02.11.2022 Views

PRINT MEDIA 109 small resolusi

Create successful ePaper yourself

Turn your PDF publications into a flip-book with our unique Google optimized e-Paper software.

Graphic Company Information and Comminucation Media > www.indonesiaprintmedia.com

Industri Kemasan-Tumbuh 4... > 04 Kemasan Digital di Era Customized Product ... > 24 Industrial UV inkjet takes the hurdles out of print ... > 30

Edisi : 109

Nov-Des 2022

Rp. 20.000

Seri Digital Printing untuk Paperboard Packaging (1):

Persyaratan bahan baku kertas karton

dan tinta untuk UV Ink Jet Paperboard Packaging




Content

Publisher :

CV. Print Media Indonesia

Managing Director/

Chief Editor : Usman Batubara

Editor board :

H. Soebardianto, Kikie Nurcholik,

Alfred Satyahadi, Yulius Widi Nugroho, S.Sn,

M.Si., Rudy D. Muliadi,

Bambang Wisanggeni

Countributors :

Dedy Heru P.

Aulia Suhandhika, Alan Suharlan

Marketing Manager : Fikri Irmansyah

Finance Manager : Indrawati

Legal staff : Yanto Irianto, SH., MH.

Circulasi : Sholeh

Administrasi : Arif Suripno

Business number / NIB : 0257010140895

Brand certificate : IDM000570177

Tax ID number : 71.615.8852.403.000

Printed by : Multi Print 1,

Tel. 021-4243782/4244038

Bank account : BCA, 1673010141,

An : Print Media Indonesia

Publisher address :

Perum Grand Riscon Padjajaran, Blok F 10

No 33 Cimanggis, Bojonggede Bogor, 16924,

Indonesia

Marketing address :

Jl. Kembang Raya No 19A Jakarta, 10420.

Indonesia

Name Contac : Arif Suripno

Phone/fax : +6221 3150929,

Mobile : +6281288811831

WhatsApp : +62811808282

Email:

info@indonesiaprintmedia.com

redaksi@indonesiaprintmedia.com

Social media:

- Facebook :

- https //web.facebook.com/indone siaprintmedia/

- https://web.facebook.com/groups/kopigrafika

Twiter :

https//twitter.com/PrintMediaMaga1 Instagram

:

https://www.instagram.com/majalah_grafika/

Channel Online :

https://www.youtube.com/channel/UCemTLj-

Gox5oh_BtvqEO8X2A

Digital magazine shop :

- https://ebooks.gramedia.com/magazines/

print-media-indonesia

- https://www.myedisi.com/printmedia/4414

Website :

www.indonesiaprintmedia.com

02 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022

Seri Digital Printing ... Packaging (1):

Persyaratan bahan baku kertas ... 10

Epson luncurkan printer foto SC

berol ganda yang ringkas ... 30

Perluasan layanan :

Revo Print Shop Tambah Cab ... 44

ADVERTISING COSTS (USD)

Seru, Mudah, dan Cepat, Cetak Foto ...

Printer Foto Portabel Canon... 17

Workshop Update Teknologi

Cetak Bagi Siswa DKV ... 38

Industrial UV inkjet takes the hurdles

out of printing tube laminates ... 50

MAGAZINE / EDITION ONLINE / YEAR E-NEWSLETTER / VOL

Front cover 1.250 website top banner 300 Banner front cover 100

Inside front cover 900 website side banner 100 Inside front cover 200

Back cover 1.200 Back cover 400

Inside back cover 850 Inside back cover 150

Center page (2) 1.000 Reguler page 100

Reguler page 450


ˍ Leading

automation

For your kind

of cartons

ZERO-FAULT PACKAGING

Whatever the shape or size of your jobs, BOBST

delivers the automated solutions and expertise

you need for maximum productivity with zero

defects and zero returns. Interested?

Find your local BOBST representative

at www.bobst.com/contact

www.bobst.com


RUBRIK JENDELA

https://absolutegrafika.com/kemasan-packaging-paperbag-dan-buku/

Industri kemasan kertas tumbuh 4 hingga 5 persen tahun 2022

Geliat konsumsi dan perubahan pola

belanja ke pesan-antar menjadi katalis

pertumbuhan industri kemasan selama

masa pandemi. Hal itu juga terjadi

pada kemasan kertas. Menurut catatan

Federasi Kemasan Indonesia, kemasan

kertas dan karton cukup mendominasi

pasar kemasan tahun lalu, yakni

sebesar 28 persen dari total nilai Rp102

triliun hingga Rp105 triliun. Realisasi

tersebut tumbuh 4 persen hingga 5

persen. Adapun selain kemasan kertas,

pertumbuhan pasar kemasan juga

dikontribusikan oleh plastik kaku 18

persen, dan sisanya terdiri atas gelas,

metal, dan sebagainya.

Direktur Eksekutif Federasi Kemasan

Indonesia Henky Wibawa mengatakan

pertumbuhan pasar kemasan kertas

tahun ini diperkirakan akan sejalan dengan

ekspansi industri packaging secara

keseluruhan pada tahun ini, yakni di

angka 4 persen hingga 5 persen.

“Berkaitan dengan e-commerce,

salah satunya kertas dan karton banyak

dipakai untuk secondary packaging.

Saya cukup yakin dengan pertumbuhan

4 hingga 5 persen, kami harapkan

bertumbuh seperti itu,” kata Henky

kepada Bisnis, Rabu akhir triwulan

pertama tahun 2022 lalu. Adapun, dengan

proyeksi pertumbuhan 5 persen,

pasar kemasan pada tahun ini berkisar

Rp107,1 triliun hingga Rp110,2 triliun.

Pertumbuhan industri ini juga didorong

investasi baru, salah satunya

yang baru-baru ini diumumkan Asia

Pacific Resources International Limited

(APRIL) Group Rp33,4 triliun. Namun

demikian, Henky juga menggarisbawahi

dampak lingkungan dari tumbuhnya

kemasan kertas. Isu sampah di

industri kemasan kertas sebagian besar

memang dapat ditanggulangi dengan

penggunaan bahan baku daur ulang.

Selanjutnya, yang harus lebih diperhatikan

adalah sisi keberlanjutan pasokan

bahan baku yang berasal dari kayu.

Selain itu, industri juga harus menyiapkan

fasilitas daur ulang untuk produk

kemasan kertas yang dilapisi plastik.

Produk-produk tersebut umumnya digunakan

dalam pengemasan makanan

dan minuman.

“Tentunya industri daur ulang harus

disiapkan. Yang sekarang dipakai [untuk

kemasan makanan dan minuman]

itu tidak bisa didaur ulang, karena ada

gabungan [dengan plastik]. Itu yang

menjadi masalah hari ini,” kata Henky.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang

Kartasasmita sebelumnya menggarisbawahi

unsur ekonomi sirkular pada

industri kemasan kertas, selain juga

plastik. Dengan kebutuhan kemasan

kertas dunia yang terus tumbuh mencapai

rata-rata 3 persen dalam lima tahun

terakhir, terbuka peluang untuk industri

dalam negeri memenuhi kebutuhan

global. “Dalam konteks green economy,

tidak hanya kertas, plastik juga memiliki

potensi daur ulang. Jadi dengan kesadaran

masyarakat dan industri yang

makin kuat, saya memandang kedua

komoditi ini, akan mampu mendukung

circular economy, dan bisa berjalan

beriringan,” kata Agus.

@ipm

04 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


Indonesia Print Media, Edisi 108 Sept-Okt 2022 I 05


CATATAN KAKI

Oleh : Kikie Nurcholik

(VP 1 Komunitas Printing Indonesia)

Opini : Digital Terhadap Industri Cetak Konvensional

Dalam catatan kali ini saya ingin mengajak

kita sekalian untuk bersama mencermati

peluang usaha “yang masih tersisa” dalam

Industri cetak konvensional, saya mengatakannya

konvensional karena patut pula

diakui bahwa industri percetakkan offset

adalah industri yang begitu diminati para

pegiat grafika sejak awal dipopulerkan di

manca negara, karenanya banyak orang

yang kemudian menggadang gadang (saat

itu, bahkan mungkin hingga saat ini) Bisnis

cetak offset merupakan bisnis yang takkan

dapat dihentikan oleh teknologi cetak apapun.

Walaupun Offset sanggup mengakomodir

permintaan besar, harus kita akui masyarakat

Indonesia sudah semakin terbiasa

dengan media digital dan pelan pelan

meninggalkan media cetak.

Akhirnya Media cetak semakin langka.

Alhasil diprediksi Industri media cetak di

Indonesia tidak mampu menjalankan usahanya

karena tidak ada kepastian pasokan dan

permintaan.

Kondisi ketegangan geo-politik seperti

perang dagang China-Amerika semakin memanas

dan makin banyaknya negara yang

bertikai, seperti Rusia dan Ukraina yang

Hingga kini belumlah dapat menyelesaikan

masalah mereka.

Perusahaan pemasok global pun lebih

memilih mengamankan pasokan nya

(tinta dll) untuk percetakan kemasan yang

dianggap masih berkembang, dalam situasi

keterbatasan perdagangan internasional.

Maka prediksi berikutnya pada media cetak

(khususnya pada lini media Offset Lithography)

semakin nyata tergerus oleh perkembangan

teknologi digital yang semakin masif

dan merata hingga kepelosok daerah.

Teknologi Digitalpun akhirnya berhasil

menjawab kekhawatiran gangguan kesehatan

dan memberi kemudahan generasi

tua beradaptasi. Bahkan mungkin diprediksi

tidak akan ada lagi media cetak koran, majalah,

buku,maupun flyer, yang ada adalah

digital news, e-magazine, e-book dan e-flyer.

Mungkin media cetak akan dikenang sebagai

bagian dari sejarah peradaban manusia

masa lalu, benarkah demikian…? Saya

selalu menyebut bahwa “Harapan selalu

mempunyai tempat”

Masifnya penggunaan teknologi digital di

Indonesia ditunjang oleh semakin meratanya

jaringan internet sampai ke desa-desa dan

terjangkaunya kepemilikan perangkat digital,

membuat masyarakat mampu mengakses

internet dengan mudah.

Masyarakat semakin terhubung satu

dengan yang lainnya secara bebas sehingga

terbentuk komunitas-komunitas tertentu yang

memiliki kesamaan orientasi.

Ditengah meredanya geo-politik antar

negara di dunia, akses global pun semakin

terbuka. Komunitas menjadi kekuatan global

yang mampu mempertahankan kepercayaan

dan nilai-nilai tertentu, termasuk adanya

komunitas global yang tetap menghargai

media cetak sebagai bagian dari konvergensi

media yang bisa menawarkan kebangaan

eksklusif sebuah komunitas.

Menurut saya, Industri media cetak yang

ramping, akan mampu bertahan dengan

tetap tersedianya pasokan bahan baku percetakan,

serta nilai jual media cetak komunitas

yang menyisakan keuntungan usaha.

Rantai pasokan tinta pun tetap bisa

menjamin adanya keuntungan usaha baik

perusahaan lokal maupun perusahaan global,

kondisi ketegangan di dalam negeri juga

muncul disaat masih dibutuhkannya media

cetak oleh masyarakat Indonesia, namun

tinta cetak tidak tersedia, walaupun bahan

baku kertas lokal masih bisa diandalkan.

Ketegangan terjadi di tingkat global dan di

tingkat nasional. Resiko geo-politik yang

tinggi dan kelangkaan bahan baku tinta menjadikan

jaringan tinta global semakin rapuh.

Group global masing-masing mengandalkan

integrasi ke hulu untuk tetap selektif dalam

memilih pasokan mana yang diutamakan.

Tinta media cetak pun menjadi sulit diprioritaskan

mengingat petroleum, resin masih

tergantung pada perdagangan internasional

yang terganggu oleh masalah global.

Maka mungkin juga akhirnya, Digital

printing berlomba menawarkan solusi untuk

dapat long run walaupun sementara ini, harga

cetakannya menjadi masalah besar.

Teknologi cetak konvensional pun dipacu

untuk bisa memenuhi kebutuhan cetak

media.

Pembuatan tinta lokal yang mempunyai

kualitas rendah bisa menjadi alternatif yang

dimaklumi pengguna media cetak nasional.

Adaptasi teknologi cetak lokal menjadi kunci

pemenang perlombaan ini. Di sisi lain, masih

ada masyarakat masih belum terpuaskan

oleh penggunaan media digital terutama

disektor pendidikan. Penggunaan digital media

sangat dihindari, karena khawatir mengganggu

tumbuh kembang anak. Pendidikan

sekolah dasar sampai atas pun masih terganjal

jaringan internet yang belum merata,

ketidakmampuan memiliki perangkat digital

dan mahalnya kuota internet. Pemerintah

dinilai lamban dalam mengatasi kesenjangan

tersebut sementara investasi swasta masih

sangat terbatas. Generasi tua pun masih

mempertahankan kebiasaannya menggunakan

media cetak. Pemerintah menyadari

bahwa buku cetak masih dibutuhkan.

Komunitas pegiat grafika dan komunitas

percetakan media (khususnya Offset

Lithography) menjadi pelobi kuat dalam

mempengaruhi arah kebijakan pemerintah

untuk tetap memberikan ruang bagi

keberlangsungan usaha cetak buku. Kondisi

global yang kondusif pun menjamin keberlangungan

pasokan tinta dan kertas, ini yang

saya katakan, bahwa harapan selalu punya

tempatnya.

Permasalahan perdagangan internasional

mampu diatasi oleh perusahaan tinta

global dalam menjaga stok bahan baku dan

pasokan tinta ke Indonesia dengan demikian

pada akhirnya Industri media cetak Indonesia

memiliki optimisme untuk bisa tetap

bertahan lama.

Bagaimana menurut anda untuk kedua

opini diatas…..? (KN 10 2022)

06 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


Indonesia Print Media, Edisi 105. Maret-April 2022 I 07


08 I Indonesia Print Media


Indonesia Print Media I 09


NEWS FOCUS

Digital Packaging & 3D Printing

Seri Digital Printing untuk Paperboard Packaging (1):

Persyaratan bahan baku kertas karton dan

tinta untuk UV Ink Jet Paperboard Packaging.

Penulis : Sugeng Budi Raharjom ST. MM

Praktisi Percetakan dan Staf Pengajar di Fakultas

Teknik - Universitas Pelita Bangsa

Sumber ; https://www.komori.com/en/global/product/press/digital/impremia_is29s.html

Pengantar

Seperti yang kita ketahui, Digital printing

sangat luas sekali aplikasinya, mulai

dari billboard sampai kepada kebutuhan

sehari-hari barang cetakan, begitu pula

substratnya bervariasi, mulai dari lembaran

seperti kertas, plastik, hingga benda padat

seperti gelas, keramik dan seterusnya.

Tulisan ini berfokus pada digital printing

ditujukan pada percetakan kemasan,

khususnya kemasan kertas dan karton, dan

pada produk FMCG (Fast Moving Consumer

Goods) tulisan ini dibuat berseri karena

pembahasan yang luas. Untuk seri yang

pertama ini di bahas tentang persyaratan

dan spesifikasi bahan baku kertas karton

dan tinta untuk Ink Jet Printing, di sesi berikutnya

pemilihan print head Ink Jet Printing,

Merk atau brand Ink Jet Printing yang beredar,

dan terakhir adalah best practice dari

pengusaha kemasan yang terlibat di bisnis

ini. Selamat membaca.

A. Persyaratan Kertas Karton untuk

Kemasan

Melanjutkan seri teknologi edukasi Majalah

Print Media edisi September-Oktober

2022, jika di edisi sebelumnya teknologi

pencetakan digital berbasis Ink Jet, maka

kali ini di bahas tentang Cetak Digital untuk

Pencetakan Kemasan berbasis karton

dan Kertas. Karena seperti di ketahui,

pencetakan kemasan tekniknya sangat beragam,

mulai dari teknik sablon (screen),

fleksografi ( acuan cetak fleksibel) sampai

ke digital, demikian juga substratnya

beragam, mulai dari plastik, aluminium,

karton gelombang dan lain lain. Sehingga

edisi kali ini dibatasi digital printing unntuk

kemasan seperti kertas dan karton seperti

duplex, dengan tujuan pembahasan lebih

detail.

Prospek bisnis Kemasan berbasis kertas

dan Karton.

Hasil paparan dari Allied Market

Reseach (www.alliedmarketresearch.

com) terbitan Juni 2022 berjudul, “ Pasar

Kemasan Digital Printing Berdasarkan Jenis

Kemasan (Kemasan Bergelombang, Karton

Lipat, Kemasan Fleksibel, Label), Dengan

Teknologi Pencetakan (Pencetakan Inkjet,

Pencetakan Elektrofotografi), Oleh Industri

Pengguna Akhir (Makanan & Minuman,

Farmasi, Elektronik, Perawatan Pribadi &

Kosmetik, Lainnya), Analisis tahun 2022

hingga 2031, terjadi pertumbuhan yang

cukup signifikan, dimana pasar diperkirakan

membukukan omset sebesar $20,6

miliar pada tahun 2021, dan diperkirakan

akan menghasilkan $49,9 miliar pada tahun

2031, dengan CAGR sebesar 9,1% dari

2022 hingga 2031.

Demikian juga Teknologi pencetakan

digital memiliki keunggulan seperti :

proses pencetakan yang ramah lingkungan,

memungkinkan pengguna untuk

membuat perubahan menit terakhir sebelum

mencetak, dan menawarkan kualitas cetak

yang unggul dibandingkan dengan teknik

pencetakan tradisional. Faktor-faktor inilah

yang mendorong pasar pengemasan digital

printing. Namun, variasi harga bahan baku,

biaya perawatan yang tinggi, dan kurangnya

operator yang terampil membatasi pertumbuhan

pasar.

Pada Segmen Makanan & Minuman

untuk mempertahankan posisi terdepan

selama periode perkiraan Berdasarkan

industri pengguna akhir, segmen makanan

& minuman menyumbang bagian terbesar

pada tahun 2021, berkontribusi pada hampir

tiga per lima pasar kemasan digital printing

global, dan diproyeksikan akan mempertahankan

posisi terdepannya selama periode

perkiraan. Ini dikaitkan denganekstensif

penggunaan digital printing pada paket

produk di industri kemasan.

Area Asia Pacific mempertahankan

dominasinya hingga tahun 2031 Berdasarkan

wilayah, karena lebih dari sepertiga

dari pasar kemasan digital printing global.

Hal ini disebabkan oleh pengemasan

barang habis pakai, elektronik, dan produk

manufaktur lainnya dalam skala besar.

