Views
8 months ago

RADAR BEKASI EDISI 6 MARET

RADAR BEKASI EDISI 6 MARET

SELEBRITI 10 SELASA, 6

SELEBRITI 10 SELASA, 6 MARET 2018 / 18 JUMADIL AHIR 1439 H SELASA, 6 MARET 2018 JUSTIN LUBIN FOR 20TH CENTURY FOX VIA IMDB selebritis Radar TO Cianjur 14 DISNEY PIXAR Chicco Jerikho-Putri Marino Ikat Janji di Bali NUSA DUA – Matahari yang perlahan undur diri menjelang senja di Sofitel Nusa Dua, Bali, pada Sabtu kemarin (3/3) menjadi saksi bersatunya Chicco Jerikho dan Putri Marino. Pasangan 327303 aktor dan aktris itu mengucap janji pernikahan di The Jewel Box, kapel di lingkungan resor tersebut. ’’Pernikahan adalah bukti bahwa gue bisa melakukan dua hal: jatuh cinta dan berkomitmen dengan seseorang yang berharga di hidup gue, yakni Putri,’’ ungkap Chicco. Pria berdarah Thailand itu seolah ingin JANJI HATI: Chicco Jerikho dan Putri Marino menjalani pemberkatan nikah kemarin sore di Bali. mengikat hati Putri di hadapan semesta tepat ketika senja menyambut. Bagi Chicco, pernikahannya merupakan momentum yang tepat. ’’Bagi gue, Putri adalah kepastian yang enggak mungkin gue lewatkan,’’ ucap aktor sekaligus produser film Filosofi Kopi 2 itu sebagaimana dikutip dari rilis resmi Chicco. Chicco, 33, dan Putri, 24, mengusung konsep pernikahan yang simpel, namun elegan. Dalam balutan busana warna pastel, keduanya terlihat menawan. Chicco terlihat gagah mengenakan suit Wong Hang. Ada dua setelan yang disiapkan. ’’Warna beige untuk holy matrimony serta tuksedo warna putih dan black pants untuk resepsi,’’ terang desainer Wong Hang Samuel Wongso saat dihubungi Jawa Pos via telepon, yang turut hadir di Bali. Untuk dua suit tersebut, pihaknya hanya memerlukan waktu satu minggu. Sementara itu, Putri tampil anggun mengenakan gaun Sapto Djojokartiko. Pulasan make-up effortless beauty karya Ifan Rivaldi menyempurnakan binar bahagia di wajah manisnya. Peraih Pemeran Wanita Terbaik FFI lewat debut aktingnya di film Posesif itu mengungkapkan bahwa per nikahan merupakan hal sakral, sekali dalam hidup, dan berarti. ’’Kami melihat kemungkinan untuk tumbuh bersama, saling mendukung, dan menjadi lebih baik satu sama lain. Jika hal baik itu sudah di depan mata, kenapa kita tak menyambutnya?’’ papar Putri. Selamat untuk #MrandMrsJerikho. (nor/c19/nda) JOZZ FELIX PHOTOGRAPHY FOR JAWA POS Demi Benyamin: Biang Kerok, Reza Rahadian Siap Jadi Ondel-Ondel JAKARTA-Film Benyamin: Biang Kerok garapan sutradara Hanung Bramantyo sudah bisa disaksikan penikmat film di seluruh bioskop Tanah Air sejak 1 Maret 2018. Sebagai pemain utama, Reza Rahadian optimis film yang dibintanginya tersebut bisa laris di pasaran. "Saya harus optimis, masak saya nggak yakin. agar film ini bisa box office. Kembali lagi saya berdoa kepada Allah supaya filmnya sukses," kata Reza Rahadian di Jakarta belum lama ini. Bahkan, Reza sampai bernazar kelak jika film Benyamin: Biang Kerok bisa menembus angka dua juta penonton di hari ke 10 penayangan, dirinya akan mengenakan ondel-ondel keliling bunderan HI di Jakarta Pusat. Diakui Reza nazarnya itu sebagai jawaban tantangan yang diberikan penggemarnya setelah melakukan interaksi dengan penggemarnya lewat media sosial. "Saya punya nazar, jadi ini yang menarik nazarnya, saya live di instagram. Saya bilang kalau filmnya 10 hari tembus 2 juta penonton, kalian mau