, Yeni telah mencapai puncak kenikmatan. Kini menyusul Dewi yang beraksi. Perlahan namun pasti aku pun melancarkan 'serangan'. Terdengar suara rintihan tertahan menahan sakit. Rupanya mereka semua masih perawan. Beruntung kali aku malam ini. Semua wanita yang 'mengeroyokku' ternyata belum pernah 'belah duren'. Namun, kini rasa sakit yang dirasakan Dewi telah berubah menjadi nikmat. Ini terlihat dari desahan dan rintihan yang keluar dari mulutnya. Sementara aku sibuk 'mengerjai' Dewi, kulihat Ati juga ikut-ikutan 'mengerjai' Dewi. Bagian tubuh Dewi habis dibelainya. Dewi pun sepertinya menikmati belaian Ita. Malah, Dewi makin menyodorkan bagian tubuhnya untuk dimainkan Ita. Aku pun tak mau ketinggalan. Aku makin mempercepat gerakanku, sampai-sampai tubuh Dewi tersentak-sentak menerima 'seranganku' bertubi-tubi. Setelah beberapa menit, tubuh Dewi mulai bergetar Indra Pratama Rezeki korban penganiayaan MEDAN-M24 Indra Pratama Rezeki (16) warga Jln Karya, Kel. Karang Berombak, Kec. Medan Barat, meminta keadilan di Polrestabes Medan. Soalnya, Abok pelaku penganiayaan terhadap korban