Wilayah ini diperkirakan akan menyaksikan

CAGR tercepat sebesar 10,8% dari tahun

2022 hingga 2031. Hal ini disebabkan oleh

peningkatan industrialisasi dan urbanisasi di

wilayah tersebut.

Ulasan bisnis diatas sebagai pembuka,

kepada teknis proses produksi cetak

digital untuk kemasan kertas dan karton,

dibawah ini adalah persyaratan kertas dan

kartonnya, sebagai berikut.

Persyaratan bahan baku kertas karton

dan tinta cetak untuk Pencetakan digital

inkjet kemasan

Kebanyakan kemasan berbasis kertas

dan karton di pakai untuk Paper Bag dan

Kemasan Makanan seperti gambar di

bawah ini.

10 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


NEWS FOCUS

Digital Packaging & 3D Printing

dimungkinkan dalam produk yang tidak

dilapisi melalui penggunaan pewarna yang

ditambahkan ditahap persiapan adonan

kertas karton. Serat campuran daur ulang

yang tidak dihilangkan tintanya memiliki

warna abu-abu biasanya terlihat di sisi balik.

Standar umum kertas karton adalah :

- L*a*b* warna karton berkisar pada a*

+2, b* −5 and L* 97.

Gambar 1.

Contoh pemakaian Kertas Karton / dupleks pada

industri FMCG (Fast moving customer goods)

Tentu saja faktor keamanan mutlak

di berlakukan pada produk kemasan

makanan, salah satu faktor penting

adalah pemilihan tinta untuk ink jet printing

adalah sebagai berikut :

Kertas Karton berbasis Solid

bleached board ( SBB )

Karton Jenis ini dibuat secara eksklusif

dari pulp kimia yang diputihkan. Biasanya

memiliki permukaan atas berlapis coated

berbahan kalsium karbonat, pada beberapa

grade juga dilapisi di bagian belakang.

Syarat ‘solid bleached sulphate’ (SBS),

menggunakan metode produksi pulp. Jenis

kertas Karton ini memiliki karakteristik

permukaan dan pencetakan yang sangat

baik. sehingga memberi ruang lingkup

yang luas untuk desain struktural yang

inovatif, sehingga mudah diembos,

dipotong, dikerutkan, dilipat, dan direkatkan.

Jenis ini adalah merupakan karton

selulosa primer (virgin celulose) murni

dengan kemurnian yang konsisten untuk

keamanan produk makanan, menjadikannya

pilihan terbaik untuk kemasan yang

peka terhadap aroma dan rasa produk.

Contoh penggunaan termasuk kemasan

untuk makanan seperti : coklat, bahan

yang di bekukan, bahan yang didinginkan

dan produk yang dapat dipanaskan

kembali, bahan teh, kopi, kemasan cair

dan non-makanan seperti rokok, kosmetik

dan farmasi. Gambar

Gambar 2.

Struktur komponen dari kertas karton berbasis SBB

(solid Bleach board)

Kebutuhan Khusus Paper Packaging

Beberapa persyaratan kemasan terkait

dengan isu yang ‘bisa’ mendapatkan sorotan

masyarakat luas jika mengabaikan

yaitu :

● Perlindungan, pelestarian dan penahanan

produk untuk memenuhi kebutuhan

produksi pengemasan dan distribusi serta

penggunaan yang diusulkan dalam masa

simpan yang diperlukan

● produksi bahan kemasan yang efisien,

kemasan dalam pencetakan dan konversi,

dalampengepakan, penanganan, distribusi

dan penyimpanan, dengan mempertimbangkan

semua bahaya yang terkait

● persyaratan promosi dampak visual, tampilan,

dan informasi di seluruhpengemasan,

penjualan, dan penggunaan produk.

Syarat Bahan baku meliputi dua hal,

yaitu : Penampilan dan Fisik.

A. PENAMPILAN KERTAS KARTON

Tampilan meliputi : Warna, Daya Kilap,

Daya Tembus, Kemampuan di cetak,

Ketahanan Permukaan, Ketahanan Gosok,

Ketahanan Cahaya.

a. Warna kertas

Warna kertas karton biasanya putih

atau coklat tergantung pada apakah serat

kertas, dengan proses pemutihan atau

tidak memakai pemutihan (bleaching).

Permukaan luar, dan terkadang sebaliknya,

samping biasanya dilapisi coating kertas

berwarna putih (dupleks) Warna lain juga

- CIE Whiteness berkisar pada 50 +/- 3

b. Smoothness (Kehalusan Permukaan

Kertas Karton)

Permukaan kertas karton pada Kemasan

memang bukan menjadi prioritas dari

propertiesnya, dibandingkan produk lain

seperti majalah, katalog dengan level ‘high

quality’. Kehalusan permukaan biasanya

di ukur dengan alat lab yang bernama

Bendtsen and Shieffield, cara kerjanya

adalah meniupkan udara pada permukaan

atas kertas yang di jepit dengan

ring, semakin halus, kecil keluarnya

udara, sebaliknya jika besar, akan dengan

mudah udaranya keluar. Standar indeks

permukaan kertas karton disarankan pada

200 – 250

c. Gloss atau kemampuan Pantul

Gloss didefinisikan sebagai persentase

cahaya yang dipantulkan dari permukaan

kertas karton yang di ukur pada sudut yang

sama terhadap sudut datang. Untuk gloss

karton yang baik, adalah diukur pada sudut

75 ° dan permukaan yang dicetak dan

sudah dilapisi varnish diukur pada 60 °.

Permukaan mengkilap biasanya dicapai dengan

permukaan berlapis coating putih dan

sudah diproses kalendering dan dipoles

dengan coating kertas.

d. Opasitas atau Ketahanan Tembus

Opasitas berkaitan dengan kemampuan

selembar kertas karton untuk penembusan

cetakan dari halaman sebaliknya.

Pengukuran ini diperlukan dalam konteks

pengemasan agar cetakan tidak tembus

terlihat di halaman balik. Opacity diukur

dengan membandingkan reflektansi cahaya,menggunakan

spektrofotometer. Standar

opasitas berkisar 88- 90%

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 11


NEWS FOCUS

Digital Packaging & 3D Printing

e. Kemudahan di cetak dan dilapisi

varnish

Produk kemasan biasanya digunakan

untuk memberikan informasi, ilustrasi dan

untuk meningkatkan visual. Hasil Cetak

harus bisa dipernis, untuk memberikan

kemampuan kilap yang lebih baik dan untuk

melindungi hasil cetak. Warna cetakan

pada permukaan dan desain cetak, teks,

warna solid dan ilustrasi nada lengkap (continoustone)

, baik cetakan dipernis atau

tidak, wajib memberikan dampak besar

pada penampilan. Ada berbagai macam desain

cetak dalam kemasan yang dibuktikan

dengan kebutuhan, misalnya, kantong gula,

label untuk botol soda, karton untuk sarapan

sereal dan kemasan yang digunakan untuk

merek terkenal atau kosmetik mahal. Produk

ini harus mendapatkan perhatian saat

pengiriman, terkait kasus bahan berbahaya

pada kemasan.

f. Ketahanan permukaan (Surface

strength)

Kekuatan permukaan pada kertas karton

sangat diperlukan untuk memastikan

penampilan yang baik dalam pencetakan

dan pasca proses embossing. Proses

pencetakan offset menggunakan tinta

dengan kelengketan yang besar sehingga

menyebabkan kerawana pada kecacatan

pencabutan permukaan (picking)

Diluar proses pencetakan, timbul

juga kerawanan pada proses Embossing.

Proses ini dipakai pada produksi kemasan

untuk menambahkan fitur atau efek pada

: desain, pola, atau tekstur yang ditentukan

pada permukaan kertas dan kertas karton.

Kekuatan permukaan dalam serat, ikatan

antar serat dan, jika memungkinkan

penambahan lapisan luar seperti waterbase

bisa mengurangi resiko picking.

g. Ketahanan Gosok (Rub resistance)

Pelanggan tidak dapat menerima jika

paketnya tergores, tercoreng, atau cacat

lain selama proses produksi dipercetakan,

pengiriman atau penggunaan. Ketahanan

gosok sangat diperlukan di mana

kertas karton kemasan juga terjadi basah

akibat kontak dengan air atau pengembunan,

sebagaimana terjadi pada kemasan

makanan untuk produk yang dibekukan atau

didinginkan. Ketahanan gosok yang baik

dicapai dengan kombinasi sifat permukaan

kertas atau karton, proses pencetakan,-

proses varnishing, dan formulasi hasil cetak

dan varnish atau sealer. Ketahanan gosok

dapat diukur dengan standar test Rub off.

Lihat Gambar 3.

Gambar 3.

Model uji Rub Off

h. Ketahanan terhadap Cahaya

Produk Kemasan sering di pajang di

tempat yang langsung terkena cahaya, baik

cahaya buatan, maupun cahaya matahari.

Sehingga Kertas atau kertas karton, tinta

cetak dan komponen lain dari kemasan

harus dipilih yang tahan terhadap kondisi

pencahayaan yang diharapkan di lingkungan

penyimpanan atau penggunaan akhir.

Kesalahan dalam pemilihan jenis karton

dapat menyebabkan warna memudar, di

mana warna dasar karton dapat kehilangan

kecemerlangannya,atau perubahan warna,

yang paling sering terlihat sebagai area putih

yang menguning atau menggelap. Pada

situasi ini, kemasan yang terpengaruh terlihat

tidak memuaskan atau warnanya pucat,

terutama jika ditampilkan di samping kertas

karton yang masih baru dan tidak terpapar.

Kertas dan kertas karton yang terbuat dari

serat yang mempertahankan kandungan lignin

yang tinggi, seperti: serat kayu mekanis

atau serat kayu kimia yang tidak bleaching

lebih mudah berubah warna karena adanya

kandungan lignin dalam serat selulosanya.

B. SIFAT FISIK KERTAS KARTON

Sesuai dengan kegunaanya sebagai

media penyangga produk, maka kertas

karton bekerja sangat berat, agar produk

yang disangga tidak keluar karena jebol

atau robek. Berikut adalah sifat fisik yang

harus di milikinya.

a. Berat Dasar

Merupakan Jumlah bahan yang terkandung

dalam kertas dan karton yang diukur

sebagai berat per satuan luas. Pengukuran

di laboratorium, dilakukan dengan menimbang

area material yang telah dipotong

secara akurat biasanya 10 x 10 dengan

Jig yangsangat presisi, sehingga mencegah

error pembacaan. Hasil ukur berupa

gramase, misal 210 gram per meter

persegi. Pengaruh gramasi terkait dengan

properties kekuatan, dengan meningkatnya

gramasi. semakin tinggi berat dasar semakin

rendah jumlah bungkus per rim nya. Gramasi

yang berat menunjukan kadar seratnya

dalam satu meter persegi semakin banyak.

b. Tebal Kertas Karton

Ketebalan karton diukur dalam satuan

mikron (yaitu satu per seribu milimeter).

Kertas dan kertas karton, memiliki struktur

berserat; dan memiliki fleksibilitas, karena

adanya rongga pada keporian serat,

oleh karena itu ketebalan diukur dengan

mikrometer ( atau deadwight micrometer)

Untuk kertas dan karton tertentu, peningkatan

gramasi berdampak peningkatan tebal

kertas, dan berdampak juga pada kekuatan

tarik kertas, tetapi pada kasus ini ada

dampak lain seperti kekakuan atau stiffness.

c. Kadar Air (Moisture Content)

Kadar air diukur sebagai persentase terhadap

berat kertas yang sama pada saat

kering. Kekuatan kertas akan menurun atau

meningkat sesuai perubahan kadar air.

Serat selulosa pada kertas dan kertas karton

akan menyerap kemudian mengembang jika

Kelembaban tinggi, begitu juga sebaliknya

akan menyusut jika kelembaban rendah

(kondisi kering). Dimensi serat pada arah

melebar (CD, Cross direction) akan memuai

dibanding arah kertas (MD. Machine direction)

seperti pada Gambar 4 dibawah ini.

Stabilitas dimensi lebih penting dalam CD

dibandingkan dengan MD. (Teknik ini dapat

digunakan untuk mengetahui sisi MD dan

12 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


NEWS FOCUS

Digital Packaging & 3D Printing

CD dari lembaran dengan membasahi satu

wajah sampel persegi di mana satu sisinya

sejajar dengan tepi lembaran) Jika serat

cepat membentuk silinder, pada sisi as

nya adalah MD, atau arah mesin, sedangkan

lengkungannya adalah sisi CD atau

arah serat. Lihat Gambar 4.

akan mendapatkan kembali bentuk aslinya

- namun,di atas batas elastis tersebur, tidak

berlaku karena bahan mengalami plastis

deformasi hingga menjadi putus.

Jika hasil test bursting yang tinggi, resin

kekuatan basah dapat ditambahkan pada

tahap persiapan pembuatan kertas, hal ini

memungkinkan kertas mempertahankan proporsi

yang signifikan dari kekuatan keringnya

jika menjadi basah selama penggunaan

berikutnya. Tingkat kekuatan basah dihitung

dengan membandingkan kekuatan jebol

saat kering dengan kekuatan jebol setelah

sampel dibasahi dengan cara tertentu.

Gambar 4

Dampak Kelembaban pada dimensi kertas karton

Sehingga kadar air sangat penting bagi

industri kemasan karea dapat erdampak

pada dimensi dan estetika produk yang

dibuat. Strategi mangatasi nya adalah :

- Penggunaan pembungkus berbahan

plastik saat kirim dan penyimpanan

- Gudang kertas harus sesuai anjuran

standar pabrik kertas

- Berikan keseimbangan (equilibirium)

terhadap kelembaban lingkungan (RH

Ambient) sebelum dibuka.

Standar Kelembaban Kertas karton yang

baik berkisar 45–60%.

E. Kekuatan Tarik atau Tensile Strength

Tensile Strength atau Ketahanan Tarik

diperlukan dalam menguji kekuatan dari

kertas karton. Pengujian menggunakan

Hukum Hooke, yaitu : Sebuah material

memiliki sifat akan putus pada titik

tertentu, sebelum putus akan mengalami

situasi elasitas. Padat test Tensile strength

pada kertas, selembar kertas dikenai gaya

tau tekanan yang bervariasi, pada gaya

tertentu akan melewati fase elasitas hingga

menjadi putus.

Hukum Hooke dan dinyatakan sebagai

berikut :

Tegangan (gaya yang diterapkan) = Konstanta

(E) × Regangan (perubahan dimensi)

Konstanta ini dikenal sebagai modulus

elastisitas ( E ) atau modulus Young.

Sampaipada titik tertentu, kertas dan kertas

karton menunjukkan sifat elastis (Gbr. 5

). Berarti jika gaya dihilangkan, sampel

Gambar 5

Tegangan kertas terhadap sifat plastis dan elastis

kertas karton

F. Ketahanan Robek (Tearing Resistence)

Ketahanan Robek adalah gaya yang

diperlukan untuk melebarkan obyek

robekan sejak robekan awal dimulai. Dalam

kebanyakan situasi, diperlukan untuk

kebutuhan untuk mencegah kerusakan yang

disebabkan robekan. Di beberapa kasus

seperti, misalnya, penggunaan strip sobek

untuk memudahkan membuka paket atau

kebutuhan hasil robek nya bersih.

G. Ketahanan Jebol (Burst Resistant)

Ketahanan jebol sangat diperlukan pada

industri kemasan, khususnya apabila

kondisi kemasan basah, sedangkan

muatan dalam kemasan cukup berat dan

memiliki tenaga untuk keluar dari kemasan

(Jebol). Untuk menguji ketahanan jebol

, lembaran dijepit di atas lubang melingkar

kemudian diberikan tekanan dengan

hidrolik sampai pemesaran diafragma karet

menyebabkan karton tersebut pecah (Gbr.

6).

Gambar 6,

Test Bursting Gambar 6.

Model test kompresi

H. Ketahanan Kompresi

Ketahanan kompresi sangat dibutuhkan

bagi kemasan. Apabila produk kemasan

di tumpuk beberapa lapis, sisi terbawah

akan terjadi kerusakan akibat tidak mampu

mendapat tekanan. Kita dapat mempelajari

efek kompresi dari berbagai aspek desain

kemasan, berbeda jenis dan ketebalan kertas

karton, dan kondisi iklim yang berbeda.

Kita mengenali perbedaan antara beban

statis yang diterapkan dalam jangka waktu

lama, seperti pada beban palet di penyimpanan,

dan beban dinamis yang terkait dengan

gaya berat yang besar yang diterapkan

untuk periode yang sangat singkat, seperti:

menjatuhkan dan pada kondisi guncangan

yang disebabkan saat transportasi. Jadi tes

kompresi pada kemasan dengan kecepatan

pemuatan yang berbeda.

Penelitian telah menunjukkan bahwa

kemampuan internal (properties) kertas

karton yang terkait dengan produk kemasan

adalah aspek ‘kekakuan’, seperti yang telah

dibahas, sebelumnya, dan dikenal sebagai

‘bentang pendek kekuatan kompresi’ (shortspan

compression strength) . Ketika sampel

kertas karton yang tidak didukung dikompresi

dengan memberikan gaya tekan ke arah

yang berlawanan pada bidang yang sama

dengan sampel, kertas karton membentuk

pola menekuk. (lihat gambar 6).

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 13


NEWS FOCUS

Digital Packaging & 3D Printing

Namun, jika tinggi sampel dalam arah gaya

yang diterapkan berkurang di bawah panjang

serat rata-rata, katakanlah menjadi 0,7 mm,

gaya kemudian diterapkan ke jaringan serat

sedemikian rupa sehingga jaringan itu sendiri

dikompresi menyebabkan serat bergerak

dalam hubungan satu sama lain. Dalam situasi

ini, ikatan interfiber dan jenis dan jumlah

serat menjadi penting untuk hasil yang kami

sebut ‘span’ kekuatan kompresi’. Ini adalah

karakteristik yang melekat pada lembaran ini.

I. Kemampuan retak dan ketahanan lipat

(Creaseability dan Foldability)

Kertas karton karena kegunaan sebagai

kemasan, sering dilipat seperti bentuk : tas

karton minuman dan lain lain. Karton tipis

tersebut dilipat secara mekanis hingga

sudut 180 ° dan lipatan yang dihasilkan

digulung secara permanen. Bahan yang lebih

dari karton membutuhkan lipatan awal atau

‘crease’ sebelum proses lipat.