saya ngapain? Kan ada chat tuh, mereka ingin ini dan itu, akhirnya saya memutuskan untuk mengiyakan tantangan dari fans yaitu pake baju ondelondel komplit keliling bundaran HI," kata Reza Rahadian. Reza diminta penggemarnya agar memberi pengumuman sebelum melaksanakan nazarnya dan wajib mendokumentasikan dan membagikannya di akun instagram miliknya. "Mereka minta dari persiapan sampe kelilingnya dikasih tau, kalo engga nanti bisa bohong lagi, jadi dari pake sampe keliling sampe buka harus ada dokumentasinya," ucap Reza Rahadian. Apakah film Benyamin: Biang Kerok bisa meraih dua juta penonton dalam waktu 10 hari penayangannya?(net) Dewi Sandra Ungkap Dua Tokoh Paling Inspiratif di Hidupnya JAKARTA-Keputusan Dewi Sandra untuk konsisten mengenakan hijab tak dipungkiri turut mengubah kehidupannya. Banyak pihak yang menyebut, Dewi Sandra merupakan salah satu tokoh inspiratif bagi kaum wanita. Dianggap salah satu sosok inspiratif nyatanya tak membuat istri dari Agus Rahman itu berbangga. Bahkan menurutnya, ia masih banyak belajar dari beberapa nama lain yang dianggapnya inspiratif. Ditemui di kawasan Senopati, Jakarta Selatan. Wanita 37 tahun itu pun mengungkapkan beberapa nama yang menginspirasi dirinya dari berbagai aspek. Salah satu nama yang ia sebut berperan besar dalam perubahan dirinya sampai saat ini adalah Inneke Koesherawati. ”Kalau untuk hijab, mbak Inneke Koesherawati. Aku pernah ketemu dengan dia secara sekilas aja, tapi melihat dia bisa berubah sedramatis mungkin dari satu sosok ke sosok yang lain, itu memberikan harapan, memberikan inspirasi bahwa no people always be better. She was good but now she like awesome kalau menurut aku,” ucap Dewi Sandra. Christine Hakim. ”Cara dia bergaul, cara dia menyampaikan sesuatu, cara dia menikmati hijrahnya sampai detik ini itu membuat kita merasa, She is amazing, ”tambahnya. Jika Inneke Koesherawati merupakan wanita yang menjadi inspirasi Dewi Sandra soal kehidupan, lain halnya soal karier. Wanita kelahiran Rio De Janeiro, Brazil itu menyebut nama aktris senior, Christine Hakim sebagai orang yang sangat menginspirasi. ”Kalau aktor, Christine Hakim. Nggak hanya aktor yang baik, namun dia juga orang yang luar biasa. Duduk bersama dia aja itu udah satu kehormatan sekali," ujar Dewi Sandra.(bin) Yura Gebrak Panggung Java Jazz Festival JAKARTA-Hari kedua penyelenggaraan Java Jazz Festival 2018, Sabtu (3/03) kemarin, tak kalah meriah dari kemarin. Salah satu musisi yang sukses menyedot perhatian penonton adalah Yura Yunita, yang tampil di MLD Spot Hall Stage. Kali ini, Yura tidak tampil sendiri. Khusus di Java Jazz Festival 2018, ia berkolaborasi dengan Ron King Horn Section. Yura membuka penampilannya dengan lagu berjudul ‘Berawal Dari Tatap’ yang berasal dari album pertama. Sambil memainkan kibor, Yura sukses membuat penonton terbuai dengan alunan musik sendu. Melanjutkan aksinya, Yura memilih lagu ‘Buktikan’ dan ‘Get Along With You’, yang berlanjut ke single terbarunya. Lagu berjudul ‘Harus Bahagia’ yang ia tulis bersama Yovie Widianto untuk pertama kalinya diperdengarkan diatas panggung. “Apakah kalian hari ini bahagia,” sapa Yura kepada penonton. Selain itu, menurut Yura inti dari kehidupan adalah harus bahagia. Dan lagu ini sudah ia nantikan tiga bulan lalu. Buat yang para penonton yang ada di Java Jazz. “Kalian sangat beruntung, karena jadi yang pertama mendengarkannya,” ujar Yura Yunita disela aksinya. Sementara di penghujung penampilannya, Yura Yunita memilih lagu ‘Cinta Dan Rahasia’ yang sukses membuat area konser menjadi arena paduan suara masal. Hari kedua Java Jazz Festival 2018 juga dimeriahkan banyak nama musisi terkenal lainnya. Diantaranya adalah Daniel Caesar, Matthew Whitaker Trio, dan Java Jive feat. Fariz RM. (okz/mm)

