Views
3 months ago

ac usu

• Presentasi

• Presentasi perorangan. • Pengujian. • Prosedur lain, seperti : • Self-evaluation (Evaluasi mandiri) • Case discussion (Diskusi kasus) • Autobiographical essays (Daftar riwayat hidup) • Personal histories (Sejarah perorangan) • Creative writing exercise (Tugas menulis kreatif) ‣ Pusat-pusat penilaian bukanlah hal yang sempurna .Terdapat sejumlah besar biaya yang terlibat di dalamnya, khususnya jika digunakan banyak penilai. Sejumlah besar penilai adalah para manajer lini yang lebih tinggi, dan karena itu mereka mendapat hasil sampingan yang bernilai karena itu merupakan suatu pelatihan (training) mereka untuk menilai personalia dengan lebih efektif Para ahli psikologi juga diperlukan khususnya jika diterapkan teknik-teknik tes psikologis dan wawancara-wawancara yang mendalam (depth interviews). Akibat gangguan fungsional yang mungkin dari penggunaan pusat penilaian yaitu kemungkinan adanya penurunan motivasi dari personel yang mendapatkan hasil rendah, padahal sebenarnya ia mampu (kompeten) pada posisinya sekarang. Namun telaah-telaah atas operasi pusat penilaian International Business Machines selama jangka waktu 5 tahun menunjukkan bahwa ketakutan-ketakutan yang ditunjukkan oleh hasil sampingan yang merugikan ini sama sekali tidak ditemukan. Nilai tinggi yang diterima dalam pusat penilaian itu saja tidak cukup untuk memperoleh promosi bagi karyawan tertentu. Nilai yang tinggi meningkatkan kemungkinan promosi tetapi tidak menjamin hal itu. Nilai yang rendah tidak berarti seorang calon tidak akan dipromosikan, tetapi hal ini akan memperlambat seorang calon. Telaah menunjukkan bahwa proporsi dari para calon yang mendapat nilai rendah dan meninggalkan pekerjaannya tidak banyak berbeda dengan proporsi kelompok yang mendapat nilai tinggi dan berhenti bekerja. BAB V CONTOH KASUS DI LATIMER CONSOLID ATED OIL FIELD SERVICES Latimer Consolidated Oil Field Services (LCOS) adalah perusahaan yang berkembang pesat yang memberikan pelayan jasa kepada industri penyulingan minyak. Adanya krisis energi dan pertmnbuhan yang pesat dalam aktivitas pengeboran minyak telah menciptakan permintaan yang besar, terhadap jasa pemeliharaan peralatan bar minyak. LCOS didirikan pada tahun 1957; ketika Tom Latimer lulus dari Texas A & M University dengan gelar B.S. dalam bidang teknik perminyakan. Keluarga Tom telah lama berkecimpung di dalam bisnis minyak, dan ketika Tom masih seorang murid, ia bekerja di ladang minyak selama liburan musim panas. Selama musim panas itulah, ia mengindentifikasikan adanya kebutuhan untuk pelayanan pemeliharaan ladang minyak. Dia memulai perusahaan tersebut dengan peralatan bekas dan seorang karyawan, tetapi e- USU Repository © 2004 Universitas Sumatera Utara 18

pelayanannya yang cepat dan kesediaannya untuk memberikan pelayanan setiap saat menjamin adanya permintaan yang tetap bagi perusahaannya Selama tahun 1960-an, perusahaan berkembang dengan pasti. Perusahaan memiliki 208 orang karyawan pada tahun 1073, sebelum embargo minyak oleh negara Arab memberi tanda pennulaan krisis energi. Menjelang tahun 1981, perusahaan memiliki 892 orang karywan dan beroperasi di lima negara bagian: Texas, Lousiana, Oklahoma, Kansas, dan Arkansas. Karena karakteristik industri minyak dan keperluan untuk memberikan pelayanan dimana letak sumur minyak berada, perusahaan beroperasi secara desentralisasi pada 27 lokasi di 5 negara bagian tersebut. Tingkat pemakaian karyawan pada berbagai lokasi tersebut bervariasi dari nilai serendah 15 karyawan sampai nilai tertinggi 55 hingga 60 orang karyawan pada beberapa daerah di Texas dan Oklahoma. Suatu masalah yang timbul terus-menerus bagi perusahaan. terutama dua tahun belakangan ketika lebih banyak lokasi pelayanan ditambahkan adalah kekurangan manajer lokasi. Biasanya manajer ini diambil dari karyawan sekarang yang telah memiliki pengalaman beberapa tahun dalam industri minyak. Namun adanya kebutuhan yang tinggi untuk manajer lokasi, akibat dari ekspansi yang dilakukan perusahaan, telah menyebabkan perusahaan mengangkat manajer lokasi dari karyawan yang belum memiliki pengalaman manjemen. Lebih jauh lagi adalah tidak mungkin untuk merekrut manajer yang berpengalaman dari perusahaan sejenis. Sebagai akibat keterbatasan ini. terdapat suatu proporsi ketidak berhasilan dari manajer lokasi untuk mendapatkan hasil yang baik, walaupun beberapa dari mereka cukup berhasil. Pada masa lampau penyeleksi manajer demikian berlangsung secara kurang formal. Direktur personalia perusahaan yang berkantor pusat di Dallas, biasanya mengumpulkan nama-nlama calon yang berpotensi dari eksekutif dan manajer lokasi. Para calon telah dibawa ke Dallas untuk diwawancarai oleh Presiden dan Wakil Presiden Operasi dan Direktur Personalia Wawancara ini telah didiskusikan oleh ketiga eksekutif ini pada sebuah pertemuan di mana semua kualifikasi dari calon pekerjaan dievaluasi (termasuk evaluasi performans kerja para calon selama 5 tahun terakhir). Pada pertemuan inilah. keputusan untuk memperkerjakan calon diambil. Pekerjaan seorang manajer lokasi mencakup pengawasan menyeluruh dari pusat pemeliharaan tersebut. Setiap lokasi pemeliharaan memiliki pengemudi untuk truk, tenaga-tenaga mekanik, tenaga pengelasan dan pengantar bahan. Setiap kantor lokasi pemeliharaan juga memiliki aktivitas aktmtansi dan penganggaran. Walaupun belum pernah ditetapkan bahwa sebuah latar belakang teknik perminyakan diperlukan untuk memangku jabatan manajer lokasi, preferensi biasanya diberikan kepada pelamar yang memiliki gelar di bidang teknik perminyakan atau teknik kimia Karena adanya perasaan bahwa personel yang demikian akan memiliki pemahaman yang lebih baik atas industri minyak. . e- USU Repository © 2004 Universitas Sumatera Utara 19

Pedoman Widya Karya Bhakti Kursus Tahun 2010
Pedoman Lomba Lembaga Kursus dan Pelatihan 2010 | i
Panduan Umum Gemastik 8
Pedoman Untuk Memahami, Menangani, dan Menyelesaikan ... - IFES
KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA DAN LH 2
Harga Selangit - Human Rights Watch
Laporan Pelatihan Untuk Pelatih
pembantu tadbir - front.ai - UTM SPACE
Community Forest Carbon Program in Lamandau River
PANDUAN EITI UNTUK LEGISLATOR