Views
4 months ago

RADAR BEKASI EDISI 6 MARET

RADAR BEKASI EDISI 6 MARET

SELASA, 6

SELASA, 6 MARET TAHUn 2018 HALAMAN 8 OTOMOTIF Yamaha Gencar Promosikan Lexi JAKARTA - Yamaha kian gencar memperkenalkan produk anyar Lexi kepada masyarakat. Tingginya animo publik membuat banyak aktivitas dilaksa nakan, seperti halnya workshop bagi komunitas Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI). Product knowledge Lexi dipaparkan dalam workshop untuk YRFI. Berbagai klub motor Yamaha hadir mendengarkan penjelasan mengenai keunggulan-keunggulan Lexi. Skutik premium keluarga baru MAXI Yamaha itu juga dipajang di ruang workshop. Ketua Umum NmaxID (Nmax Indonesia), Mohamad Romli menuturkan, acara tersebut cukup bagus untuk menginformasikan langsung dari Yamaha mengenai product knowledge motor baru, misalnya seperti Lexi. Apalagi, pihaknya pun lebih paham mengenai motor ini. “Peserta yang hadir merupakan komunitas yang loyal dan dekat dengan Yamaha melalui aktivitas Yamaha. Saya sendiri adalah pengguna Nmax, motornya nyaman dan suka dengan riding position Nmax,” beber Romli. Dalam kesempatan yang sama, Ketua YRFI Depok, Adri Juniharto berpendapat serupa. Menurutnya, acara tersebut cukup berkualitas, sekaligus ajang gathering dan silaturahmi komunitas. “Kami jadi tahu lebih banyak mengenai Lexi. Buat komunitas tipe motor Yamaha apapun. Apalagi dalam workshop ini juga disampaikan tentang safety riding yang sangat penting dan bermanfaat,” terangnya. (oke) Danone-Aqua Dukung Terbangunnya Ekonomi Sirkular BEKASI SELATAN - Sebagai perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) dan minuman ringan, Danone-Aqua memiliki komitmen untuk mengoptimalkan penggunaan plastik dalam sistem produksinya dan menciptakan siklus hidup baru bagi kemasannya. Hal tersebut dilakukan de ngan untuk mengurangi laju sampah kemasan di lingkungan dan melakukan pengelolaan sampah produknya, yang selaras dengan visi perusahaan, yakni one planet one health. Berbicara dalam sesi Corporate Initiatives pada acara International Zero Waste Cities Conference 2018 di Bandung, Sustainable Development Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, menjelaskan bahwa keterlibatan aktif pihak swasta juga menjadi salah satu kunci keberhasilan circular city. Terlebih lagi Danone-Aqua berkomitmen untuk mendukung tumbuhnya circular economy untuk kemasan plastik di Indonesia dengan menciptakan kemasan yang mudah didaur ulang dan bekerja sama dengan pelaku industri daur ulang kemasan untuk menciptakan siklus hidup baru bagi kema sannya. “Sejak tahun 2010, Danone- Aqua telah menginisiasi pembangunan enam bisnis daur ulang di Tangerang Selatan, Bali, Lombok dan Bandung bekerja sama dengan Namasindo untuk menarik sampah kemasan dari lingkungan,” tutur Karyanto. Karyanto menjelaskan Danone-Aqua juga berambisi untuk me-recover lebih banyak sampah kemasan plastik dari yang diproduksinya pada 2030 mendatang “Untuk mendukung ambisi tersebut kami bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Solid Waste Indonesia (SWI) melakukan penelitian atas laju daur ulang sampah plastik sebagai landasan untuk strategi pengelolaan kemasan kami,” jelasnya. Selain itu, riset tersebut juga untuk mengetahui kinerja pengelolaan sampah di In donesia, dimana data ini yang nantinya bisa digunakan oleh pemerintah dan pihak lain untuk membangun model sirkular ekonomi yang tepat untuk Indonesia. Lebih lanjut Karyanto juga menjelaskan bahwa data yang akurat diharapkan akan menjadi acuan dalam menyusun kebijakan, mengembangkan solusi dan perencanaan teknis yang tepat sasaran serta berpihak pada