Views
4 months ago

RADAR BEKASI EDISI 11 APRIL 2018

6 rabu,

6 rabu, 11 APRIL 2018 PENDIDIKAN Kirimkan artikel pendidikan Anda ke email: miftah.radar@gmail.com PKBM dan Anak Putus Sekolah Oleh: Suhermi Widiastuti, M.Pd. Guru SMP IT Arkan Cendekia Bekasi, Anggota KGPBR Menurut UU Sisdiknas No. 20 tahun 2003 pasal 5 ayat 1 disebutkan bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat dapat menerima haknya untuk memperoleh pendidikan, baik formal maupun nonformal. Namun, pada kenyataannya Indonesia masih memiliki angka buta huruf yang cukup tinggi. Menurut Muhadjir Efendi (Tribunnews.com) dalam acara hari aksara internasional tahun 2017, Indonesia masih memiliki angka buta huruf sebesar 2.07 persen atau 3.4 juta jiwa. Merupakan tugas panjang pemerintah yang perlu dituntaskan dengan langkah-langkah strategis. Permasalahan yang muncul dalam masyarakat adalah tingkat kesadaran akan sebuah pendidikan menjadi salah satu yang perlu diselesaikan pada proses pemberantasan buta huruf ini. Misalnya, pada masyarakat di perkampungan pemulung yang penulis perhatikan dalam beberapa kali kunjungan, mereka rata-rata beranggapan bahwa pendidikan kurang memberikan dampak yang langsung dirasakan, berbeda dengan bekerja yang dirasakan manfaat langsung dari hasil pekerjaannya bahkan banyak yang bepikir bahwa tanpa sekolah pun dapat langsung bekerja dan menghasilkan uang, bahkan di antaranya ada anak-anak usia sekolah justru lebih ditekankan untuk membantu memulung terlebih dahulu baru kemudian bersekolah. Jadi, sekolah menjadi tujuan kedua setelah bekerja. Ini terjadi secara turun-temurun sehingga harus ada pemutus mata rantai yang dapat membuat masyarakat merasakan pentingnya pendidikan bagi masa depan mereka. Banyak hal yang dilakukan oleh masyarakat yang memahami pentingnya pendidikan dan tentu saja ada peran pemerintah untuk program pemberantasan buta huruf seperti di antaranya mendirikan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) yaitu sebuah institusi berbasis masyarakat. Kegiatan ini awalnya diprakarsai oleh masyarakat dan bertujuan untuk memberikan solusi terkait kesempatan belajar bagi anak-anak putus sekolah dan kurang mampu. Meski lembaga ini merupakan swadaya masyarakat yang menyadari tentang pentingnya pendidikan bagi anak-anak usia sekolah bahkan putus sekolah, namun banyak peran pemerintah serta lembaga diluar instsitusi ini bersifat memberikan dana, sosialisasi, motivasi, stimulasi serta pelatihan pengembangan dan pemberdayaan PKBM. Lembaga ini memberikan peran yang sangat penting terlebih pada kondisi masyarakat pada tatanan ekonomi dan sosial yang rendah. PKBM ini biasanya terbagi dalam tiga macam kegiatan yang pertama bidang kegiatan pembelajaran (Learning activities) dalam bidang ini PKBM memfasilitasi anak-anak putus sekolah untuk memperoleh Pendidikan seperti sekolah pada umumnya hanya saja untuk waktu pelaksanaannya disesuaikan dengan kegiatan mereka sehari-hari sehingga mereka tetap bisa bekerja tanpa meninggalkan sekolah. Kedua bidang kegiatan usaha ekonomi produktif (Business activities) yang bisa membantu menciptakan lahan-lahan usaha yang bisa menghasilkan pengembangan perekonomian siswanya bahkan kemudian terfasilitasi dengan dibentuknya koperasi usaha dan ketiga bidang kegiatan pengembangan masyarakat (Community development activities). Kegiatan-kegiatan dalam bidang ini terkait pengembangan keterampilan dan pengetahuan umum masyarakat yang diharapkan mampu mengembangkan kemampuan mereka dalam memecahkan masalah yang dihadapi di masyarakat atau bisa juga bidang ini membawahi kegiatan keagamaan seperti majlis taklim. Adanya PKBM ini juga diharapkan menjadi pemutus rantai kemiskinan yang turun temurun karena anak-anak akan diajarkan bagaimana meningkatkan kualitas diri yang akan meningkatkan kualitas hidup dimasa akan dating. Dan selanjutnya juga dengan adanya PKBM diharapkan dapat meningkatkan kepekaan terhadap masalahmasalah di lingkungan sosialnya dan tentu saja mampu memecahkannya. Saat ini banyak PKBM yang sudah memiliki manajerial yang baik sehingga anak-anak putus sekolah dan kurang mampu tidak merasa sekolah di tempat yang berbeda pada sekolah formal pada umumnya. PKBM ini memiliki kurikulum dan kegiatan pembelajaran yang sama dengan waktu belajar juga sama hanya jam yang disesuaikan. Salah satunya adalah PKBM Al Falaah di perkampungan pemulung Bantar Gebang Bekasi yang menampung hamper 150 siswa dari keluarga pemulung yang kurang mampu dengan jenjang Pendidikan mulai PAUD hingga SMA, pembiayaan yang diperoleh tidak hanya dari pemilik PKBM yang memprakarsai pembentukannya tetapi juga dari swadaya masyarakat yang memahami pentingnya Pendidikan bagi anak-anak kurang