26.07.2022 Views

Penjumlahan Pecahan Lembar Kerja Matematika (2)

Transform your PDFs into Flipbooks and boost your revenue!

Leverage SEO-optimized Flipbooks, powerful backlinks, and multimedia content to professionally showcase your products and significantly increase your reach.

BERMUATAN ETNOSAINS

Untuk

Kelas XI

SMA/MA

Kelompok :

Nama Anggota Kelompok :

1

2

3

Kelas/Semester :

4

Mata Pelajaran :


Capaian Kompetensi

Petunjuk penggunaan :

1. Bacalah Doa sebelum mempelajari LKPD.

2. Kerjakan setiap latihan yang ada di dalam LKPD sesuai instruksi.

3. Silahkan bertanya jika belum mengerti.

4. Pelajari materi yang disajikan dalam LKPD secara runtut.

5. Tandai atau garis bawahi bagian-bagian yang dianggap penting.

6. LKPD ini menggunakan pendekatan etnosains (budaya lokal) yang

dijadikan sebagai sumber pembelajaran.

Kompetensi Dasar :

3.14 Mengelompokkan berbagai tipe sistem koloid, dan menjelaskan

kegunaan koloid dalam kehidupan berdasarkan sifat-sifatnya.

Indikator

3.14.1 Membedakan larutan, koloid, dan suspensi

3.14.2 Mengklasifikasikan jenis koloid berdasarkan fase terdispersi dan

. fase pendispersi

3.14.4 Menjelaskan sifat-sifat koloid

3.14.5 Menganalisis penerapan koloid berdasarkan sifat-sifatnya dalam

. kehidupan sehari-hari

Tujuan Pembelajaran :

1. Siswa dapat memahami perbedaan larutan, koloid, dan

. suspensi

2. Siswa dapat membedakan pengelompokan system

. koloid

3. Siswa dapat memahami sifat-sifat koloid

4. Siswa dapat menghubungkan konsep koloid dalam

. kehidupan sehari-hari

LKPD Sistem Koloid Berbasis PBL Bermuatan Etnosains

Kelas XI SMA/MA

2


PENDAHULUAN

Timbung

Nagasari

Cerorot

Bantal

Apakah kalian tahu beberapa jajanan pasar tradisional

diatas? Pasti sudah tidak asing kan!

Tahu tidak?! Ternyata jajanan pasar yang sering kita

jumpai di pasar tradisional ini masuk ke dalam materi

kimia system koloid lho! Mengapa demikian?

Mari kita bahas bersama dan temukan jawabannya

dalam LKPD ini!

LKPD Sistem Koloid Berbasis PBL Bermuatan Etnosains

Kelas XI SMA/MA

3


Kegiatan Belajar

1.

Orientasi Masalah

Bacalah wacana berikut dengan seksama!

Rina sedang membuat kue sagu keju untuk jajanan lebaran yang

berbahan dasar tepung kanji. Saat melarutkan tepung kanji dengan air

dingin, dalam waktu tidak lama terjadi pemisahan antara kanji dengan

air, dimana lapisan atas adalah tepung kanji dan lapisan bawah adalah

air. Yang berarti tepung kanji tidak bisa larut pada air dingin. Kemudian

Rina mencoba untuk melarutkan tepung kanji dengan air panas,

ternyata tepung kanji tersebut bercampur dengan sempurna. Sehingga

Rina dapat melanjutkan pembuatan kuenya.

Menurut anda, apa yang menyebabkan tepung kanji tidak bisa

larut dalam air dingin? Apakah fenomena tersebut berkaitan

dengan system koloid? Kemukakan pendapatmu!

…………………………………………………………

…………………………………………………………

…………………………………………………………

…………………………………………………………

…………………………………………………………

LKPD Sistem Koloid Berbasis PBL Bermuatan Etnosains

Kelas XI SMA/MA

4


Kegiatan Belajar

2. Organisasi Belajar

Ayo Belajar!

A. Pengertian Koloid

Selama ini banyak yang memahami bahwa campuran ada dua

macam, yaitu campuran homogen (larutan sejati) dan campuran

heterogen (suspensi). Diantara dua keadaan ini, ada satu jenis

campuran yang menyerupai homogen, tetapi sifat-sifat yang

dimilikinya berbeda sehingga tidak dapat digolongkan sebagai

homogen maupun heterogen. Melainkan disebut system koloid.

