Views
4 months ago

Binder1

6 JUMAT, 13 APRIL 2018

6 JUMAT, 13 APRIL 2018 PENDIDIKAN Kirimkan artikel pendidikan Anda ke email: miftah.radar@gmail.com Remaja Berbakat Tak Terasah Oleh: Ika Maharani Guru SMA Al Muslim, Anggota KGPBR Remaja merupakan satu fase yang pasti dilalui oleh setiap individu. Fase ini adalah transisi dari fase anak-anak menuju fase dewasa. Perubahan fisik hingga psikis merupakan perubahan yang harus dialami oleh remaja. Situasi ini membuat remaja dilema dengan perubahan yang terjadi pada dirinya. Fase remaja merupakan klimaks dari fase-fase sebelumnya. Sehingga pada fase ini adalah pembuktian bagi sebagian besar remaja. Sikap idealis yang dimiliki oleh remaja, membuat dirinya memandang dunia seperti apa yang diinginkan. Remaja suka bermimpi. Sebagai remaja yang sedang berproses mencari jati diri, remaja memiliki energi semangat yang tinggi. Tak terkecuali semangat untuk berkarya. Memiliki segudang prestasi menjadi sebuah kebanggaan pada dirinya. Prestasi membuat remaja memiliki nilai tambah dalam kedudukan sosial diantara teman sebaya dan orang dewasa disekitarnya. Prestasi merupakan salah satu cermin dari keberbakatan seseorang, tak terkecuali remaja. Remaja berbakat secara potensi sudah tentu memiliki kelebihan dibandingkan remaja lain pada umumnya. Bakat (aptitude) dapat diartikan sebagai kemampuan bawaan, potensi yang perlu dikembangkan atau dilatih agar dapat terwujud. Keberbakatan itu sendiri memiliki banyak istilah yang digunakan. Seperti gifted ditujukan untuk orang yang memiliki kemampuan akademis tinggi yang ditandai dengan skor IQ. Sementara talented ditujukan untuk orang yang memiliki kemamampuan unggul dalam bidang khusus, seperti bidang akademis (matematika, bahasa, kimia, dst.) dan bidang non akademis (seni, musik, drama, olahraga, dst.). Dapat disimpulkan bahwa gifted bersifat umum dan talented bersifat khusus. Kemudian batasan keberbakatan secara umum dapat dilihat dari orang yang memiliki kemampuan unggul dan mampu memberikan prestasi tinggi. Beberapa siswa berbakat, terutama remaja, bisa memiliki prestasi rendah karena memiliki masalah dalam menyesuaikan diri dengan keberbakatan yang dimilikinya. Perfeksionis, penilaian yang tidak realitis terhadap keberbakatan, penolakan dari teman sebaya, kemampuan bersaing, dan kebingungan atas pesan yang campur aduk tentang bakat yang dimilikinya. Hal itu semua bisa membuat prestasi remaja menjadi rendah. Dalam sebuah penelitian terdapat hambatan yang bisa mengganggu penyesuain diri remaja dengan keberbakatan (Buescher & Higham, 1990; Peters, Grager-Loidl & Supplee, 2000 dalam Sausa, 2012), yaitu Kepemilikan talenta. Hal biasa bagi sejumlah remaja bertalenta untuk menyangkal talenta yang dimilikinya. Ini sering kali dilakukan karena tekanan teman sebaya yang menginginkan sama dengan yang lainnya. Siswa tidak memiliki percaya diri dan meragukan objektivitas guru dan orangtua dalam mengenali bakat dirinya. Kedua, Menyerahkan diri. Karena menerima keberbakatan secara berlebihan, siswa berbakat terkadang merasa keberbakatan ini harus dibagi untuk orang sekitar. Ketiga, Perbedaan. Siswa berbakat sudah belajar menetapkan standar tinggi, diharapkan untuk melakukan hal lebih banyak, dan untuk melebihi kemampuan yang sudah dimiliki. Keempat, Mengambil risiko. Siswa berbakat memiliki kemungkinan yang lebih kecil untuk mengambil risiko yang sudah diambil di usia sebelumnya. Jadi lebih berhati-hati dalam menimbang keuntungan dan kerugian dari pilihan yang bisa diambil. Kelima, Persaingan harapan. Harapan orang lain bisa bersaing dengan rencana dan tujuan siswa berbakat. Akibatnya harapan siswa berbakat harus menghadapi gelombang tuntutan dan hasrat orang lain. Semakin besar bakat semakin besar harapan orang lain dan gangguan pihak luar. Keenam, Ketidaksabaran. Siswa berbakat bisa sama tidak sabarnya dengan siswa lain yang mencari solusi cepat untuk jawaban yang sulit, atau mencoba mengembangkan hubungan sosial. Rangsangan ini membuat siswa berbakat tidak toleran terhadap ketidakpastian, bisa menjadi marah jika solusi gagal. Rangkaian kegagalan dapat membuat siswa menarik diri dari lingkungan sosial. Ketujuh, Identitas prematur. Untuk siswa cerdas, bobot harapan bersaing, toleransi terhadap ambiguitas, dan tekanan dari beragam pilihan berperan untuk membuat siswa tersebut memiliki identitas seperti