Views
1 week ago

Buku_KEE_draf_3

Gambar 2.1. Kawasan

Gambar 2.1. Kawasan ekosistem esensial koridor orangutan di bentang alam Wehea- Kelay 2.2. Sebaran Distribusi Orangutan Rencana pengelolaan kawasan ekosistem esensial seluas 532,143 ha di bentang alam ini merupakan salah satu habitat terpenting bagi populasi orangutan di Provinsi Kalimantan Timur. Wich et al. (2008) memperkirakan populasi orangutan di DAS Kelay yang juga termasuk bentang alam Wehea sebanyak ± 2500 individu. Perkiraan jumlah populasi tersebut tersebar di berbagai tipe habitat seperti hutan dataran rendah, perbukitan dan hutan dataran tinggi termasuk di areal perkebunan sawit. Perkiraan dari populasi orangutan di DAS Wehea-Kelay tersebut mengindikasikan bahwa di kawasan di bentang Alam Wehea-Kelay merupakan habitat terpenting dan terbesar bagi populasi orangutan liar di Provinsi Kalimantan Timur. 12

Hasil penggabungan (overlay) peta sebaran orangutan dari laporan Wich et al. (2008) dan PHVA (2015) menunjukkan bahwa di kawasan ekosistem esensial bentang alam Wehea-Kelay dari total rencana pengelolaan seluas 532,143 ha, distribusi orangutan menempati atau berada di dalam kawasan seluas 305,241 ha (57%) (Gambar 2.2). Gambar 2.2. Distribusi orangutan di bentang alam Wehea-Kelay (Wich et al. 2008; PHVA, 2015) Bukti bahwa bentang alam Wehea-Kelay merupakan habitat alami orangutan selain laporan Wich et al. (2008), juga dilaporkan oleh beberapa peneliti lain, ataupun informasi langsung dari para pemegang izin konsesi yang berada di bentang alam Wehea-Kelay. Informasi langsung dari para pemegang izin konsesi yang berada di bentang alam Wehea-Kelay tersebut terdokumentasi di dalam beberapa dokumen laporan internal, di antaranya adalah dokumen penilaian kawasan bernilai konservasi tinggi (Tabel 2.1). 13