mampu serta para donator yang menyisihkan hartanya untuk membantu biaya operasional PKBM ini. Kegiatan pada PKBM ini tidak hanya sebatas pembelajaran secara klasikal namun juga diberikan keterampilan-keterampilan yang bisa menjadi bekal kelak di masyarakat. Dan tentu saja ini sangat membantu peran pemerintah dalam pemberantasan buta huruf, meminimalisir anak-anak putus sekolah yang sejak didirikan sampai saat ini mengalami peningkatan yang signifikan. Dan tentu saja masih banyak PKBM-PKBM lain juga yang telah memiliki program kerja serta manajemen yang baik seperti PKBM Al Falaah ini. Dan akhirnya, adalah tugas kita bersama untuk membantu saudara-saudara yang memiliki keterbatasan biaya untuk terus dapat bersekolah, dengan salah satunya memberikan kontribusi kepada PKBM atau Lembaga-lembaga sejenis untuk membantu mewujudkan harapan bersama yaitu memberantas angka buta huruf dimasyarakat. (*) CR37/RADAR BEKASI PANTAU UNBK: Waka Polsek Pebayuran, Iptu Tarmizi didampingi Kanit Sabhara, memninjau berjalannya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA Negeri 1 Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Selasa (10/4) kemarin. UNBK, Empat Sekolah Masih Numpang Siswa SLB Masih Menggunakan Pensil BEKASI SELATAN - Karena memenuhi syarat untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah secara mandiri, empat sekolah di Kota Bekasi melaksanakan UNBK dengan cara menumpang. Keempat sekolah tersebut adalah Sekolah Amaratus Solihat menumpang di Yayasan Teratai Putih, SMA Proklamasi menumpang di Yayasan Daya Uta ma, SMA Nurjaleha menumpang di SMA Patriot dan SMA Kataros menumpang di SMA Korpri Bekasi. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Bekasi, Ekowati mengatakan Keempat sekolah swasta tersebut terpaksa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah lain karena tidak memenuhi syarat. “Jadi mereka memang tidak memenuhi syarat untuk melaksanakan Ujian Nasional secara mandiri. Dikarnakan jumlah siswanya tidak sampai 20 orang,” katanya Selasa (10/4). Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMA Korpri Kota Bekasi, Ade Ruqbi mengaku, ada 3 siswa yang menumpang UNBK di Sekolah SMA Korpri Kota Bekasi.Dirinya mengatakan, ini merupakan tahun ketiga pihaknya melaksanakan UN berbasis Komputer. Dalam pelaksanaannya, dibagi 3 shift. Ke tetiga siswa yang menumpang tersebut juga di bagi 3, satu di shift 1, satu di shift 2 dan satu lagi di shift 3. Namun berbeda tahun ini pihaknya di percaya untuk memberikan tumpangan kepada Walimurid Mengeluh Dimintai Biaya Administrasi BABELAN – Sejumlah orang tua walimurid Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Babelan, mengeluhkan adanya pungutan yang dilakukan sekolah untuk biaya administrasi pelaksanan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sebesar Rp80 ribu. Salah satu orang tua murid kelas IX, YN mengaku anaknya dimintai uang sejumlah Rp80 ribu untuk pelaksanaan UNBK. ”Saya dapat pemberitahuan dari hasil rapat wali murid dan Mengintip hari Pertama UNBK di MAN 1 Bekasi Jadi Percontohan, Dikunjungi Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Hari pertama pelaksanaan UNBK di MAN 1 Bekasi terasa lebih istimewa. Ada apa di sekolah tersebut? Laporan: Gobekasi Bekasi Utara Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN), Direktur Jendral Pendidikan Islam Kemenag, Kamarudddin Amin, langusung meninjau Madrasah Aliah Negeri (MAN) 1 Kota Bekasi. Sekolah ini dipilih karena dinilai layak dijadikan percontohan. Seluruh murid dan guru di sekolah yang berada di Jalan Markisa Raya II, Perumahan Taman Wisma Asri I, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara antusias menyambut kedatangan Kamaruddin. sekolah yang belum memiliki syarat. “Jadi siswa kami ada 265 orang yang melaksanakan UNBK tahun ini, dan Alhamdulilah tahun ini kami dipercaya untuk menjadi sekolah tumpangan pelaksanaan UNBK dari SMA Kataros dengan jumlah siswa 3 orang,” tutupnya. Sementara itu, Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) dilaksanakan oleh Sekolah luar biasa Negeri (SLBN) Bekasi Jaya. Pantauan Radar Beasu, lingkungan sekolah nampak terlihat sangat sunyi. UNKP hanya diikuti oleh 5 siswa dari total 24 siswa kelas 12. Kepala Sekolah SLBN Bekasi Jaya Suherman mengatakan, dari 24 siswa kelas 12 terdiri dari 6 siswa tuna rungu dan 18 siswa tuna grahita. Satu siswa diantara 6 yang menderita tuna rungu juga menderita tuna grahita. Suherman menjelaskan untuk siswa tuna grahita, mereka hanya mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Naional (USBN) pasalnya IQ siswa penderita tuna grahita lebih rendah dibandingkan dengan siswa lainnya untuk itu tidak bisa disetarakan. “Ada 5 siswa yang mengikuti