Views
3 months ago

TamaT - Majalah Detik

majalah detik

Nasional “ Seharusnya

Nasional “ Seharusnya mereka diberi gerobak dan tenda. Bahkan kalau perlu mal khusus PKL -Jokowi- “ Untuk menyokong dana kampanye, pasangan Jokowi-Ahok akan menerima sumbangan, tetapi tetap dibatasi sesuai dengan ketentuan. Namun ada cara unik yang kini tengah dijalankan oleh pasangan itu dalam menghimpun dana pemilukada. Jokowi-Ahok jualan kemeja kotak-kotak yang menjadi ciri khas mereka. Sebanyak 20 ribu kemeja dipesan di Solo, tempat asalnya. Sedangkan 30 ribu lainnya dipesan di Jakarta. Menurut informasi yang diterima majalah detik, hingga Rabu, kemeja itu sudah dipesan sebanyak 7.000 potong. Harga kemeja itu bervariasi berdasarkan ukuran. Ukuran terbesar dijual seharga Rp 125 ribu. Kantor Ahok di Bendungan Hilir, Jakpus, dipakai sebagai tempat penjualan. “Dari harga Rp 125 ribu itu, yang Rp 25 ribu akan masuk sebagai biaya kampanye,” ucap Sanusi kepada majalah detik. Jokowi sendiri sudah mulai turun ke lapangan untuk memperkenalkan diri sekaligus mencari dukungan. Cara yang digunakan penggila musik rock ini juga tak biasa. Seperti pada Minggu itu, pria berumur 52 tahun itu mendatangi juru parkir dan PKL yang ada di Gadjah Mada. Sembari berbicara serius tentang masa depan PKL, ia bersantap siang dengan para pedagang. Jokowi berjanji tak akan menggusur PKL, tetapi menatanya dan memberi fasilitas. Kalau supermarket diberi ruang, maka perlakuan yang sama harus diberikan kepada PKL. “Seharusnya mereka diberi gerobak dan tenda. Bahkan kalau perlu mal khusus PKL,” kata Jokowi yang masuk nominasi walikota terbaik tingkat internasional ini. Jokowi pun menjajal naik KRL dari Tanah Abang ke Universitas Indonesia, Depok, untuk memberikan Majalah detik 9 - 15 April 2012

Nasional Jokowi temui PKL di Jl Gadjah Mada, Jakarta fikri/detikfoto kuliah umum. Menyinggung soal transportasi ibukota, Jokowi mencuatkan isu cukup kontroversial. Bus Transjakarta yang selama ini jadi urat nadi ibukota, akan digeser ke pinggiran Jakarta. Sebagai gantinya, Jakarta akan dibangun trem. Cara-cara yang dipakai Jokowi-Ahok itu terbukti ampuh. Di kalangan masyarakat bawah, pria kalem itu sudah mulai dikenal. Supriyanto, seorang pedagang kaki lima di kawasan Cawang, Jakarta Timur, misalnya, melihat Jokowi cukup cakap memimpin Jakarta. Ia pun berharap Jokowi menepati janjinya untuk tidak menggusur PKL. “Harapannya PKL bisa aman. Nggak diuber-uber. Kita bisa punya pendapatan, bisa cari uang,” kata Supriyanto yang lalu diamini oleh rekan-rekan seprofesinya. Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menilai, Jokowi-Ahok tak punya kendala dalam berkomunikasi dan menyatukan diri dengan warga. Hal itu menjadi tantangan berat bagi calon lainnya yang hingga kini tetap memegang teguh elitisme. Meski dari segi dana menang, tetapi bisa jadi mereka kalah dari Jokowi. Menurut Siti, Jokowi juga cepat menangkap “maunya” warga Jakarta. Warga Jakarta sangat menginginkan adanya perbaikan layanan publik, lingkungan yang sehat, serta tata ruang yang adil dan memadai. Mereka yang mayoritas pemilih rasional bisa jadi akan menjatuhkan pilihannya ke sosok Jokowi itu. “Jadi jangan sepelekan Jokowi. Dia kan ahli juga dalam mereformasi birokrasi,” ucap Siti. (WAN/YOG) Majalah detik 9 - 15 April 2012

Majalah detik - Institut Teknologi Telkom
majalah detik - Institut Teknologi Telkom
Majalah ICT No.33-2015
LADY GAGA PERKENALKAN EMMA MENTERI AGUS ... - Harian detik
Download Majalah - MPR RI /a
Majalah%20ICT%20No.7-2013
Majalah-Aktual-Edisi-53-ms
Majalah ICT No.30-2015