Bahan yang akan di ‘creasing’ ditahan

oleh sebuah pengunci agar tidak bergerak,

pada sebuah pelat baja datar. Kemudian ada

alur atau got yang nantinya akan berguna

sebagai pembentuk creasing, Ketika

lipatan ditekan ke permukaan, menciptakan

alur di permukaan karton dan tonjolan di sisi

sebaliknya. Pembentukan lipatan dengan cara

ini membuat bahan menjadi beberapa bentuk

dari ketegangan, seperti pada gabar 7.

Gambar 7.

Proses Creasing pada kertas karton

J. Memiliki sifat netralitas terhadap bau

(Odour Neutrality)

Beberapa produk yang dikemas memiliki

sensitifas terhadap perubahan rasa,

atau aromanya. Contohnya adalah produk

makanan yang mengandung lemak, seperti

mentega, lemak nabati dan coklat. Produk

lain yang peka terhadap aroma adalah teh

dan kopi dan berbagai produk tembakau.

Perubahan bisa terjadi oleh hilangnya rasa

melalui kemasan, masuknya rasa yang

tidak diinginkan dari sisi eksternal atau ada

transfer rasa yang berasal dari kemasan.

Penyebab potensial dicegah dengan menambah

kertas karton dengan bahan penghalang,

seperti aluminium foil, lapisan logam pada film

plastik, dilapisi PVdC Film OPP, dll. Semua

kemasan terkait dengan produk yang peka

terhadap rasa dan aroma harus memenuhi

persyaratan kritis, kita harus konsen terhadap

aspek-aspek yang berpotensi dan berdampak

pada kemasan kertas karton.

Untuk produk dengan komposisi ini yang

penting adalah serat asli (virgin) bukan serat

daur ulang dapat mengandung sangat berbagai

macam bahan, beberapa di antaranya

mudah menguap dan dapat menimbulkan

bau dan noda. dan proses pembuatannya

menggunakan teknik pemutihan secara kimiawi

dengan kimia sulfa. Perhatian dengan

bahan-bahan ini adalah bukan serat selulosa

murni, yang lembam dan tidak berbau, tetapi

sisa kayu lainnya yang berasal senyawa

yang mungkin tidak sepenuhnya dihilangkan

dengan pemutihan dan yang tidak dihilangkanatau

hanya sebagian dihilangkan dalam

kasus pulp mekanis.

C. TINTA UV INK JET PRINTING UNTUK

PAPERBOARD PACKAGING.

Tinta Ink Jet

Pencetakan menggunakan tinta inkjet

adalah teknik cetak berbasis digital, di mana

tetesan tinta dikeluarkan dari lubang kecil

printhead langsung ke titik lokasi yang di pilih

pada substrat. Hampir tiga dekade, pencetakan

inkjet telah menjadi teknologi penting

dalam industri percetakan dan kemasan,

implementasi secara komersial diaplikasikan

pada industri mulai dari pencetakan rumah

dan kantor, pengkodean dan penandaan

kemasan, tekstil dan dekorasi makanan,

pembuatan alamat surat, grafik format lebar

untuk billboard , papan reklame, spanduk,

serta pencetakan 2D dan 3D, pada berbagai

media seperti polimer struktural, keramik dan

bahan konduktifuntuk perangkat elektronik.

Tinta sangat penting dalam sebuah proses

cetak, Persyaratan dari tinta inkjet cukup

kompleks karena terlibat dalam beberapa

tahap proses produksi cetak, mulai dari

persyaratan ditetapkan oleh aplikasi dan jenis

substrat yang dipakai. Misalnya, tinta untuk

papan nama luar ruang harus ditempelkan

pada substrat plastik atau logam, harus tahan

terhadap kondisi cuaca yang berbeda seperti:sebagai

sinar matahari dan hujan.

Tinta harus disimpan di dalam kartrid,

tabung, dan printhead untuk waktu yang

lama, dan adanya tuntutan terhadap formulasi

tinta khususnya kompatibilitas bahan dan

stabilitas kimia tinta. Juga aspek lingkungandan

aspek peraturan, p, misal. tintaharus

tidak berbahaya, dan dengan demikian biasanya

formulasi tinta berbasis air digunakanuntuk

printer inkjet untuk aplikasi kantor kecil

dan rumah .

Sifat Kimia fisik sangat penting bagi tinta

inkjet, karena mempengaruhi karakteristik

aliran tinta seperti viskositas, tegangan permukaan,

ukuran partikel dalam tinta berbasis

pigmen, berat molekul komponen polimer, dan

konsentrasi partikel dan polimer. Setelah tinta

disimpan, beberapa fenomena dinamis fluida

dapat terjadi, seperti pembasahan dan penyebaran,

atau kontraksi yang diendapkan cairan

dan tetesan koalesensi. Formasi terakhir dari

lapisan yang dicetak adalah sangat dipengaruhi

oleh interaksi antara substrat dan tinta.

Gambar 8.

Parameter yang perlu dipertimbangkan dalam desain

tinta Ink Jet

Sumber : “ Ink Jet Printing in Industry, By Werner

Zapka, Wiley Ch, 2022”

Komposisi dasar dari Tinta Ink Jet

Tinta cetak umumnya terdiri dari : (i) pewarna/bahan

fungsional, (ii) cairan pembawa

atau vehicle, (iii) aditif, dan (iv) pengikat

(Gambar 9). Klasifikasi komposisi tinta ini

didasarkan pada klasifikasi tinta cair dan

14 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


PRINT HOME INDUSTRY

Indonesia Print Media, Edisi 108 Sept-Okt 2022 I 15


NEWS FOCUS

Digital Packaging & 3D Printing

tinta jenis pasta untuk teknologi pencetakan

tradisional seperti sablon, gravure, dan offset

printing.

Pewarna/bahan fungsional adalah zat warna

atau pigmen yang larut atau terdispersi,

masing-masing, bahan pembawa cair. Bahan

pewarna berfungsi untuk merepresentasi

warna oleh melalui penyerapan/pemantulan

cahaya berdasar rentang panjang gelombang

tertentu atau mewakili fungsi lanjutan

seperti konduktivitas listrik atau isolasi pada

tinta ink jet untuk printed circuit board (pcb).

Komponen pembawa atau vehicle cair berfungsi

sebagai bahan pengangkut pigment

tinta dan bahan terlarut atau pewarna yang

terdispersi/bahan fungsional dan bahan

pengikat. Biasanya, bahan pembawa berupa

resin cair mengandung beberapa komponen

untuk menyesuaikan karakteristik tinta

seperti perilaku pengaliran (rheology), waktu

pengeringan, dan sifat kimia fisik. Vehicle cair

utama dari tinta inkjet adalah air, pelarut,minyak,

monomer untuk tinta UV, dan lilin untuk

tinta panas meleleh. Tinta inkjet biasanya

jugamengandung berbagai aditif, yang membawa

fungsi spesifik yang diperlukan untuk

spesifik tinta (misalnya surfaktan, pengawet,

dan fotoinisiator).

Secara umum, tinta inkjet yang paling

banyak digunakan adalah berbasis air atau

berbasis pelaruttinta. Kendaraan cair tinta ini

dihilangkan dengan penguapan/penyerapan

setelahsedang dicetak. Di sisi lain, ada tinta

inkjet, yang dikeraskan olehpendinginan (tinta

meleleh panas) atau radiasi (tinta UV, tinta

berkas elektron)

Untuk tinta berbasis air dan pelarut,

tintanya cair sebelum dicetak, memiliki viskositas

rendah tertentu di dalam print head,

dan menjadi padat saat menguap setelah

dicetak.

Untuk tinta hot-melt, tinta mengalami

tahapan transformasi dari padat pada suhu

kamar menjadi cair pada suhu pengaliran

dan kembali menjadi padat pada substrat.

Temperatur pengoperasian untuk tinta

lelehan panas biasanya berkisar antara

50–120 C, sedangkan tinta UV biasanya

disemprotkan pada kondisi sekitar 35–60

C, atau bahkan lebih tinggi dalam pencetakan

3D seperti teknologi Polyjet . Saat tinta

meleleh panas dengan permukaan media,

tetesan tinta cair segera mengeras, sehingga

mencegah tinta menyebar atau menembus

media cetak . Tinta lelehan panas biasanya

berbahan dasar lilin alami, resin (misalnya

poli urethane dan epoksi) atau senyawa

yang mengandung rantai hidrokarbon panjang,

seperti asam stearat, asam behenat,

didodecyl sebacate, stearamida, dan bahkan

logam dengan titik leleh rendah.

Untuk tinta UV, tinta awalnya cair, tetapi

menjadi padat setelah penyinaran UV pada

substrat, Tinta cair mengandung monomer

dan oligomer yang mampu polimerisasi

(biasanya turunan akrilat), bahan fungsional

(pigmen,atau pewarna), photoinitiator, dan

berbagai aditif, yang membantu proses

curing UV. Polimerisasi dapat berlangsung

melalui dua mekanisme: radikal bebas, yang

dominan rute (fotoinisiator khas -hidroksiketon),

atau polimerisasi kationik

(fotoinisiator khas arilsulfonium dan garam

iodonium) Keuntungannya yaitu tinta dengan

kandungan yang sangat kecil dari bahan

kimia organik yang mudah menguap dan polutan

berbahaya, daya tahan, dan ketahanan

abrasi dari pola yang dicetakkarena sifat

cross-linked dari film yang dicetak. Kerugian

dari tinta UVadalah tingginya biaya bahan

dan kebutuhan akan perangkat pengawet

UV.

Gambar 10 dibawah ini menunjukan jenis-jenis

tinta Ink Jet sesuai substrat yang

dipakai

Gambar 10. Klasifikasi tinta Ink Jet. Sumber : “ Ink Jet Printing in Industry, By Werner Zapka, Wiley Ch, 2022”

Demikian material consumable yang dipakai dalam pencetakan kemasan berbasis Ink

Jet, untuk edisi selanjutnya pemilihan jenis Print Head Ink Jet dan kisah sukses perusahaan

cetak digital untuk kemasan.

Nantikan seri ke dua dari tulisan ini pada edisi berikut.

Gambar 9.

Komponen dasar dari Tinta Ink Jet

Sumber : “ Ink Jet Printing in Industry, By Werner

Zapka, Wiley Ch, 2022”

Referensi bacaan :

1. “ Ink Jet Printing in Industry, By Werner Zapka, Wiley Ch, 2022

2. “ Digital Printing Packaging Market to Reach $49.9 Billion, Globally, by 2031at 9.1% CAGR” Allied Market Research,

Juni 2022

3. “Digital Print Technologies for Packaging” www. PiraInternational.com, 2011

16 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


PRINTER

Foto Portabel

Seru, Mudah, dan Cepat, Cetak Foto Berkualitas dengan

Printer Foto Portabel Canon SELPHY CP1500

Keceriaan acara pesta atau kumpul

bersama keluarga dan teman lebih

berkesan jika bisa mendapatkan foto dokumentasi

yang langsung dicetak, tanpa

perlu menunggu lama. Untuk memenuhi

kebutuhan tersebut, Canon melalui PT

Datascrip sebagai distributor tunggal

produk pencitraan digital Canon di Indonesia

menghadirkan SELPHY CP1500,

2021-08-3127 Canon Large Format - Majalah Grafika PRO-521.ai 2 19-Aug-22 2:25:38 PM

printer foto nirkabel terbaru yang ringkas

dan mudah digunakan. Dengan kualitas

tinggi, mencetak foto makin seru dan

menyenangkan karena bisa dilakukan

langsung dari smartphone atau tablet

melalui Wi-Fi.

“Di era digital media sosial saat ini,

foto berupa wujud fisik menjadi sesuatu

yang istimewa. Foto dokumentasi

menjadi lebih berkesan ketika dicetak,

kemudian dipajang di meja belajar, meja

kerja atau menjadi dekorasi di salah

sudut rumah. Cetak foto langsung dari

file yang ada kamera kesayangan atau

smartphone, mudah dan cepat dengan

SELPHY CP1500, hanya 41 detik untuk

cetak foto ukuran post card. Tidak hanya

itu, printer ini juga bisa digunakan untuk

14 I Indonesia Print Media, Edisi 108 Sept-Okt 2022

18 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 17


PRINTER

Foto Portabel

kebutuhan cetak foto hasil diagnosa

medis,” ujar Monica Aryasetiawan

– Canon Business Unit Director PT

Datascrip.

SELPHY CP1500 memiliki koneksi

lengkap untuk dapat terhubung dengan

berbagai perangkat. Selain tersedia port

untuk SD Card dan USB flash drive,

printer ini dapat terhubung melalui

USB-Type C dan Wi-Fi sehingga bisa

mencetak langsung dari smartphone,

tablet, laptop atau kamera digital. Printer

portabel ini dapat terhubung dengan

8 perangkat gadget secara bersamaan

melalui koneksi Wi-Fi.

Dengan aplikasi SELPHY Photo

Layout 3.0 yang pada perangkat gadget

berbasis Android atau iOS, pengguna

dapat terhubung dengan mudah dengan

SELPHY CP1500. Cukup dengan

memindai barcode yang tampil pada

layar panel LCD berukuran 3,5 inci di

bagian atas printer. Pengguna dapat

mengatur tampilan lay out sekreatif

mungkin dengan aplikasi ini, seperti

membuat kolase foto-foto favorit hingga

menambahkan barcode untuk tautan ke

album foto, video, atau peta online dengan

lokasi foto, bahkan pesan rahasia

yang muncul ketika dipindai.

Kualitas cetak yang dihasilkan dengan

teknologi Dye Sublimation pada

printer ini memberikan tone warna

lebih halus dan gradasi warna yang

lebih kaya pada hasil cetak. SELPHY

CP1500 juga hadir dengan fungsi

koreksi otomatis yang dapat menyesuaikan

brightness, saturation, contras,

dan tone pada gambar untuk hasil

akhir yang lebih tajam dan lebih jelas

menyerupai warna aslinya.

Kualitas foto dapat bertahan hingga

100 tahun* jika disimpan dalam album

foto. Hal tersebut, berkat lapisan luar

khusus yang berguna untuk mengilapkan

sekaligus melindungi foto dari

air, kotoran debu, hingga sidik jari. Se

hingga pengguna tidak perlu khawatir

gambar akan pudar ketika disimpan di

album selama bertahun-tahun.

(*Berdasarkan standar Digital Color Photo Print

Stability Evaluation (JEITA CP-3901), dalam suhu

23ºC dan kelembapan 50%).

Cetak Foto Diagnosa Medis dengan

SELPHY CP1500

18 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


PRINTER

Foto Portabel

Selain untuk mencetak foto pribadi,

SELPHY CP1500 juga bisa dimanfaatkan

untuk kebutuhan medis, yaitu

mencetak foto hasil diagnosa pasien,

di antaranya foto hasil USG dan foto

diagnosa gigi. Dengan desain printer

yang kompak (portable), ringan, kualitas

gambar yang lebih tajam, dan tahan

lama serta harga cetak per lembarnya

yang lebih ekonomis, menjadikan printer

ini menjadi pilihan utama.

Bobotnya yang ringan hanya

850gram, SELPHY CP1500 mudah untuk

dibawa ke mana pun. Bahkan ketika

kondisi tidak ada aliran listrik, pengguna

bisa menggunakan baterai tambahan

SELPHY CP1500

memiliki koneksi lengkap

untuk dapat terhubung

dengan berbagai perangkat.

Selain tersedia port untuk SD

Card dan USB flash drive,

printer ini dapat terhubung

melalui USB-Type C dan Wi-

Fi sehingga bisa mencetak

langsung dari smartphone,

tablet, laptop atau kamera

digital.

NB-CP2LI (dijual terpisah) untuk mengoperasikan

printer ini.

PT Datascrip selaku distributor

tunggal produk pencitraan digital Canon

di Indonesia memasarkan SELPHY

CP1500 dalam 2 varian warna, yaitu

hitam dan putih, dengan harga

Rp2.710.000. Sedangkan untuk paket

consumable kertas foto dan tinta, yaitu

RP108 seharga Rp 490.000 (isi 108

lembar) dan RP1080V Rp4.590.000 (isi

1080 lembar), harga belum termasuk

PPn.

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 19


NEWS FOCUS

Digital Packaging & 3D Printing

Teknologi

3D Printing

3D Printing merupakan sebuah prosess

untuk membuat suatu barang dari gambar

(Model) 3 dimensi, yang mana dalam

proses ini dilakukan dengan menyusunnya

selapis demi selapis, terlepas dari

material yang dipergunakan.

Perkembangan teknologi pencetakan 3

dimensi sudah dimulai sejak tahun 1980-

an, dimana saat itu sudah mulai diujicobakan

berbagai metode dan material, dan

sudah bermunculan paten terkait tekonologi

yang dipergunakan.

Pabrikan dalam memproduksi parts

atau produk mempunyai keterbatasan

dengan memproduksi dengan jumlah

banyak, dikerenakan prosedur pembuatannya

sangat rumit, untuk membuat suatu

part hanya untuk 1 pcs saja tentunya akan

membuat harga produk itu menjadi mahal.

Dengan adanya kemungkinan memproduksi

part dengan mempergunakan

teknologi Printer 3D tentunya akan sangat

membantu dan efisien.

Teknologi

Berbagai jenis printer 3D masing-masing

menggunakan teknologi berbeda yang

memproses bahan berbeda dengan cara

berbeda.

Penting untuk dipahami bahwa salah

satu batasan paling mendasar dari pencetakan

3D - dalam hal bahan dan aplikasi

- adalah bahwa tidak ada ‘satu solusi yang

cocok untuk semua’.

Misalnya beberapa printer 3D memproses

bahan bubuk (nilon, plastik, keramik,

logam), yang memanfaatkan sumber

cahaya/panas untuk menyatukan lapisan

bubuk bersama-sama dalam bentuk yang

ditentukan. Lainnya memproses bahan

resin polimer dan sekali lagi menggunakan

cahaya/laser untuk memadatkan

resin dalam lapisan ultra tipis. Pengaliran

tetesan halus adalah proses pencetakan

3D lainnya, yang mengingatkan pada

pencetakan inkjet 2D, tetapi dengan

bahan unggul untuk tinta dan pengikat

untuk memperbaiki lapisan. Mungkin

proses yang paling umum dan mudah

dikenali adalah deposisi, dan ini adalah

proses yang digunakan oleh sebagian

besar printer 3D tingkat pemula. Proses

ini mengekstrusi plastik, biasanya PLA

atau ABS, dalam bentuk filamen melalui

ekstruder yang dipanaskan untuk membentuk

lapisan dan membuat bentuk yang

telah ditentukan.

