Views
6 months ago

Buku_KEE_draf_3

Gambar 2.14. Intensitas

Gambar 2.14. Intensitas curah hujan secara umum di kawasan bentang alam Wehea- Kelay 2.10. Keragaman Flora dan Fauna Kawasan hutan di Bentang alam Wehea-Kelay memiliki keanekaragaman jenis tumbuhan yang sangat tinggi. Jenis pohon yang tumbuh di kawasan hutan bentang alam Wehea-Kelay secara umum di dominasi dari suku Dipterocarpaceae. Selain didominasi jenis pohon komersil dari suku Dipterocarpaceae, di kawasan hutan bentang alam Wehea-Kelay juga memiliki keanekaragaman jenis pohon buah yang cukup tinggi. Jenis pohon buah tersebut di antaranya adalah durian (Durio spp), rambutan (Nephelium spp), sukun (Artocarpus spp), Kapul (Baccaurea spp), dan mangga (Mangifera spp). Keberadaan jenis-jenis dari pohon buah tersebut di bentang alam Wehea-Kelay sangat penting tidak hanya bagi penduduk setempat, tetapi juga bagi kehidupan satwa liar seperti orangutan, owa, lutung dan lain-lainnya. Tidak itu saja, di bentang alam Wehea-Kelay juga tumbuh tersebar jenis-jenis pohon yang disukai oleh orangutan untuk digunakan sebagai pohon sarang. Jenis-jenis 32

tersebut di antaranya adalah dari suku Dipterocarpaceae seperti Meranti (Shorea spp), Ulin (Eusideroxylon zwageri) dan Medang (Litsea spp) dari suku Lauraceae, dan jambu-jambu (Syzygium spp) dari suku Myrtacaceae. Selain itu, di bentang alam Wehea-Kelay juga memiliki stratifikasi tajuk bertingkat dan memiliki ciri dari tipe hutan Dipterocarpaceae seperti yang dijelaskan oleh MacKinnon et al. (2000). Ciri tersebut di antaranya adalah stratifikasi tajuk teratas yang menjulang tinggi didominasi dari jenis-jenis pohon dari suku Dipterocarpaceae dan Leguminosae dan di bawahnya atau di lapisan tengah dari suku Burseraceae dan Sapotaceae, yang kemudian diikuti lapisan di bawahnya dari suku Euphorbiaceae, Rubiaceae, Anonaceae, Lauraceae dan Myristicaceae. Sama halnya dengan keanekaragaman flora, jenis satwa liar di bentang alam Wehea-Kelay juga sangat beragam. Setidaknya dari kelompok mamalia berdasarkan kompilasi dari beberapa dokumen laporan identifikasi kawasan bernilai konservasi tinggi di unit manajamen PT Narkata Rimba, PT Gunung Gajah dan PT Karya Lestari dan hutan Lindung Wehea di kawasan bentang alam masih dapat ditemukan dan dijumpai orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus morio); owa kalawat (Hylobates mulleri); lutung merah (Presbytis rubicunda); lutung dahi-putih (Presbytis frontata); beruang madu (Helarctos malayanus); macan dahan (Neofelis diardi), rusa sambar (Rusa unicolor) dan beberapa jenis lainnya. Sedangkan dari kelompok burung (aves) di bentang alam Wehea-Kelay juga masih dapat dijumpai dan ditemukan berbagai macam jenis burung endemik Kalimantan atau jenis yang umum ditemukan di pulau Kalimantan. Beberapa jenis burung tersebut di antaranya adalah kucica kalimantan (Copsychus stricklandii ); cabai panggul-hitam (Dicaeum monticolum); bondol kalimantan (Lonchura fuscans); dan berbagai jenis burung rangkong atau enggang seperti rangkong gading (Rhinoplax vigil), enggang jambul (Berenicornis comatus), rangkong badak (Buceros rhinoceros), enggang klihingan (Anorrhinus galeritus), julang emas (Rhyticeros undulatus), kangkareng hitam (Anthracoceros malayanus), dan kangkareng perut-putih (Anthracoceros albirostris ), dan beberapa jenis lainnya. 33