Views
7 months ago

RADAR BEKASI EDISI 11 APRIL 2018

12 rabu,

12 rabu, 11 april 2018 pelayanan KIA Jaga Kualitas SDM CIKARANG PUSAT – Kehandalan Sumber Daya Manusia (SDM) sangat penting untuk menjaga kualitas layanan. Hal itu diakui oleh General Manager Service Division Kia Motor Indonesia, Ary T Soeharto. Menurut Arya, kualitas SDM sangat berpengaruh bagi kemajuan layanan purna jual. Untuk menjaga kualitas tersebut, pihaknya rutin memberikan pembekalan kepada para mekaniknya. “Setiap setahun sekali kami rutin memberikan pelatihan kepada para mekanik untuk menjaga sekaligus menigkatakan kemampuan mereka,” ujar Arya, kemarin. Arya menilai, pelatihan merupakan komitemen untuk memberikan yang terbaik kepada pelanggan. Bahkan pelatihan sangat berpengaruh terhadap peningkatan kepuasan pelanggan. Dari kepuasan yang diberikan kepada pelanggan tersebut, indeksnya selalu ada perbaikan. ”Dengen pelatihan yang kami berikan, tentunya masing -masing personel bisa melayani dengan baik dan benar. Sehingga mencapai kepuasan pelanggan yang diharapkan, bukan yang kami ciptakan,” tuturnya. Lanjut Arya, pelatihan yang diberikan tidaklah cukup untuk memastikan kualitas para mekaniknya. Oleh karena itu, pihaknya juga tidak lupa memberikan motivasi kerja dengan menghadirkan lider yang berpengalaman. “Motivasi kami berikan agar para mekanik tidak berpuas diri ketika tidak ada komplain dari pelanggan,” pungkasnya. (oke) pajak Kesadaran Pelaku UMKM masih Rendah BEKASI TIMUR - PT Quantum Prima Konsultana sebagai perusahaan jasa konsultan perpajakan menilai, masih banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam membayar pajak karena satu sebab. “Berdasarkan konsultasi kepada kami, hal itu karena rendahnya kesadaran mereka untuk membayar pajak,” kata Manager Operasional PT Quantum Prima Konsultana, Antoni Febrian kepada Radar Bekasi, Selasa (10/4). Antoni menjelaskan, rendahhnya kesadaran pelaku usaha tersebut akibat minimnya pengetahuan pelaku UMKM seputar pajak. Bahkan masih ada yang beranggapan, bahwa pajak itu sesuatu momok yang menakutkan. Dalam setiap bulann, pihaknya menerima ratusan pelaku UMKM yang melakukan konsultasi seputar pajak. Mereka berkonsultasi mulai dari mekanisme potongan PPh, pajak pada penghasilan fluktuatif, pajak saat penggabungan usaha, tambahan modal dan lainnya,” beber Antoni. “Rata-rata setiap bulan ada 300 pelaku UMKM yang kebingungan soal pajak, bahkan ada diantara mereka yang phobia pada pajak. Mereka kami dampingi untuk pelaksanaan kewajiban pajaknya,” terang Antoni. Lanjutnya, setiap konsultasi yang diberikan, pihaknya menyampaikan tentang masalah pajak, serta cara penyampaian serta kemudahan untuk membayar pajak. “Kami secara pelan-pelan memberikan edukasi, bahwa sekarang lebih mudah membayar pajak, karena sudah bisa melalui ATM atau daring (online), dan tidak harus antre di kantor pajak,” pungkasnya. Antoni menilai, besaran pajak yang dibebankan kepada UMKM saat ini relatif kecil. Berdasarkan peraturan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), pelaku UMKM hanya membayar pajak satu persen dari pendapatan usaha setiap bulannya. (oke) BEKASI UTARA - Jaringan supermarket Super Indo, secara resmi membuka gerai waralaba yang ketiga dan sekaligus memperkenalkan nama baru Super Indo Express, menggantikan Lion Express di Kota Bekasi. VP Operations Super Indo, Wirawan Winarto mene rangkan, pembukaan gerai baru ter sebut menandai kiprah Super Indo Express di Kota Bekasi. “Gerai Super Indo Express yang berada di Jalan Prima Harapan Regency, Bekasi Utara ini, menjadi gerai ke-3 dari supermarket waralaba di Kota probisnis OKE/RADAR BEKASI GUNTING PITA: Jajaran manajemen Super Indo menggunting