orang dewasa. Dalam upaya untuk menyelesaikan identitas ini, siswa bisa memperluas pilihan karir yang tidak sesuai dengan usia yang sebenarnya, dan bisa mengganggu proses normal untuk penerimaan identitas.Permasalahan yang seringkali muncul di Indonesia mengenai keberbakatan adalah soal pengembangan. Banyak anak-anak berbakat ketika kecil, tetapi perkembangan keberbakatannya seringkali terhambat ketika remaja, sehingga kemampuannya menjadi tidak terasah. Remaja perlu diberikan kesempatan untuk menggunakan dan mengembangkan bakat yang dimilikinya. Dengan kata lain, remaja perlu difasilitasi agar hambatan dalam penyesuaian diri dengan keberbakatannya dapat diminimalisir. Untuk mewujudkan keberbakatan menjadi sebuah prestasi, tentu tidak terjadi secara otomatis. Hal tersebut membutuhkan proses dan dukungan dari orang sekitar. Dukungan tersebut berasal dari keluarga terutama orangtua, lingkungan sekolah, dan teman sebaya. Dukungan yang ada diharapkan dapat memberikan jalan bagi remaja untuk menemukan bakat yang dimilikinya. Karena setiap individu terlahir dengan keunikannya masingmasing yang berbeda dengan individu lainnya. Keunikan itulah yang nantinya akan menciptakan ide baru dan karya inovatif dari remaja berbakat. (*) ISTIMEWA/RADAR BEKASI WISUDA: Universitas Krisna Dwipayana saat melaksanakan dies Natalis ke 66 sekaligus wisuda kepada ratusan mahasiswanya, kemarin. Perguruan tinggi tersebut, saat ini mengembangkan Program Blended Learning. Unkris Kembangkan Program Blended Learning Dies Natalis ke 66, Ratusan Mahasiswa Diwisuda PONDOKGEDE- Sebanyak dangkan S2, terdiri dari Magister Ilmu Hukum, Managemen, 657 mahasiswa Universitas Krisna Dwipayana dinyatakan Ilmu Administrasi dan Teknik. lulus menempuh pendidikan S3 sendiri yakni Doktor Ilmu tinggi. Mereka, mengikuti Hukum. wisuda yang berbarengan Rektor Unkris, Abdul Rivai dengan Dies Natalis ke 66 perguruan tinggi yang berada di dan wisudawati agar bangga berpesan kepada wisudawan kecamatan Pondokgede ini, menjadi menjadi alumni Unkris. kamis kemarin. Dia juga mencontohkan para 657 wisudawan dan wisudawati itu terdiri dari, S1 seba- berkesempatan memasuki alumni yang terlebih dahulu nyak 403 orang, S2 sebanyak dunia kerja, serta berhasil menerapkan ilmunya dengan baik, 251 orang dan S3 tiga orang. Para wisudawan dan wisudawati itu, terdiri dari S1, Fakul- menduduki jabatan strategis bahkan banyak yang dipercaya tas Hukum, Ekonomi, Ilmu di Pemerintahan maupun Administrasi dan Teknik. Se- Swasta.”Jadilah manusia hebat, Siswa Kesulitan di Pelajaran Matematika BEKASI UTARA - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Seluruh Se kolah Menengah Atas (SMA) berakhir, kamis kemarin. Bahkan beberapa siswa mengatakan lega dengan hari akhir di ujian tersebut. Seperti Meylinda, siswi kelas 12 IPS di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bekasi mengaku lega dengan berakhirnya ujian Nasional Berbasis Komputer kali ini. Meski belum tau nilai yang ia dapatkan, namun dirinya tetap optimis men dapakan nilai memuaskan. “Hari ini hari terakhir UNBK, Alhamdulillah udah sedikit lega, gak terlalu deg-degan kaya kemarin,dan semoga hasilnya bagus nantinya,” ucapnya, kamis (12/4). Bukan hanya itu, ditanya mengenai soal ujian, Meylinda mengatakan agak kesulitan pada Mata pelajaran Matematika. Karena saat simulasi ada beberapa soal yang menggunakan sistem jawaban esai namun sewaktu ujianya teknis pengisian soal esai malah ditiadakan. “Tadinya kita di simulasi soal matematika itu pengerjaanya Cerita Penjaga Sekolah saat UNBK Tidur di Sekolah, Pastikan Keamanan Terjaga Setiap pelaksanaan Ujian Nasional berbasis Komputer (UNBK), keamanan sekolah di perketat. Seperti apa cerita petugas keamanan sekolah saat musim pelaksanaan UNBK? Laporan: Surya Bagus Rawalumbu CR38/RADAR BEKASI BERTUGAS: Ngasis (61), petugas keamanan SMA Widya Nusantara saat menjalankan tugasnya. Selama UNBK, dia menginap di sekolah. penuh semangat, pantang menyerah, dan songsong masa depan gemilang,” pesannya. Dia menjelaskan, guna menyesuaikan diri dengan perkembangan tekologi yang sebagian besar telah bergeser ke era digital, Unkris telah bekerjasama dengan PT Haruka Edu terkait Program Blended Learning. Yaitu program pembelajaran yang menggabungkan antara perkuliahan tatap muka, dengan pembelajaran berbasis digital. Hal ini, kata