Views
6 months ago

RADAR BEKASI EDISI 7 APRIL 2018

RADAR BEKASI EDISI 7 APRIL

19 JANUARI 2009 - 19 JANUARI 2018 SABTU, 7 APRIL 2018 KORANNYA ORANG BEKASI HARGA RP 4.000 | HARGA BERLANGGANAN RP 96.000 JAKARTA-Peredaran narkoba kini sudah mulai menggunakan akses teknologi yang makin canggih. Modus baru itu dinilai ampuh untuk menjauhkan dari endusan aparat penegakkan hukum. u Baca Transaksi...Hal 7 Anisa Tinggalkan Balita Nasionalisme Sayur Salju Sudah tidak terlihat lagi salju. Puncak musim dingin baru saja lewat. Saya naik kereta cepat dari kota Qingdao ke Tianjin. Kawasan timur u Baca Nasionalisme...Hal 7 SABTU, 7 APRIL 2018 Aksi Bela Islam 64 Kepung Bareskrim Ayo tebak, ditindaklanjuti penyidik atau tidak.... 04:39 11:57 15:14 17:57 19:06 JATIASIH - Suasana haru dan duka masih menyelimuti kediaman Nur Ali di Kampung Cikunir Ceger RT005/012, Ke lurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan. Nur Ali adalah orang tua Anisa Adilah (21). Satu dari delapan orang yang tewas diduga akibat minuman keras oplosan jenis ginseng beberapa waktu lalu. Anisa telah menikah pada 2014 dan dikaruniai satu orang anak perempuan berusia empat tahun. Kemudian ber pisah dengan suaminya. Ia diketahui memiliki kede katan dengan salah satu orang yang mengajaknya minum-mi numan keras. Orang tua Anisa kurang tahu apakah pemuda yang mengajaknya minum itu merupakan pacarnya atau bukan. Nur sempat tidak percaya harus Aksi Bela Islam 64 Kepung Bareskrim Polri JAKARTA-Lautan manusia pun terlihat sepanjang Jalan Medan Merdeka Timur. Massa awalnya berjalan kaki dari Masjid Istiqlal. Mereka berjalan kaki usai menunaikan salat Jumat. Saat tiba di depan Gedung KKP, orator di atas mobil ko man do langsung menguman dangkan azan. “Mari buka aksi ini dengan kumandang azan,” teriak sang orator. “Dengarkan suara azan. Apa kidung lebih bagus daripada suara azan? Benar atau salah? Bener apa gak nih?” tanya dia kepada massa aksi. u Baca Aksi...Hal 7 Fathan Sinaga BELA ISLAM 64: Massa Aksi Bela Islam 64 berkerumun di depan gedung sementara Bareskrim Polri di Kompleks Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/4). kehilangan anak kelima dari lima bersaudara itu yang diduga lantaran miras oplosan. Ia mengulang kembali ingatan nya. Bercerita tentang hari-hari terakhir anaknya. Anisa, di jemput teman laki-lakinya yang ia tidak tahu siapa dan hendak kemana, Minggu (1/4). Anaknya izin kepada ibunya untuk keluar rumah. u Baca Anisa...Hal 7 YULIA MOCHAMAD Meski membantah jadi istri ketiga Opick, Yulia Mochamad mengaku cukup dekat mengenal pelantun Tombo Ati itu. Yulia Mochamad mengu Baca Pernah...Hal 7 LAMPUNG (0721) 474-675/6 WA / SMS CENTER ARIE TOUR Jabodetabek : +62 816-1755-4049 Medan : +62 813-1577-0494 Lampung : +62 812-7857-0107 Surabaya : +62 812-1070-1237 Fasilitas : Tiket PP, Bimbingan Manasik Umroh, Hotel *3/*4, Konsumsi, dan Transportasi, Perlengkapan Umroh Mutawif, dan Air zam-zam 5 lt. www.arietours.com Saat ini tinggal ratusan warga eks Timor Timur yang masih bertahan di bekas kamp pengungsian di Belu. Di seantero NTT, diperkirakan masih ada ribuan yang belum memiliki KTP. BAYU PUTRA, Belu HANYA ada satu ranjang dengan alas tidur berupa tikar di rumah itu. Sebuah kotak besar tempat menyimpan pakaian dan timba besar untuk menaruh perkakas tampak di salah satu sudut. Selama hampir dua dekade, di rumah yang lebih tepat disebut gubuk itulah Bersabar dalam Kemiskinan PANTANG MENYERAH: Agus Tinho Pinto bersama istri dan anakanaknya di kediamannya di Belu. Lukas Alves tinggal. Dengan mengandalkan pekerjaan mencari kayu di hutan. “Bila beruntung, dalam sehari bisa dapat 60-70 ikat kayu. Kalau segitu, bisa bawa uang Rp 70 ribu,” katanya. Dengan segala keterbatasan itu, tak sekali pun Lukas menyesali keputusannya pada 1999: meninggalkan Timor Timur (kini Timor Leste), memilih jadi warga negara Indonesia. Dia menolak kembali ke bekas provinsi 27 Indonesia yang kini telah menjadi negara merdeka itu Bahkan, dia sudah beberapa kali mengikuti pemilu. Dia masih menyimpan kartu pemilih yang digunakan untuk pilgub NTT pada 2008. “Saya orang Indonesia,” tegasnya. u Baca Bersabar...Hal 7 Info Langganan: (021) 88863642 Redaksi: 021-88863639 Iklan: 021-88863640

Sriwijaya Magazine April 2018
Edisi Maret - April Tahun 2009 per HAL - Elsam
Sriwijaya Magazine Mei 2018
eBuletin NRE @ Edisi Mac - April 2011
Edisi 220 • 13 Februari 2011 - Mirror UNPAD
Swara Bina Kota - Edisi 05/2008 - Pemerintah Kota Bandung
majalah-mdp-edisi-II
Sriwijaya Magazine Februari 2018
Social Media April 15-30 - PNPM Support Facility