TUKIJO LEADERSHIP 2

g.kencana

kampung. Dari semua pengalaman itu, mental kerja keras Tukijo

memang sudah teruji.

Semasa ST Tukijo juga sudah terbiasa membantu tetangganya

seorang kontraktor untuk mengelas, menata bata, merangkai, dan

apa pun yang ditugaskan. Pada saat libur sekolah, ia kerap diajak

untuk melihat dan meninjau proyek. Sekali waktu ia juga pernah

ditugaskan oleh tetangganya itu untuk membantu pekerjaan

membuat pintu air di tempat yang jauh, seperti ke Pati, Demak,

Wonogiri, hingga Klaten. Setiap kali bersama dengan

tetangganya, Tukijo selalu menyempatkan untuk bertanya-tanya hal

yang belum dipahami, hingga sedikit banyak kemudian jadi

mengerti tentang proyek yang dikerjakan.

Di masa remajanya Tukijo juga banyak terjun ikut mengurus

sawah yang digarap oleh ayahnya. Ia biasa mencangkul dan

memetik padi di sawah di sela aktivitas sekolah. Semua itu

dilakukan oleh Tukijo dengan senang hati dan tanpa beban. Dari

apa yang dikerjakannya, ia bisa mendapatkan uang, dan bisa

membantu meringankan ekonomi keluarga. Namun pelajaran

sangat berharga yang bisa dipetik dari semua yang

dikerjakannya itu, Tukijo menjadi pribadi pekerja keras, ulet, tekun,

dan mandiri.

***

Periode selanjutnya adalah periode Tukijo belajar dan

mengasah ketrampilan. Semua dimulai dari kerja di CV Tridarma,

Tukijo bekerja sebagai mandor bangunan. Ia memandori

beberapa pekerjaan pembuatan pintu-pintu air di daerah

TUKIJO Leadership

5

More magazines by this user
Similar magazines