UN, kita tidak unbk tapi unkp. Untuk kota Bekasi yang melaksanakan UN hanya di SLB Negeri ini saja yang lain tidak. Siswa tuna rungu ada 6 anak tapi yang ikut UN hanya 5 orang karena satu anak tuna rungu dan tuna grahita jadi tidak memungkinkan untuk mengikuti UN,” terangnya. Menurutnya, siswa sudah tidak asing Komite sekolah SMPN 1 Babelan melalui Ketua POTS (Paguyuban Orang Tua Siswa) (kelas) IX, bahwa setiap siswa dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 80 ribu per siswa kelas IX. Dan kebetulan anak saya ISTIMEWA/RADAR BEKASI KUNJUNGAN: Direktur Jendral Pendidikan Islam Kemenag, Kamarudddin Amin (kanan), saat mengunjungi MAN 1 Bekasi pada hari pertama pelaksanaan UNBK, belum lama ini. Kamaruddin menjelaskan, kedatangannya ke MAN 1 Kota Bekasi lantaran di MAN 1 Kota Bekasi terdapat proses pembelajaran menggunakan sistem yang cukup bagus dan bisa menjadi punya laptop tapi masih harus bayar Rp80 ribu untuk administrasi, katanya sih untuk sewa tempat,” ungkapnya. Menanggapi hal itu, Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek) bidang kurikulum SMPN 1 dengan materi yang diujikan dalam kesempatan UNKP ini. Karena sudah melakukan latihan setiap harinya. Namun, ia merasa khawatir pada UNKP mata pelajaran Bahasa Inggris karena perbendaharaan kata siswanya tidak terlalu banyak ditambah dengan perbedaan tulisan dan pengucapan pada mata pelajaran Bahasa Inggris. “Mereka sudah terbiasa karena yang diujikan adalah pelajaran yang seharihari sudah diberikan. Permasalahan hanya perbendaharaan kata saja yang mereka kurang karena asupan kata sedikit akibat kekurangan yang mereka miliki. Kesulitan mereka mungkin hanya di Bahasa Inggris karena perbendaharaan kata dan perbedaan antara tulisan dan ucapannya, “ ujarnya. Tidak ada alat bantu khusus yang terlihat disekitar tempat pelaksanaan ujian seperti siswa tuna netra yang membutuhkan huruf Braile dan kaset atau pengeras suara.Setiap hari Suherman mengaku harus pulang pergi Bandung untuk mengambil soal sebagai usaha untuk menjaga kerahasiaan soal meskipun ditingkat SLB. “ tetap soal menjadi rahasia walaupun untuk siswa SLB, “ ujarnya. Terpisah, Wakil Kepala Polsek (Waka Polsek) Pebayuran dan Kepala Unit Sabhara melakukan pemantauan ke SMA Negeri 1 Pebayuran yang sedang melaksanakam Ujian Nasiona berbasis Komputer (UNBK), Selasa (10/4) kemarin. Wakapolsek Pebayuran, Iptu Tarmizi, meninjau pelaksanaan UNBK di SMA Negeri 1 itu untuk mengecek kelancaran Babelan, Nurul Yakin menampik adanya pungutan adminsitrasi untuk pelaksanaan UNBK. Wakepsek menegaskan, bahwa dalam kegiatan belajar dan mengajar (KBM) hingga pelaksanaan percontohan. “MAN 1 Bekasi punya excellency, termasuk MAN terbaik yang kita miliki, jadi salah satu pertimbangan mengapa kita ke sini,” kata Kamaruddin, berjalannya ujian nasional itu. “Semuanya berjalan lancer tanpa ada kendala,” kata Iptu Tarmizi kepada Radar Bekasi, Selasa (10/4). Dia berharap agar pelaksanaan UNBK di Kecamatan Pebayuran berjalan dengan aman dan lancar. Tarmizi pun menjelaskan npemantauan yang dilakukan jajarannya untuk mengantisipasi adanya permasalahan yang dapat mengganggu jalannya ujian. “Pemantauan yang kami lakukan untuk mengantisipasi adanya permasalahan yang dapat mengganggu jalanya ujian agar dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tambah Waka Polsek. Sementara itu, Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pebayuran, Fajar Haryadi menambahkan, bahwa dengan adanya kunjungan dan pemantauan yang dilakukan jajaran Polsek Pebayuran kali ini sangat bermanfaat. Hal itu diungkapkan Fajar agar kehadiran kepolisian untuk berjaga-jaga jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan. “Bermanfaat juga untuk pelaksanaan UNBK kali ini. Karena, kita lihat dari segi kecil nya saja, dengan kehadiran pihak Kepolisian disini (Sekolah) kan jadi membuat para murid lebih serius dalam mengerjakan soal-soal UNBK,” ungkap Fajar. Dalam pelaksanaan UNBK disekolah nomor satu di Pebayuran itu pun terbagi dalam tiga sesi, yang pertama dimulai pukul 07.30-09.30 WIB, kemudian sesi kedua mulai pukul 10.30 WIB sampai 12.30 WIB dan sesi ketiga yakni dari pukul 14.00 sampai 16.00 WIB. (cr38/ cr37dyt/gob) CR37/RADAR BEKASI BERMAIN: Sejumlah siswa SMPN 1 babelan saat bermain dihalaman sekolah. Sejumlah orang tua siswa mengeluhkan adanya pungutan biaya administrasi UNBK di sekolah tersebut. UNBK mendatang, pihak sekolah tidak pernah melakukan pungutan. ”Allhamdulilah tidak ada pungutan (pungli) dalam kegiatan UNBK mendatang di SMP Negeri 1 Babelan,” singkatnya. (cr37) belum lama ini. Kamaruddin mengatakan, kedatangannya dengan beberapa staf Kemenag mewakili Menag Lukman Hakim yang berhalangan hadir. Ia mengatakan kedatangannya secara simbolis membuka ujian nasional di MAN 1 ini. “Kita di sini membuka UN di sini. Hari ini serentak UN di seluruh Indonesia,” katanya. Kamaruddin juga menyatakan kebanggaannya dengan hasil UN di sekolah madrasah selama ini. Dia yakin, para siswa madrasah ini telah siap melaksanakan ujian nasional. “Sangat siap. Kita 93 persen secara nasional siap ini presentasi sangat tinggi. Kita bangga karena madrasah kita bagus. Dikbud saja hanya 91 persen kita 93 persen jadi secara infrastruknya madrasah negeri luar biasa berbasis komputer. Aliah ini sudah 93 persen berbasis komputer,” tandasnya. (kub/ gob)

