Views
1 week ago

TamaT - Majalah Detik

majalah detik

internasional

internasional Penghitungan suara dalam pemilihan parlemen 1 April 2012 di Yangon, Myanmar. Paula Bronstein/Getty Images Demi melawan sanksi barat, Presiden Thein Sein menjanjikan pemilu yang jujur. Ia juga membuka pintu bagi Aung San Suu Kyi dan NLD untuk berpartisipasi dalam pemilu sela, Minggu 1 April lalu. Rakyat tidak menyia-nyiakan kebebasan ini. Mereka berbondong-bondong ke tempat pemungutan suara (TPS). Berbeda dengan proses pemilu 2010 dan sebelumnya, kali ini para pemilih tidak segan menyebutkan pilihannya. “Seluruh keluarga saya memilih Daw Aung. Saya yakin semua kerabat dan teman-teman juga akan memilih dia,” terang seorang petani mengaku asal Kawhmu. Antusiasme itu berlanjut hingga malam, saat penghitungan suara selesai dilakukan. Sorak-sorai kemenangan diluapkan pendukung partai NLD di kantor NLD, Yangon, Myanmar. Pejabat NLD mengklaim Suu Kyi meraih kursi parlemen mewakili Kawhmu. “Daw (Ibu) Aung San Suu Kyi menang,” ujarnya. Putri pendiri Myanmar ini meraih 65 persen suara dari penghitungan di 129 TPS di Yangon. NLD mengklaim memenangi 43 dari 45 kursi parlemen yang diperebutkan dalam pemilu sela ini. Pemerintah juga memastikan NLD meraih 40 kursi. Lima kursi lainnya masih dalam penghitungan. Era baru di Myanmar semakin nyata. Di hadapan ribuan pendukungnya, Suu Kyi mengatakan pemilu kali ini sebagai kemenangan rakyat. “Ini merupakan Majalah detik 9 - 15 April 2012

internasional Pendukung NLD merayakan kemenangan mereka dalam pemilihan parlemen di Yangon, Myanmar. Paula Bronstein/Getty Images awal dari sebuah era baru,” ujar Suu Kyi yang hari itu tampil segar dengan kebaya putihnya. Peraih Nobel Perdamaian ini menegaskan tak penting berapa jumlah kursi yang diraih NLD. “Yang lebih penting adalah rakyat terlibat dalam proses demokrasi. Saya mengajak seluruh partai yang ingin membangun perdamaian dan kesejahteraan di Myanmar untuk bekerja sama,” ujarnya. Keberhasilan NLD kali ini memang tak lepas dari nama besar Suu Kyi. Berkat Suu Kyi, calon NLD mendulang dukungan dari pemilih. Pemilu sela ini, oleh sejumlah kalangan dinilai sebagai ajang adu pengaruh politik di Myanmar, sejak reformasi digulirkan pada 2010. Ini kali pertama, NLD berkompetisi dalam pemilu setelah junta militer menganulir kemenangan mereka pada pemilu 1990. Sebenarnya NLD hanyalah satu dari 17 partai oposisi yang menantang pemerintahan junta militer yang hingga kini masih menguasai 80 persen dari 664 kursi parlemen. Pemilu kali ini jauh lebih terbuka dibanding pemilu 2010. Pengamat dan wartawan asing diundang untuk memantau langsung pelaksanaan pemungutan suara, sekaligus membuktikan reformasi memang berjalan. Namun Suu Kyi, menuduh masih ada kecurangan. “Kita tidak bisa menganggapnya benar-benar pemilu Majalah detik 9 - 15 April 2012

Majalah detik - Institut Teknologi Telkom
majalah detik - Institut Teknologi Telkom
Majalah ICT No.33-2015
Majalah%20ICT%20No.7-2013
Majalah-Aktual-Edisi-53-ms
20140317_MajalahDetik_120
LADY GAGA PERKENALKAN EMMA MENTERI AGUS ... - Harian detik
Majalah MeRasul Edisi 01 Tahun 1 - Paroki Santo Thomas Rasul
Majalah Warta Anggaran Edisi 24 - Direktorat Jenderal Anggaran ...
Majalah ICT No.35-2015
Download Majalah - MPR RI /a