Karena bagian-bagian dapat dicetak

secara langsung, dimungkinkan untuk

menghasilkan objek yang sangat detail

dan rumit, seringkali dengan fungsionalitas

bawaan dan meniadakan kebutuhan

untuk perakitan.

Namun, poin penting lainnya untuk

ditekankan adalah bahwa tidak ada

proses pencetakan 3D yang datang

sebagai opsi plug and play pada hari ini.

Ada banyak langkah sebelum menekan

tombol cetak dan lebih banyak lagi setelah

bagian itu terlepas dari printer - ini sering

diabaikan. Terlepas dari kenyataan

mendesain untuk pencetakan 3D, yang

dapat menuntut, persiapan dan konversi

file, juga terbukti memakan waktu dan

rumit, terutama untuk suku cadang yang

memerlukan dukungan rumit selama proses

pembuatan.

Namun ada pembaruan terus-menerus

dan peningkatan perangkat lunak untuk

fungsi-fungsi ini dan situasinya membaik.

Selain itu, setelah printer dimatikan, banyak

bagian yang perlu menjalani penyelesaian

(finishing).

Penghapusan penyanggah adalah jelas

suatu proses yang perlu dilakukan seperti

pengamplasan, pernis, cat atau jenis

sentuhan akhir tradisional lainnya, yang

semuanya biasanya perlu dilakukan den-

20 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


NEWS FOCUS

Digital Packaging & 3D Printing

gan tangan dan membutuhkan keterampilan,

waktu dan kesabaran.

Stereolithography (SL)

Stereolithography (SL) secara luas

diakui sebagai proses pencetakan 3D

pertama; itu pasti yang pertama dikomersialkan.

SL adalah proses berbasis laser

yang bekerja dengan resin fotopolimer,

yang bereaksi dengan laser dan menyembuhkan

untuk membentuk padatan

dengan cara yang sangat tepat untuk

menghasilkan bagian yang sangat akurat.

Ini adalah proses yang kompleks, tetapi

sederhananya, resin fotopolimer disimpan

dalam tong dengan platform bergerak di

dalamnya. Sinar laser diarahkan pada

sumbu XY melintasi permukaan resin

sesuai dengan data 3D yang dipasok ke

mesin (file .stl), di mana resin mengeras

tepat di tempat laser mengenai permukaan.

Setelah lapisan selesai, platform di

dalam tong turun sedikit (dalam sumbu Z)

dan lapisan berikutnya dilacak oleh laser.

Ini berlanjut sampai seluruh objek selesai

dan platform dapat diangkat keluar dari

tong untuk dipindahkan.

Karena sifat dari proses SL, memerlukan

struktur pendukung untuk beberapa

bagian, khususnya bagian yang overhang

atau undercut. Struktur ini perlu dihapus

secara manual.

Dalam hal langkah pasca pemrosesan

lainnya, banyak objek yang dicetak 3D

menggunakan SL perlu dibersihkan dan

disembuhkan. Curing melibatkan menundukkan

bagian ke cahaya yang kuat

dalam mesin seperti oven untuk mengeraskan

resin sepenuhnya.

Stereolitografi umumnya diterima

sebagai salah satu proses pencetakan

3D paling akurat dengan permukaan akhir

yang sangat baik. Namun faktor pembatas

termasuk langkah-langkah pasca-pemrosesan

yang diperlukan dan stabilitas bahan

dari waktu ke waktu, yang dapat menjadi

lebih rapuh.

DLP (Digital Light Processing)

DLP — atau pemrosesan cahaya digital

— adalah proses yang mirip dengan

stereolitografi karena merupakan proses

pencetakan 3D yang bekerja dengan fotopolimer.

Perbedaan utama adalah sumber

cahaya. DLP menggunakan sumber

cahaya yang lebih konvensional, seperti

lampu busur, dengan panel layar kristal

cair atau perangkat cermin yang dapat

dideformasi (DMD), yang diterapkan ke

seluruh permukaan tong resin fotopolimer

dalam satu lintasan, umumnya membuatnya

lebih cepat dari SL.

Juga seperti SL, DLP menghasilkan bagian

yang sangat akurat dengan resolusi

yang sangat baik, tetapi kesamaannya

juga mencakup persyaratan yang sama

untuk struktur pendukung dan pasca

perawatan. Namun, satu keuntungan DLP

dibandingkan SL adalah bahwa hanya

wadah resin yang diperlukan untuk memfasilitasi

proses, yang umumnya menghasilkan

lebih sedikit limbah dan biaya

operasional yang lebih rendah.

Laser Sintering / Laser Melting

Sintering laser dan peleburan laser

adalah istilah yang dapat dipertukarkan

yang mengacu pada proses pencetakan

3D berbasis laser yang bekerja dengan

bahan bubuk. Laser dilacak di tempat tidur

bubuk dari bahan bubuk yang dipadatkan

dengan rapat, menurut data 3D yang

diumpankan ke mesin, dalam sumbu XY.

Saat laser berinteraksi dengan permukaan

bahan bubuk, laser itu mensinter, atau

melebur, partikel satu sama lain membentuk

padatan. Saat setiap lapisan selesai,

lapisan serbuk turun secara bertahap

dan roller menghaluskan bubuk di atas

permukaan lapisan sebelum lintasan

laser berikutnya untuk lapisan berikutnya

yang akan dibentuk dan menyatu dengan

lapisan sebelumnya.

Ruang pembuatan sepenuhnya disegel

karena diperlukan untuk mempertahankan

suhu yang tepat selama proses khusus

untuk titik leleh bahan bubuk pilihan.

Setelah selesai, seluruh bedak dikeluarkan

dari mesin dan kelebihan bedak dapat

dihilangkan untuk meninggalkan bagian

yang ‘tercetak’. Salah satu keuntungan

utama dari proses ini adalah bahwa bedak

berfungsi sebagai struktur pendukung

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 21


NEWS FOCUS

Digital Packaging & 3D Printing

dalam proses untuk overhang dan undercut,

dan oleh karena itu bentuk kompleks

yang tidak dapat dibuat dengan cara lain

dimungkinkan dengan proses ini.

Namun, pada sisi negatifnya, karena

suhu tinggi yang diperlukan untuk sintering

laser, waktu pendinginan dapat menjadi

cukup lama. Selain itu, porositas telah

menjadi masalah historis dengan proses

ini, dan meskipun telah terjadi peningkatan

yang signifikan terhadap bagian yang

sangat padat, beberapa aplikasi masih

memerlukan infiltrasi dengan bahan lain

untuk meningkatkan karakteristik mekanis.

Sintering laser dapat memproses bahan

plastik dan logam, meskipun sintering

logam membutuhkan laser bertenaga

jauh lebih tinggi dan suhu dalam proses

yang lebih tinggi. Bagian yang diproduksi

dengan proses ini jauh lebih kuat dibandingkan

dengan SL atau DLP, meskipun

umumnya permukaan akhir dan akurasinya

tidak sebaik itu.

FDM (Fused Deposition Modelling)

Pencetakan 3D yang memanfaatkan

ekstrusi bahan termoplastik adalah proses

3DP yang paling umum — dan dapat dikenali

dengan mudah. Nama paling populer

untuk proses ini adalah Fused Deposition

Modeling (FDM), karena umurnya yang

panjang, namun ini adalah nama dagang,

yang didaftarkan oleh Stratasys, perusahaan

yang awalnya mengembangkannya.

Teknologi FDM Stratasys telah ada sejak

awal 1990-an dan saat ini merupakan

proses pencetakan 3D kelas industri. Namun,

menjamurnya printer 3D entry-level

yang muncul sejak 2009 sebagian besar

menggunakan proses serupa, umumnya

disebut sebagai Fabrikasi Bentuk Bebas

(FFF), tetapi dalam bentuk yang lebih

mendasar karena paten masih dipegang

oleh Stratasys. Mesin RepRap paling awal

dan semua evolusi berikutnya — open

source dan komersial — menggunakan

metodologi ekstrusi. Namun, setelah

pengajuan pelanggaran paten Stratasys

terhadap Afinia, ada tanda tanya tentang

bagaimana akhir pasar entry-level akan

berkembang sekarang, dengan semua

mesin berpotensi di jalur tembak Stratasys

untuk pelanggaran paten.

Prosesnya bekerja dengan melelehkan

filamen plastik yang diendapkan, melalui

ekstruder yang dipanaskan, lapisan demi

lapisan, ke platform pembuatan sesuai

dengan data 3D yang dipasok ke printer.

Setiap lapisan mengeras saat diendapkan

dan terikat pada lapisan sebelumnya.

Stratasys telah mengembangkan

berbagai bahan kelas industri berpemilik

untuk proses FDM-nya yang cocok untuk

beberapa aplikasi produksi. Di ujung pasar

entry-level, bahan lebih terbatas, tetapi

jangkauannya terus bertambah. Bahan

yang paling umum untuk printer 3D FFF

entry-level adalah ABS dan PLA.

Proses FDM/FFF memerlukan struktur

pendukung untuk aplikasi apa pun dengan

geometri yang menjorok. Untuk FDM, ini

memerlukan bahan kedua yang larut dalam

air, yang memungkinkan struktur pendukung

relatif mudah dibersihkan, setelah

pencetakan selesai. Sebagai alternatif,

bahan pendukung yang memisahkan diri

juga dimungkinkan, yang dapat dilepas

dengan melepaskannya secara manual

dari bagian tersebut. Struktur pendukung,

atau kekurangannya, umumnya menjadi

batasan printer 3D FFF entry level.

Namun, karena sistem telah berevolusi

dan ditingkatkan untuk menggabungkan

kepala ekstrusi ganda, itu menjadi masalah

yang lebih kecil.

Dalam hal model yang dihasilkan,

proses FDM dari Stratasys adalah proses

yang akurat dan andal yang relatif ramah

kantor/studio, meskipun pasca-pemrosesan

yang ekstensif mungkin diperlukan.

Pada tingkat pemula, seperti yang

diharapkan, proses FFF menghasilkan

model yang jauh lebih tidak akurat, tetapi

semuanya terus meningkat.

Prosesnya bisa lambat untuk beberapa

geometri bagian dan adhesi lapis ke lapis

dapat menjadi masalah, menghasilkan

bagian yang tidak kedap air. Sekali lagi,

pasca-pemrosesan menggunakan Aseton

dapat mengatasi masalah ini.

Inkjet

Ada dua proses pencetakan 3D yang

menggunakan teknik Inkjet.

Binder Jetting

Pengaliran pengikat: di mana bahan

yang disemprotkan adalah pengikat,

dan disemprotkan secara selektif ke

dalam lapisan bubuk bahan bagian untuk

menggabungkannya satu lapis pada satu

waktu untuk membuat/mencetak bagian

yang diperlukan. Seperti halnya dengan

sistem unggun serbuk lainnya, setelah

lapisan selesai, unggun bubuk turun

secara bertahap dan roller atau pisau

menghaluskan bubuk di atas permukaan

unggun, sebelum lintasan berikutnya dari

kepala jet, dengan pengikat untuk lapisan

berikutnya akan dibentuk dan menyatu

dengan lapisan sebelumnya.

Keuntungan dari proses ini, seperti halnya

dengan SLS, mencakup fakta bahwa

kebutuhan akan penyangga tidak diperlukan

karena bed bedak itu sendiri menyediakan

fungsi ini. Selain itu, berbagai

22 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


NEWS FOCUS

Digital Packaging & 3D Printing

bahan yang berbeda dapat digunakan,

termasuk keramik dan makanan. Keuntungan

khusus lebih lanjut dari proses ini

adalah kemampuan untuk dengan mudah

menambahkan palet warna penuh yang

dapat ditambahkan ke pengikat.

Bagian-bagian yang dihasilkan

langsung dari mesin, bagaimanapun,

tidak sekuat dengan proses sintering dan

memerlukan pasca-pemrosesan untuk

memastikan daya tahan.

Material Jetting

Pengaliran bahan: proses pencetakan

3D di mana bahan bangunan yang

sebenarnya (dalam keadaan cair atau

cair) secara selektif disemprotkan melalui

beberapa kepala pancaran (dengan bahan

pendukung pengaliran lainnya secara

bersamaan). Namun, bahan cenderung

fotopolimer cair, yang disembuhkan dengan

melewatkan sinar UV karena setiap

lapisan diendapkan.

Sifat produk ini memungkinkan pengendapan

secara simultan dari berbagai

bahan, yang berarti bahwa satu bagian

dapat diproduksi dari beberapa bahan

dengan karakteristik dan sifat yang berbeda.

Pengaliran material adalah metode

pencetakan 3D yang sangat presisi,

menghasilkan suku cadang yang akurat

dengan hasil akhir yang sangat halus.

Manufacturing (LOM) yang dikembangkan

oleh Helisys pada 1990-an karena kesamaan

dalam melapisi dan membentuk

kertas untuk membentuk bagian akhir.

Namun, di situlah kesamaan berakhir.

Proses pencetakan 3D SDL membangun

bagian-bagian lapis demi lapis

menggunakan kertas fotokopi standar.

Setiap lapisan baru dipasang ke lapisan

sebelumnya menggunakan perekat, yang

diterapkan secara selektif sesuai dengan

data 3D yang dipasok ke mesin. Ini berarti

bahwa kepadatan perekat yang jauh lebih

tinggi disimpan di area yang akan menjadi

bagian, dan kepadatan perekat yang jauh

lebih rendah diterapkan di area sekitarnya

yang akan berfungsi sebagai pendukung,

memastikan “penyiangan” atau penghapusan

dukungan yang relatif mudah. .

Setelah selembar kertas baru dimasukkan

ke dalam printer 3D dari mekanisme

pengumpanan kertas dan ditempatkan

di atas perekat yang diterapkan secara

selektif pada lapisan sebelumnya, pelat

pembuatan dipindahkan ke pelat panas

dan tekanan diterapkan. Tekanan ini memastikan

ikatan positif antara dua lembar

kertas. Pelat build kemudian kembali ke

ketinggian build di mana bilah Tungsten

carbide yang dapat disesuaikan memotong

satu lembar kertas pada satu waktu,

menelusuri garis objek untuk membuat

tepi bagian. Ketika urutan pemotongan

ini selesai, printer 3D menyimpan lapisan

perekat berikutnya dan seterusnya sampai

bagian itu selesai.

SDL adalah salah satu dari sedikit

proses pencetakan 3D yang dapat

menghasilkan bagian cetakan 3D penuh

warna, menggunakan palet warna CYMK.

Dan karena bagian-bagiannya adalah

kertas standar, yang tidak memerlukan

pasca-pemrosesan, semuanya aman dan

ramah lingkungan. Di mana prosesnya

tidak dapat bersaing secara menguntungkan

dengan proses pencetakan 3D

lainnya adalah dalam produksi geometri

kompleks dan ukuran build terbatas pada

ukuran bahan baku.

EBM (Electron Beam Melting)

Teknik pencetakan 3D Electron Beam

Melting adalah proses eksklusif yang

dikembangkan oleh perusahaan Swedia

Arcam. Metode pencetakan logam

ini sangat mirip dengan proses Direct

Metal Laser Sintering (DMLS) dalam hal

pembentukan bagian dari serbuk logam.

Perbedaan utama adalah sumber panas,

yang seperti namanya adalah berkas

elektron, bukan laser, yang mengharuskan

prosedur dilakukan dalam kondisi vakum.

EBM memiliki kemampuan untuk membuat

bagian yang sangat padat dalam

berbagai paduan logam, bahkan hingga

tingkat medis, dan sebagai hasilnya teknik

ini sangat berhasil untuk berbagai aplikasi

produksi di industri medis, terutama untuk

implan. Namun, sektor hi-tech lainnya

seperti kedirgantaraan dan otomotif juga

telah melihat ke teknologi EBM untuk

pemenuhan manufaktur.

Sumber : https://3dprintingindustry.com/

Selective Deposition Lamination (SDL)

- Laminasi Deposisi Selektif

SDL adalah proses pencetakan 3D berpemilik

(proprietary) yang dikembangkan

dan diproduksi oleh Mcor Technologies.

Ada godaan untuk membandingkan proses

ini dengan proses Laminated Object

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 23


NEWS FOCUS

Digital Packaging & 3D Printing

Kemasan Digital

di Era Customized Product

Customized Product atau produk kustom

sedang banyak dikembangkan oleh para

produsen. Produk dirancang dan disesuaikan

untuk promosi merek yang dipersonalisasi

dengan maksud produk tersebut

menjadi spesial saat dibeli atau dijadikan

sebagai souvenir karena bersifat personal

atau tidak sama dengan yang lain secara

tampilan luarnya. Produk tersebut dirancang

berbeda pada tampilan visualnya

seperti teks, foto, atau teknik pencetakan

grafis lainnya.

Keunikan suatu barang tidak bisa dimiliki

oleh produk masal, misalnya pada produk

pakaian, seseorang seringkali kesal dan

malu jika tanpa sengaja memakai pakaian

yang sama dengan orang lain pada suatu

acara. Produk masal berasal dari sebuah

desain yang diproduksi dengan kuantitas

yang banyak dan diulangi terus-menerus.

Jika seseorang suka hal yang unik maka

sebaiknya untuk membuat barang kustom.

Ada beberapa alasan mengapa produk

kustom lebih baik dari produk biasa/produk

masal.

Alasan utama adalah produk akan lebih

personal apalagi jika itu adalah sebuah

hadiah spesial. Sisi personal pada barang

tersebut harus ditekankan, agar orang

yang mendapatkan hadiah menjadi merasa

spesial. Personalisasi memang terkait

dengan emosional seseorang. Misalnya

sebuah produk coklat, kemasannya bisa

disesuaikan dengan hal-hal yang disukai

oleh orang yang akan diberi hadiah.

Kemasan bisa dibuat spesial bergambar

tokoh idolanya sehingga produk coklat tadi

menjadi lebih spesial dan berkesan.

Desain untuk produk yang diproduksi

masal akan dicetak berulang-ulang membuat

produk tersebut nilainya menjadi

berkurang. Semua orang bisa menemukan

produk masal tersebut dengan mudah dan

bisa membeli produk itu dengan harga

yang murah. Berbeda jika membuat produk

kustom, tidak ada patokan untuk produk

sejenis karena biasanya produk tersebut

inovatif.

Alasan lainnya adalah produk menjadi

lebih berkualitas, maksudnya produk kustom

dapat disesuaikan kualitasnya sesuai

kebutuhan dan kemampuan, sedangkan

produk masal kualitasnya ditentukan oleh

perusahaan yang menjualnya. Dengan

tampilan yang berbeda dengan kebanyakan

tentu bisa meningkatkan persepsi

kualitas dari produk tersebut, walaupun hanya

berbeda kemasannya saja. Kualitas ini

berhubungan dengan kepedulian dengan

kemampuan mengakomodasi kebutuhan

yang spesifik dari konsumen.