dia, untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang mempunyai waktu luang terbatas untuk mengikuti perkuliahan di Unkris, sehingga tidak perlu setiap kali harus hadir di kampus. “Demi meningkatkan mutu dosen, kedepan Unkris akan mengirim dosen-dosennya guna mengikuti pelatihan, workshop dan seminar ke luar negeri agar menambah wawasan para dosen tersebut. Bagi wisudawan dan wisudawati tahun ini, selamat dan sukses,” ungkap dia. Ditempat sama, Ketua Dewan Pembina Yayasan Unkris Gayus Lumbuun menuturkan, proses pendidikan di Unkris dilakukan melalui program pendidikan berkelanjutan mulai dari Program Sarjana, Magister dan Doktor yang dilakukan secara tatap muka bertempat di kampus Unkris. Namun, seiring perkembangan teknologi saat ini, sistem pembelajaran dapat dilakukan secara digital, dan sistem pembelajaran ini telah mendapat dukungan dari Kopertis. “Untuk itu, saya memberikan apresiasi dan memberikan dukungan penuh kepada Rektor Unkris beserta jajarannya yang telah melakukan sistem pembelajaran Blended Learning ISTIMEWA/RADAR BEKASI BERI HIMBAUAN: Kepala MAN 1 Kota Bekasi, Endang Saefudin, saat memberikan himbauan kepada anak didiknya agar tidak corat-coret saat hari terakhir UNBK, kemarin. sejumlah siswa mengaku kesulitan menghadapi pelajaran matematika saat pelaksanaan UNBK. ada esainya, eh tapi pas di ujianya gak ada soal esai,” katanya. Hal yang sama juga dikatakan oleh siswi SMA Ananda Bekasi, Kristin. Ia mengatakan ada beberapa point yanh membuat dirinya kesulitan mengerjakan. Bukan cuma itu, pendalaman materi yang diberkan dan realita pengerjaanya pun membuat dirinya kesulitan, bahkan ada beberapa soal yang sangat mencekam pikirannya saat mata pelajaran Matematika. “Jadi ada soal yang sulit, di dalam akar masih ada akar lagi, pokoknya mata pelajaran yang paling susah adalah Matematika,” tegasnya. Sementara itu, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bekasi melarang siswa-siwinya melakukan aksi corat-coret baju saat hari terakhir pelaksanaan UNBK. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala MAN 1 Kota Bekasi, Endang Saefudin. Dirinya mengatakan, kegiatan ketuk dari sisi agama ini mempunyai point edukasi, salah Ngasis (61) merupakan petugas keamanan di SMA Widya Nusantara. Ya, selama pelaksanaan UNBK ini, mereka memiliki tanggungjawab yang besar. Salah satunya memastikan perangkat komputer tetap terjaga degan baik. Tidak banyak yang sadar bahwa peran petugas keamanan mempunyai pengaruh besar dalam kelangsungan dan kelancaran UNBK tahun 2018 disetiap sekolah. Siapa sangka dibalik umur yang sudah tidak muda, Ngasih terus berupaya keras untuk konsisten dan menjaga tanggung jawab yang sudah dipercayakan kepada dirinya. Ngasih mengaku, selalu nginap disekolah menjaga perangkat komputer tempatnya dia bekerja sejak 5 April yang lalu. Dia menjelaskan, kondisi sekolah saat malam hari sangat sepi, namun ia merasa senang karena salah satu petugas kebersihan sekolah Ahmad selalu menemaninya serta para guru yang lain juga kerap berada lebih lama disekolah untuk membantu tugasnya. “iya benar sudah dari malam jum’at kita jaga terus supaya aman dan anakanak tidak terganggu ujiannya. Kesannya biasa saja, sepi kalau malam. Tapi senang bisa ngopi sama-sama. Alhamdulillah lancar sampai hari ini, aman “ ujar laki-laki yang tinggal di RT 02 RW 8 Bojong Rawa Lumbu tersebut. Berdasarkan pantauan Radar Bekasi, keamanan di SMA Widya Nusantara Bekasi sudah cukup baik dengan keberadaan CCTV di setiap ruang lab dan pagar trails disetiap sudut sekolah yakni pintu masuk dilantai satu dan setiap tangga menuju lantai atas serta area laboratorium. atau sistem pembelajaran gabungan antara tatap muka (face to face), dengan pembelajaran berbasis digital,” tukas Gayus. Gayus bercerita, dalam perjalanan Unkris di awal berdiri hingga sampai saat ini memerlukan perjuangan yang sangat panjang, dalam dinamika kehidupan masalah selalu timbul. Namun, semua itu dapat dilalui dengan baik berkat adanya persatuan antara pimpinan di tingkat Yayasan, Universitas, Fakultas, Program Pas casarjana maupun antar dosen, kar yawan dan mahasiswa di lingkungan Unkris. “Selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Unkris, saya akan berusaha mendorong dan memberi dukungan penuh, agar Unkris dapat terus meningkatkan kinerjanya dan kompetensi kelulusannya,” ucap Gayus dihadapan 657 wisudawan