Views
1 month ago

Buku_KEE_draf_3

Tabel 2.1. Informasi

Tabel 2.1. Informasi keberadaan orangutan di bentang alam Wehea-Kelay No Lokasi 1. DAS Kelay (termasuk Gunung Gajah, Wehea, dan beberapa perusahaan logging di sekitarnya) Estimasi populasi 2,500 individu Luas areal (ha) Sumber - Wich et al. (2008) Jurnal Flora dan Fauna International. Oryx. 2. Hutan Lindung Wehea - 38,000 Proposal Usulan HL Wahea (Pemerintah Kutai Timur, 2005) Laporan Kegiatan di Hutan Lindung Wehea (TNC, 2011); Loken et al. (2013) American Journal of Primatology; 3. PT Gunung Gajah Abadi - 74,980 Dokumen penilaian kawasan bernilai konservasi tinggi PT Gunung Gajah Abadi. Tahun 2014 4. PT Narkata Rimba - 65,925 Dokumen penilaian kawasan bernilai konservasi tinggi PT Narkata Rimba. Tahun 2010 5. PT Karya Lestari - 49,123 Draf dokumen penilaian kawasan bernilai konservasi tinggi PT Karya Lestari. Tahun 2016 6. PT Acacia Andalan Utama - 21,965 Dokumen penilaian kawasan bernilai konservasi tinggi PT Acacia Andalan Utama. Tahun 2014 Berdasarkan Tabel 2.1, meskipun dari beberapa laporan terkait jumlah estimasi populasi orangutan di bentang alam Wehea-Kelay masih terbatas, namun dari keseluruhan laporan menunjukkan bahwa bentang alam Wehea-Kelay, merupakan habitat penting bagi orangutan (P.p. morio) di Provinsi Kalimantan Timur. 14

2.3. Batas Geografi dan Administrasi Bentang Alam Wehea-Kelay, di Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau- Provinsi Kalimantan Timur seluas 532,143 ha secara geografis berada di posisi 01° 13’ 43.90” – 02° 02’ 4.31” Lintang Utara dan 116° 16’ 0.58” – 117° 06’ 57.50” Bujur Timur, dan terletak ± 150 km bagian Utara dari garis khatulistiwa (Gambar 2.3). Gambar 2.3. Kawasan ekosistem esensial bentang alam Wehea-Kelay, Provinsi Kalimantan Timur 15