lingkungan. BERIKAN PEMAPARAN: Sustainable Development Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, memaparkan tentang upaya Danone-Aqua membangun ekonomi sirkular untuk kemasan plastik di Indonesia dalam acara bertajuk International Zero Waste Cities Conference 2018 di Bandung. “Persoalan sampah plastik di Indonesia hanya bisa diatasi dengan pendekatan yang terin tegrasi, kolaborasi dengan berbasis pada data persampahan terkini,” tukasnya. Hal yang menarik dari hasil riset Waste Flow, Value Chain And Recycling Rate Analysis in Indonesia, yang di presentasikan oleh peneliti Sustainable Waste Indonesia (SWI), Dini Trisyanti, bahwa recycling rate PET bottle di Indonesia sebesar 62 persen ternyata lebih tinggi dari rata-rata negara Eropa sebesar 48 persen dan Amerika sebesar 29 persen. “Hal ini disebabkan botol PET mempunyai harga jual yang tinggi dan telah terkelola dengan baik oleh industri daur ulang. Ini sudah selayaknya dikem bang kan juga untuk kemasan lain yang masih sulit didaur ulang dan bernilai rendah mi salnya, multi layer,” kata Dini. Sementara itu,menurut Peneliti dari Departemen Tek nik Lingkungan ITB, Enri Da manhuri yang memimpin penelitian terkait dengan waste flow and packaging collection rate research di Bali menga takan bahwa dari hasil pe ne litiannya, plastik berkontribusi 14 persen dari sampah di Bali. “Dari total sampah plastik di Bali, 44 persen belum terkelola dan mencemari lingkungan, 28 persen masuk TPA dan 27 persen sudah didaur ulang,” katanya. Inisiatif Danone-Aqua untuk membangun ekonomi sirkular merupakan perwujudkan komitmen untuk memimpin bisnis berkelanjutan dengan menginspirasi dan memfasilitasi aksi kebaikan melalui tiga pilar kebaikan, yaitu kebaikan untuk alam, kebaikan untuk manusia, dan kebaikan untuk masyarakat. (oke) IST/RADAR BEKASI FOTO BERSAMA: Sejumlah anggota komunitas Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) foto bersama usai workshop product knowledge Lexi. Aptrindo Usulkan Pembangunan Terminal Barang GAS NON SUBSIDI Pertamina Masih Lakukan Kajian BEKASI SELATAN - PT Pertamina (Persero) belum dapat memastikan pendistribusian LPG 3 Kg non subsidi yang diperuntukan bagi masyarakat mampu melalui produk Bright Gas. Sebab, perusahaan minyak dan gas negara ini masih melakukan kajian. External Communication Manager PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, mengatakan pihaknya masih melakukan kajian produk yang telah dilakukan uji coba pasar mulai November 2017 di wilayah Tangerang sebelum secara resmi memasarkannya kepada masyarakat. “Kita sedang melakukan kajiannya,” ujar Arya, kepada Radar Bekasi, Senin (5/3). Arya menegaskan, sebelum produk di pasarkan maka harus dilakukan uji pasar dan kajian yang mendalam. Kajian tersebut mulai dari evaluasi sampai kritik dan saran selama uji coba pasar dilakukan. (oke) BEKASI SELATAN - Koperasi Syariah Ukhuwah Pro Ibu menargetkan 5.000 anggota baru dari kaum perempuan pada tahun ini. Upaya tersebut sejalan dengan visinya untuk meningkatan perekonomian dikalangan kaum ibu. Ketua Koperasi Syariah Ukhuwah Pro Ibu, Alwin Fajri Siregar mengungkapkan, jumlah anggotanya saat ini sudah mencapai 2.700 orang. Dari ribuan anggota itu tersebar di enam kecamatan di Kota Bekasi. Ia menjelaskan, program koperasi ini bertujuan untuk melepaskan masyarakat, khususnya kaum Ibu dari jeratan rentenir atau praktek riba, se hingga perekonomian mereka bisa lebih baik. Oleh karena itu, pihaknya begitu semagat untuk terus menambah ang- BEKASI BARAT – Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) mengusulkan kepada pemerintah untuk me