dan wisudawati. (tim/mif) satunya adalah menyadarkan anak didiknya untuk tidak berprilaku merugi salah satunya adalah mencorat-coret baju seragam. “Kami iimbau anak-anak agar tidk melakukan seperti itu, kenapa kita berlakukan per aturan ini, karena tanpa kita sadari masih banyak orang-orang yang membutuhkan seragam, nah dari pada di corat-coret mending seragamnya dikasih kepada orang-orang yang membutuhkan,” ucapnya. Bukan hanya imbauan mengenai aksi corat-coret seragam sekolah, 481 siswa yang ikut pe laksanaan UNBK ini di arahkan juga di pemaparan yang positif mengenai dunial luar setelah mereka lulus dari 12 tahun mengenyam bangku sekolah. “Kami juga memaparkan mengenai dunia luar, karena ini adalah point tujuan mereka setelah mereka lulus dari bangku sekolah. Mereka harus lebih siap menjadi pribadi yang lebih baik, dan tentunya menjaga akhlak mereka entah di dunia pekerjaan atau di bangku kuliah nanti,” harapnya (dyt/gob) Kepala sekolah SMA Widya Nusantara Bekasi Sri Rohimi mengatakan, untuk 7 hari ini yakni sejak hari kamis sampai dengan Rabu sekolah dijaga selama 24 Jam sesuai dengan intruk si Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah III Provinsi Jawa Barat untuk adanya piket malam. ”Ya, atas intruksi dari KCD kita ada jaga malam 2 orang dari petugas keamanan dan petugas kebersihan. Normalnya satpam bekerja sampai jam 6 malam tapi untuk pelaksanaan UNBK ini Khusus 24 jam kita jaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, “ tegasnya. UNBK kali ini merupakan kali kedua yang dilaksanakan oleh SMA Widya Nusantara Bekasi, tahun lalu petugas piket malam total 6 orang yang terdiri dari satpam, proctor dan Pembina OSIS, namun seiring dengan perangkat keamanan yang sudah mumpuni tahun ini piket malam hanya diisi oleh 2 orang. Total siswa yang mengikuti UNBK disekolah ini sebanyak 165 siswa, mereka tersebar kedalam 3 sesi ujian nasional dengan 2 buah laboratorium yang digunakan, masing-masing berisi 30 unit komputer. (cr38)

TERUSAN JUMAT, 13 APRIL 2018 7 Belanja Daring Bakal Kena Pajak JAKARTA-Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pastikan aturan mengenai pajak be lanja da ring atau e-commerce bisa rampung paling cepat dua minggu ke depan. Aturan mengenai pajak e-commerce akan keluar lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK). “e-commerce adalah keniscayaan, tidak bisa kita larang. Sebagai pemerin tah,level of playing field harus dikerjakan Diduga Nyuri Jaket, Bocah Dimassa rumahnya menjadi sasaran pencurian. ’’Saya pulang jam 8 pagi, eh taunya dapat kabar jaket saya dicuri,” ceritanya. Ia mengatakan, jaket itu juga kondisinya sudah kurang bagus. ’’Jaket saya buat jaga malam. Buat nahan angin aja,” ujarnya. Terpisah, kepolisian Polres Metro Bekasi menyatakan Ia menceritakan, peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Minggu (8/4) lalu dini hari sekitar pukul 01.30. Menurut Sudirman, saat itu sang anak diajak teman-temannya untuk berjalan-jalan. Sebelum berangkatnya, ZL meminta uang kepada Sudirman. Alasannya untuk membeli nasi goreng. ’’Lagi nongkrong di cuci steam (dekat rumah), diajak temennya ke Rawabambu,” kata dia di rumahnya kemarin. Selanjutnya, menurut dia, teman anaknya, HL (13) dan RL (14) mencuri jaket di salah satu Karya Seni Rupanya Mendahului Zamannya memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum dengan disemayamkan di Pen dapa Rumah Dinas Bupati. Na mun atas pertimbangan kelu arga, rencana tersebut dibatalkan. ”Karena sudah meninggal sejak Selasa, keluarga ingin jenazah segera dimakamkan,” tandas Wendi. Danarto merupakan anak Siti Aminah yang berprofesi sebagai pedagang di Pasar Kota Sragen. Ayahnya, Djakio Hardjosoewarno bekerja di Pabrik Gula Modjo. Danarto sendiri merupakan anak keempat dari lima bersaudara. bersama, dalam waktu dua ming gu paling lambat satu bulan RPP sudah akan kita selesaikan. Soal pajak e-commerce, PMK akan kenakan pengenaan pajak,” kata Enggar di Sheraton Gandaria City, Jakarta, Kamis (12/4). Selain dipajaki, Enggar mengatakan nantinya barangbarang e-commerce yang dibeli dari luar negeri harus masuk ke dalam Pusat Logistik Berikat (PLB). Hal ini ditujukan untuk Diakui Mutsahi, meski banyak warga berkerumun saat dirinya mengevakuasi bocah yang diduga pencuri itu, tidak ada aksi kekerasan yang dilakukan warga. ’’Malah kita melindungi di sini, tapi emang