Kemasan Digital

Sebelum membahas lebih jauh tentang

istilah Kemasan Digital, perlu diketahui

bahwa kemasan digital merupakan kemasan

yang dibuat menggunakan teknologi

digital, perangkat lunak tiga dimensi,

elektronik tercetak, dan protokol manufaktur

yang dikontrol secara digital. Kemasan

yang menampilkan teknologi terhubung

termasuk kode QR, augmented reality,

pemindai ponsel cerdas, dan sebagainya.

Oleh: Yulius Widi Nugroho, S.Sn, M.Si.

Kemasan digital merupakan dinamika teknologi

yang penting dalam ranah pemasaran

produk secara digital.

Namun pada pembahasan ini fokus ke

hal-hal yang tercetak saja, pencetakan

digital memungkinkan produk-produk dari

semua ukuran bisa ditampilkan ke pasar

lebih cepat, dan memesan jumlah rendah

hingga sedang sesuai permintaan dengan

gambar yang berkualitas. Sehingga bisnis

UKM dapat meluncurkan produk dengan

kemasan profesional yang kualitasnya

sama seperti produk masal yang lebih

besar. Pengusaha memiliki banyak pilihan

untuk mengemas produknya agar menjadi

produk yang menarik mata konsumen.

Sekarang ini ada banyak pilihan kemasan

yang bisa digunakan, diantaranya menggunakan

jenis cetak kemasan digital dengan

berbagai jenis media cetak.

Kemasan Digital Full Color untuk media

plastik bisa diproses dengan berbagai cara.

Tetapi teknologi digital memungkinkan

mendapatkan kemasan plastik yang dicetak

full color di hampir seluruh pelaku bisnis

cetak digital. Jenis kemasan plastik full

color adalah jenis kemasan yang berbahan

baku plastik tertentu yang dicetak dengan

mesin dan sistem digital. Kemasan yang

dicetak dengan menggunakan mesin dan

sistem digital akan lebih cepat prosesnya

dari pada secara manual.

Penggunaan mesin digital juga sangat

praktis dan mendukung para pelaku bisnis

di berbagai skala yang membutuhkan

kemasan produk. Variasi warna yang bisa

digunakan juga sangat beragam. Kemasan

24 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


NEWS FOCUS

Digital Packaging & 3D Printing

digital full color sebagai kemasan yang

sangat direkomendasikan dan digemari

oleh produsen semua jenis produk. Hal

itu ada beberapa alasan. Alasan pertama

kemasan dapat dicetak pada semua

permukaan, bahkan bisa menambahkan

informasi seputar produk, seperti komposisi

nutrisi, cara penyajian, gramatur, dan

waktu kadaluarsanya. Biaya cetak kemasan

juga tidak akan mempengaruhi apabila

Anda menggunakan konsep window

pouch. Beragamnya informasi yang Anda

masukkan sampai desain kemasan dengan

variasi beberapa warna tidak mempengaruhi

harga dari kemasan digital.

Model Kemasan Window Pouch, yaitu kemasan

yang mempunyai bagian transparan

yang banyak, dan kadang bagian tersebut

sangat penting keberadaannya untuk

menunjukkan secara langsung bentuk dan

visual dari produk. Dengan menggunakan

konsep kemasan digital hal tersebut bisa

didapatkan dengan menggunakan kemasan

standing window pouch.

Kemasan ini adalah salah satu yang

direkomendasikan pada berbagai produk

makanan karena aman, mudah dicetak,

dan meningkatkan rasa kepercayaan konsumen

terhadap produknya.

Kebutuhan akan Kemasan Custom

Perkembangan era industri 4.0 menghadapi

kebiasaan baru, yaitu produsen

pengemasan diharapkan mampu menciptakan

inovasi sehingga memenuhi

kebutuhan dan mengikuti tren masa kini.

Berdasarkan data Indonesia Packaging

Federation pada tahun 2020, kinerja industri

kemasan di tanah air diproyeksikan tumbuh

pada kisaran 6 persen tahun berikutnya,

dan ditinjau dari materialnya, kemasan

yang beredar sebesar 44% dalam bentuk

kemasan flexible, 14% kemasan rigid

plastic, dan 28% kemasan paperboard. Sementara

itu, AT Kerney (2019) dalam hasil

risetnya di Asia, pertumbuhan penjualan

retail online di Asia yang mencapai rata-rata

19% per tahun, dan lebih mementingkan

kekuatan dan daya tahan kemasan, menggeser

tren kemasan yang awalnya lebih

mementingkan penampilan.

Saat ini, teknologi pengemasan sangat

berkembang dengan cepat, terus berinovasi

mengembangkan kemasan dan mencari

solusi untuk masalah-masalah pangan

yang sangat rentan risiko, seperti untuk

pangan basah. Strategi digunakan untuk

meningkatkan daya saing sektor industri

kecil menengah (IKM) terkait kemasan,

antara lain memilih kemasan yang sesuai

dengan segmentasi pasar yang menarik

berbasis desain kreatif dan inovatif, memenuhi

standar kualitas yang ditetapkan

oleh otoritas yang diakui secara luas.

Kemasan untuk produk custom terus

dikembangkan dan memiliki keunggulan,

yaitu kemasan bisa dibuat unik dapat

menarik minat pembeli. Selain itu kemasan

produk yang unik dapat meningkatkan nilai

jual dari produk tersebut. Kemasan custom

biasanya menggunakan bahan kertas seperti

art carton, ivory, duplex, kraft, hingga

fancy paper. Produksi kemasan menggunakan

teknik print digital menghasilkan kemasan

custom yang awet dan berkualitas.

Custom packaging untuk produk food

and beverages semakin diperkuat dengan

pilihan konsumen, karena secara langsung

menyangkut daya tarik, kenyamanan,

informasi dan branding. Industri makanan

dan industri packaging sering kali berkolaborasi

dalam hal ini. Kemasan custom

banyak digunakan di untuk pengiriman

barang-barang, sehingga kemasan yang

stylish merupakan strategi marketing yang

sangat baik untuk representasi brand yang

dimiliki. Mengemas produk dengan cara

yang tepat dan efektif yang juga harus

sangat rapi, baik untuk kemasan barang

hingga makanan. Seiring berkembangnya

teknologi banyak produsen makanan,

pengecer, dan pemasok kemasan custom

bekerja lebih baik dari sebelumnya untuk

berinovasi, hingga menghasilkan produk

kemasan yang bergaya modern.

Kemasan Makanan Paper Craft - Standing Pouch, Window, Zipper. (Sumber: bukalapak.com)

Kemasan selama Pandemi

Selama masa pandemi lalu, banyak

orang membuka usaha untuk menambah

pendapatan di tengah masa sulit. Fenomena

tersebut membuat para pelaku usaha

kemasan mengalami kenaikan permintaan,

karena orang memilih berbelanja secara

online. Peningkatan pemesanan kemasan

tersebut diketahui mencapai 10 sampai 15

persen dibandingkan sebelum pandemi.

Menurut Arief Santoso (PT Prima Rotoke-

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 25


NEWS FOCUS

Digital Packaging & 3D Printing

mindo), para pelaku usaha sudah menyadari

bahwa kemasan menjadi hal yang

sangat penting terutama saat pandemi dan

orang lebih mementingkan kehigienisan

makanan.

Hal-hal penting yang perlu dicatat para

pelaku usaha saat membuat kemasan,

pertama adalah berorientasi pada kenyamanan

dan kebersihan. Misalnya kemasan

makanan lewat ojek online rata-rata

penjual menerapkan pemberian plastik

tambahan dan segel kepada pembeli.

Cara seperti ini menjadi kebiasaan baru

dalam membungkus makanan, tidak lagi

membungkus ala kadarnya. Kemasan yang

seperti ini tentu membuat pembeli merasa

lebih aman ketika menerima makanan.

Hal kedua adalah tentang kesadaran

masyarakat terhadap lingkungan sehingga

membuat pelaku usaha menggunakan

kemasan yang bisa digunakan kembali.

Biasanya jenis kemasan ini cukup murah

sehingga tidak perlu dikembalikan, selain

itu juga dapat digunakan berkali-kali untuk

keperluan yang sama atau bisa digunakan

untuk wadah lain.

Kemasan yang bisa didaur ulang juga

menjadi hal penting, selain bisa digunakan

kembali, banyak dari jenis bahan kemasan

dapat didaur ulang menjadi komoditas lain.

Karena plastik adalah salah satu bahan

yang sangat bisa/mudah di daur ulang.

Misalnya plastik yang dikenal ‘merusak

lingkungan’ sebenarnya memungkinkan

untuk memiliki siklus pemakaian yang panjang

jika diiringi dengan berkembangnya

industri daur ulang sampah plastik.

Konsep Paperless juga menjadi isyu

yang tak kalah penting saat semua dilakukan

secara digital, keadaan dan teknologi

mengubah pola sikap kehidupan masyaraka,

termasuk kepedulian terhadap bahan

kemasan kertas. Kertas sudah menjadi

hal yang multi fungsional dengan berbagai

penggunaan di kehidupan sehari-hari.

Kertas memang mempunyai peran penting

dalam memenuhi kehidupan masyarakat

dunia, namun sepertinya keberadaan

kertas pun semakin tergusur dengan era

digital yang menjadikan segalanya menjadi

serba paperless.

Kemasan Eco Friendly

Fenomena paperless yang ada menimbulkan

dampak yang cukup berpengaruh

di dunia kemasan produk. Sementara ini

masih banyak para pebisnis yang masih

menggunakan plastik sebagai pembungkus.

Ada isyu yang santer akhir-akhir

ini adalah beralih ke kemasan yang eco

friendly untuk lingkungan yang lebih baik.

Banyak nilai lebih yang didapatkan oleh

masyarakat maupun pebisnis ketika menggunakan

kemasan eco friendly. Karena

penggunaan kemasan eco friendly menjadi

bentuk kepedulian pebisnis sekaligus

mengajak konsumen untuk berkontribusi

ikut melindungi iklim dan lingkungan yang

semakin rusak akibat polusi, dalam hal ini

polusi sampah kemasan produk.

Kemasan ramah lingkungan atau merupakan

kemasan yang dibuat menggunakan

bahan-bahan yang mudah terurai

tanah, bisa didaur ulang, dan tidak berbahaya

bagi lingkungan serta manusia.

Kemasan ramah lingkungan tidak hanya

digunakan untuk menjaga lingkungan, tapi

juga sebagai tren baru di kalangan penjual.

Misalnya konsep kemasan ramah lingkungan

yang bernuansa natural sedang tren

dan tampak terlihat menarik serta estetik.

Sebagai bentuk kepedulian, kini banyak

pelaku industri makanan, minuman, fashion,

dan lainnya ikut menggunakan kemasan

dari bahan yang ramah lingkungan.

Bahan kemasan Biodegrable merupakan

jenis kemasan yang dapat larut dengan air

Sumber: guestpostgeek.com

26 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


NEWS FOCUS

Digital Packaging & 3D Printing

hangat dan dapat terurai dengan cepat.

Jenis kemasan ini dapat digunakan untuk

komoditi pangan dan non pangan, dengan

keunggulan organik, aman, dan tidak

memiliki resiko lingkungan. Ada bahan Bio

Bag, jenis kemasan dari sejenis plastik

yang dapat diproduksi dari bahan alami terbarukan

dari sari pati jagung atau turunan

minyak nabati melalui fermentasi secara

kimia. Keunggulan kemasan ini mudah

terurai karena tidak menggunakan bahan

dasar plastik.

Kemasan ramah lingkungan umumnya

berbahan dasar dari bahan alami organik

dan bebas dari zat berbahaya. Sehingga

kemasan-kemasan tersebut dapat digunakan

untuk komoditi pangan, food grade,

dan dapat isi makan panas, dingin, cair dan

aman untuk dimasukkan microwave. Kemasan

alami tersebut tentunya bisa dicetak

seperti halnya kertas atau plastik, sehingga

kemasan masih bisa dirancang visualnya

secara maksimal.

Keistimewaan Kemasan Custom

Kemasan Custom bersifat premium

karena memiliki perbedaan jika dibandingkan

dengan kemasan biasa. Biasanya

terlihat cukup mencolok pada pemilihan

bahan yang digunakan. Misalnya kemasan

kardus, kemasan berkualitas premium

biasanya lebih tebal dan lebih baik. Apalagi

desainnya dibuat khusus dan berbeda

dari kemasan reguler, contohnya terdapat

ucapan terima kasih kepada konsumen

atau penjelasan tentang produk, bisa juga

mencantumkan ucapan untuk momenmomen

spesial yang susah dilakukan

dengan kemasan non-custom.

Kemasan Custom bisa menjadi cerminan

Brand dari penggunaan kemasan custom.

Karena kemasan adalah hal pertama yang

dilihat oleh konsumen sebelum mereka

membuka produk dan menggunakannya.

Sehingga kemasan custom yang baik

memberikan kesan yang baik atau first

impression bagi brand. Selain itu kemasan

yang menarik serta memiliki nilai fungsi

yang optimal, maka brand pun akan dianggap

baik oleh konsumen. Mereka merasa

lebih dihargai dengan adanya kemasan

yang menarik untuk melindungi produk

agar tidak rusak.

Kemasan Custom memberikan kesan

setingkat lebih tinggi dari kompetitor, karena

dianggap mempunyai strategi dengan

memperhatikan eksklusivitas produk pada

pelanggan. Sehingga bisnis akan menjadi

lebih baik, dan brand pun bisa menjadi

setingkat lebih tinggi dibandingkan kompetitor.

Berinovasi tidak selalu pada produk

saja, tapi juga pada kemasan yang dapat

memberikan daya tarik tersendiri bagi

konsumen.

Cetak Kemasan dengan Digital Printing

Ada banyak kelebihan yang bisa didapatkan

dari digital printing terkait dengan

kemasan, terutama bagi pemilik usaha

yang sering menggunakan jasa printing.

Keuntungan yang di dapat yang paling

utama adalah biaya lebih ringan dibandingkan

dengan teknik cetak mesin offset. Tentunya

jika kemasan dibuat berbeda-beda

secara custom, maka mesin cetak digital

membutuhkan biaya yang lebih ringan.

Kemudian tidak membutuhkan waktu lama

saat mencetaknya. Karena pada mesin

offset masih menggunakan pelat yang

pembuatannya cukup lama dan yang tidak

bisa mengakomodasi desain yang beragam.

Beda dengan proses Digital Printing

tidak membutuhkan pelat sehingga proses

mencetaknya lebih cepat.

Selain itu, untuk mengoperasikan mesin

offset dibutuhkan kemampuan tertentu.

Misalnya untuk mengatur warna dan

operasional mesin. Mesin cetak digital juga

perlu dipelajari cara penggunaannya, tapi

jauh lebih mudah, tidak mengatur warna

secara manual karena sudah ada software

yang mudah digunakan. Dengan spesifikasi

tersebut cetak digital bisa pesan kustom

agar produk bisa menonjol di tengah

persaingan bisnis. Kelebihan digital printing

yang utama adalah lebih mudah untuk cetak

desain kustom. Sehingga jika mendesain

sendiri bisa leluasa menggunakan

desain sesuai selera atau bisa desain dari

orang lain jasa desain.

Digital Printing tidak mengenal minimal

cetak, bahkan cetak satu eksemplar pun

bisa. Tentunya disesuaikan skala bisnis

tiap pemilik usaha yang berbeda-beda.

Misalnya pemilik katering besar akan butuh

kemasan makanan dalam jumlah banyak

per harinya, tapi pemilik counter makanan

berskala kecil tiap harinya hanya butuh

kemasan makanan sedikit. Itulah kelebihan

digital printing, mesinnya tidak punya jumlah

cetak minimal, sehingga otomatis tidak

ada pesanan minimal.

Selain itu kualitas cetak bisa diandalkan,

semua produsen mesin digital printing masih

terus mengembangkan kualitas mesin

dan hasil cetakannya. Hasil cetakan mesin

cetak digital saat ini semakin baik, jernih,

dan tajam. Keuntungan lainnya adalah

kualitas cetakan mesin digital printing itu

konsisten dan stabil. Jika sebelumnya pada

mesin offset hasilnya bisa berbeda antara

cetakan pertama dan kedua, maka hal

ini tak perlu diragukan pada mesin cetak

digital.

Ada waktu dan kesempatan untuk mengoreksi,

karena jika harus mencetak dalam

waktu singkat, terkadang ada kesalahan

desain, misalnya ada typo atau kesalahan

warna. Dengan mesin cetak digital, bisa

cek dulu satu kali, lalu dicek terlebih dahulu.

Apakah sudah sesuai yang diinginkan,

atau ada kesalahan pada desain tersebut.

Jika ternyata ada kesalahan, desainnya

bisa diperbaiki lagi. Setelah dicek ulang,

baru cetak disesuaikan jumlah yang

diinginkan. Berbeda dengan teknik cetak

konvensional, peluang untuk mengoreksi

kesalahan lebih kecil karena biaya pada

proses pra produksi dan produksi lumayan

besar.

(Dari Berbagai Sumber)

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 27



Genuine total solution with stunning print quality, SureColor SC-

F130 Al Dye Sublimation textile printer


PRINTING FOTOGRAFI

Epson luncurkan printer foto professional

SureColor berol ganda yang ringkas

Epson, pelopor global dalam pencetakan,

memperkenalkan 3 model baru

dalam jajaran printer foto seri SureColor

P terbaru SC-P8530D menampilkan

fungsi baru dan lebih baik untuk

pencetakan foro professional sempurna

dengan fidelitas gambar yang superior,

akurasi tanpa kompromi dan produktvitas

terbaik.

Printer foto seri SureColor P terbaru

ditenagai oleh teknologi presisi tercanggih

untuk menghasilkan cetakan

yang efisien dengan warna gamut lebar

yang akurat dan masa penggunaan

yang tahan lama. Epson SureColor

SC-PD8530D dilengkapi dengan fungsi

Dual Roll dasar yang telah dilengkapi

dengan perangkat lunak Epson Edge

Print Pro (Optional).

Kombinasi set tinta pigmen Ultra-

Chrome Pro 6-Warna, menggunakan

teknologi printhead PrecisionCore, dan

pilihan substrat khusus menghasilkan

cetakan yang sangat detail dan luas.

