Views
6 months ago

6 Maret 2018

6 Maret 2018

HAL itu disampaikan Waka Polda Sumut, Brigjen Pol Agus Andrianto kepada awak media di Lobi Adi Pradana, Senin (5/3). “Awalnya, Bapak RG, orangtua pengantin, menghubungi broker untuk menyewa helikopter komersial dan membayar uang sewa senilai Rp120 juta. Namun saat mau digunakan, heli yang disewa rusak,” ucap Agus Andrianto. Karena sudah membayar, lanjutnya, RG meminta helikopter harus ada. Broker berinisial A yang bekerja sebagai ground landing di Bandara Kualanamu lalu menghubungi kopilot berinisial W. Lalu, W menghubungi pilot yang kemudian setuju memenuhi permintaan broker. Lanjut ke hal 2