massa banyak waktu itu,” ujarnya sambil menunjukan foto saat bocah itu diamankan. Belakangan diketahui, bocah yang ditangkap massa pagi dinihari itu adalah HL dan ZL. Keduanya masih anakanak di bawah umur. Saksi mata di lokasi, Tio (17) menceritakan, saat itu ia sedang berada di rumah. Malam, sekitar pukul 01.30 WIB. Dia sedang main gawai (handphone). Kemudian mendengar ada suara di luar rumah. ’’Di depan rumah ada yang kresek-kresek. Saya pantau dari hordeng. Di situ kayak ada orang lewat, saya pikir paling anakanak sini,” ceritanya. Tio pun kembali tidur-tiduran. Gawai kembali dimainkannya. Tapi, kembali dia mendengar sesuatu mencurigakan. Sebuah belum menerima laporan kehilangan jaket milik Alim. Massa memilih menyelesaikan perkara tersebut dengan cara musyawarah, yaitu memanggil orangtua anak tersebut. Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, warga memergoki anak yang mencuri. Diteriaki maling lalu kabur. Setelah itu dikejar dan ditangkap. “Karena massa sudah banyak rumah warga. HL sebagai eksekutor. RL yang lebih tua berjaga di tempat yang lebih jauh. Sementara, ZL sedang nongkrong. Aksi HL diketahui pemilik rumah. Langsung diteriaki maling. Pemilik rumah keluar dan mengejar HL. ’’Namanya temannya diuber larinya ke gang buntu akhirnya ketangkap dan ditelanjangin,” kata dia. Selanjutnya, kata dia, saat tertangkap anaknya ditelanjangi, diarak, digebuk, dan dibawa ke rumahnya. Menurut dia, anaknya tidak tahu apa-apa atas pencurian dan hanya diajak temannya ke Kampung Rawabambu. ’’Memar-memar aja, Danarto menikah dengan Siti Zainab Lufiati, seorang psi kolog pada 1986. Namun hingga akhir hayatnya, pasangan ini belum dikaruniai seorang anak. “Mereka bercerai setelah 15 tahun berumah tangga. Istrinya meninggal dunia, kalau tidak salah 2016 lalu,” ungkap Wendi. Danarto kuliah di ASRI Jogjakarta. Aktif di Sanggar Bambu pimpinan pelukis Sunarto PR dan ikut mendirikan Sanggar Bambu Jakarta. pada 1976, sempat mengikuti International Writing Program di Universitas Iowa, Iowa City, Amerika Serikat. Dia juga pernah bekerja di majalah Zaman, pada 1979-1985 dan mengikuti berbagai festival bisa menambah pemasukan negara melalui bea masuk. Kalau tidak begitu, maka barang-barang e-commerce dari luar negeri hanya akan lewat begitu saja. “Saya mengusulkan barang dari luar yang masuk harus masuk Pusat Logistik Berikat dulu. Ini sekaligus mindahkan gudang. Kalau tidak, maka ba rang akan lewat saja dan kita tidak bisa kontrol sehingga tidak bi sa charge biaya Jaket Itu Milik Hansip Alim anak itu dibawa ke rumah ketua RW. Di rumah ketua RW, anak itu digeledah. Takutnya bawa senjata tajam,” ungkapnya kepada Radar Bekasi, Kamis (12/4). Setelah itu, warga memanggil orang tua anak-anak itu ke rumah ketua RW. Kemudian, anak itu dikembalikan ke orang tuanya. Terkait dengan laporan yang disampaikan orangtua dari salah satu bocah yang tertangkap warga, Erna mengaku akan dampaknya dia trauma nggak mau keluar,” katanya. ZL sudah tidak sekolah beberapa hari belakangan karena kejadian tersebut. Dia hanya mengurung diri di dalam rumah. Sudirman berharap kasus tersebut diusut tuntas. ’’Biar jangan kejadian semacam ini lagi, bagaimana pun anakanak kan harapan bangsa. Kalau begini sudah putus harapan, sekolah nggak mau, apa nggak mau,” ucapnya. Kepada Radar Bekasi, bocah belasan tahun itu mengaku sedang nongkrong. Ia tidak tahu teman – temannya mau mengambil jaket. “Eh tiba-tiba dan ajang puisi internasional. Selain sastrawan, ia dikenal juga dikenal sebagai pelukis. Pernah mengadakan pameran di beberapa kota. Sebagai budayawan dan penyair, ia pernah mengikuti program menulis di luar negeri. Di antaranya di Kyoto, Jepang. ”Beliau sangat dermawan. Orangnya humoris dan low profile. Kadang apa yang menjadi miliknya dijual untuk diberikan orang lain,” kenangnya. ”Adik saya Windya itu kepona kan kesayangannya beliau. Sekarang kuliah di IKJ yang berhubungan dekat dengan Ratna Sarumpaet,” imbuh Wendi. masuknya,” ujarnya. Dia mengatakan, hal ini dilakukan untuk menghindari adanya kecemburuan antara e-commerce dan mal offline. Sebab, para retail yang membuka toko di ma berkewajiban membayar sewa toko, bayar pajak penghasilan, serta pajak pertambahan nilai (PPN). Untuk itu, dia pun menolak jika pajak e-commerce dibebaskan. (ce1/uji/JPC) Muhammadiyah Labuhkan Dukungan ke Nur-Firdaus Dukungan ini