Hal ini dapat memungkinkan printer foto

seri SureColor P untuk mereproduksi

gambar dalam resolusi tertinggi, maka

pesan dari suatu kebebasan berekspresi

yang kreatif dapat tersampaikan

melalui hasil cetakan yang sempurna.

Dengan adanya tambahan tinta abuabu

untuk menghaluskan gradasi warna

dan mengurangi bintik- bintik pada set

tinta pigmen UltraChrome Pro 6-Warna,

printer seri SureColor P terbaru memastikan

produksi cetakan berkualitas yang

konsisten dengan getaran yang sangat

halus di sepanjang waktu. Fungsi

tambahan lainnya termasuk kompatibil-

30 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


PRINTING FOTOGRAFI

itas Adobe PostScript, memungkinkan

reproduksi file PDF yang akurat, serta

dukungan pencetakan grafik dan peta

dengan pencetakan garis halus yang

detail dan waktu pemrosesan yang

lebih cepat saat menggunakan Raster

Image Processor (RIP). Tidak seperti

produk pendahulunya, Epson seri SureColor

P ini menggunakan solid state

drive (SSD) alih-alih hard disk drive

(HDD), memungkinkan penyimpanan

data pada chip memori yang dapat

diakses secara instan.

Melalui printhead MicroTFP 2,64 inci

– fitur utama yang membedakan printer

foto Epson dari para pesaingnya – peningkatan

kecepatan pencetakan yang

sangat cepat dapat dicapai dengan

mudah.

Sekitar 1,8 kali lebih cepat dari model

pendahulunya, printer ini juga kompatibel

dengan berbagai jenis media; dalam

gulungan atau potongan lembaran dan

dapat memuat hingga lebar media 44

inci. Digabungkan dengan fitur penanganan

dan pemuatan media baru

yang canggih seperti automatic take-up

reel dengan 3 mode tekanan, pemuatan

gulungan otomatis, dan peralihan

media otomatis, pemasangan media

dan pencetakan berkelanjutan adalah

proses yang mudah. Production Stacker

opsional menyediakan solusi penyelesaian,

dapat mengatur cetakan hingga

2 gulungan utuh atau ketebalan 60mm,

menyesuaikan kebutuhan. Fungsi

perawatan rendah ini sangat membantu

dalam meningkatkan efisiensi dan

mengurangi waktu henti, karena lebih

sedikit intervensi manual diperlukan untuk

proses pasca-pencetakan, sehingga

mengoptimalkan produktivitas.

Fitur utama lainnya dari printer seri

SureColor P yang baru adalah desainnya

yang ergonomis, yang dibuat khusus

untuk menyesuaikan lingkungan kerja.

Dengan tapak yang ringkas untuk pengaturan

tempat kerja yang hemat tempat

dan fleksibel, bagian belakang datar

printer dapat diletakkan rapat di dinding

dan permukaan atas yang rata dapat

berfungsi ganda sebagai bangku dan

tempat pemeriksaan, sekaligus dapat

memenuhi kebutuhan cetak harian.

Agar para pengguna dapat merasakan

hal yang praktis tanpa kerumitan,

printer seri SureColor P terbaru

memiliki segalanya yang dapat diakses

dari bagian depan printer. Ini termasuk

layar sentuh 4,3 inci yang intuitif dengan

teknologi layar optik, yang dapat

memudahkan pengguna untuk mengoperasikan

printer dengan sarung tangan

khususnya bagi operator pada pabrik

percetakaan; keranjang cetak yang

dapat ditarik dan menghemat ruang dan

ruang penyimpanan tambahan untuk

tinta cadangan; Lampu cetak LED yang

dapat memperlihatkan tampilan status

SureColor SC-P8530D

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 31


PRINTING FOTOGRAFI

cetak yang sedang berlangsung.

Printer seri SureColor P juga dilengkapi

dengan perangkat yang aman

seperti Epson Print Admin dan Epson

Smart Panel. Epson Print admin

menawarkan metode pencetakan yang

aman sekaligus menghindari pemborosan

akibat kesalahan cetak, dan Epson

Smart Panel memudahkan pengguna

untuk mencetak, memeriksa volume

cetak, dan frekuensi penggunaan dari

jarak jauh melalui aplikasi smartphone.

printer foto seri SureColor P menawarkan

fitur baru yang lebih baik serta

menyediakan biaya operasional yang

rendah, kecepatan produksi yang tinggi,

dan penanganan printer yang mudah.

Dikombinasikan dengan kualitas gambar

yang luar biasa dan footprint yang

ringkas, printer baru ini dapat bermanfaat

bagi banyak pengguna di tempat

kerja saat ini,” ujar Lina Mariani, Senior

Manager Vertical Business PT Epson

Indonesia.

Tentang Epson

Epson adalah pemimpin teknologi global yang

memiliki filosofi inovasi yang efisien, ringkas,

dan tepat dalam memperkaya kehidupan dan

membantu menciptakan dunia yang lebih baik.

Perusahaan ini berfokus pada memberikan

solusi sosial melalui inovasi dalam percetakan

rumah dan kantor, percetakan komersial dan

industri, manufaktur, visual dan gaya hidup.

Epson akan menjadi karbon negatif dan menghilangkan

penggunaan sumber daya bawah tanah

yang dapat habis seperti minyak dan logam

pada tahun 2050. Dipimpin oleh Seiko Epson

Corporation yang berbasis di Jepang, Grup

Epson di seluruh dunia menghasilkan penjualan

tahunan lebih dari 1 triliun JPY. Kunjungi global.

epson.com/ untuk informasi lebih lanjut.

Ragam aplikasi, kompatibilitas media,

dan tingkat presisi cetak yang tinggi,

printer ini sangat cocok untuk penggunaan

professional. Dari potret seni

rupa, produksi Geographic Information

System (GIS) hingga pemeriksaan foto

dan poster, seri SureColor P adalah

pilihan yang pasti untuk market ritel

foto, perusahaan konstruksi, dan usaha

kecil-menengah (UKM).

“Penambahan terbaru kami pada

Penjualan printer foto Epson seri

SureColor P baru, SC-P8530D akan

tersedia di wilayah Indonesia mulai

Oktober 2022. Kunjungi www.epson.

co.id atau hubungi Dealer Resmi Epson

terdekat untuk info lebih lanjut.

Epson seri SureColor SC-P8530D

dapat Anda jumpai pada pameran All

Print Indonesia yang dimulai pada tanggal

12 – 15 Oktober 2022 di Hall B3 JI

EXPO Kemayoran, Jakarta.

Tentang Epson Indonesia

PT Epson Indonesia berdiri pada bulan

Oktober 2000 sebagai perwakilan penjualan dan

pemasaran di Indonesia. PT Epson Indonesia

beroperasi di bawah kendali kantor regional

Epson Singapore, Pte. Ltd. Saat ini, PT Epson Indonesia

yang bertempat di Jakarta telah memiliki

28 lokasi purnajual (16 Epson Sales & Service

dan 12 Epson Service Center) Dengan didukung

oleh distributor-distributor yang berpengalaman

dan jaringan dealer yang tersebar di seluruh

kota besar di Indonesia, PT Epson Indonesia

telah mampu memperluas penjualan ke seluruh

pelosok Indonesia. PT. Epson Indonesia kini

memasarkan produk printer SIDM (Dot Matrix),

Inkjet, Laser, LFP termasuk consumablesnya, dan

produk-produk lain seperti scanner, dan proyektor.

Silakan kunjungi situs kami epson.co.id.

32 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


NEWS

Gathering Loyal Customer Production Printing Konica Minolta

bagi bisnis printing, dan tetap berusaha

menjalani bisnis hingga saat ini.

Mr. Jun Yamauchi memberikan

pesan optimis dalam kesempatan itu,

dan Konica Minolta akan terus berkomitment

memberikan pelayanan

yang terbaik baik pengguna Production

Printing Konica Minolca.

Pembagian doorprize bagi yang beruntung

menambah kemeriahan acara

gathering ini yang berlangsung dengan

suasana penuh keakraban.

@rdmuliadi

Pt. Perdana Jati Putra selaku Distributor

PP Konica Milota menyelenggarakan

Gathering Loyal Customer pada

hari jumat, 14 Oktober 2022, bertempat

di Grand Mercure Kemayoran.

Hadir dalam acara ini sejumlah

pengguna setia PP Konica Minolta,

Staff dan Management PT. Perdana

Jati Putra, serta Mr. Jun Yamauchi

Chief Representative Konica Minolta

BSA Indonesia.

Dalam sambutannya Susanto Kolim

selaku Direktur, memberikan apresiasi

kepada rekan-rekan printing yang

hadir yang selama ini masih terus setia

mempergunakan mesin Konica Minolta

yang berusaha kreatif ditengah situasi

pandemi yang kurang menguntung

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 33


GRAPHIC DESIGN

Memahami

Unsur dalam

Desain Grafis

Desain grafis merupakan satu bentuk

komunikasi visual yang memanfaatkan

elemen grafis, seperti gambar, teks,

warna, dan sebagainya sebagai sarana

penyampaian informasi secara efektif.

Dalam memperlajari desain grafis,

kita harus mengetahui dan memahami

unsur dalam desain grafis.

Unsur-unsur Desain Grafis

Dalam desain grafis terdapat 7 unsur

di antaranya titik, garis, bidang, warna,

tekstur, gelap terang dan ruang.

garis akan menciptakan kesan yang

berbeda-beda. Misalnya, garis tebal

akan menimbulkan kesan yang tegas,

sedangkan garis tipis atau lengkung

terkesan lebih luwes dan dinamis. Garis

lurus horisontal mempunyai ciri khas

yang formal namun tetap professional.

Garis lurus vertikal mempunyai ciri khas

stabil, elegan, serta menggambarkan

keseimbangan. Garis pada desain

berfungsi untuk membuat keteraturan,

memperjelas poin tertentu, dan dapat

diaplikasikan dalam pembuatan bagan

atau grafik.

2. Bentuk

Secara umum, bentuk yang banyak

diketahui antara lain kotak, lingkaran,

segitiga, lonjong, dan lain-lain. Sedangkan

bentuk yang dibagi dalam kategori

sifat antara lain: A) Bentuk geometrik,

yakni bentuk yang segala sesuatunya

dapat diukur, misalnya kubus berasal

dari kotak, kerucut berasal dari segitiga

dan lingkaran. B) Bentuk natural, yakni

bentuk yang dapat berubah dan bertumbuh

ukurannya seperti bunga, daun,

pohon, buah, dan masih banyak lagi.

C) Bentuk Abstrak, yakni bentuk yang

terkesan tidak jelas dan tidak terdefinisi

bentuk apa yang dihasilkan.

3. Warna

1. Garis

Garis adalah gabungan beberapa

unsur titik yang saling sejajar, sehingga

membentuk satu kesatuan. Unsur garis

akan selalu ada di setiap desain. Bisa

berbentuk garis panjang, pendek, lurus,

melengkung, tebal, tipis, putus-putus,

dan lain sebagainya. Setiap bentuk

Bentuk dapat didefinisikan sebagai

segala sesuatu yang mempunyai komposisi

lebar, tinggi, dan diameter. Oleh

karena segala sesuatu dalam desain

grafis pada akhirnya adalah soal bentuk,

maka seorang desainer grafis pun

harus mampu menciptakan bentuk-bentuk

yang tepat dan bagaimana antara

satu bentuk dengan bentuk lainnya

berinteraksi.

Warna merupakan unsur yang tidak

kalah penting dalam desain grafis.

Warna dapat memberi makna dan tema

pada sebuah desain. Unsur ini terbagi

dalam dua kategori, yaitu warna yang

timbul karena sinar (RGB) dan warna

34 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


GRAPHIC DESIGN

yang dibuat dari unsur tinta (CMYK).

Untuk mendapatkan hasil karya yang

menarik, pemilihan warna tidak bisa

dilakukan dengan asal-asalan. Biasanya,

desainer akan membuat color

palette atau sekumpulan warna yang dipadukan,

sehingga menghasilkan kombinasi

warna yang unik dan menarik.

4. Tekstur

Tekstur merupakan visualisasi dari

permukaan suatu objek yang dapat

dinilai dengan cara dilihat atau diraba.

Contohnya, corak dari suatu permukaan

benda. Ada yang halus, kasar, lembut,

licin, berpori, mengkilap, dan sebagainya.

Penggunaan tekstur dapat menambah

dimensi dan memperkaya sebuah

layout, sehingga objek jadi lebih hidup.

Selain itu, tekstur juga bisa membawa

audiens supaya lebih mendapatkan

feel (rasa) atau emosi tertentu dalam

sebuah desain. Tekstur bisa dibedakan

menjadi 2, yaitu tekstur tekstur visual

dan tekstur taktil.

- Tekstur visual adalah tekstur yang bisa

dirasakan langsung oleh penglihatan.

- Tekstur taktil adalah tekstur yang bisa

dirasakan dengan penglihatan dan

perabaan.

5. Gelap-terang

Gelap-terang ini bisa juga disebut

dengan value yaitu merupakan unsur

yang menentukan sebuah desain

menjadi lebih indah dipandang mata

atau tidak. Value tersebut adalah

gelap terangnya warna sebuah objek,

background (latar), atau teks. Sebuah

warna yang akan diterangkan dapat

menghasilkan warna yang lebih muda,

sebaliknya sebuah warna yang akan

digelapkan dapat menghasilkan warna

tua. Contohnya warna biru diterangkan

akan menghasilkan warna biru muda,

dan sebaliknya jika digelapkan akan

menghasilkan warna biru tua. Begitu

halnya dalam mendesain, harus ,memiliki

keahlian dalam melakukan value

pada desain yang dibuat dengan skala

yang tepat dan sesuai dengan tujuan

desain sehingga akan terlihat lebih

profesional.

6. Ruang

Saat membuat desain, terkadang kita

ingin memasukkan berbagai macam

objek agar terlihat lebih kaya dan

menarik. Namun, terkadang objek yang

terlalu banyak dan menumpuk akan

membuat mata audiens menjadi jenuh.

Oleh karena itulah, unsur ruang dibutuhkan.

Ruang merupakan jarak antara

unsur-unsur desain grafis, seperti objek,

background, dan teks. Tanpa adanya

ruang, kita akan sulit untuk mencerna

informasi yang ingin disampaikan.

Fungsi ruang adalah untuk memisahkan

atau mengelompokkan informasi.

7. Ukuran

Ukuran merupakan panjang dan

pendek, tinggi dan rendah, serta besar

dan kecilnya sebuah objek dalam

desain grafis. Penggunaan ukuran akan

membantu membentuk hirarki yang

akan ditampilkan. Dengan demikian,

audiens pun akan terarah untuk mengamati

objek dan memahami makna

desain sesuai dengan yang diharapkan

oleh sang desainer.

Informasi maupun objek yang menjadi

inti desain akan ditonjolkan dengan

cara penggunaan ukuran yang lebih

besar, baik berupa teks maupun bentuk

tertentu. Demikian juga sebaliknya, makin

minor informasi atau elemen dalam

desain yang ingin ditampilkan, makin

kecil pula ukurannya.

Demikian unsur-unsur dalam desain

grafis. Masing-masing mempunyai peran

dan karakter yang berbeda. Dalam

mengaplikasikan setiap unsur seorang

desainer perlu untuk menyeimbangkan

antara wawasan teoritis, referensi, dan

kreatifitasnya sehingga dapat menghasilkan

karya yang menarik.

Bams /dari berbagai sumber

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 35


FINISHING

PT.

GOLDEN WIRE

INDONESIA

Produk Binding

Spiral di All Print 2022

Saat ini, tantangan ketidakpastian

global mengakibatkan semua negara

mengalami kesulitan ekonomi. oleh karena

itu, Presiden Joko Widodo akhir-akhir

ini sering menyarankan agar semua pihak

untuk berhenti impor barang-barang

dari luar. Presiden menyebut, sebagian

besar barang-barang tersebut telah

diproduksi oleh industri dalam negeri.

Selain itu, Presiden meminta Lembaga

Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa

Pemerintah (LKPP) untuk menyediakan

berbagai macam produk yang dibutuhkan

oleh pemerintah dalam platform yang

tersedia.

Krista Exhibitions kembali menghadirkan

Pameran Teknologi Pengolahan dan

Pengemasan Percetakan dan Kertas Terbesar

di Indonesia setelah vakum selama

hampir 3 tahun akibat pandemi Covid-19.

Peserta pameran yang berjumlah sekitar

675 perusahaan dari lebih dari 10 negara

ikut berpartisipasi dalam pameran

internasional tersebut, serta ditargetkan

akan mendatangkan lebih dari 30.000

buyers dan profesional. Serta satunya

perusahaan produk dalam negeri yang

memamerkan beragam binding spiral

adalah PT. Golden Wire Indonesia yang

menempati booth di hall B.

Binding Spiral Salah Satu Kebutuhan

Jasa Cetak

Dalam rangka mendukung pertumbuhan

produk dalam negeri, khususnya

akan ketersediaan kebutuhan jasa cetak

tanah air, PT. Golden Wire Indonesia didi-

rikan sebagai perusahaan yang khusus

memproduksi dan menyediakan layanan

beragam binding spiral, yang mudah

diperoleh dan harga bersaing, sehingga

kapan pun siap untuk memenuhi kebutuhan

dalam negeri dan diharapkan dapat

mengurangi ketergantungan terhadap

produk import, sebagaimana harapan

Bapak Presiden Joko Widodo.

“Kami memproduksi beragam merek

binding spiral, seperti Kitaro dan Golden

Wire, jadi banyak pilihan sehingga ketersediaan

barang dapat terpenuhi tanpa

ketergantungan dengan import yang

selama ini terjadi,” ungkap Direktur PT.

Golden Wire Indonesia, Bapak Freddy.

Penggunaan binding spiral sebenarnya

tidak terbatas pada kalender, tetapi

juga pada beragam produk cetak seperti

: agenda, annual report, tugas belajar,

note book dan lain-lain.

Ketersediaan produk KITARO dan

Golden Wire dapat memenuhi kebutuhan

industry cetak dalam negeri akan berbagai

jenis binding spiral dengan beragam

pilihan kualitas dan harga. Perusahaan

ini tidak hanya dapat memenuhi permintaan

dari wilayah Jabodetabek dan

Pulau Jawa, tetapi juga dapat memenuhi

pesanan dari wilayah Sumatera, Kalimantan,

Sulawesi dan wilayah Indonesia

Timur lainnya.