rancang sistem logistik dengan membangun infra struktur berupa depo (terminal barang) disetiap kawasan industri. Usulan tersebut telah disampaikan oleh Ketua Umum DPP Aptrindo Gemilang Tarigan, kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, disela sosialisasi penerapan ken daraan ganjil genap di Tol Bekasi Barat, Senin (5/3). “Tadi kami sampaikan kepada pemerintah supaya bisa membangun sistem berupa depo untuk kontainer di kawasan industri, sehingga arus lalu lintas di dalam tol tidak terlalu padat,” ujar Tarigan. Menurut Gemilang, jumlah terminal barang di kawasan industri masih sedikit. Di kawasan industri Kabupaten Bekasi saja, baru ada dua yakni berada di kawasan industri Jababeka (Cikarang Dry Port) dan kawasan industri MM 2100 yang telah beroperasi selama 24 jam. Keberadaan terminal barang tersebut, jelas dia, dapat mengurangi jumlah kendaraan di dalam tol. Sebab, setiap kali jalan truk bisa mengangkut muatan barang dari pelabuhan Tanjung Priok ke pabrik di kawasan industri Kabupaten Bekasi dan sebaliknya. Selama ini, lanjut dia, karena belum banyaknya terminal barang maka tidak semua truk bisa masuk ke terminal tersebut. Akibatnya, truk hanya dapat membawa muatan untuk setiap kali jalan. “Kalau ada beberapa terminal barang, truk bisa pulang pergi bawa muatan barang. Jika pulang pergi bisa bawa muatan, otomatis jumlah truk yang beroperasi di dalam tol menjadi berkurang,” katanya. Selain itu, keberadaan terminal barang juga dapat mempercepat proses pengiriman Targetkan 5.000 Anggota Baru IST/RADAR BEKASI BERI PENGHARGAAN: Kepala Dinas Koperasi Kota Bekasi, Karto (kiri), memberi penghargaan kepada salah satu anggota Koperasi Syariah Ukhuwah Pro Ibu. gota baru. “Kami targetkan dapat menem bus angka 5.000 anggota baru tahun ini,” terang Alwin. Ditambahkannya, saat ini total aset koperasi yang berdiri sejak 2012 lalu itu sudah mencapai Rp3 miliar. Tota aset tersebut murni berasal dari tabungan dari ribuan para anggota. Alwin mengaku, Koperasi Syariah Ukhuwah Pro Ibu belum memanfaatkan dana dari bank yang sudah disiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk pengembangan koperasi. Alasannya, karena anggotanya masih mampu untuk mengembangkan koperasi tersebut. “Kami belum memanfaatkan dana bantuan dari pemerintah daerah, karena masih mampu untuk mandiri dengan kekuatan ibu-ibu,” bebernya. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Koperasi Kota Bekasi, Karto menambahkan, pemerintah sudah menyiapkan anggaran dana bergulir maksimal sebesar Rp250 juta untuk setiap koperasi. Karto juga membenarkan, bahwa Koperasi Syariah Ukhuwah Pro Ibu memang belum memanfaatkan dana ter sebut. (oke) FOTO REZA RADAR BEKASI DENGARKAN USULAN - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan (Atas), mendengarkan usulan yang disampaikan oleh Ketua Umum DPP Aptrindo, Gemilang Tarigan (Kanan Bawah), disela sosialisasi penerapan kendaraan ganjil genap di Tol Bekasi Barat, Senin (5/3). barang setiap perusahaan. Gemilang menyampaikan, usulan pembangunan depo tersebut baru disampaikannya pertama kali ini. “Kami berharap usulan ini dapat direalisasikan,” tu kasnya. Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Ke maritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, menyambut baik usulan dari pelaku usaha truk tersebut. “N anti akan kami bica rakan lagi,” kata Luhut. (Oke)