Berdasarkan ukuran partikel, system koloid berada di antara

suspensi dan larutan sejati. Ukuran partikel koloid lebih kecil dari

suspensi sehingga tidak membentuk fasa terpisah, tetapi tidak

cukup kecil jika dibandingkan larutan sejati. Dalam larutan sejati,

molekul, atom, atau ion terlarut secara homogen di dalam

mediumnya. Oleh karena itu, partikel koloid disebut sebagai fasa

terdispersi dan mediumnya disebut sebagai medium

pendispersinya

Perhatikan

persamaan dan

perbedaan sifat

dari koloid, larutan

sejati, dan suspensi

pada tabel berikut :

Variable Larutan Koloid Suspensi

Ukuran

partikel

Penampilan

fisik

Kestabilan

(Jika

ddiamkan)

Cara

pemisahan

<100nm

Jernih,

partikel zat

terlarut tidak

dapat diamati

dengan mikroskop

ultra.

Tidak

terpisah (sangat

stabil)

Tidak

dapat disaring

1-100

nm

Keruh-jernih,

partikel

terdispersi hanya

dapat diamati

dengan

mikroskop ultra.

Sukar

terpisah

(relative stabil)

Tidak

dapat disaring

>100nm

Keruh,

partikel zat

dapat diamati

langsung

dengan mata

Mudah

terpisah

(mengendap/ti

dak stabil

Filtrasi

(penyaringan)

Sekilas Info!

Ukuran partikel

koloid terletak

antara partikel

larutan sejati dan

partikel suspensI.

Oleh karena itu,

pembuatan koloid

dapat dilakukan

dengan dua cara

yaitu

menggabungkan

molekul atau ion

dari larutan (cara

kondensasi) dan

menghaluskan

partikel suspense

(cara dispersi)

Penembusan

oleh cahaya

Meneruskan

cahaya

Menyebarkan

cahaya

Tidak

tembus cahaya

LKPD Sistem Koloid Berbasis PBL Bermuatan Etnosains

Kelas XI SMA/MA

5


Kegiatan Belajar

B. Pengelompokan Sistem Koloid

Sama seperti homogen, dalam sistem koloid zat terdispersi

maupun medium pendispersi dapat berupa gas, cairan,

maupun padatan. Sistem koloid adalah campuran yang

heterogen. Berdasarkan fasa terdispersi dan medium

pendispersi maka system koloid dapat dibagi menjadi 8

macam. Kombinasi campuran fase terdispersi gas dan medium

pendispersi gas selalu menghasilkan campuran homogen (satu

fase) sehingga tidak dapat membentuk sistem koloid.

Jenis-jenis koloid

Larutan terdiri dari

dua campuran zat

yaitu zat terlarut

dan zat pelarut.

Koloid pun juga

terdiri dari dua

campuran zat, yang

disebut fase

terdispersi (zat

terlarut) dan

medium

pendispersi

(pelarut)

No

Fase Terdispersi

Fase Pendispersi

Nama

Koloid

Contoh

1. Padat

Sol Padat

Mutiara, kaca warna

2. Cair Padat Emusi Padat

Keju, mentega

3. Gas Buih padat Batu apung, kerupuk

4. Padat

Sol

Pati dalam air, cat, jeli

5. Cat Cat

Emulsi

Susu, mayones, santan,

minyak goreng

6. Gas

Buih

Krim,pasta

LKPD Sistem Koloid Berbasis PBL Bermuatan Etnosains

Kelas XI SMA/MA

6


Kegiatan Belajar

C. Sifat Koloid

1. Efek Tyndall

Efek tyndall adalah efek penghamburan cahaya oleh partikel-partikel

koloid. Efek tyndall dapat terjadi saat partikel koloid terpapar oleh sinar

contohnya yaitu santan apabila diberikan cahaya, maka cahaya akan

langsung dihamburkan. Hal ini dapat terjadi karena partikel koloid

memiliki ukuran partikel dengan ukuran besar

untuk dapat menghamburkan sinar tersebut. Contoh efek tyndall dalam kehidupan sehari-hari

yaitu sorot laser yang dihamburkan pada santan yang keruh, langit berwarna jingga sore hari,

berkas sinar matahari melewati celah-celah pepohonan dan lain sebagainya.

2. Gerak Brown

Jika kita amati system koloid dibawah mikroskop ultra, maka kita akan melihat

bahwa partikel-partikel koloid tersebut akan bergerak membentuk zigzag.

Pergerakan zigzag ini dinamakan gerak brown. Gerakan tersebut dapat bersifat acak

seperti halnya pada santan.