SATELIT BEKASI RAYA SELASA, 6 MARET 2018 11 KESEHATAN Dorong Program Bebas Asap Rokok BEKASI TIMUR – Untuk mendukung program kota layak anak, pemerintah Kota Bekasi akan membatasi tempat bagi perokok. Ya, hal ini sesuai dengan peraturan Mentri Pemberdayaan Per empuan dan Perlindungan Anak No. 11 Tahun 2 011 Tentang Indikator Kabupaten/Kota layak An ak. Camat Bekasi Timur, Gutus Hermawan mengaku akan menentukan tempat diwilayah Kecamatan Bekasi Timur yang tidak diperbolehkan untuk merokok.”Kami juga sudah mendapatkan edaran tentang larangan merokok,”tegasnya. Dia mengaku telah memerintahkan setiap Lurah di Bekasi Timur agar segera merealisasikan intruksi Wali Kota tersebut, dengan di tetapkannya surat keputusan kawasan asap rokok maka hal ini juga secara tidak langsung telah menciptakan kota yang layak anak. “Kita mendukung program itu, Kota layak anak, kemarin kita udah terima instruksi dari wali kota, makanya saat ini saya memerintahkan lurah s e b ekasi timur agar juga serius menerapkan dan m e nd ukung penuh program kota layak anak ini” ka ta nya Menurutnya, untuk menciptakan kota layak anak tentu dibutuhkan juga peran serta kesadaran masyarakat kota itu sendiri, seperi tidak merokok disembarang tempat, mengajarkan juga kepada anak tentang bahaya merokok dari sejak dini. “Pertama kita buat peraturan peraturan dengan melarang merokok disembarang tempat, membuang puntung rokok sembarangan. Kita mengharapkan kesadaran warga demi terciptanya bekasi sebagai kota layak anak,” tuturnya.(Cr39) FASILITAS Baru 12 Puskesmas Terakreditasi CIKARANG PUSAT – Dari 44 Pusat Kesehatan Mas yarakat (Puskesmas) di Kabupaten Bekasi, hanya 12 Puskesmas yang sudah terakreditasi. H al itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Ka bupaten Bekasi Sri Enny. Menurutnya, tahun ini akan ada 26 puskesmas yang diakreditasi. A k reditasi itu dilakukan setiap 3 tahun sekali. “Saya masih menunggu keputusan dari Ke m e­ nterian Kesehatan (Kemenkes) kapan akan dilakukan akreditasinya. Karena keputusan semua itu ada di Kemenkes yang menentukannya. Mu da h- mudahan saja tak ada pengurangan jumlah Puskesmas yang akan diakreditasinya,” uja r n y a. Terang Sri, agar bisa diakreditasi, Puskesmas harus memenuhi persyatan yang sudah ditentukan Kemenkes. Ada sekira 700 penilaian.“Salah satunya da ri persyatan itu adalah admistrasi, kebersihan Puskesmas, pelayanan, dan masih banyak lainnya. Kalau semua persyaratan sudah terpenuhi, baru bisa diakreditasi,” terangnya. Sri menambahkan, akan ada pembelajaran du lu sebelum diakreditasi, karena pengangkatan akreditasi ini diberikan waktu tiga tahun untuk m enyia pk annya.