SELALU DEKAT PEMBACA ! selasa, 6 MARET TAHUn 2018 HALAMAN 9 PELANGGARAN Maman Agus Supratman Kadisdik Tegaskan LKS Tak Boleh Diperjual Belikan CIKARANG PUSAT – Beredar kabar ada oknum guru Sekolah Dasar (SD) di beberapa Kecamatan Cibarusah, Cikarang Selatan dan Serang, memperjual belikan buku Lembar Kegiatan Sekolah (LKS) dan buku-buku pelajaran ke siswa. Padahal, seharusnya LKS dan buku-buku pelajaran itu diberikan gratis oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi kepada siswa, karena setiap tahunnya sudah dibiayai dari Dana Bantuan Sekolah (BOS) dari Pemerintah Pusat. Hal itu membuat Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bekasi, Maman Agus Supratman angkat bicara. Saat ditemui Radar Bekasi, Ali menjelaskan, bahwa LKS dan buku-buku pelajaran tersebut tidak boleh diperjual belikan, kecuali yang masih menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). “Sekarang ini sistem kurikulumnya sudah berubah dari KBK ke KTSP dari KTSP ke Kurtilas (kurikulum 2013), sehingga tidak membutuhkan LKS,” terang Maman belum lama ini. Menurut Maman, sebenarnya boleh membeli LKS, yang tidak boleh itu jika melibatkan pihak sekolah, atau memaksa siswa untuk membeli, karena itu sudah dilarang. ”Misalkan saya jadi orang tuanya, saya beli 15 jenis LKS untuk anak-anak, tujuannya biar anak saya pintar,” ujar Maman. Sebenarnya, yang ideal itu LKS harus dibuat oleh guru yang bersangkutan, karena LKS itu untuk mengukur pemahan siswa tersebut. “Yang tidak enggak boleh itu, LKS dijadikan sebagai pelajaran utama, sebab LKS itu untuk melatih siswa untuk lebih memahami pelajaran,” bebernya. Maman juga mengancam oknum guru yang memperjualbelikan LKS di sekolah. (pra) BERMASALAH: Tiang listrik yang berada di tengah jalan di sepanjang Jalan Kalimalang. Dewan Kritik Pembangunan Pipanisasi PDAM TB CIKARANG PUSAT – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi mengkritisi adanya pengerjaan pipanisasi dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Baghasasi di Jalan Raya Serang- Cibarusah. Sebab, pengerjaan proyek tersebut mengabaikan kenyamanan pengguna jalan. Salah satu yang disorot wakil rakyat, dampak pengerjaan proyek itu yang mengakibatkan jalan menjadi retak-retak dan membuat akses jalur lalu lintas menjadi macet. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Kardin, mengatakan pihaknya bakal melakukan eva luasi kepada direksi PDAM TB supaya adanya pembangunan tersebut segera mungkin diperbaiki. Menurutnya apabila ada pekerjaan, pemeliharaan atau pun pengembangan pipanisasi demi pelayanan. Kata dia seharusnya infrastruktur yang menjadi pem bangunan pemerintah harus diperhatikan. ”Memang pembangunan tersebut demi memaksimalkan pelayanan, namun demikian dari segi infrastruktur harus diperhatikan. Dan dalam waktu dekat lantaran selalu mendapatkan kritik dari masyarakat, kita akan melakukan pemanggilan direksi PDAM TB. Supaya cepat ditindak lanjuti,” ujar nya. Sementara itu, Anggota Fraksi PAN Nurdin, menambahkan sebagai anggota DPRD yang dekat dengan wilayah tersebut. Ia mengaku selalu menjadi bulan-bulanan masyarakat, karena jalan yang begitu sempit dilakukan penggalian namun tanpa memikirkan kenyamanan para pengguna jalan. ”Menurut saya hal ini karena pihak ketiganya kurang profes­ AND/RADAR BEKASI TUNJUK JALAN RETAK: Anggota DPRD Fraksi PAN, Nurdin, menunjukan jalan yang retak akibat penggalian pipanisasi PDAM TB yang diduga asal-asalan. sional. Banyak perusahaan seperti PLN dan perusahaan provider yang melakukan peng galian. Tapi tidak sampai mem buat sebagian aspal retak-retak,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Senin (5/3). Menurutnya, sebagai perusahaan yang merupakan Rawan Konflik, Polisi Awasi Ketat Pilkades Serentak CIKARANG UTARA – Tahun 2018 ini akan menjadi ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), dalam hal Gubernur