Untuk system koloid dengan medium pendispersi zat cair seperti santan, pergerakan partikelpartikel

akan menghasilkan tumbukan dengan partikel-partikel koloid itu sendiri. Tumbukan

tersebut berlangsung dari segala arah. Oleh karena ukuran partikel cukup kecil, maka tumbukan

yang terjadi cenderung tidak seimbang.

3. Koagulasi

Koagulasi (penggumpalan)adalah peristiwa pengendapan partikel-partikel koloidsehingga

fase terdispersiterpisah dari mediumpendispersinya. Santan memilikisifat koagulasi, dimana

koagulasisantan dapat dilakukan secara mekanis yaitu pemanasan.

Saat dilakukan pemanasanpada santan terjadi kenaikan suhusantan sehingga

jumlahtumbukan antara partikelkoloid dengan molekul airbertambah banyak. Halini

meyebabkan lepasnyaelektrolit yang teradsorpsi padapermukaaan partikel koloid.Akibatnya

molekul-molekul koloid menjadi tidak bermuatan sehingga terjadi koagulasi

4. Koloid pelindung

Koloid pelindung adalah koloid yang mempunyai sifat dapat melindungi koloid lain dari

proses koagulasi. Koloid pelindung ini akan membungkus atau membentuk lapisan disekeliling

partikel koloid yang dilindungi dan menghindari nya terkoagulasi.

Santan tidak dapat di sterilisasikan dengan pemanasan sebagaimana dilakukan terhadap

produk lain. Hal ini disebabkan santan mengalami koagulasi (penggumpalan) jika dipanaskan

diatas suhu 80 derajat celcius, dan aroma kelapa sebagian besar akan hilang. Oleh karena itu,

untuk pengawetan jangka panjang santan perlu distabilkan dengan penambahan emulsifier dan

stabilizer yang sesuai.

LKPD Sistem Koloid Berbasis PBL Bermuatan Etnosains

Kelas XI SMA/MA

7


Kegiatan Belajar

Setelah membaca materi diatas, kerjakan soal-soal berikut ini!

1) Apa yang dimaksud dengan system koloid?

…………………………………………………………………

…………………………………………………………………

…………………………………………………………………

…………………………………………………………………

…………………………...................................................

2) Sebutkan perbedaan larutan, koloid, dan suspensi.

…………………………………………………………………

…………………………………………………………………

…………………………………………………………………

…………………………………………………………………

…………………………...................................................

3) Isilah bagian tabel yang kosong berikut dengan kotak

jawaban dibawahnya sehingga menjadi jawaban yang benar!

No Jenis Koloid Fase Terdispersi Fase Pendispersi Contoh Koloid

1. Padat Cair Cat

2. Emulsi Padat Padat Agar-agar

3. Cair Cair Susu

4. Gas Cair Buih Sabun

5. Padat Padat Kaca berwarna

6. Buih padat Gas Karet busa

7. Aerosol Cair Gas

Cair Sol Emulsi Busa/buih

Sol Padat Padat Awan

LKPD Sistem Koloid Berbasis PBL Bermuatan Etnosains

Kelas XI SMA/MA

8


Kegiatan Belajar

3. Melakukan penyelidikan

Setelah kalian mengumpulkan informasi, lakukan kegiatan penyelidikan ini

bersama teman kelompok!

1) Tentunya kalian pernah melihat peristiwa diatas bukan? Apa yang bisa kalian amati dari peristiwa diatas?

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

2) Mengapa cahaya tersebut dapat dihamburkan?

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

……....................................................................................

3) Simpulkan sifat koloid pada fenomena tersebut!

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

……....................................................................................

4) Sebutkan 3 contoh lain efek tyndall dalam kehidupan sehari-hari

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

……....................................................................................

LKPD Sistem Koloid Berbasis PBL Bermuatan Etnosains

Kelas XI SMA/MA

9


Kegiatan Belajar

4. Penyajian Hasil

Presentasikan hasil diskusi kelompok kalian kepada teman-teman yang lain

dan buatlah kesimpulan dari penyelidikan yang telah kalian lakukan.

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

…………………………………………………………………….....

........................................................................................…

5. Refleksi dan Evaluasi

Setiap kelompok menganalisis dan mengevaluasi jawaban dari kelompok lain

dengan bimbingan guru. Setelah itu, untuk menguatkan pemahaman kalian

kerjakanlah latihan soal berikut secara individu.