sambut dengan tangan terbuka oleh Nur Supriyanto. ’’Terima kasih atas dukungan ini. Kami akan bekerja dengan amanah ini,’’ ungkap Nur dalam sambutannya tadi malam. Dalam pertemuan yang dihadiri sekitar 60 orang ini, Nur dan relawan berdialog tentang visi misi dan program yang akan dilakukan paslon nomor urut dua. Acara diakhiri dengan penandatanganan kontrak politik dan pernyataan dukungan kepada Nur- Firdaus. Sementara itu, Ustd Zulkarnain El Maduri relawan Matahari Asyik plus NF yang juga wakil ketua majelis tarjih PCM Muhammadiyah Pondokgede, menyatakan warga Muhammadiyah Kota Bekasi mendukung paslon Nur- Firdaus untuk memenangkan Pilwalkot Bekasi. Sosok Nur dianggap sebagai kebangkitan Islam di Kota Bekasi. ’’Kami mengimbau masyarakat dari Persyarikatan Muhammadiyah untuk bersama-sama mendukung dan mengajak warga memilih Nur Supriyanto-Adhy Firdaus pada 27 Juni mendatang,’’ ajaknya dengan bersemangat. (pay) paralon jatuh dari atap. Dia pun kembali membuka hordeng untuk memantau. ’’Pas banget, saya lihat dia (HL) lagi ngambil jaket,” ujarnya. Setelah mengambil jaket, sambung Tio, HL keluar menuju depan masjid. Tak mau kehilangan pelaku, Tio langsung mengejarnya. Sadar ada yang mengejarnya, pelaku langsung membuang jaket yang baru saja diambilnya. Tapi sayang, dirinya tak bisa kabur lebih jauh. Hups, Tio pun berhasil menangkapnya. ’’Langsung dibawa. Diamankan di depan masjid. Duaduanya tertangkap,” tambahnya. Tio pun mengakui, dia dan warga menelanjangi pelaku yang berhasil ditangkapnya. ’’Banyak warga. Tapi tidak diarak keliling kampung,’’ imbuhnya lagi. Kedua anak itu pun langsung dibonceng ketua RW menggunakan sepeda motor. Tiga orang dia dan anak itu diapit di tengah. Warga juga mengaku anak itu dibawa ke rumah supaya tidak terkena amukan massa. (neo) melakukan penyelidikan. ’’Nanti kita selediki. Nanti tinggal kita cek. Cuma pada awal pencurian, yang punya ja ket tidak buat laporan. Kalau orang tua bikin laporan karena ditelanjangi dan dipukuli, silakan saja,” ujarnya. Ia juga mengklaim tidak ada pene lanjangan kepada bocah itu. ’’Digeledah badannya, wajar lah, takutnya maling kan bawa senjata tajam,” tambahnya. (neo) Orangtua Tak Terima, Lapor Polisi ngambil ituan, ngambil jaket, saya sempat bengong, saya ikut lari ketangkep,” katanya. Menurut dia, temannya RL kabur. Dia dan HL ditangkap. Mereka ditelanjangi dan digebuk. Setelah itu, dia mengaku dibawa oleh dua orang ke rumahnya dan dibawa lagi ke lokasi kejadian. “Nggak inget (berapa orang), di kepala pakai tangan kosong,” ujarnya. Ia masih berkomunikasi dengan teman-temannya lewat facebook. Saat ini, ia malu sekolah dan meminta untuk pindah. “Ada orang yang nyebarin di sekolah (soal kasus),” tambahnya. (neo) Sahabat Danarto yang juga pekerja seni, Halim HD mengaku dekat almarhum sejak 1970. Dia pernah membuat mimbar teater di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) dari cerita cerpen karya Danarto. ”Dia seniman serbabisa. Almarhum juga dikenal sebagai konseptor artistik seni pertunjukan,” terang Halim. ”Sebetulnya dilihat karya seni rupa, dia mendahului zamannya. Orang belum kepikirkan, dia sudah lakukan itu. Kita belum dengar, misal magic realim tahun 1977, tapi dia sudah menulis itu sejak 1968,” terangnya. (rs/ din/fer/JPR) 15 Proyek Infrastruktur Ditawarkan ke Tiongkok JAKARTA-Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan banyak pelanggaran hak anak dalam pemberitaan di media massa. Hal ini disampaikan Ko misioner KPAI Retno Listyarti dalam diskusi ‘Peliputan dan Pemberitaan Media Tentang Anak’ di Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (12/4). Menurut Retno, pelanggaran paling banyak dilakukan media Lumbung Itu Tidak untuk Ayam di pusat pengeboran minyak Cepu. Namanya Cepu tapi wilayahnya Bojonegoro. Saya pernah mengunjunginya. Saya pikir inilah ayam yang bertelur di lumbung padi. Tidak menyangka. Empat tahun kemudian ayam itu mati. Berita media tidak terlalu lengkap. Tidak dalam. Menyisakan banyak sekali pertanyaan. Saya cari nomor HP penggagas kilang ini: Rudy Tavinos. Anak Padang lulusan kimia ITB (1989). “Anak Padang” kelahiran Banjarmasin. Sungguh saya ingin tahu lebih banyak. Tapi sampai tulisan ini harus terbit belum ada jawaban darinya. Waktu itu saya sungguh tertarik dengan konsep kilang ini. Kilang pertama yang sepenuhnya didesain oleh anak bangsa. Ya si Rudy