pita sebagai tanda diresmikannya gerai Super Indo Express, yang berada di Jalan Prima Harapan Regency, Bekasi Utara, Selasa (10/4). Super Indo Berusaha Gaet Insvestor Lokal Bekasi,” kata Wirawan. Ia menjelaskan, pembukaan gerai baru tersebut juga dalam rangka Super Indo Express untuk terus ber ekspansi di area-area komunitas dengan menggandeng investor lokal. “Kota Bekasi ini merupakan wilayah yang iklim investasinya cukup baik, sehingga dengan hadirnya supermarket wara laba ini, membuka peluang bagi investor lokal maupun pelaku Usaha Kecil Menenagh (UKM) yang ingin menjadi bagian dari bisnis supermarket,” ujar Wirawan. Sementara itu, Division Head Franchise Super Indo, Eric Rinaldo menambahkan, Super Indo Express menawarkan keung gulan sistem distribusi dan pelayanan yang sama dengan gerai-gerai Super Indo, serta menawarkan kebutuhan seharihari dan produk segar berkualitas dengan harga terjangkau. “Ini yang mendasari kami untuk melakukan re-branding terhadap merek supermarket waralaba. Dengan perubahan merek, diharapkan bisa mening katkan awareness dan potensi pelanggan terhadap merek Super Indo yang sudah lebih dikenal masyarakat,” terang Eric. IST/RADAR BEKASI FOTO BERSAMA: Dari kiri, Brand Manager Kaskus, Ridwan Gunawan, CEO AGE Network, Daniel Lam, Head of Youth Marcom Axis, Randu Zulmi dan CMO Kaskus, Ronny Sugiadha, foto bersama dalam acara Kaskus Battleground Mobile Games Festival, di Jakarta, baru-baru ini. Axis Dukung Kompetisi Kaskus Battleground BEKASI SELATAN - Layanan permainan berbasis digital, game daring (online) semakin berkembang, terutama di kalangan anak muda. Untuk merespon perkembangan tersebut, PT XL Axiata, Tbk melalui brand Axis, turut serta mendukung sebagai sponsor utama dalam Kaskus Battleground: Mobile Games Festival. Head of Youth Marketing Communication XL Axiata, Randu Zulmi mengatakan, dukungan tersebut merupakan program kerjasama antara Axis dan Kaskus untuk terus memfasilitasi dan mewadahi minat dari komunitas Gamers, baik online maupun offline dan juga antusiasme dari Kaskusers terhadap mobile games. “Kerjasama Axis dengan Kaskus dalam penyelenggaraan event ini didorong oleh kesamaan misi untuk memajukan mobile games dan juga strategi menjangkau gamers muda di Indonesia, sesuai dengan Axis sendiri yang memang menargetkan anak muda sebagai audiens,” ujar Randu. Melalui kerjasama tersebut, pihaknya mengharapkan Kaskus dapat merangkul lebih banyak gamers dan para fanbase mobile games di Indonesia dan bersama-sama mem perkuat komunitas tersebut di Kaskus. Sementara itu, Chief Marketing Officer Kaskus, Ronny W. Sugia dha menambahkan, ber main games saat ini sudah menjadi bagian dari keseharian hampir semua kalangan, khusus nya anak muda. Apalagi mobile ga mes, karena bisa diakses dengan mudah melalui smart phone kapanpun dan dimanapun. “Kaskus Battleground: Mobile Games Festival hadir tidak hanya ingin mendukung perkembangan e-sports di Indonesia, tetapi juga kami berusaha menghadirkan turnamen mobile games yang sedang menjadi tren di kalangan komu nitas games Indonesia, khususnya para fans Vainglory, Arena of Valor, Rules of Survival dan PUBG Mobile untuk turut bergabung di turnamen ini,” bebernya. Kaskus Battleground: Mobile Games Festival mulai berlangsung dari April 2018 sampai Februari 2019 dan akan dibagi menjadi empat musim. Para gamers berkompetisi untuk memperebutkan hadiah total senilai Rp1 miliar. Target peserta yang akan berpartisipasi dalam event ini sebanyak 3.000 peserta. (oke) Lanjutnya, para mitra waralaba akan mendapatkan potensi untuk meraih keuntungan stabil, karena Super Indo memiliki sistem dan mana jemen yang baik, teruji serta punya reputasi yang positif. Apalagi