silang terukur dari Riko Simanjuntak saat pertandingan baru berjalan 8 menit. Empat menit kemudian, Simic suskes menggandakan keung gulan Persija. Kembali, gol Simic terjadi melalui se buah sundulan yang mengarah dengan keras ke gawang JDT. Simic me lanjutkan umpan terukur Rezaldi Hehanusa dalam sebuah situasi set pieces. Simic pun menjadi bintang dalam laga kali ini. Menit 19, striker Serbia ini mencetak gol ketiganya dalam pertandingan ini. Kali ini bukan melalui sun dulan. Umpan Ramdani Les ta l uhu dari sisi kiri pertahanan JDT diselesaikannya dengan baik dengan sepakan kaki kanannya. Setelah tertinggal 0-3, JDT coba melakukan strategi penguasaan bola. Mereka sabar menunggu peluang yang paling tepat baru kemudian melakukan tembakan. Strategi ini bisa berjalan karena Persija tampaknya sudah cukup puas dengan keunggulan 3-0. Saya paksakan. Cari komputer murahan. Saya masih ingat istilahnya: komputer jangkrik. Tidak pakai hard disk. Yang untuk save naskah harus pencet ‘control KD’. Tiga puluh enam tahun yang lalu. Hasil rakitan anak muda bernama Minto. Dari Scomtec Surabaya. Orangnya masih hidup saat ini. Maka sejarah komputerisasi di ruang redaksi itu dimulai oleh koran daerah nan kecil di Surabaya. Oleh inspirasi Amerika. Bukan oleh koran-koran besar nan kaya dari Jakarta. Berkat inspirasi dari Amerika itu pula puluhan inovasi saya lakukan. Sering membuat ‘yang pertama’ dalam sejarah pers Indonesia. Yang pertama terbit berwarna. Yang pertama terbit tujuh kali seminggu. Kerja seperti orang gila. Tidak memikirkan kesejahteraan. Tidak memikirkan kesehatan. Membuat Jawa Pos menjadi raksasa. Kaya Raya. Sampai saat saya meninggalkannya. Secara total. Sekarang ini. Waktu itu Tiongkok masih sangat miskin. Lebih miskin dari Indonesia. Cerita-cerita dari Tiongkok adalah cerita tentang kemiskinan, keru wetan, sepeda butut, kediktatoran, kekejaman komunisme dan kekumuhan kota-kotanya dan orang-orangnya dan kebiasaan biro perjalanan umrah berbiaya murah dan ujung-ujungnya bermasalah. Najla Annisa, supervisor admin dan marketing Hasanah Tour &Travel Perwakilan Semarang menjelaskan, biaya umrah back packer bisa lebih murah karena ada sejumlah pos biaya yang ditekan. Salah satunya, biaya makan dan hotel. ”Untuk umrah backpacker memang tidak mendapatkan makan. Justru ini yang membuat asyik, karena mereka bisa menjelajah makanan di sana. Tidak terikat waktu dan bisa makan dengan siapa saja,” jelas Najla kepada Jawa Pos Radar Semarang. ”Dari biro juga tidak memberikan koper. Tapi untuk batik, buku perjalanan, id card, itu kami kasih. Kami juga kasih bonus untuk yang laki-laki pakaian ihram dan yang perempuan mukena,” imbuhnya. Meskipun kesan backpacker adalah kemana-mana mandiri, namun selama menjalankan ibadah umrah, jamaah tetap disediakan pemandu, ustadz pembimbing, muthowif serta tour leader. Dengan demikian, para jamaah umrah backpacker tidak perlu khawatir terkendala bahasa. Najla menceritakan, awalnya umrah backpacker memang ditujukan untuk memfasilitasi generasi muda. Harapannya, anak muda bisa menjalankan ibadah umrah dengan harga lebih murah. Semakin ke sini, umrah Quattrick Simic Tekuk JDT Macan Kemayoran hanya menyisakan Simic di lini depan saat menghadapi gempuran JDT. Sisanya lebih fokus untuk menjaga wilayah pertahanan serapat mungkin. Namun hal ini tak berlangsung lama. Persija kembali melakukan pressing ketat hingga membuat para pemain JDT tak bisa mengembangkan permainannya. Perlahan, Persija kembali melancarkan serangan. Meski beberapa usaha mereka harus terperangkap offside.’’ Di masa injury time, Simic men dapat ruang untuk melaku kan tendangan. Sayang, tendangannya tak mengarah tepat ke gawang JDT. Persija masih unggul 3-0 hingga babak pertama selesai. JDT tampaknya tak ingin pulang dengan tangan hampa. Dua pemain berkarakter menyerang, Safiq dan Azrif langsung dimasukkan di awal babak kedua. Serangan yang mereka lancarkan menjadi lebih sering. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat gawang meludahnya dan kejorokan wc-wcnya. Semua bersumber dari kantor berita barat. Beberapa teman Tionghoa saya sudah sering ke sana. Membenarkan semua kisah kemiskinan itu. Dia sering terpaksa membagikan baju bekas di sana. Di kampung halaman leluhurnya. Dianggap orang Indonesia yang kaya. Dua tahun kemudian, 1986, barulah saya ke Beijing. Untuk pertama kalinya. Memimpin tim nasional basket yunior ke kejuaraan Asia. Baru kali itulah saya melihat Tiongkok. Dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri bahwa keadaan ‘Tiongkok benar-benar lebih miskin dari Indonesia’. Tim basket itu tinggal di sebuah hotel bernama Mudan. Nama bunga. Di halaman hotel itu berceceran onggokan batu bara. Dan onggokan boiler tua. Untuk masak air panas. Untuk keperluan hotel. Jalan-jalan raya Beijing terasa lebar dan lengang. Hanya sesekali ada mobil lewat. Itu pun mobil pejabat. Belum ada orang yang punya mobil di sana. Di kanan kiri jalan yang lapang itu banyak orang bersepeda . Seperti air bah. Berjubel. Dengan suara-suara ting-tong. Bel sepeda yang ribut. Ke mana-mana orang naik sepeda. Saya putuskan untuk backpacker juga diminati oleh kalangan berumur. Namun tetap dengan jiwa muda. Bahkan, ada pula yang mengajak satu keluarga untuk ibadah backpacker-an ini. ”Selain murah, rute city tour-nya berbeda dengan umrah yang reguler. Tempat-tempat yang sebelumnya tidak masuk list daftar perjalanan, dengan umrah backpacker bisa dikunjungi,” jelasnya. Di tour dan travel tempat ia bekerja, pemberangkatan umrah Rp 17 juta dimulai dari Kuala Lumpur, Malaysia. Biaya menuju Kuala Lumpur, ia katakan, menjadi tanggungan para jamaah. Tapi bukan traveler kalau tidak punya cara. Meskipun demikian, ada pula jamaah yang meminta diberangkatkan bersamaan. Agen, dalam hal ini, tetap mencarikan tiket untuk permintaan seperti ini. Dijelaskan Najla, persiapan yang perlu dilakukan ketika hendak mengikuti umrah backpacker dengan biro di antaranya persiapan fisik. Sebab, terkadang hotel yang disediakan relatif sedikit jauh. Jamaah umrah backpacker, dikatakan olehnya, mendapat hotel rata-rata bintang 3 yang diisi 4 orang setiap kamarnya dengan jarak antara 500-800 meter. Untuk persiapan lain, ia katakan, adalah persiapan financial. Sebab, untuk makan, para jamaah harus menaggung sendiri biayanya. Terlebih ketika hendak membeli oleh-oleh. ”Persiapkan juga ilmu agama tentang Pilih Amerika atau Tiongkok juga beli sepeda. Yang murah. Yang penting ada belnya. Bisa untuk ke mana-mana di Beijing. Selama 10 hari. Misalnya: ke pasar. Beli buah. Di pasar itu pula saya kaget: tidak bisa beli buah. Uang yuan yang saya miliki tidak laku. Saat lembaran yang masih baru itu saya sodorkan penjual buahnya seperti takuttakut. Takut menyentuhnya. Seperti takut ketahuan oleh intel negara. Ternyata rakyat tidak boleh memiliki uang yuan. Tidak boleh bertransaksi dengan uang yuan. Kalau ketahuan ditangkap. Ada uang tersendiri untuk rakyat Tiongkok. Bernama renminbi. Saya melihatnya dipegang banyak orang. Di pasar itu. Tidak terlalu jelas. Tidak ada yang warnanya masih baik. Renminbi itu berpindahpindah tangan dalam keadaan sangat lusuh. Dan kumal. Ternyata yuan yang seperti saya punya hanya untuk orang asing. Yang hanya bisa dipakai berbelanja di tempat-tempat tertentu. Saat itulah saya tahu: ada dua mata uang yang berlaku di suatu negara. Sehari sebelum pulang saya berpikir: saya apakankah sepeda ini. Saya putuskan: saya berikan ke anak muda yang kelihatan miskin sekali. Yang bekerja di bagian kotor di hotel itu. TERUSAN RABU, 11 APRIL 2018 7 umrah. Serta yang terpenting persiapan hati dan jiwa,” ungkapnya. Jelajahi Makanan Khas Indah Prima Sari, 38, warga Semarang, salah satu jamaah umrah backpacker saat itu mendapat informasi dari teman yang memiliki agen tour and travel umrah dan haji plus. Seketika itu, ia langsung tertarik. Bukan hanya karena harganya yang murah, namun dengan beberapa hal yang m e nurutnya merupakan kelebihan. Dengan backpacker, ia memiliki waktu yang fleksibel. Lebih-lebih ia memiliki banyak waktu untuk men jelajah tempat tujuan di sela waktu ibadah. Kelebihan ini, salah satunya ia manfaatkan untuk menjajal satu per satu kuliner khas Arab. ”Yang saya ingat sempat menjajal nasi lemak saat di Malaysia, kemudian saat di Arab nyobain kebab, ayam Al Baik khas sana,” jelas Indah. Pengalaman seperti ini yang tidak akan ia dapatkan ketika ia mengikuti umrah reguler. Sebab, melalui umrah reguler jadwal makan dan menu hidangan sudah diatur. Bahkan jika telat, sudah pasti akan melewatkan waktu makan. ”Sedikit agak susah sih untuk yang nggak terbiasa dengan masakan sana. Karena agak asam rasanya. Susahnya, harga makanan khas Indonesia memang lebih mahal. Untuk tempatnya, mudah ditemukan,” bebernya. Masalah