Views
6 months ago

BAB I-VI_Harsy Tamimi_1113091000075

46 Di mana: d = jarak di

46 Di mana: d = jarak di tempuh t i = waktu tempuh kendaraan ke − i n = jumlah observasi 5.17.5 Rumus Average Running Speed Average Running Speed (Kecepatan Rerata Berjalan) adalah kecepatan ratarata kendaraan pada saat berjalan tanpa disertai kemacetan/delay time Average running speed = Rumus 2.4 Persamaan Average Running Speed Dimana: d = jarak ditempuh atau ruas jalan t ri = waktu tempuh n = jumlah observasi 5.17.6 Rumus Standar Deviasi dan Variansi Data d ∑ t ri x 3600 (sec) Untuk menghitung Space-Mean Speed, diperlukan variansi sampel dari space-mean speed . Maka dari itu, rumus umum untuk menghitung deviasi standar sebagai berikut: ∑(x − x)̈ SD = √ (n − 1) Rumus 2.5 Persamaan Standar Deviasi varians = SD 2 Rumus 2.6 Mencari Variansi dari Standar Deviasi Dimana x = nilai ke − x ẍ = nilai rata − rata x n = jumlah observasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

47 5.17.7 Hubungan Time-Mean Speed dengan Space-Mean Speed Ketika mengukur waktu tempuh total termasuk kemacetan (delay time), setelah menghitung kecepatan rerata-ruang pada Rumus 2.3 Persamaan Space- Mean Speed (ῦ), kemudian dihitung kembali kecepatan rerata-waktu dengan rumus berikut sebelum dimasukkan ke persamaan Rumus 2.1. Secara sederhana, Space-Mean Speed adalah jarak yang ditempuh kendaraan dibagi dengan rata-rata waktu tempuh perjalanan dan Time-Mean Speed adalah rata-rata kecepatan kendaraan individu υ̅TMS ≈ υ̅SMS + S 2 ̅̅̅̅̅̅̅̅ υ̅SMS Rumus 2.7 Rumus Hubungan ῦTMS dengan ῦSMS (Wardrop, 1952) Dimana : υ̅TMS = sample time − mean speed υ̅SMS = sample space − mean speed S 2 = variansi sample dari space − mean speed Rumus di atas mengindikasikan bahwa kecepatan rerata-waktu (ῦ) akan sama persis dengan kecepatan rerata-ruang (ῦ ) ketika variansi sampel dari kecepatan rerata-ruang ( 2 ) sama dengan nol (0). Kasus lainnya, ketika kecepatan rerata-ruang (ῦ ) lebih besar dari nol (0),kecepatan rerata-waktu (ῦ ) akan selalu lebih besar dari kecepatan rerata-ruang (ῦ ). 5.17.8 Teknik Uji Kendaraan Untuk mengumpulkan data-data tersebut, penulis menggunakan Teknik Uji Kendaraan (Test Vehicle Techniques) dari buku Travel Time Data Collection Handbook oleh (Turner, Eisele, Benz, & Holdener, 1998) yang akan penulis jelaskan berikut ini. Penulis menggunakan Teknik Manual Uji Kendaraan “Aktif” (“Active” Test Vehicle Techniques), yaitu dengan cara mengendarai kendaraan roda empat (mobil) secara langsung pada ruas jalan yang sudah ditentukan dan kemudian mencatat secara manual waktu tempuh, waktu macet, dll. pada formulir koleksi data dengan bantuan stopwatch dan pulpen. untuk dilakukan analisa estimasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Materi Sistem Teknologi Informasi
JuknisInaGeoportal161012
Modul Pelatihan Animasi Dasar
Bab 9 - Kementerian Pengajian Tinggi
яюS o n y E r i c s s o n M o b i l e C o m m u n i c a t i o n s A B
Administrasi Server(1)
Perekayasaan Sistem Radio dan Televisi
Query Penjadwalan Matakuliah Menggunakan Basis Data Terelasi
SENI RUPA Menjadi Sensitif, Kreatif, Apresiatif dan Produktif JILID 1
Kelas XII_smk_teknik_telekomunikasi_pramudi_utomo.pdf - FTP LIPI
teknik penyiaran dan produksi program radio, televisi dan film jilid 2
teknik penyiaran dan produksi program radio, televisi dan film jilid 1
Teknik Transmisi Tenaga Listrik(Jilid2).Edt.indd
Komponen Sistem Teknologi Informasi