“Persiapannya sudah dari sekarang. Pihak Di nkes juga membantu menyiapkannya,” ta mb a h nya. Lanjut Enny, apabila sudah ditentukan kapan penilaiannya, maka lulus atau tidaknya akan ditentukan oleh Kemenkes, seperti akreditasi sekolah, akan ada ujian lulus atau tidak. Misalkan persyatan tidak terpenuhi, sudah pasti gagal akreditasinya,“Ibarat kita sekolah agar cepat lulus harus ada ujian. Nah ujian itulah yang menentukan bisa diakreditasi atau enggaknya,” tukasnya. (lea/gob) TAMBUN SELATAN – Penya luran bantuan sosial (Bans os) beras kepada warga k ur ang mampu di Desa ta m­ b un keca matan Tambun Sekatan dinilai tidak tepat sasa ran. Program beras bansos, ya ng sebelumnya bernama be r as miskin (Raskin) tersebut, jus tru dinikmati warga m ampu. Se hingga warga kurang m am pu tidak mendapat progra m b a n t uan ini. Kondisi ini diakui kepala desa Tambun, Jaut Sarja Winata. Menurutya, program beras ban sos yang diberikan sejak Ra bu (28/2) lalu ini stidak efektif. Karena menurutnya, bantuan yang seharusnya dikucurkan untuk rakyat miski n tidak tepat sasaran. “Terkait beras bansos sebagai pen gganti beras raskin sangat tidak efektif . Karena, bantuan yang di kucurkan untuk orang miskin tidak berdasarkan data desa, sehingga sebagian besar warga yang berhak me nerim anya banyak yang tidak terdata. Sehingga mereka tidak me nerima beras tersebut. Dari p ad a menjadi ‘bumerang’, le bih baik beras tersebut tidk ka mi bagikan. Rencana mau ka mi kembalikan,” geram jaut ke pada Radar Bekasi, Senin (5/2) kemarin. Jaut pun mengkritisi kinerja dari Dinas Sosial (Dinsos) K a b­ u p aten Bekasi. Karena, se h a ru snya Dinsos bisa lebih m e mahami cara pendataan pa ra wa rga yang laik menerima ber as ba nsos dari data desa ya n g di h i mpun dari Pemdes lan gs u ng. “Harusnya Dinas Sosial kalau mau mempergunakan data terbaru yang di miliki desa. Sehingga, ketika turun bantuan sesuai dengan yang kita usulka n, agar tidak meni mb u lkan kecemburuan bagi mas ya rakat di lingkungan. Itu data yang digunakan Dinsos data ta h un 2011, sementara setiap bulan dan setiap tahun di masyar akat selalu adaperubahan (p en duduk),” tambahnya. Dalam menyingkapi masalah ini, Jaut menilai bahwa ada keterkaitan politik dalam moment Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Karena, lanjut Jaut, hal seperti ini bisa menimbulkan kecemburuan bagi masyarakat yang tidak menerima beras bansos. “Momen politik pilkades saat ini sudah mulai hangat, bahkan CR37/RADAR BEKASI TUMPUKAN BERAS BANSOS: Kepala Desa Tambun, Jaut sarja Winata, saat menunjukan tumpukan beras bantuan sosial dari Pemerintah Daerah kepada Radar Bekasi, Senin (5/3). Rencananya, beras-beras tersebut akan dikembalikan ke Dinas Sosial Kabupaten Bekasi. Kecewa, Beras Bansos Dikembalikan Penyaluran Bansos Tidak Tepat Sasaran TAMBUN SELATAN - Ko labo r asi antara pemuda Karang Taruna (Kartun) Desa Man gunjaya bersama jajaran Pe m e rintah Desa (Pemdes) M a ngunjaya, Kecamatan Tam bun Selatan, Kabupaten Bekasi, sel ama ini berjalan dengan lan car. Wakil Ketua Karang Taruna, Sukmo Subagyo me ngatak an, ko laborasi antara pe muda dan Kepala Desa sangat penting dilakukan. Ter masuk program-program dari Kepala Desa juga akan dijal ankan dengan pih ak kar ang taruna sendiri. “Bagaimana kita berkolabor asi dengan pemerintah desa (Pe mdes) Bagaimana kita men jala nkan dari program ­program kepala desa sendiri. Tentunya apa yang jadi keinginn mas yar akag ya harus kita dukung sepenuh nya,” jelas Sukmo kepada Radar Bekasi. Dirinya