itu. Juga kilang pertama yang ukurannya kecil: 8.000 barel. Kecil tapi desainnya dibuat modular. Kalau kebutuhan lebih besar bisa ditambah modul kedua. Ketiga. Keempat. Dan seterusnya. Maka ketika kilang itu diberitakan mati saya kaget. Padahal sudah sempat dikembangkan modul kedua. Ide kilang ini saya anggap brilian: dibangun di dekat sumur minyak. Dengan demikian tidak perlulah minyak mentah diangkut ke sana ke mari. Dikumpulkan dulu dari berbagai lapangan. Agar mencapai jumlah tertentu. Baru dikirim ke pengilangan. Padahal kilangnya jauh sekali. Harus di pinggir laut. Ada minyak mentah yang harus dikirim ke kilang ‘terdekat’ dengan kapal laut. Tanker. Atau dikirim dengan pipa ratusan kilometer. Pastilah biayanya lebih mahal. Kilang kreasi Rudy ini bisa dibilang ‘kilang mulut tambang’. IRR-nya pasti lebih baik. IRR adalah rumus perhitungan waktu yang diperlukan untuk mengembalikan modal. Pengusaha biasanya tertarik Lama tidak terdengar kabarnya, Carissa Puteri datang dengan kabar bahagia. Aktris berusia 33 tahun itu ternyata tengah hamil anak kedua. Kabar bahagia tersebut disampaikan Carissa Puteri lewat akun media sosial Ins tagram miliknya. Dia meng unggah potret hasil JAKARTA-Menteri Koordinator Bidang Ke maritiman Luhut Binsar Panjaitan berencana menawarkan 15 proyek infrastruktur ke investor Tiongkok. Saat ini, pemerintah Tiongkok secara resmi menunjuk rekan untuk mendiskusikan hal tersebut. “Kita menyiapkan 15 proyek. Bukan Tiongkok saja. Semuanya. Sekarang progresnya sudah sam pai offi cially pemerintah Tiongkok mau menunjuk siapa counter part saya untuk mendiskusikannya,” kata Luhut di kantornya, Jakarta, Kamis (12/4). Sayang, Menteri Luhut tak menerangkan proyek apa saja yang akan ditawarkan itu. Dia hanya menyebut 15 proyek itu tersebar di wilayah Sumatera Utara, Kalimantan Utara, Manado dan Bali. Secara bersamaan, Luhut kepada bisnis yang IRR-nya di atas 14. Modal bisa kembali dalam waktu 5 tahun. Untuk mewujudkan idenya itu Rudy menggandeng PT TWU. Milik temannya. Jadilah kilang itu populer dengan nama kilang TWU. Belakangan uangnya tidak cukup. Diundanglah Sa ritoga. Perusahaan keuangan milik grupnya Sandiaga Uno. Yang sekarang menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta Raya. Saratoga memegang saham 70 persen. Kilang ini memang kecil. Tidak seperti Balongan yang raksasa. Yang bisa sampai 125.000 barel. Hukum membangun kilang memang begitu: harus besar. Setidaknya dua kali Balongan. Bisa lebih efisien. Namun biayanya juga gajah bengkak: Rp 100 triliun. Sekitar itu. Mencari pinjaman Rp 100 triliun tidaklah mudah. Apalagi menyediakan modal sendiri. Apalagi IRR untuk sebuah refinery besar kurang dari 10. Tidak menarik. Secara bisnis. Akibatnya rencana membangun kilang selalu gagal. Oleh pemerintah lama maupun baru. BBM impor terus. Terutama dari Singapura. Jadilah kilang Balongan sebagai kilang terakhir yang pernah berhasil dibangun. Dan itu di zaman Pak Harto. Sam pailah ada pemikiran dari Rudy itu: mengapa harus besar? Tapi tidak pernah terbangun? Mengapa tidak kecil-kecil saja? Tapi bisa menjadi kenyataan? Agar impor BBM berkurang? Rudy punya pengalaman yang panjang. Di LNG Arun. Di LNG Badak, Bontang. Di perusahaan minyak Arab Saudi. Tentu Rudy dihadapkan pada tesis efisiensi. Dia tahu itu. Tapi dia bisa mengatasinya dengan desainnya. Termasuk bagaimana merangkai kilang dengan resep tertentu. Agar modal yang diperlukan tidak besar. Agar IRR-nya baik. Dan itu hanya bisa dilakukan oleh swasta seperi Rudy. Kalau ‘cara Rudy’ itu dilakukan oleh BUMN, seperti USG kehamilannya kali ini. “Alhamdulillah,” tulis Carissa Puteri sebagai keterangan foto, Rabu (11/4). Melihat kabar tersebut, rekan selebriti hingga netizen pun memberi selamat untuk Carissa Puteri. Mereka berharap Carissa Puteri dan calon bayi bisa sehat sampai dilahirkan nanti. Calon bayi yang ada dalam juga mengatakan bahwa pemerintah sedang menjajaki proyek-proyek tersebut dalam World Economic Forum. Yang akan digelar di Washington pada 18 April 2018 mendatang. Bila dalam WEF tersebut terdapat investor yang berminat, maka tidak menutup kemungkinan investor tersebut yang terlebih dulu akan diberi kesempatan menggarapnya. (jpg) Media Televisi Paling Sering Langgar Hak Anak televisi. ’’Terkait dengan pemberitaan pada anak sudah ada ketentuan. Sering kami lihat pelanggaran ada di