makanan, sebenarnya bukan menjadi persoalan. Karena, tidak jarang juga ada bagi-bagi Andritany tak mendapat ancaman berarti. Upaya mencetak gol JDT dilakukan dari berbagai arah. Beruntung pemain belakang Persija tampil cukup disiplin dan penuh konsentrasi. Mereka tak memberi ruang bagi pemain JDT untuk menembak dengan leluasa. Persija tidak lantas bermain bertahan dalam menghadapi gempuran pasukan JDT. Mereka masih bisa memberikan tekanan meski tidak sekuat di babak pertama. Beberapa serangan balik coba dilakukan, tapi belum berjalan dengan baik. Perjuangan JDT makin berat saat pertandingan memasuki menit 78. Pasalnya, mereka harus bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah yang didapat Adam Nor. Di sisa menit pertandingan pun menjadi milik skuad Macan Kemayoran. JDT tak sanggup lagi melakukan gempuran seperti yang ditunjukkannya di awal babak kedua. Meski sempat mencoba melakukan serangan balik, namun masih bisa dihentikan oleh para pemain Persija sebelum memasuki kotak penalti Andritany. Sebuah penalti pun didapat Persija di menit 85. Riko yang mampu mencuri bola melakukan penetrasi ke kotak penalti JDT. Pergerakan Riko pun terpaksa dihentikan dengan paksa dan berbuah penalti bagi Persija. Simic dipercaya sebagai algojo penalti. Tendangan Simic sebenarnya mampu dibaca dengan baik oleh kiper JDT, Izham Tarmizi. Namun kecepatan bola tak mampu dihalau Tarmizi. Gol keempat Simic itu menutup pesta Persija di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (10/4). Tak hanya membayar lunas, Persija membayar ‘utang’ gol mereka lengkap dengan ‘bunganya’. Simic sendiri mencatatkan diri sebagai pemain pertama yang mampu mencetak empat gol dalam satu laga di AFC Cup. Sekaligus menjadi top skorer AFC Cup 2018 dengan torehan 7 gol. (adw/jpc) Saya belum bisa bahasa mandarin sama sekali. Tidak pula tertarik untuk mempelajarinya. Bahasa aneh. Tulisan aneh. Ruwet. Saya pilih pakai bahasa isyarat. Sambil menyodorkan sepeda kepadanya. Dia menghindar. Takut. Menolak. Takut kena urusan polisi. Menerima sepeda dari orang asing. Atau memiliki sepeda tanpa surat-surat. Saat itu memiliki sepeda butut pun harus ada suratnya. Akhirnya sepeda itu saya taruh di dekatnya begitu saja. Saya copot belnya. Saya bawa pulang ke Surabaya. Untuk kenangan. Dan seperti umumnya barang kenangan yang saya miliki umurnya pun tidak panjang. Hilang. Lupa. Ditaruh di mana. Atau diminta siapa. Dengan gambaran Tiongkok seperti itu idola saya tetap: Amerika. Negeri inspirasi. Negeri mimpi. Negeri me nakjubkan. Sejak itu tiap enam bulan saya harus ke Amerika. Untuk shopping. Shopping ideas. Belanja ide. Belanja inspirasi. Dalam hati: semoga kelak anak-anak saya bisa sekolah di Amerika. Lho, mana jawaban atas perta nyaan di Unpad itu? Tentang mengapa sering menulis tentang Tiongkok itu? Maafkanlah. Mungkin besok. Mungkin lusa. Atau di lain hari. Kapan-kapan.(dis) Tangis Penyesalan Para Penganiaya Zoya Saat mendengar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang sebelumnya, ia langsung tidak berdaya karena dinilainya sangat tinggi. Ia meminta kesempatan supaya impiannya mempertahankan rumah tangga dapat terwujud. “Saya bayangkan apa jadinya keluarga saya, biar saya saja yang hancur tapi jangan keluarga saya,” ujarnya. Kuasa hukum terdakwa, Robinson Samosir mengaku keberatan dengan tuntutan dari gratif, dan berkelanjutan. ’’Tujuannya meningkatkan kualitas hidup warganya, ser ta memfasilitasi kreasi mas yarakat dalam mencip takan manfaat sosial dan nilai tambah ekonomi,’’ imbuhnya. Terkait kota kreatif, imbuh Rahmat, warga Kota Bekasi memiliki semangat memba ngun wilayah dan masyarakat yang dilandasi nilai-nilai kreati vitas, mengingat kehidupan dan kemajuan masa depan masyarakat Kota Bekasi tidak dapat mengandalkan terhadap daya dukung sumber daya alam. ‘’Ka rena itu dibutuhkan nilai, sikap, dan perilaku kreatif dari Selain sang bupati, menurut Febri, ada sejumlah pihak yang di amankan terkait sengkarut rasuah dalam bentuk suap menyuap tersebut. Total katanya, ada sekitar tujuh orang yang diamankan. “Ada penyel enggara negara dan sejumlah pihak yang diamankan di salah satu kabupaten di Jabar. Sekitar tujuh orang diamankan sejauh ini,” jelasnya. Selain AB, tim penindakan juga membekuk sejumlah pihak lain yang diduga terkait dalam sengkarut rasuah yang kembali Aktris Dian Sastrowardoyo ikut memberikan dukungan moril pada suaminya, Maulana Indraguna Sutowo yang memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (10/4). makanan di Masjidil Haram. Terlebih, untuk mendapatkan air minum di sana juga gratis. Selain itu, lanjutnya, bersama jamaah lain dirinya bisa memilih makanan dengan harga murah serta disajikan dalam porsi