Views
5 months ago

EBOOK BENTARA TRIWULAN II 2017

Mungkin pengalaman saya

Mungkin pengalaman saya berikut ini akan menjelaskan apa yang saya maksud. Dalam perjalanan mengunjungi kerabat yang tinggal di dekat pantai, saya berdoa untuk kunjungan tersebut, dan tersingkaplah dengan kejelasan yang menyakitkan bahwa hampir sepanjang hidup saya, saya selalu mencela mereka. Jelas sekali bahwa hal itu membuat mereka tidak nyaman, dan saya berjanji untuk berhenti berpikir dan bersikap seperti itu. Saya menggapai Kasih ilahi untuk mendapatkan kasih karunia yang memurnikan saya dari dosa tersebut dan memberi saya kekuatan untuk tetap teguh dalam tekad saya ini. Saya merasa ditegur dengan keras tetapi juga diperbaharui dan bersyukur. Perubahan pun terjadi serta merta, dan keluarga kami menikmati waktu yang menyenangkan bersama, seperti yang diharapkan, dan suka cita serta kasih pun dinyatakan di mana-mana. Segala sesuatu berjalan dengan sangat wajar, dan hal ini saja sudah merupakan suatu kesaksian dan suatu pencapaian yang besar. Tetapi meskipun perubahan ini sangat berarti dan diharapkan, masih ada berkat-berkat tambahan. Pembaharuan yang terjadi dalam pikiran saya memungkinkan saya untuk menerima lebih banyak lagi Kebenaran. Tanda-tanda awal dari kebebasan yang baru ini datang pada suatu pagi ketika saya berjalan sepanjang pantai. Sinar matahari baru saja muncul di permukaan air di cakrawala. Ketika berjalan pikiran saya terpusat pada kebangkitan Yesus, dan suatu ketika saya duduk menyaksikan matahari terbit dan melanjutkan berdoa. Berkasberkas sinar Sang Surya memancarkan warna ungu dan jingga di langit dan merubah permukaan air laut menjadi selimut keemasan dengan cahaya yang berubah-ubah. Sementara detik-detik berlalu pemandangan yang sangat indah dan mencengangkan itu menjadi lebih cemerlang, dan hal ini sesuai benar dengan doa saya, ketika makna yang sangat dalam dari tindakan Yesus yang menyelamatkan, muncul di pikiran saya. Bertahun-tahun yang lalu seorang pelajar Ilmupengetahuan Kristen yang arif dan berpengalaman dengan penuh kasih menegur saya dengan keras karena saya menganggap bahwa Yesus “agak seperti tetangga sebelah,” hanyalah seorang yang baik yang memberi teladan yang baik. Kemudian pelajar Ilmupengetahuan Kristen tersebut berbicara dengan penuh perasaan mengenai salib dan pengorbanan Yesus yang sangat besar bagi kita. Kata-katanya sangat berkesan dan saya berpikir tentang pelajaran itu selama bertahun-tahun, tetapi masih saja ada kesenjangan di hati saya. Perubahan kalbu diperlukan.

Dengan tulus saya mendambakan pemahaman yang lebih dalam tentang pendamaian Yesus, tetapi keinginan dan pikiran saya seolah tidak bisa membawa saya ke tempat di mana hati saya seharusnya berada. Lalu, di pagi hari di pantai itu, jawaban datang melalui penglihatan baru tentang Hidup ilahi yang disingkapkan Yesus. Kasih yang dibuktikan Yesus, dan kemuliaan yang bersinar melalui Yesus, sangat cemerlang dan indah bagi pikiran saya seperti sinar pagi yang gemerlap menyinari segala sesuatu di sekitar saya dan mengisi dunia dengan warna, bersinar dengan puji-pujian. As we follow Jesus in the Way, our love for him will grow as will the awareness of our unity with the Christ he so fully expressed. “Segala kemuliaan bagi Allah dan damai bagi hati yang berjuang!” tulis Ny. Eddy. “Kristus sudah menggulingkan batu dari pintu harapan serta iman manusia dan telah mengangkat mereka itu — dengan pewahyuan serta pembuktian tentang hidup dalam Allah — kepada kemungkinan menjadi satu dengan ide rohaniah tentang manusia serta Asas ilahinya, Kasih” (Ilmupengetahuan dan Kesehatan, hlm. 45). Kebangkitan Yesus merupakan suatu terobosan yang luar biasa dalam pikiran insani, yang mengilhami suatu iman yang lebih luhur kepada Allah dan suatu ibadah yang lebih bersifat rohaniah. Berkas-berkas cahaya Kebenaran yang menakjubkan menembus kegelapan kefanaan. Satu orang, menghadapi permusuhan yang sangat keji, tanpa bantuan kecuali dari Allah dan kemahakuasaanNya, mengalahkan maut. Janganlah kita pernah mengabaikan makna yang dalam dari peristiwa menakjubkan itu bagi kehidupan kita. Janji mengenai hidup yang abadi mengilhami harapan yang besar yang dapat membuka jalan kepada kemajuan rohaniah yang tidak habis-habisnya. Hal itu mencakup janji untuk pengampunan, janji untuk awal yang baru, janji untuk membebat hati yang remuk, untuk memulihkan perhubungan, untuk menyembuhkan tubuh yang sakit, untuk menghapuskan segala macam ketidak-adilan, dan untuk menyembuhkan luka-luka lama. Lebih dari sekedar tiket untuk pergi ke suatu tujuan di masa depan, itu adalah janji yang penuh dengan kemungkinan yang tersedia saat ini untuk mengalami kebaikan serta kasih.

Ebook%20Jadwal%20Perjalanan%20KAI
Ebook Anak.Hmm..Lezatnya EsKrim - katalogkukar.net
Alicia-dan-Pipinya-yang-Tak-Selalu-Merah-Versi-EBook
Ebook%20Jadwal%20Perjalanan%20KAI
Ebook%20Jadwal%20Perjalanan%20KAI
[Ebook-ita] Bonsai - Guida base.pdf - ArenaHome
Panduan Gaya Hidup Triwulan Belanja - Singapore Tourism Board
Tutorial Untuk Mengetahui Jumlah Ebook
Alicia-dan-Pipinya-yang-Tak-Selalu-Merah-Versi-EBook
Ebook Jadwal Perjalanan KAI - PT. Kereta Api Indonesia