KITARO tersedia dalam 2 warna , yakni

putih dan hitam, juga tersedia dalam

beragam ukuran dan harga, yakni :

No/Kode Size/Inch

Jumlah/Loops

5 5/16” 60.000

6 3/8” 43.000

7 7/16” 32.000

8 ½” 26.000

9 9/16” 19.300

Binding spiral GOLDEN WIRE tersedia

dalam beragam warna, seperti : putih,

hitam, silver dan gold. Dapat digunakan

pada Mesin Closing Spiral Otomatis dengan

hasil maksimal, serta dengan harga

yang kompetitif.

No/Kode Size/Inch

4 1/4”

5 5/16”

6 3/8”

7 7/16”

8 1/2”

9 9/16”

10 5/8”

12 3/4”

14 7/8”

16 1”

Jumlah/Loops

84.000

60.000

43.000

32.000

26.000

19.000

10.500

7.000

5.000

4.500

Info lebih lanjut :

PT. GODEN WIRE INDONESIA

Jl. Benda No 12 B-C Kemayoran, Jakarta Pusat.

Telp. 021-4246809, 22423206, 21481141

Email : goldenwireindonesia@gmail.com

36 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


NEWS

Indonesia Print Media, Edisi 108 Sept-Okt 2022 I 37


PRINTING EDUCATION

Workshop Update

Teknologi Cetak

Bagi Siswa DKV

Sekolah menengah kejuruan(SMK)

merupakan satu lembaga pendidikan

menengah yang bertujuan mempersiapkan

peserta didiknya untuk siap

memasuki dunia kerja. Untuk mencapai

tujuan tersebut maka SMK harus mampu

memberikan pembelajaran yang

sesuai dengan tuntutan kompetensi

dunia kerja.

Pada era globalisasi dan revolusi

industry 4.0, perkembangan didunia

teknologi meningkat dengan pesat.

Tuntutan keterampilan teknologi harus

dimiliki setiap manusia di era digital ini

untuk mendorong perkembangan inovasi

pendidikan yang kreatif. Untuk dapat

memenuhi kebutuhan tuntutan tersebut,

kami dari Smartika bekerjasama dengan

majalah Print Media menghadirkan

workshop “Update Teknologi Dalam

Pengembangan SMK PK.”

Kegiatan workshop ini kami adakan

di SMK Negeri 14 Jakarta dengan

menggandeng PT. Epson Indonesia

untuk memperkenalkan teknologi terbaru

diindustri printing kepada guru dan

siswa SMK Negeri 14 Jakarta. Epson

Indonesia menghadirkan 3 printer terbaru

diantaranya printer sublimasi, printer

Direct to Garment(DTG) dan printer

label. Workshop diikuti oleh guru-guru

produktif dari kompetensi keahlian Desain

Komunikasi Visual(DKV) dan 106

peserta didik DKV kelas 10. SMK Negeri

14 sendiri tahun 2022 ini lolos untuk

program SMK Pusat Keunggulan, dan

kompetensi keahlian Multimedia(MM)

kini bertransformasi menjadi Desain

Komunikasi Visual)

Kegiatan workshop ini terbagi dalam

4 sesi, sesi pertama adalah seremoni

pembukaan, sesi 2 pemaparan tentang

teknologi printing oleh Rudy D. Muliadi,

pemimpin umum majalah Smartika

yang juga Ketua Umum APKOMIN-

DO(Asosiasi Pengusaha Komputer

Indonesia) dan penulis dimajalah Print

Media Indonesia. Sesi selanjutnya adalah

pemaparan terkait teknologi dicetak

tekstil oleh PT. Epson Indonesia. Sesi

terakhir adalah praktek produksi, dimana

semua peserta didik bisa mencetak

secara langsung dimug, kain dan juga

kaos.

Setelah melakukan upacara seremonial

disesi pertama, kemudian berlanjut,

para peserta didik diperkenalkan

mengenai teknologi printing sublimasi

oleh Rudy D. Muliadi. Selain itu juga

diberikan pemahaman terkait tinta,

bahan, dan perlengkapan yang dibutuhkan.

Para peserta diajarkan bagaimana

proses dan cara mencetak gambar diatas

kain menggunakan kertas transfer

atau menggunakan proses sublimasi.

Peserta didik dipersilakan untuk membuat

desain sendiri untuk kemudian

langsung dipress ke atas kain berbahan

polyester dan juga keatas mug.

Pada sesi ketiga, giliran Epson Indonesia

memberikan paparannya terkait

teknologi printing yang dimilikinya. Hadir

sebagai pemateri adalah Virdyansas

38 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


PRINTING EDUCATION

Priyo Pratomo yang bertindak sebagai

Pre Sales Engineer Commercial and

Industrial Business dari Epson Indonesia.

Dalam paparan yang diberikan

mas Virdy, demikian akrab dipanggil,

menjelaskan tentang teknologi terbaru

yang dimiliki Epson, khususnya printer

sublimasi dan juga printer DTG(Direct

to Garment). Tidak hanya itu, Virdy juga

menjelaskan kepada para peserta didik

mengenai potensi bisnis cetak kreatif

yang sedang berkembang saat ini.

Seperti kita ketahui bersama, industri

kreatif menjadi salah satu industri yang

bertahan dimasa pandemi. Dan banyak

diantara produk kreatif itu yang bersentuhan

dengan dunia cetak seperti

fashion, packaging kuliner, merchandise

dan masih banyak lagi. Dengan demikian,

para peserta didik juga diajarkan

untuk bisa berwirausaha, menjadi

seorang entrepreneur. Hal ini diperlukan

untuk melatih pola berpikir, menumbuhkan

individu yang kreatif, kaya inovasi

sehingga nantinya mampu menghadapi

segala hambatan dan rintangan dalam

dunia pekerjaan.

Kegiatan kemudian berlanjut pada

sesi terakhir dimana sesi ini menjadi

sesi yang paling menarik dan mengundang

kehebohan. Pada sesi ini, semua

peserta didik diperbolehkan untuk

mencetak langsung dengan metode

sublimasi maupun direct to garment.

Mereka mencetak pada 3 jenis bahan

yang berbeda, antara lain mug, kain

dan kaos.

Untuk menjaga agar pembelajaran

tetap berlangsung tertib, para peserta

didik dibagi menjadi 5 kloter, masing-masing

berjumlah sekitar 21 anak.

Mereka bergantian untuk mencetak

desain yang mereka buat atau mereka

pilih dari internet, kemudian satu

persatu mereka mengaplikasikan

desain-desain tersebut langsung keatas

mug, kain dan juga kaos. Hal ini terus

berulang sampai kloter terakhir selesai.

Dengan adanya praktek langsung ini,

diharapkan para peserta didik paham

bagaimana alur produksi ketika nanti

mereka terjun langsung didunia kerja.

Mulai dari pembuatan desain, cetak

desain/artwork diatas kertas sublimasi

kemudian dipress ke mug atau kain.

Kegiatan workshop ini tidak hanya

diadakan di SMK Negeri 14 Jakarta,

tetapi juga diadakan di SMK Negeri 31

Jakarta. Model pembelajaran seperti

ini harus terus diimplementasikan oleh

SMK, untuk itu perlu adanya sinkronisasi

kurikulum di sekolah dengan

kebutuhan dunia industri. Agar peserta

didik nantinya benar-benar siap terjun

didunia kerja maupun menjadi seorang

wirausahawan.

Bams

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 39


PRINTING EDUCATION

Memperkenalkan

Teknologi Cetak-

Melalui Pameran

Membekali peserta didik beberapa SMK dengan kompetensi

keahlian printing untuk menyiapkan tamatan

yang siap bekerja dan berwirausaha dengan daya kompetitif

dan memiliki keunggulan.

Ratusan siswa SMK mengunjungi

pameran Allprint di JI Expo Kemayoran

Jakarta untuk mengenal teknologi cetak,

mulai dari proses, mesin dan output

hasil cetak.

Salah satu cara memperkenalkan teknologi

dan memberikan inspirasi untuk

memotivasi peserta didik agar memahami

teknologi dan memiliki gambaran

tentang apa yang mereka bisa lakukan

dimasa depan, salah satunya melalui

pameran.

Pada bulan Oktober kemarin, majalah

Print Media Indonesia berkolaborasi

dengan Smartika mengajak lebih dari

200 siswa SMK dari jurusan DKV,

Multimedia dan Animasi untuk visit ke

pameran Allprint yang digelar di JI Expo

Kemayoran, Jakarta. Pameran Allprint

sendiri merupakan pameran perlengkapan

teknologi percetakan dengan tujuan

untuk meningkatkan kualitas produk

cetak. Pameran Allprint yang diadakan

oleh Krista Media Pratama ini merupakan

yang ke 23 dihelat di Indonesia.

Para siswa yang hadir terbagi dalam

2 hari dengan masing-masing berjumlah

sekitar 120 orang per harinya.

Sekolah-sekolah yang hadir dalam kegiatan

ini antara lain SMKN 6 Jakarta,

SMKN 14 Jakarta, SMKN 31 Jakarta,

SMKN 46 Jakarta dan SMK Islam PB

Soedirman 2 Jakarta. Tidak hanya para

siswa yang hadir, tetapi Kepala Sekolah

dan guru-guru produktif juga turut hadir

dan menyaksikan perhelatan pameran

teknologi printing ini.

Dalam kegiatan workshop Pengenalan

dan Update Teknologi bersama guru

dan Siswa SMK ini, para siswa yang

hadir mendapat pembekalan terkait

teknologi printing mulai dari mesin,

proses serta produk yang dihasilkan

dari proses printing.

Dalam paparan pertama, hadir Rudy

D. Muliadi dari Smartika memberikan

40 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


PRINTING EDUCATION

pengenalan tentang teknologi cetak.

Dikesempatan kedua, giliran Virdyansas

Priyo Pratomo dari Epson Indonesia

memberikan pengetahuan mengenai

teknologi yang dimiliki oleh Epson

khususnya dalam industri cetak tekstil.

Virdy memaparkan terkait teknologi Dye

Sublimasi dan Direct to Garment. Para

siswa yang hadir menyimak dengan

serius pemaparan yang diberikan.

Pada sesi terakhir, hadir Paulus Widjaja

dari Indodigital yang memberikan

pengetahuan tentang kewirausahaan

digital printing. Sesi ini berlangsung

cukup meriah, karena banyak terjadi

tanya jawab antara pemateri dengan

para siswa. Sesi ini Paulus benar-benar

memberikan inspirasi dan motivasi

kepada para siswa untuk bisa menjadi

seorang entrepreneur selesai sekolah

nanti. Potensi bisnis dipaparkan secara

sederhana dan detil. Setiap siswa

yang berhasil menjawab pertanyaan

mendapatkan kaos cetak dari pak

Paulus.

Diharapkan dari kegiatan seperti ini,

para siswa mendapat pemahaman yang

lebih baik, terlebih untuk kompetensi

keahlian Desain Komunikasi Visual

dimana output yang dihasilkan biasanya

dalam bentuk cetak selain dalam bentuk

digital. Sehingga para siswa tidak

hanya belajar bagaimana cara mendesain

tetapi juga mengerti hasil akhir dari

desain yang mereka buat.

Bams

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 41


PRINTING EDUCATION

Sarip Hidayat, SST., M.M.

(PLP Ahli Pertama-POLIMEDIA)

Sumber http://depressoffset.com/fasilitas/

KONTRUKSI MESIN CETAK OFFSET LEMBARAN

(SHEETFED)

Era globalisasi membawa dampak yang sangat luas

di dalam sendi kehidupan masyarakat kita saat ini,

kaitan dengan itu animo masyarakat pengguna barang

cetakan juga meningkat tajam.

5 unit utama pada mesin cetak Offset lembaran

(Sheetfed)

1.Feeder unit pemasukan kertas

Dampak adanya kondisi dan perkembangan tuntutan

konsumen maka mau tidak mau perusahaan/industri

percetakan harus memenuhi permintaan konsumen

tersebut.

Perusahaan percetakan berlomba mengembangkan

perusahaannya untuk memenuhi tuntutan dari konsumen

dengan membeli mesin-mesin yang canggih

agar tercapai kualitas cetakan baik dan tepat waktu,

serta harga bersaing.

Prinsip cetak offset adalah cetak datar/lithografi.

• Tolak menolak antara air dengan tinta, bagian

yang mencetak (image area) bersifat menerima tinta

dan menolak air, dan bagian non image area bersifat

menerima air menolak tinta.

• Proses mencetak secara tidak langsung karena

melalui media perantara (tiga silinder) Yaitu Silinder

Plate, Silinder Blanket(perantara), dan Silinder Impresion.

Gambar : Unit Pemasukan kertas

• Header succer (pusat pengaturan)

• Meja penumpukan kertas

• Meja transfortasi kertas

• Roda transfortasi kertas

• Side lay dan front lay

42 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


PRINTING EDUCATION

• Jogger penepat samping

• (kiri dan kanan)

• Double sheet

• Detector manual

• dan Elektronik

2. Dampening unit

• Bak tinta (pisau bak tinta, sekrup skala pengaturan

tinta)

• Roll Bak Tinta

• Roll jilat tinta

• Roll distribusi tinta

• Roll vibrator

• Roll Form Tinta

4. Printing unit ( Unit pencetakan)

Gambar : Rol Air Pembasah

Convensional

Gambar : Rol Air Pembasah (Warna Biru)

Sumber : https://studylibid.com/doc/4278879/unit-pembasahan-pada-konstruksi-mesin-cetak-offset

• Tabung penampung air offset (chiller)

• Bak air penampung dan sirkulasi air offset

• Roll bak air

• Roll transfortasi air/distribusi

• Roll form air

Gambar:

Printing Unit (Unit Pencetakan)

• Silinder Plate

• Slinder Blanket

• Silinder Impression

• Skala pengaturan Impression

5. Delivery unit (Unit pengeluaran kertas)

3. Inking unit (Unit penintaan)

Gambar:Delivery Unit (Unit Pgeluaran kertas)

Gambar : Inking Unit (Unit Penintaan)

Sumber gambar: https://www.google.com/

1. Meja penumpukan pada unit pengeluaran

kertas

2. Griffer transfortasi kertas

3. Jogger penepat/perata kertas sampingkanan,kiri

dan depan

4. Tabung spray powder

5. Succson roll

6. Tombol naik turun meja pengeluaran

7. Kipas pemandu jatuhnya kertas

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 43


PROFILE

Perluasan layanan :

REVO PRINT SHOP TAMBAH CABANG BARU DI BSD CITY

“Kami Siap Melayani Kebutuhan Printing Masyarakat Indonesia dengan Memberikan Layanan yang Mudah, Aman dan Nyaman”

Keberadaan Outlet cabang secara

fisik menjadi salah satu bagian yang

tidak terpisahkan dari layanan digital

printing karena masih diperlukan untuk

memenuhi kebutuhan pelanggan yang

ingin mendapat layanan khusus yaitu

menjadi tempat berinteraksi atau konsultasi

secara langsung terutama untuk

layanan cetak menggunakan material

bahan sendiri/bahan khusus, atau melihat

sample print secara langsung.

Dan untuk dapat berkembang serta

memberikan pelayanan maksimal kepada

pelanggan, PT REVO PRINT INDONE-

SIA sebagai salah satu printing terlengkap

di Indonesia mencermati kebutuhan

Outlet cabang yang memadai bagi

pelanggan.

Salah satu Upaya REVO Print Shop

dalam mewujudkan pelayanan maksimal

kepada pelanggan, kali ini diwujudkan

melalui kehadiran Cabang Baru REVO

di kota Tangerang Selatan. Tepat pada

03 Oktober 2022 lalu, REVO Print Shop

BSD Sektor 4 yang berada di Jl. Pahlawan

Seribu Blok RG No. 16, RT.006

/ RW. 001, Lengkong Wetan, Kec.

Serpong, Banten telah resmi beroperasi

dan melayani kebutuhan transaksi

printing secara langsung dengan pelanggan.

Kehadiran cabang baru ini akan

memberikan layanan yang mudah, aman

dan nyaman bagi pelanggan dan calon

pelanggan yang berada di kawasan BSD

dan sekitarnya.

Cabang baru REVO yang ke 4 ini

berada di lokasi yang sangat strategis,

karena menghadap ke Jalan Raya Pahlawan

Seribu dan dekat dengan beberapa

pusat belanja seperti Summarecon Mall

Serpong, ITC BSD, Pasar Modern BSD,

Paramount BSD juga dekat dengan Icon

BSD City, dan Foresta.

Untuk Akses menuju lokasinya pun

terbilang mudah karena dekat dengan

Stasiun Commuter Rawa Buntu, Stasiun

Serpong serta Akses jalan dekat dengan

Tol Alam Sutera atau Tol BSD Serpong.

Disamping itu, REVO BSD memiliki lahan

parkir yang lebih luas dan memadai,

tentunya akan membuat pelanggan lebih

nyaman dalam bertransaksi di cabang

REVO BSD (lahan parkir full sepanjang

ruko).

REVO Print Shop berterima kasih

dan mengapresiasi atas dukungan yang

diberikan dari rekan-rekan REVO, dan

segenap mitra bisnis, sehingga peresmian

Cabang baru REVO dapat berjalan

dengan lancar dan sesuai dengan

rencana. Harapannya peresmian cabang

REVO BSD ini dapat lebih mengoptimal-

44 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


PROFILE

kan pelayanan kepada para pelanggan

setia maupun calon pelanggan REVO

di wilayah kota Tangerang Selatan dan

sekitarnya.

Selain itu memahami kebutuhan

printing pelanggan yang sangat luas

yang berasal dari pelanggan perorangan,

broker, UKM, serta berbagai macam

bisnis seperti bisnis properti, fashion, skin

care, food and beverage (F&B), perusahaan,

instansi pemerintah dan sekolah,

Memberikan pelayanan terbaik kepada

masyarakat dan menjadi lebih dekat dengan

pelanggan merupakan hal yang penting

bagi sebuah Bisnis Digital Printing.

Dengan terus menunjukkan komitmen

kepada pelanggan, REVO akan terus

kembali mengembangkan jaringan dengan

pembukaan kantor cabang baru yang

berlokasi di area perkantoran, wilayah

industri maupun dekat perumahan. Dan

meningkatkan layanan serta upgrade

mesin produksi dengan teknologi terbaru

juga tetap kami lakukan, dan diharapkan

kebutuhan printing masyarakat dapat

terpenuhi serta semakin dipermudah.