besar. Sehingga, satu porsi ala Arab dapat ia santap bersama dua atau tiga orang temannya. ”Jadi malah bisa lebih irit dan bisa fokus ibadah,” ujarnya sembari tertawa. Selain wisata kuliner, Indah dan jamaah lain juga mendapat kelebihan berupa tambahan city tour. Jika biasanya dengan agen umrah reguler sudah ditentukan, melalui umrah backpacker ia mengaku bisa berkunjung ke tempat-tempat anti mainstream. Tempattempat yang tidak dijangkau oleh umrah reguler. ”Biasanya seperti tempat belanja sudah ditentukan. Untuk umrah backpacker selain yang ditentukan biro itu, kita bisa ke tempat-tempat yang kita rasa menarik untuk dikunjungi, termasuk pasar pasar tradisional,” ujarnya menceritakan. “Waktu itu, kami sempat mengunjungi Masjid Quba, Makam Baqi, makam para sahabat dan istri nabi, terus ke Jabal Uhud dan Jabal Tsur. Kami bisa kesana sendiri, tentu seizin muthowif. Waktu itu ditawarkan juga untuk diantar,” imbuhnya. Sama halnya seperti umrah regular, ia bersama jamaah lain menjalankan ibadah selama 11-12 hari. Hanya saja, sejumlah keperluan, ia harus JPU. Sebab, menurut dia, dalam tuntutan sebagaimana yang dibuat oleh JPU terdapat fakta persidangan yang dihilangkan. Diantaranya penyebab kematian Zoya yang berdasarkan fakta hasil visum mati lantaran pukulan pada bagian kepala bukan karena dibakar. “Fakta persidangan yang garis besarnya, sebab kematian itu bukan diakibatkan perbuatan tersangka Rosadi. Artinya kematian itu disebabkan benda tumpul yang dilakukan saudara Pekok yang belum tertangkap, seharusnya itulah pertimbangan Bang Pepen Ingin Warga Bekasi Cerdas-Kreatif apa ratur, masyarakat, dan pelaku usaha dalam beraktivitas, berkehidupan, dan berusaha,’’ beber pria yang akrab disapa Bang Pepen. Kota Bekasi Maju sambung Bang Pepen, menggambarkan pem bangunan Kota Bekasi menjadi lebih baik dengan ke ter se diaan prasarana dan sa rana perkotaan untuk memfa silitasi kehidupan warga yang semakin dinamis, kreatif dan inovatif. Di sisi lain, krea tivitas dan partisipasi masyarakat juga mendukung perwu judan kota yang semakin maju de ngan este tika dan etika kehi dupan menuju peradaban yang tinggi. Kota Ihsan, lanjut Bang Pepen, menggambarkan derajat ke hidupan warga Kota Bekasi yang Terima Setoran Kadis, Bupati Kena OTT KPK menyeret kepala daerah ini. Dalam penangkapan, tim ber hasil mengamankan barang bukti senilai Rp400 juta. Menurut sumber, duit tersebut merupakan pelicin dari para pihak, agar si bupati mau melakukan sesuatu terkait sesuatu hal yang dilarang dalam jabatannya. “Ini setoransetoran dari kepala dinas,” jelasnya. Hingga saat ini, para pihak yang diamankan tengah digiring ke kantor KPK di Jakarta, guna dimintai keterangan dan ditentukan status hukumnya. Sementara itu, berdasarkan Kalau biasanya Dian Sastrowardoyo memilih diam, kali ini dia mengunggah kalimat bijak tentang sebuah hubungan di Insta Story. ”I Love You my husband,” tulis Dian Sastrowardoyo menambahi postingan. Seperti diketahui, Maulana Lebih Fleksibel, City Tour Anti-Mainstream mengurus sendiri. Seperti pembuatan paspor, biaya suntik meningitis dan pemeriksaan kesehatan. Sementara itu, untuk visa ditanggung oleh biro perjalanan. ”Kalau perjalanannya, kemarin itu dari Ahmad Yani singgah ke Kuala Lumpur satu malam. Kemu dian dari sana, perjalanan ke Jeddah. Kemudian menuju ke Makkah melakukan umrah pertama,” ujarnya menceritakan. ”Sekitar 5-6 hari di Makkah. Selama di Makkah, rombongan backpacker didampingi mutawif dan pembimbing sampai pulang,” imbuhnya. Selama menjalani umrah, ia jelaskan, jamaah backpacker tidak menemui kendala berarti. Termasuk dalam hal bahasa. Jikalau kepepet, mereka akan menggunakan bahasa tubuh untuk berkomunikasi dengan orang lain. ”Tapi tidak begitu menjadi kendala, karena jamaah Indonesia adalah jamaah yang terbesar, sehingga buku-buku banyak yang menggunakan bahasa Indonesia. Ketika mendengarkan ceramah Jumat, kami juga bisa men-translate melalui radio,” ungkapnya. ”Pokoknya MasyaAllah, luar biasa. Sudah bisa berangkat umrah walaupun dengan budget minimal. Insyaallah kalau fisiknya masih mampu mau berangkat lagi,” pungkasnya. Umrah Backpacker Rawan Diselewengkan MARAKNYA program umrah murah yang ditawarkan biro umrah memang yang dilihat majelis hakim nanti,” ungkapnya. Diketahui, Rosadi dan Zulkahfi merupa dua dari enam orang terdakwa kasua pengeroyokan dan pembakaran kepada Zoya di Mushola Al-Hidayah, Kampung Cabang Empat, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada 1 Agustus 2017. JPU telah menyampaikan tuntutan kepada enam orang terdakwa. Mereka ditutut dengan Pasal 170 dan 351 KUHP juncto pasal 55 KUHP tentang pengeroyokan hingga menye babkan meninggal dunia. (neo) meningkat dengan