Jawa Barat dan juga Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Bekasi. Dari segi keamanan, pihak kepolisian sudah mulai mempersiapkan dari sekarang. Hal itu disampaikan Kapolres Metro Bekasi, Candra Sukma Kumara kepada Radar Bekasi. “Sejak Januari 2018, kami sudah mempersiapkan pengamanan untuk Pilkada. Dari Polres Metro Bekasi, kami melibatkan kurang lebih 1,000 anggota, kemudian dibantu dari asset pemerintah daerah ha rus bertanggung jawab aki bat rusaknya infrastruktur. Tepatnya di Jalan Serang- Cibarusah, Desa Sukaragam, Kecamatan Serangbaru. ”Jalan Serangbaru – Cibarusah sudah sangat terkenal akses lalu lintasnya yang Kombes Pol Candra Sukma Kumara sejumlah Polsek yang ada di Kabupaten Bekasi, sehingga totalnya hampir 2.500,” ucap Chandra. Menurut u Baca RAWAN...Hal 15 padat. Hal tersebut lantaran jalan yang kecil, namun volume kendaraan yang tinggi. Oleh sebab itu dengan kondisi penggalian dari PD AM TB yang seakan asal kerja, kami harap hal ini harus cepat diperbaiki,” tegasnya. (and/ adv) CIKARANG PUSAT – Beredarnya video salah satu office boy (OB) di lingkungan Pemkab Bekasi yang menjadi joki absensi oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) viral di media sosial (med sos) dan mendapat komentar dari banyak warga net. Salah satunya video tersebut diuplode akun facebook atas nama Abdul Muhaimin, dengan caption ”PNS Titip Absen ke OB”. Di video tersebut juga terdengar seorang OB mengatakan kepada rekannya yang mengabadikan berkata. ”Jangan macem-macem Cok,” kata salah satu OB di dalam video berdurasi 13 detik tersebut. Berbagai komentar di akun facebook diantaranya, @Benny Tunggul : esselon berapa ya itu OB, @Ferry Alfakir : Dinas mana saja ya yang bisa titip absen, @ Itu bagaimana caranya sidik jari ko bisa pakai jari orang lain. Menanggapi hal tersebut, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin tidak percaya adanya perilaku titip absen yang dilakukan oleh anak buahnya di lingkungan Organisasi Pe rangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya. ”Kok bisa ya, itu kan finger print kenapa bisa ya, bagaimana caranya,” ujar Neneng bertanya saat diwawancarai Radar u Baca BUPATI...Hal 15 PRA/RADAR BEKASI PUPR Lempar Wewenang ke PLN CIKARANG PUSAT – Sejum lah tiang listrik di sepanjang Kalimalang wilayah Kabupaten Bekasi berdiri kokoh di tengah jalan. Kondisi itu, selain meng abaikan estetika jalan, juga sa ngat mengganggu para penge mudi yang melintasi jalan tersebut. Meski begitu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi lem par handuk masalah tiang listrik yang merintangi lalu lintas di sepanjang Kalimalang. PUPR menilai pe min dahan tiang listrik tersebut bukan wewenang me reka. Ke pala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang u Baca PUPR...Hal 15 Bupati Telusuri ‘Joki’ Absen ASN JOKI ABSENSI: Salah satu potongan video OB di lingkungan Pemkab Bekasi menjadi joki absensi ASN.

TravelXpose.com - Edisi Maret 2017
Edisi Maret - April Tahun 2009 per HAL - Elsam
Warta UHAMKA Edisi maret 2011
Buletin Perempuan Bergerak Edisi Januari-Maret ... - Kalyanamitra
Sriwijaya Maret 2018
Destinasi Indonesia Edisi 12
Edisi Maret 2009 - Badan Pusat Statistik
Sriwijaya Magazine Maret 2017
Edisi II / Maret 2016
KEGIATAN DPR-RI MINGGU KEDUA MARET 2012
TravelXpose.com - Edisi Februari 2017
Swara Bina Kota - Edisi 05/2008 - Pemerintah Kota Bandung
Edisi 220 • 13 Februari 2011 - Mirror UNPAD
Majalah Warta Anggaran Edisi 24 - Direktorat Jenderal Anggaran ...
majalah-mdp-edisi-II
Mitra Panasonic Januari - Maret 2012 - KWN Indonesia
Mitra Panasonic Januari - Maret 2011 - KWN Indonesia