Super Indo Express meng adopsi sepenuhnya sistem rantai pasokan yang dijalankan Super Indo, dan sudah teruji selama lebih dari dua dekade dengan reputasi yang sangat baik. Menurut Eric, Super Indo Express memiliki konsep sebagai supermarket komu nitas yang hadir lebih dekat dengan pelanggan, baik di p e r umahan maupun apartemen. “Supermarket waralaba ini sangat cocok untuk lokasilokasi yang berdekatan dengan perumahan yang memiliki lahan terbatas. Layanan yang diberikan pun sama dengan Super Indo pada umumnya. Hal ini membuat sejumlah investor tertarik untuk bermitra dengan kami. Selain itu Super Indo Express selalu berkomitmen menyediakan produk segar berkualitas, pelayanan terbaik, dan berbagai kegiatan bermanfaat sebagai nilai tambah dalam kemitraan ini,” tandas Eric. (oke) Nasgor Favorit Ekspatriat CIKARANG BARAT – Nasi goreng (naskor) menjadi menu makanan favorit bagi para tamu Hotel Santika Cikarang, termasuk tamu asing (ekspatriat). Selain rasanya yang khas, menu makanan orang Indonesia ini disajikan dalam porsi yang menarik. Chef Hotel Santika Cikarang, Egi Fauzan mengakui, ia sengaja menyajikan makanan langsung dari wajan. Sajian ini, mampu menarik minat tamu untuk menyantap makanan tersebut. “Nasi goreng di hotel ini menjadi menu paling favorit,” ujar Egi kepada Radar Bekasi. Selain penyajian, Egi juga mengutamakan rasa dalam mengolah makanan buatannya itu. Nasi goreng sengaja diolah menggunakan banyak rempah-rempah agar aromanya lebih kuat dan terasa. Berbekal pengalamannya memasak, nasi goreng tersebut tidak hanya digemari oleh tamu lokal di hotel bintang tiga tersebut. Tetapi juga banyak tamu dari Jepang maupun Korea menyukai makanan yang umumnya dikonsumsi pada malam hari itu. “Selain tamu lokal, banyak juga ekspatriat yang menyukai nasi goring yang kami buat,” terang Egi. (oke) OKE/RADAR BEKASI MENU NASGOR: Chef Hotel Santika Cikarang, Egi Fau zan, memperlihatkan menu nasi goreng hasil masakannya.

GELANGGANG 13 rabu, 11 APRIL 2018 ASIAN GAMES FOTO/PORSEROSI LATIHAN: Atlet skateboard tengah menjalani latihan jelang menghadapi Asian Games 2018. Timnas Skateboard Asah Nyali di AS JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB Perserosi) akan mengirim delapan atlet skateboard ke Amerika Serikat (AS) untuk menjalani uji coba dan latihan jelang Asian Games 2018. Pelatih timnas Yudi A Toengkagie mengatakan, delapan atlet pelatnas itu akan berlatih di AS selama 40 hari. Menurut rencana, para atlet proyeksi Asian Games itu bertolak ke AS pada 15 April. Mereka akan didampingi manajer Velix Wanggai, pelatih kepala Jo Jaya Charles Kusuma, serta dua pelatih Ardy Polii dan Yudi. “Di AS nanti anak-anak akan ikut pertandingan-pertandingan lokal melawan tim setempat untuk melatih mental bertanding mereka,” jelas Yudi, Senin (10/3). Dia menambahkan, Perserosi menargetkan tiga emas pada Asian Game 2018. Dua emas diharapkan datang dari skateboard dan satu medali lainnya dari sepatu roda. “Setelah kembali dari AS, mental dan skill para atlet diharapkan jauh lebih memadai untuk bisa mencapai target,” tambah Yudi. Di sisi lain, Perserosi segera mencoret tiga atlet yang dinilai kurang berkembang di pelatnas. “Nanti segera diberi tahu tiga nama yang didegradasi dan penggantinya,” tutur Yudi. (jos/jpnn) MOTOGP DANI/RADAR BEKASI LATIHAN: Atlet senior Perkemi Kabupaten Bekasi, Gaza Ragabangsa, di kelas 65 kg (kanan) sedang berlatih randori dengan Alfin Alfiansyah yang turun di kelas 60 kg. Perkemi Mulai Jalani Try Out BEKASI SELATAN - Menjelang Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII 2018, pengurus cabang (pengcab) Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Bekasi, mulai agendakan