menegaskan, bahwa kehadiran Karang Taruna desa di Pemerintahan Desa Mangun jaya sangatlah berarti. Karena, kata Sukmo, terb entuknya karang taruna ini, juga pembelajaran para pemuda untuk menampung dan menje mbatani aspirasi para warga Jaga Sinergitas Pemdes dan Kartun setempat untuk bisa duk abulkan apapun kekurangan dan keluhan para warga desa. “Kita selama ini dalam tahapan-tahapan, karena kita juga be lajar. Saling menampung a s­ p irasi-aspirasi yang ada di ki ta. Tentunya yang jelas ba gaiman a kita membntuk as pirasi pemuda kita, agar negara ki ta lebih kreatif,” tambah Su k m o . Tak hanya itu, Sukmo juga menerangkan bahwa saat ini kalangan remaja san gat sering te rh asi. Ma ka dari itu, dengan k e b e r a daan karang taruna, bisa m en jadi langkah un tu k m e ncegah dan menjaga t erj ad in ya k e n­ akal a n-kena ka lan di lingkungan D es a Ma ngu n j a y a. “Dengan kenakalan remaja yang saat ini parah, minimal kita karang taruna bisa memi nimalisir adanya ken akanal an remaja. Dengan kegiatankegiatan positif, yang mu mungkinkan kami semua, dari karang taruna tidak bisa berb uat apa-apa, tanpa bantuan dari masyarkat Desa Man gunj aya,” tuturnya. Sementara itu, Kepala Desa Mangunjaya, Idi Rohidi menambahkan, bahwa ha dir nya karang taruna di lin gkun gan kerjanya itu sangat bisa ada yang sudah mema nas. Akibat kece mbu rua n bagi w a rga yang tidak menerima be ras bansos tersebut. Ini bisa me ­ nimb ulk an kerawanan di masyr aka t. Apalagi, ada pihak y a ng mempolitisir warga,” kesa l n y a. Perlu diketahui, pada Jumat (2/3) lalu, warga Desa Tambun berd atangan ke kantor desa un tuk menuntut hak nya. Karena, setiap turun Raskin, warga sel alu mendapatkan jat ah beras, kini ketika program be ras Bansos, mereka tidak m endapatkan jatahnya. Bahk an menurut mereka Kepala D esa pilih kasih dalam pe m­ ba gian beras bansos. (cr37) CR37/RADAR BEKASI FOTO BERSAMA: Wakil Ketua Karang Taruna (pojok kanan) beserta anggota Karang Taruna Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi saat foto bersama dalam pembukaan Pordes Mangunjaya. di p erjuangkan. Mengingat pe ntingnya keberadaan karang ta runa untuk bisa membantu m enjalankan programprogram darinya. “Sangat penting kehadiran karang taruna. Karena apapun program kita (Pemdes) selalu didukung dan dibantu oleh pih ak jarang taruna. Dan Alham dulillah, karang taruna kita juga sampai saat ini selalu b erada dalam jalur hang benar,” imbuh Idi saat berb i nca ng dengan Radar Bekasi ( Cr37) Mengintip Operasi Keselamatan 2018 Kedepankan Tindakan Prefentif, Dorong Pengendara Tertib Lalulintas Kepolisian Resort Metro (Polrestro) Bekasi, mulai senin ke marin melakukan Operasi Ke s elamatan 2018. Seperti ap a? Laporan :Kukuh Prakoso CIKARANG UTARA Operasi Keselamatan 2018, yang di laksanakan oleh Satuan L alulintas (Satlantas) di jajaran Ke polisian Resort Metro (Polres tro) Bekasi mengedepankan tind akan prefemtif, seperti m enyapa dan memberikan teg uran terhadap pelanggar la lu lintas. Pelanggaran yang akan kena teguran dari anggota Satlantas diw arnai beberapa kesalahan kecil berlalulintas, seperti melawan arus, berboncengan leb ih dari sati penumpang, m e­ nggunakan handphone saat berkendara, naik-turunkan penumpang disembarang te m pat dan sebagainya. “Pelanggaran akan disasarkan kepada