terpe nuhinya kebutuhan dasar pen didikan, kesehatan, terbukanya kesempatan kerja dan berusaha, serta ling k ungan fisik, sosial, dan relijius, sebagai bentuk perwu judan masyarakat yang sejahtera. ’’Kota Bekasi Ihsan menggam barkan situasi terpelihara dan menguatnya nilai, sikap, dan perilaku untuk berbuat baik, dalam lingkup individu, keluarga, dan masyarakat Kota Bekasi. Kedisiplinan, ketertiban sosial, keteladanan, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan tumbuh seiring dengan meningkatnya tata kelola kepeme rintahan yang baik, untuk mewujudkan kehidupan yang beradab,’’ paparnya. (sar/*) data laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) di laman https://acch.kpk.go. id/aplikasi-lhkpn/, harta kekayaan AB naik Rp200 juta dalam tempo sembilan bulan pada 2013 lalu. Terungkap AB memiliki harta kekayaan pada tanggal 28 Oktober 2013, senilai Rp3,1 Miliar. Sebelumnya AB juga telah melaporkan harta kekayaan dengan total Rp2,9 Miliar pada 7 Januari 2013. Kekayaan ini justru meningkat hampir Rp200 jutaan. (wnd/ ipp/rdw/JPC) Beri Dukungan Suami Indraguna Sutowo diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan 50 mesin pesawat Airbus A330-300 untuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk periode 2004-2015 dengan tersangka Emirsyah Satar. (mg7/jpnn) sangat menggiurkan. Baru-baru ini beberapa biro umrah di Jawa Tengah memiliki program unik, yakni umrah backpacker dengan harga yang sangat murah hanya pada kisaran Rp 17 jutaan. Sejatinya program ini menyasar kalangan muda yang ingin melakukan ibadah umrah dengan gaya anak muda pula, yakni menginap di hotel yang murah sampai mencari makan sendiri. Ibadah umrah backpacker sedang trend saat ini. Sayangnya memiliki risiko tinggi dan rawan diselewengkan. Bahkan, patut diwaspadai kalau ada modus ikut rombongan umrah, namun sesampainya di Timur Tengah memisahkan diri dari rombongan, kemudian tinggal dan bekerja di Timur Tengah. “Sangat rawan diselewengkan, jika pengawasannya lemah. Nanti yang kena malah biro umrah itu sendiri. Misalnya kalau jamaah itu menghilang atau tidak pulang ke Indonesia,” kata Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (Amphuri) Jateng-DIJ, Endro Dwi Cahyono. Ia menerangkan jika aturan dari Kementrian Agama (Kemenag), standar biaya umrah telah ditetapkan di angka Rp 20 jutaan. Hal tersebut untuk menjaga kualitas, pelayanan dan kepastian berangkat. “Jika ada yang di bawah itu, dikhawatirkan tidak diberangkatkan, walaupun penyelenggaranya biro umrah resmi,” jelasnya. Menurut Endro, umrah backpacker General Manager/Penanggung Jawab: Andi Ahmadi. Pemimpin Redaksi: Zaenal Aripin. Redaktur Pelaksana: Bisman Pasaribu. Korlip: Irwan. Redaktur: Miftakhudin. . Sekretaris Redaksi: Dinar Maharani. Staf Redaksi: Andi Mardani, Antonio J. S. Bano, Eko Iskandar, Syahrul Ramadhan, Ahmad Pairudz, Dani Ibrahim, Karsim Putra Pratama. Komisaris: Hazairin Sitepu. Direktur: Hetty, Faturohman S Kanday. Ombudsman JPG: M.Choirul Shodiq, Rohman Budijanto. Fotografer: Arisanto, Raiza Septianto. Pracetak: Yudhi Handoko, Mahmud Amsori, Bambang Joko Prakoso, Tio Ardiansyah, M. Indra Negara. Desain Iklan: Denis Arfian. Editor: Muhammad Qithfi Rul Aziz. Teknologi Informasi: Beni Irawan, Alvin. Pemasaran/Sirkulasi: Asep Rachmat (Koordinator), Eti Cahyanih. Manager Iklan: Hafidz. Iklan: Flora Pangestika. Manager Keuangan: Imam Hidayat. Keuangan: Rizky Marcella, Niki Ayu Minofi, Linda Rose Iskandar. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Perkantoran Suncity Square, Jl M Hasibuan Blok A40-41, Bekasi. Telp. Redaksi: 021-88863639. Telp Iklan: 021-88863640 (FO & PEMASARAN): 021-88966203. Telp. Keuangan: 021-88863641, Faks: 021-88863641, 021-88863639. Telp: 021-88966203, 88863641. Bank: Bank CIMB Niaga Bekasi. No.Rek: 925-01- 00699-00-0 a.n PT BEKASI EKSPRES MEDIA. Diterbitkan oleh: PT Bekasi Ekspres Media. Percetakan: PT Bogor Media Grafika Jalan Siliwangi Kav 1 No 34 Komplek Puslitbang Intel Desa Ciujung, Kabupaten Bogor, Sentul Bogor. No.Telp: (0251) 8655 365. (isi diluar tanggung jawab percetakan). Warna FC : Rp. 50.000,- Halaman 1 FC : Rp. 65.000,- Advertorial FC : Rp. 30.000,- Hitam Putih BW : Rp. 35.000,- Halaman 1 BW : Rp. 50.000,- Advetorial BW : Rp. 20.000,- Pengumunan BW : Rp. 30.000,- Iklan Baris : Rp. 15.000,- Wartawan Radar Bekasi selalu dibekali identitas dan tidak menerima uang atau barang berharga lainnya dari narasumber.

JAWACANA-APRIL-2018
Sriwijaya Magazine April 2018
11-08 newsletter bahasa edisi 5-2011 - psflibrary.org
Newsletter HANEDA Edisi#09 APRIL
Edisi Maret - April Tahun 2009 per HAL - Elsam
Kembara PLUS online edisi April 2014
Sriwijaya Magazine Juli 2018
Edisi 11 Tahun 2008 - KPPU