media televisi,” ujar dia. Untuk itu dia meminta media massa menaati aturan terkait pemberitaan anak korban kekerasan. Pasalnya, KPAI enggan pemberitaan itu memberikan dampak negatif pada anak. Retno ke mu dian menuturkan, ketentuan pemberitaan pada anak terdapat dalam Pasal 19 UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Dalam UU itu mengatakan soal identitas anak dan saksi yang harus dirahasiakan. “Dalam pemberitaan anak ada yang harus dirahasiakan, yaitu identitas anak, anak atau saksi. Identitas itu meliputi nama, alamat, wajah dan hal lainnya,” terang dia. (jpg) Pertamina, misalnya, akan bisa dianggap korupsi. Saat lapangan Exxon Cepu berada di tahap awal pengeboran saat itu pula kilang Rudy jadi. Minyak mentah itu dia olah jadi solar. Dan empat jenis hasil lainnya. Seluruh produksi sumur Exxon diolah di kilang Rudy. Saat produksi minyak naik Rudy membangun modul kedua. Lebih 200 karyawan bekerja di sana. Memang kilang Rudy tidak akan mampu menyerap semua produksi minyak Exxon Cepu. Saat kemampuan produksinya mencapai puncaknya. Exxon harus kirim ke kilang besar. Untuk itu dibangunlah pipa besar. Sejauh hampir 100 km. Dari lokasi sumur ke tengah laut. Di utara Tuban. Pelabuhan minyak itu memang dibangun di atas laut. Bukan di pantai. Untuk mendapat kedalaman 16 meter. Begitu jauhnya sampai tidak kelihatan dari darat. Dan lagi, itu tidak bisa disebut pelabuhan. Tidak ada bangunan dermaganya. Hanya tonggak sandar. Di situlah kapal pengangkut minyak mentah menerima kiriman crude dari sumur Cepu. Dikirim ke kilang besar. Termasuk ke Balongan. Begitu fasilitas tersebut jadi keluarlah aturan pemerintah. Tidak boleh lagi jual minyak mentah di mulut tambang. Kalau kilang Rudy ingin mendapat minyak mentah juga harus membelinya di mulut pipa. Yang di tengah laut itu. Lalu diangkut dengan kapal ke pantai. Lalu diangkut lagi dengan truk. Ke kilang Rudy di mulut tambang. Dengan demikian Rudy harus membeli minyak mentah lebih mahal. Biaya pipa ke tengah laut harus dia tanggung. Ditambah biaya kapal dan angkutan truk. Rudy menyerah. Kilang itu terpaksa tutup. Lebih dari 200 karyawannya tidak bisa lagi bekerja. Lumbung itu ternyata tidak untuk ayam. (dis) Alhamdulillah, Hamil Lagi kandungan pemain film Ayatayat Cinta itu merupakan anak kedua baginya. Sebelumnya dia sudah dikaruniai anak bernama Quenzino Acana Naif. Carissa Puteri menikah dengan Navies Abdullah Naif pada Maret 2012. Mereka mendapat buah hati pertama pada September 2013 silam. (ded/ce1/JPC) General Manager/Penanggung Jawab: Andi Ahmadi. Pemimpin Redaksi: Zaenal Aripin. Redaktur Pelaksana: Bisman Pasaribu. Korlip: Irwan. Redaktur: Miftakhudin. . Sekretaris Redaksi: Dinar Maharani. Staf Redaksi: Andi Mardani, Antonio J. S. Bano, Eko Iskandar, Syahrul Ramadhan, Ahmad Pairudz, Dani Ibrahim, Karsim Putra Pratama. Komisaris: Hazairin Sitepu. Direktur: Hetty, Faturohman S Kanday. Ombudsman JPG: M.Choirul Shodiq, Rohman Budijanto. Fotografer: Arisanto, Raiza Septianto. Pracetak: Yudhi Handoko, Mahmud Amsori, Bambang Joko Prakoso, Tio Ardiansyah, M. Indra Negara. Desain Iklan: Denis Arfian. Editor: Muhammad Qithfi Rul Aziz. Teknologi Informasi: Beni Irawan, Alvin. Pemasaran/Sirkulasi: Asep Rachmat (Koordinator), Eti Cahyanih. Manager Iklan: Hafidz. Iklan: Flora Pangestika. Manager Keuangan: Imam Hidayat. Keuangan: Rizky Marcella, Niki Ayu Minofi, Linda Rose Iskandar. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Perkantoran Suncity Square, Jl M Hasibuan Blok A40-41, Bekasi. Telp. Redaksi: 021-88863639. Telp Iklan: 021-88863640 (FO & PEMASARAN): 021-88966203. Telp. Keuangan: 021-88863641, Faks: 021-88863641, 021-88863639. Telp: 021-88966203, 88863641. Bank: Bank CIMB Niaga Bekasi. No.Rek: 925-01- 00699-00-0 a.n PT BEKASI EKSPRES MEDIA. Diterbitkan oleh: PT Bekasi Ekspres Media. Percetakan: PT Bogor Media Grafika Jalan Siliwangi Kav 1 No 34 Komplek Puslitbang Intel Desa Ciujung, Kabupaten Bogor, Sentul Bogor. No.Telp: (0251) 8655 365. (isi diluar tanggung jawab percetakan). Warna FC : Rp. 50.000,- Halaman 1 FC : Rp. 65.000,- Advertorial FC : Rp. 30.000,- Hitam Putih BW : Rp. 35.000,- Halaman 1 BW : Rp. 50.000,- Advetorial BW : Rp. 20.000,- Pengumunan BW : Rp. 30.000,- Iklan Baris : Rp. 15.000,- Wartawan Radar Bekasi selalu dibekali identitas dan tidak menerima uang atau barang berharga lainnya dari narasumber.