pelanggar Seperti melawan arus, berboncengan lebih dari sati penumpang, me nggu nakan handphone saat berken dara, naik-turunkan penumpang disembarang tempat, parkir se mbarang tempat, trotoar digu na kan berdagang dan dialih fu n gsikan dan berhenti di TL m elewati garis dan zebra cross,” jel as Kasat Lantas Polrestro Bekasi, AKBP Heru Purnomo kep ada Radar Bekasi, Senin (5/3) kem arin. Heru menjelaskan, bahwa operasi yang digelar lebih dari dua pe kan ini bertujuan untuk me ngajak masyarakat agar ter tib d a l am berlalulintas dan me mberitahu hak-hak dan ke wajiban bagi para pengguna jala n lainn y a. “Operasi keselamatan ini bertujuan untuk mengajak tertib berla lulintas. Untuk (bisa) tertib, pe ngendara harus tahu hak dan kewajibanya dijalan apa saja. Pa d ahal di situ ada hak orang la in yang dirampas (oleh penge n dara lai n),” tambah Heru CR37/RADAR BEKASI BERIKAN ARAHAN: Kanit beserta anggota Dikyasa Satlantas Polrestro Bekasi saat melakukan pembinaan dan penyluhan terhadap pengendara ojek pangkalan dan becak di hari pertama Operasi Keselamatan Jaya 2018, di sekitaran Pasar Mall SGC, Senin (5/3) kemarin. Perlu diketahui, operasi kese l amatan ini sebelumnya di n amakan operasi simpatik, karena dalam melakukan ope rasi lalulintas kali ini, anggota sat lantas lebiv mengedepankan tindakan preemtif 80 persen dan preventif 20 persen. “Makanya, oprasi ini yang dulu dinamakan ops simpatik, sekarang berubah nama dengan (nama) ops keselamatan ja ya 2018. Dengan sasaran penindakan preemtif 80 persen, preventif 20 persen dan represif tidak ada,” tuk a s nya. Untuk lokasi operasi ke se la matan ka li ini, lanjut Heru, pi haknya akan menaruh an gg ota di titik-titik yang terdapat ker a m aian. “Lokasi di beb erapa ti tik truble spot, black spot te mpat-tempat keramaian, se n tra e ko no mi, dan beberapa tem pat y a ng di sinyalir sering ter jad i pe langgaran lantas,” im buh n y a. Sementara itu, untuk menga wali hari pertama kegiatan operasi keselamatan ini, Kepa la Unit Dikyasa, Iptu Suha rmoyo melakukan pem bin aan dan penyuluhan (Binluh) kepada para murid di SMK B ina Mitra Cikarang Timur. Kanit Dikyasa menjadi pembi na u pacara di SMK kemarin pagi. Setelah itu, Iptu Suharmoyo juga melakukan Binluh terhadap tukang ojek pangkalan (opang) dan ojek online (ojol), tukang becak serta beberapa juru parkir disekitaran Mall SGC. “Operasi keselamatan jaya 2018, anggota Dikyasa Satl antas Polres Metro Bekasi dia wali dengan kegiatan Bin luh disekolah SMK Bina Mitra Cikarang Timur. (Setelah melakuk an Binluh di sekolah), dilanjutkan Binluh kepada tukang ojek, tukan becak, dan tukang parkir, agar mem arkir ka n kendaraan dengan tertib dan tidak memakan badan jal an. Serta tidak menimbulkan ke m acetan arus lalulintas didepan pasar Mall SGC,” tegas Kanit Di kyasa, Iptu S u ha rmoyo. (cr37)

TravelXpose.com - Edisi Maret 2017
Buletin Perempuan Bergerak Edisi Januari-Maret ... - Kalyanamitra
Destinasi Indonesia Edisi 12
Edisi Maret 2009 - Badan Pusat Statistik
Edisi Maret - April Tahun 2009 per HAL - Elsam
Mitra Panasonic Januari - Maret 2012 - KWN Indonesia
TravelXpose.com - Edisi Februari 2017
Swara Bina Kota - Edisi 05/2008 - Pemerintah Kota Bandung
Warta UHAMKA Edisi maret 2011
Buletin Asasi Edisi September-Oktober 2012 - Elsam
MAJALAH ALUMNI UI EDISI 14