try-out. Pengcab sempat tampil pada Kejuaraan UNJ (Universitas Negeri Jakarta) Terbuka pada Sabtu (5/4) dan Minggu (6/4), GOR Kecamatan Makassar, Jakarta Timur. “Dalam kejuaraan terbuka ini, para atlet tim Porda akan diterjunkan mewakili dojo masing-masing dimana mereka akan bertanding membela bendera Dojo Rama dan Dojo Sukasari,” ujar Ketua Umum Perkemi Kabupaten Bekasi, Dadik Pranadi pada Radar Bekasi. Hal itu dilakukan, kata dia, karena masalah dana yang menjadi kendala tim porda, sehingga pelatih harus memutuskan dana try out ini harus dibiayai sendiri oleh atlet dan pelatih melalui dojo masing-masing. “Dengan segala kendala yang ada, para atlet harus melakukan real try out yaitu dengan bertanding yang sesungguhnya di kejuaraan-kejuaraan,” jelasnya. Diakui Dadik, ada banyak agenda try out yang akan dilaksanakan. Namun menurutnya bukan hanya sekedar tryout, tapi hasilnya dapat memaksimalkan potensi atlet di Porda nanti. “Nanti kita akan ikut pekan olahraga pelajar (Popda) di bulan Juli untuk atlet porda yang masih berstatus pelajar akan diterjunkan. Selanjutnya kita akan turunkan atlet porda juga di Kejuaraan Walikota Tangerang sekitar bulan Agustus 2018,” bebernya. Tidak hanya itu, agenda try out lainnya Perkemi Kabupaten Bekasi juga menyasar wilayah luar “Kamipun merencanakan untuk melawat ke kejuaraan terbuka yang lain di Jogja pada bulan Agustus,” katanya. Tambah Dadik, Jadwal kejuaraan sebagai sarana real try-out yang akan dihadapi sangat ketat. Hal itu mesti ditempuh, karena pertimbangan target porda. “Hanya dengan cara inilah para atlet terus menjaga stamina dan selalu dalam kondisi siap tempur, kapanpun diperlukan. Cara ini akhirnya bertujuan agar grafik para atlet dapat mencapai kondisi puncaknya di Porda awal Oktober 2018,” jelasnya. Ia menambahkan, nomor-nomor andalan perkemi masih tetap di nomornomor embu (kerapihan teknik) yang dibawakan oleh para atlet muda. Namun kali ini, atlet senior, Gaza Ragabangsa akan lebih fokus ke nomor randori (perkelahian bebas) dimana saat BK Porda meraih medali perak. “Di Porda ini Gaza sudah bertekad bulat untuk meraih emas di nomor randori dimana saat di final BK Porda dikalahkan oleh sahabatnya yang merupakan pasangan embunya di kancah nasional dan internasional David dari Kota Bogor,” tandasnya. (dan) Pencairan Anggaran Porda Mandek Carmelo Ezpeleta Dorna Bakal Panggil Marquez - Rossi TERMAS DE RIO HONDO - Penyelenggara balapan MotoGP, Dorna bakal memanggil Marc Marquez dan Valentino Rossi usai insiden di MotoGP Argentina, Senin (9/4) kemarin. CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta mengatakan, pihaknya akan memanggil Marquez, Rossi dan kedua tim pembalap dalam pertemuan Komisi Keselamatan GP, di Austin, sebelum seri ketiga MotoGP 2018 di MotoGP Amerika Serikat di Austin, 22 April. “Kami akan membahas situasinya dan pasti akan ada pengalaman dari hal (insiden) tersebut,” kata Ezpeleta di laman resmi MotoGP. Dia juga menjelaskan, selain soal senggolan Marquez - Rossi, Dorna juga akan mempelajari kembali kekacauan di race yang digelar di Termas de Rio Hondo itu. “Situasinya (race) sangat sulit karena kondisi cuaca. Lalu apa yang terjadi adalah apa yang semua orang lihat di TV. Kami akan mempelajari situasinya,” tutur Ezpeleta. (adk/jpnn) Cabor Diminta Sabar CIKARANG PUSAT-Hingga saat ini, anggaran yang dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII 2018, belum diterima oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi. Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Romli, menjelaskan, anggaran yang saat ini ditunggu tiap cabang olahraga (Cabor) yang ada di Kabupaten Bekasi masih dalam proses pencairan. Meski begitu, dirinya belum menyatakan secara gamblang, kapan anggaran tersebut bisa diterima cabor. “Sampai saat ini belum ada kepastian waktu pencairan anggaran bagi masing masing cabor untuk pelaksanaan Porda nanti. Belum, belum cair,” ujar Romli pada Radar Bekasi. Sejauh ini, kata dia, banyak keluhan muncul dari setiap cabor. Namun, dirinya mene- BEKASI SELATAN- Polemik yang terjadi di beberapa cabang olahraga (cabor) dibawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi, diharapkan tidak berimbas pada persiapan atlet yang akan menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII 2018. Kondisi itu menjadi perhatian KONI dengan memprioritaskan penyelamatan atlet disamping turut menengahi polemik yang terjadi. ”Kita priotitaskan penyelamatan DOK/RADAR BEKASI ANGKAT BEBAN: Atlet angkat berat PABBSI Kabupaten Bekasi saat mejalani latihan jelang tampil di Porda 2018. Program latihan mereka terhambat karena belum adanya pencairan anggaran. gaskan bahwa tidak ada jawaban lain yang diungkapkannya selain cabor harus tetap bersabar menunggu anggaran tersebut. KONI Pilih Selamatkan Atlet Ia pun mengakui bahwa anggaran tersebut sangat dibutuhkan cabor. Adanya keterlambatan pencairan anggaran turut menghambat persiapan cabor menghadapi olahraga multi event empat tahunan nanti. “Ya jelaslah (berpengaruh terhadap persiapan Cabor-red) ini kan atlet juga udah pada nanyain. Tentunya mengganggu persiapan kita jadinya,” kata dia. Ia berharap anggaran tersebut dapat dicairkan pemerintah kabupaten bekasi dalam waktu dekat. “Katanya sih masih ada yang kurang tetapi saya nggak tau juga (kurangnya dimana-red). Tetapi mudah-mudahan minggu ini dapat cair,” ungkapnya. Terpisah, Sekretaris Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln mengatakan, pada dasarnya tidak ada kendala dalam proses pencairan anggaran untuk KONI Kabupaten Bekasi di Porda XIII ini. “Nggak ada kendala, ada proses yang harus dilalui saja. Tentunya perlu waktu,” kata Henri. Henri mengatakan proses yang harus dilalui mencakup proses administrasi dan teknis. (dan) atlet yang sudah dibina jangan sampai polemik yang terjadi di pengcab justru mengganggu atlet yang bersiap menghadapi Porda, disamping kita juga coba menengahi permasalahan yang terjadi,”terang Ketua KONI Kota Bekasi Abdul Rosyad Irwan saat menerima audiensi Asosiasi Futsal Kota Bekasi Senin (9/4). Ia mendorong agar pengcab bisa menjalankan roda organisasi dengan baik, dan bisa menyelesaikan persoalan yang terjadi agar tidak mengganggu jalannya roda pembinaan atlet. Ketua KONI yang karib disapa Yan Rasyad ini mengaku beberapa cabor sudah audiensi dengan KONI mengeluhkan persoalan yang terjadi. Pihaknya menegaskan, jelang Porda 2018, kondisi cabor harus ”sehat” dan dapat mempertanggung jawabankan dana pembinaan yang diberikan lewat sebuah prestasi maupun secara administrasi. ”Kita berharap persoalan yang terjadi di cabor bisa diselesaikan, baik ditatanan internal, lewat peran KONI Kota Bekasi maupun ditingkat provinsi, agar roda pembinaan tetap berjalan,”pungkasnya. Sebelumnya polemik sempat terjadi dibeberapa cabang olahraga, salah satunya cabang olahraga Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bekasi. Adanya musyawarah kota (Muskot) IPSI di dua tempat berbeda, menimbulkan masalah baru, hingga berimbas pada dualisme kepengurusan IPSI. Padahal tinggal hitungan bulan, mereka akan dihadapkan pada ajang multi event empat tahunan Porda di Kabupaten Bogor. (one)

Edisi 11 Tahun 2008 - KPPU
Informasi JPP Edisi April 2012 - Jabatan Pengajian Politeknik
eBuletin NRE @ Edisi Mac - April 2011
JAWACANA-APRIL-2018
JPCC ALIVE April 2016
April 2006 - Berghain Panorama Bar
Victorious Edisi 900
Edisi%20komik%20BBM%202013