1. selain santan dan asap, sebut dan jelaskan system koloid yang sering kalian jumpai

sehari-hari!

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

……....................................................................................

2. apakah sorot lampu mobil pada malam hari akan terlihat lebih jelas apabila

tidak adanya asap atau debu? Bagaimana pendapatmu? Jelaskan!

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

……....................................................................................

LKPD Sistem Koloid Berbasis PBL Bermuatan Etnosains

Kelas XI SMA/MA

10


Kegiatan Belajar

3. Jika kalian sedang berada di daerah yang kesulitan mendapatkan air bersih,

dan kalian mencari solusi untuk menjernihkan air tersebut dengan

memanfaatkan sifat koloid, sifat koloid apakah dan bagaimana solusi yang

kalian gunakan?

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

……....................................................................................

4. Pernahkah kalian makan es krim? Bagaimana rasanya? Tentu lembut bukan?

Bandingkan ketika kalian memakan es batu yang keras? Mengapa terdapat

perbedaan antara es krim dan es batu padahal cara pembuatannya sama-sama

dibekukan?

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

………………………………………………………………………

……....................................................................................

LKPD Sistem Koloid Berbasis PBL Bermuatan Etnosains

Kelas XI SMA/MA

11


Wawasan Etnosains

Santan, asap(pembakaran timbung), dan jajanan merupakan contoh dari

penerapan konsep koloid. Mengapa demikian? Simak ulasan berikut :

Santan merupakan emulsi minyak dalam air

alami berwarna putih susu yang diekstrak

dari daging buah kelapa tua yang

ditambahkan air untuk menghasilkan

santannya. Emulsi pada santan kelapa

ditandai oleh terpisahnya komponen lemak

dan minyak. Santan merupakan emulsi cair

dan medium pendispersinya juga cair. Santan

memiliki kandungan nonymethylketon yang

menimbulkan aroma dan rasa khas

Komponen jajanan jajanan pasar rata-rata adalah beras ketan dan air

santan. Sebelum dicampur, beras merupakan fase padat dan air

santan adalah fase cair. Setelah dicampur akan menghasilkan jajanan

yang fasenya padat dan termasuk ke dalam emulsi padat. Koloid jenis

emulsi padat memiliki fase terdispersi cair dan medium pendispersi

padat. Maka fase terdispersi pada pembuatan jajanan pasar adalah air

santan (cair) dan medium pendispersinya adalah beras ketan (padat).

Sehingga wujud koloid nya merupakan emulsi padat.

Terbentuknya kepulan asap saat pembakaran timbung. Asap

merupakan kumpulan atom-atom karbon yang berfasa padat sebagai

fase terdispersi dan udara tempat asap berada merupakan medium

pendispersinya. Asap termasuk ke dalam aerosol padat.

LKPD Sistem Koloid Berbasis PBL Bermuatan Etnosains

Kelas XI SMA/MA

12


REFLEKSI MATERI

Setelah mempelajari LKPD ini, coba kalian temukan fenomena lain yang ada di lingkungan sekitar

kalian yang berkaitan dengan materi system koloid!

No

Contoh

Fenomena

Penjelasan

Konsep System Koloid

1.

Proses

cuci darah

Prinsip koloid yang dilakukan yaitu Dialisis. Dialisis

adalah suatu proses perpindahan molekul terlarut

dalam campuran larutan yang terjadi akibat difusi

pada membran semi permeable.

2.

3..

4.

LKPD Sistem Koloid Berbasis PBL Bermuatan Etnosains

Kelas XI SMA/MA

13


DAFTAR PUSTAKA

Nahadi. (2007). Intisari Kimia SMA: Ringkasan Materi, Contoh Soal-Jawab, dan Soal- Soal Latihan UN.

Bandung: CV Pustaka Setia.

Kalsum, Siti., Devi, K.Poppy, 2013. BSE Kimia Kelas XI SMA, Kementerian

Jakarta.

Pendidikan dan Kebudayaan:

Sudarmo, U. (2014). Kimia untuk SMA/MA Kelas XI Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu Alam.

Jakarta: Erlangga.

Umiyati, N. (2016). Buku Siswa Kimia untuk SMA/MA kelas XI Peminatan Matematika dan Ilmu-ilmu Alam.

Surakarta: CV Mediatama

LKPD Sistem Koloid Berbasis PBL Bermuatan Etnosains

Kelas XI SMA/MA

14

Hooray! Your file is uploaded and ready to be published.

Saved successfully!

Ooh no, something went wrong!