Kendati operasional cabang telah

bertambah, pelanggan tetap dapat

melakukan transaksi dengan maksimal

melalui transaksi online seperti Email,

Marketplace seperti Shopee, Tokopedia

dan website REVO. REVO memastikan

seluruh transaksi atau pemesanan

produk secara lengkap bisa dilakukan

pelanggan yang berada di berbagai tempat

baik dengan layanan online ataupun

order di tempat.

Misi Kami, menjadi perusahaan digital

printing yang unggul dan menjadi solusi

dalam memenuhi kebutuhan printing

bagi seluruh pelanggan Bisnis Corporate

dan individu. Memahami beragam

kebutuhan pelanggan dan memberikan

layanan transaksi yang mudah, cepat,

serta kualitas pelayanan yang baik,

Mengadopsi teknologi-teknologi terbaru

hingga menghadirkan fitur pembayaran

yang beragam demi tercapainya kepuasan

yang optimal bagi pelanggan.

Dan di era Digitalisasi saat ini layanan

print online juga terus kami kembangkan.

Dengan adanya Prestasi Penghargaan

yang kami raih sebagai “TOP PRINT ON-

LINE 2022”, menjadi pemacu semangat

kami, dan pelayanan prima pun semakin

ditingkatkan dengan memberikan kemudahan

serta kecepatan penyelesaian

kebutuhan pelanggan, disertai sentuhan

keramahan customer service dan

ketepatan dalam memberi solusi yang

relevan dengan kebutuhan printing para

pelanggan.

Seluruh layanan dan produk di cabang

BSD juga sudah lengkap sama lengkap

dengan cabang lainnya seperti layanan

Cetak Stiker Label Express, Cetak

kartu nama 1 Jam jadi, Packaging 1

Hari Jadi, Banner MMT, Poster, Plotter,

Standing Banner, Merchandise, Jilid,

ATK, Special color print, Laser print, Print

UV, Sablon Digital dan kebutuhan cetak

lainnya. Dengan Jam operasional saat

ini yaitu Minggu s/d Kamis Buka Pukul

08.00 - 24.00, Jum’at & sabtu Buka

Pukul 08.00 - 17.00.

Tak hanya itu, bagi calon dan seluruh

pelanggan yang ingin melakukan pembelian

produk secara online atau sekedar

mencari informasi mengenai produk, cara

order, Contact, Alamat cabang terdekat,

Promo atau Event yang sedang berlangsung

serta Jam operasional setiap

Outlet REVO juga dapat diakses dengan

mudah melalui website REVO di www.

revoprintshop.com.

Kualitas pelayanan, dan kepercayaan

pelanggan adalah kunci atas keberlangsungan

perusahaan kami, adapun

upaya yang akan terus dilakukan untuk

memberikan pelayanan terbaik, seperti

menyediakan berbagai peralatan canggih

untuk memberikan hasil cetak dengan

kualitas sesuai harapan pelanggan dengan

harga yang relatif lebih murah dari

perusahaan sejenis (High Quality Low

Price). & sumber daya manusia yang terlatih

dan profesional. memperluas bisnis

yang mencakup aktivitas-aktivitas seperti,

perekrutan karyawan baru, Pembukaan

gerai atau kantor cabang baru untuk

menjangkau konsumen yang lebih luas.

Awal yang baru ini dapat menjadi

semangat baru kami untuk memberikan

manfaat bagi semua masyarakat, khususnya

para pelanggan di BSD. Selanjutnya,

nantikan kehadiran cabang baru

REVO di kota kamu.

“REVO Print Shop selalu ada untuk

kamu tanpa jarak, Semudah dan senyaman

itu. Kami hadir untuk kamu”

@rv

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 45


PROFILE

1

PrinTOP merupakan perusahaan

penyedia jasa digital print yang kami

hadirkan untuk menjawab kebutuhan

customer di bidang printing dengan moto

layanan yang cepat, murah dan bagus.

PrinTOP hadir di Cibinong pada tahun

2016. Kami melihat cibinong merupakan

salah satu kawasan yang cukup berpotensi

untuk bisnis digital print.

Kami memulai bisnis kami dengan bangunan

satu ruko dengan mesin printing

high production. Pada layanan dokumen

A3 kami menggunakan mesin Fujixerox

C800, untuk kebutuhan outdoor kami

menggunakan Polaris.

2 tahun pertama merupakan tahun

yang sulit bagi kami. Market belum

sepenuhnya terbentuk, oleh karena itu

kami memutuskan untuk melakukan

berbagai kegiatan marketing untuk mendatang

kan pelanggan. Berbagai promo

kami buat bahkan perlakuan khusus kami

berikan kepada pelanggan, agar pelanggan

merasa dilayani dengan istimewa.

Berjalannya waktu kami sudah mulai

cukup dikenal masyaratkat sekitar. Tahun

2018 kami memutuskan untuk melakukan

ekspansi dengan memperbesar kapasitas

kami. Kami berinvestasi dengan

menggandakan mesin – mesin produksi

kami untuk meningkatkan kecepatan

pelayanan kami.

Tahun 2020 kami melihat peluang pada

Digital Print Kreatif. Kami mulai membuat

beberapa produk kreatif, mulai dari print

foto pada kertas, akrilik, kayu, berbagai

jenis board, hingga sekarang kami melengkapi

store kami dengan mesin – mesin

printing kreatif bahkan kami membuat

divisi khusus untuk produk - produk ini.

Tahun 2020 pun menjadi tahun yang

tidak mudah bagi kami, pandemic

membuat pola kerja kami berubah, kami

banyak sekali beradaptasi baik membuat

kebijakan internal hingga membuat

workflow kerja yang baru untuk diadaptasikan

pada situasi pandemic. Pada tahun

2021 kami lagi – lagi mengalami hal sulit

karena mesin – mesin produksi kami

akan mendapat End of Service, kami

terpaksa berinvestasi pada situasi yang

tidak mudah. Tetapi sekali lagi kami berhasil

melalui situasi sulit ini tentu dengan

dukungan seluruh staff, management,

customer, vendor dan tentu saja semua

ini atas izin Tuhan.

Puji Tuhan pada tahun 2022, PrinTOP

berhasil untuk pertama kali memiliki

cabang. Di cabang baru ini kami tetap

berfokus pada peningkatan pelayanan

kami kepada pelanggan dengan menghadirkan

mesin – mesin dengan teknologi

terbaik pada masa sekarang. Kami

menggunakan Revoria PC1120 untuk

layanan digital A3 dengan hasil yang

sangat memuaskan terutama jika membuat

produk foto dengan bantuan tinta

pink. Kami juga menggunakan Trotec

GS1000 untuk memudahkan pelanggan

pada layanan cutting, baik sticker maupun

kertas bahkan karton dengan kebutuhan

mendesa, karena mesin ini dapat

memotong dengan sangat cepat bahkan

dengan pola – pola dan bentuk – bentuk

yang unik. Kami juga menggunakan mesin

Plotter Epson S8670 untuk mendapatkan

hasil print large format dengan hasil

yang detail dan warna yang vivid.

Kami tidak akan hanya berhenti disini,

kami akan terus mengembangkan bisnis

digital print di wilayah cibinong dan

sekitarnya. Kami akan membuat divisi –

divisi baru untuk mendukung market dan

jalannya operasional pada bisnis kami.

@fpt

46 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


INTERNATIONAL NEWS

Indonesia Print Media, Edisi 108 Sept-Okt 2022 I 47


INTERNATIONAL NEWS

Cyber adakan jamuan makan malam

bersama mitra bisnis dan pelanggan Indonesia

Sambutan Mr. Herbert Cheong,

Chairman Cyber (Pte) Ltd. Dalam acara

Jamuan Makan Malam bersama Mitra

Bisnis dan Pelanggan Cyber Indonesia

di Hotel Borobudur tanggal 1 September

2022

Masa lock down akan segera berakhir.

Hari ini kita merayakan kemenangan.

Kita sudah memenangkan peperangan

melawan Covid 19 dan melewati masa

pandemi.

Mempertimbangkan perkembangan

ekonomi secara statistik yang menunjukkan

pada tahun 2050 Indonesia akan

menjadi negara dengan perkembangan

ekonomi terbesar di dunia No. 4 setelah

Tiongkok, India dan Amerika. Terlebih

lagi Indonesia memiliki 50% penduduk

Indonesia berumur di bawah usia 30

tahun yang merupakan suatu kekuatan

ekonomi domestik. Tanpa mengabaikan

Indonesia memiliki tenaga – tenaga terampil

di bidangnya, kesempatan ekspor

yang tinggi dan ketersediaan sumber

daya alam yang luar biasa besar. Akibat

dari lock down yang berpanjangan sudah

mengganggu kegiatan export produk

cetak sangat dirasakan di Tiongkok

dan Amerika. Produsen dan pengguna

produk cetak mencari kesempatan dan

sumber di luar Tiongkok.

Semua mata mengarah ke Indonesia.

Akan ada banyak bangsa – bangsa

asing yang berlomba memasuki dan

meramaikan pangsa pasar Indonesia.

Percetakan – percetakan di Indonesia

akan mendapatkan kesempatan yang

luar biasa dan harus berani mempersiapkan

memposisikan diri agar lebih

kompetitif.

Demikian pula kami, Cyber (Pte) Ltd

tidak bisa berdiam diri tanpa melakukan

apapun. Ketika kompetitor kami mengurangi

stafnya, malahan kami menambah

anggota organisasi kita. Pada kesempatan

ini kami ingin memperkenalkan

anggota kami yang baru yaitu Bapak

Antonius E. Suria, Ibu Telly Fung dan

Bapak Harry Setiawan.

Cetak sheetfed akan lebih kompetitif

karena bisa memberikan solusi ce-

48 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


INTERNATIONAL NEWS

tak yang lebih baik. Ryobi Mitsubishi

Graphic Technology (RMGT) menjadi

mesin yang lebih baik dengan fitur –

fitur yang menjawab kebutuhan dan

tantangan pasar cetak.

Setelah Pameran Indoprint 2022 di

Jakarta, Cyber (Pte) Ltd mengadakan

Open House di showroom Kuala

Lumpur, Malaysia pada tanggal 12 – 15

Oktober 2022. Untuk pertama kalinya

Cyber akan meluncurkan mesin cetak

RMGT seri 9 yaitu 970 - 5 warna dengan

LED UV plus Coater.

Cyber (Pte) Ltd berdiri sejak tahun

1976 berkantor pusat di Singapura,

dimiliki oleh keluarga Mr. Herbert

Cheong. Selain di Singapura dan

Indonesia, Cyber (Pte) Ltd beroperasi

di negara – negara Australia, Malaysia,

Mongolia, Muangthai, Sri Lanka, Selandia

Baru dan Vietnam.

@Tl

Indonesia Print Media, Edisi 108 Sept-Okt 2022 I 49


INTERNATIONAL NEWS

Industrial UV inkjet

takes the hurdles out

of printing tube

laminates

UV-LED curing systems are used for printing tube laminates. (Source: Gallus Ferd. Rüesch AG)

Printing on tube laminates using UV inkjet poses several application-specific challenges. The tubes, which are bent and crushed

during squeezing, require a flexible ink film. It must adhere well to the substrate, must not crack during handling and must meet all

compliance requirements. In addition, the cost-intensive substrate requires a machine concept that includes the shortest possible

web paths as well as the option of print finishing.

Dieter Finna

Seen in this light, it is not an easy

task that the well-known laminate

printers entrusted product development

at Gallus Ferd. Rüesch AG with. The

printing press manufacturer was able

to adopt some of the solutions for the

complex task from the results of another

development project. On folding cartons,

where the solids extend beyond

the ink edges, there are comparable

requirements for the flexibility of UV

inkjet inks as for tube laminates. The

challenge lies in preventing the UV inkjet

film from cracking under mechanical

stress. For a long time, the only way to

avoid cracking of the brittle ink film was

to avoid solids that extended beyond

the folds by necessity in the packaging

design.

Development of a flexible UV inkjet

ink

For this reason, Gallus launched the

“Flexible UV Inkjet Ink” project for folding

carton printing along with a wellknown

brand manufacturer at the start

of 2019. The complex development

project took three years to complete,

including all the development steps,

suitability tests and six months of ink

qualification. For product qualification,

the brand manufacturer printed more

than 900 km of board on a Gallus Labelfire

340 and produced around 8 million

blanks. The requirement criteria in

printing were for the ink film to be fully

cured at a printing speed of 70 m/min

and for a scratch-resistant, flexible ink

film. In the packer test, blanks printed

over the entire surface had to be able

to be processed at 1,000 packs/minute

without ink cracking. In addition, the

UV inkjet printing ink had to pass the

sensory test programme in the tobacco

sector and fulfil all the requirements in

the Regulatory Compliance & Toxical

Assessment. This included the composition

of the UV inkjet ink according

to Swiss Ordinance requirements, the

REACH conformity test for chemicals,

the requirements of the RoHS Directive

2011/65EU and the EUPIA exclusion

list for defined raw materials as well as

proof of freedom from substances with

carcinogenic, mutagenic or reprotoxic

50 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


INTERNATIONAL NEWS

The press layout of the Gallus Labelfire “Tube-Edition” shows the centrally located UV inkjet digital printing unit DPU with an upstream and a downstream

flexographic printing unit. (Source: Gallus Ferd. Rüesch AG)

effects. The UV inkjet ink system developed

in the project with the product

name „UVF01“ passed the tests and

has been released for commercial

production in the brand manufacturer’s

folding box production since the beginning

of this year. This provided the

prerequisites for transferring the results

of flexible UV inkjet inks from folding

carton printing to the solution approach

for tube laminates.

Modifications of the printing press

system

Modifications to the Gallus Labelfire

340 were necessary to use the UVF01

ink system. These related to the drying

technology and web guide. The latter

had to be designed for the shortest

possible web paths for the cost-intensive

substrate.

Gallus has broken new ground in

radiation curing. In the Gallus Labelfire

version for the new flexible UV

ink system, UV-LED curing systems

replace the mercury vapour lamps

previously used. The advantage of

UV-LED technology is that the energy

penetrates the ink layers more effectively

thanks to the high intensity of the

UV-A beams, resulting in more uniform

curing. Due to the high intensity of

the UV-LEDs, the use of boosters to

intensify drying can be dispensed with.

This means that the temperature-sensitive

tube laminate can be processed

without heat effects. As an additional

measure, inert gas is used for fast and

complete curing of the ink film wherein

cross-linking of the ink film in the inert

chambers takes place in the absence

of oxygen, which has been replaced

by nitrogen in the sealed environment.

The oxygen content in the inert

chambers is continually monitored

by sensors and kept below 500 ppm.

The increase in curing performance

achieved, as well as the reactivity of

the photo initiators result in complete

curing of the ink film at a printing speed

Fastness properties of the UV inkjet ink series UVF01 on various laminates. (Source: Gallus Ferd. Rüesch AG)

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 51


INTERNATIONAL NEWS

Digitally printed tube designs with flexible UV inkjet ink. (Source: Gallus Ferd. Rüesch AG)

of 70 m/min. An added benefit is that

a very good adhesion of the ink to the

substrate is achieved without the use

of primers.

The machine layout of the modular

Gallus Labelfire “Tube Edition” was

designed to keep the web path in the

machine as short as possible. Therefore

only a single rewinder is used

instead of the double rewinder. When

selecting the flexographic printing

units, the company opted for the Gallus

ECS series. The main advantage of

these printing units is that they have an

ultra-short web path of just 1.1 metres

from printing nip to printing nip, which

significantly reduces waste during

makeready and production. Given the

high material costs of tube laminates,

this is a major factor contributing to

high profitability in the printing process.

For example, the web path between

unwinding and rewinding on the

“Tube-Edition” is only around 25 m,

compared to around 80 m on a comparable

press for tube laminate printing.

What’s more, the servo-driven Gallus

ECS printing units allow for maximum

substrate flexibility when using different

thicknesses of laminates. The press

layout of the Gallus Labelfire “Tube

Edition” features the centrally arranged

UV inkjet digital printing unit DEU,

with an upstream and a downstream

flexographic printing unit. The arrangement

combines high print quality in

digital printing with the cost benefits of

flexographic printing, even for motifs

with high ink coverage. The upstream

printing unit is used to apply spot colours,

cold foil or a primer (if required),

while the downstream unit is used to

apply the protective coating over the

entire surface. At the user’s request,

the digital production system can also

be supplemented with an additional

cold foil unit.

Qualifying comparison of digitally

and conventionally printed tubes

Once the press concept and the ink

series were available, the next step in

the project was a practical comparison

52 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


INTERNATIONAL NEWS

of digitally and conventionally printed

tubes. This allowed an evaluation to be

made as to whether, or to what extent

differences between the designs were

recognisable based on defined quality

criteria. To this end, Permapack AG

contributed its printing expertise in

laminate printing to the project producing

the conventionally printed tube

samples. These were printed on a Gallus

RCS 330 as a benchmark for digital

printing and joint assessment with

Gallus. The digital benchmark samples

were printed on a Gallus Labelfire 340

running in industrial use and equipped

with the “UVF01” inkjet series and

modified dryer technology. The designs

for the benchmark and the different

tube laminates were selected according

to typical market requirements.

“During the tests, we found that

the adhesion and flexibility of the

new flexible UV inkjet ink showed

good values. The digitally printed

tube material could be processed

in the same way as conventionally

printed material,” Günther Forster,

Prepress Manager, Business Unit

Printing Product Manager Cosmetics

at Permapack AG, describes the

evaluation of the test results.

The test results with the UVF01 inkjet

ink showed excellent results across

all fastness requirements for the tube

laminates PBL and ABL, which are

predominantly used in the market,

as well as on paper laminate. The

evaluations exclusively show results

in the “1-very good” range. “During

the tests, we found that the adhesion

and flexibility of the new flexible UV

inkjet ink showed good values. The

digitally printed tube material could be

processed in the same way as conventionally

printed material,” Günther

Forster, Prepress Manager, Business

Unit Printing Product Manager Cosmetics

at Permapack AG, in describing

the analysis of the test results. Only

the digitally printed PP laminate, which

is only used to a very limited extent on

the market, showed a deviation in the

aging test. With PP laminates, printing

conditions and inkjet inks still need to

be modified somewhat.

Conclusion

The Gallus Labelfire “Tube-Edition”

together with the flexible UVF01 inkjet

ink presents itself as a pioneering

alternative to purely conventional tube

printing. Thanks to the high native

resolution of 1200x1200 dpi, digital

printing can score points in terms

of print quality by outperforming the

motifs usually printed in 54 screens in

flexographic printing.

Besides print quality, the economic

efficiency of a production system is

the decisive criterion for its industrial

use. Here the machine system meets

a market situation in which run lengths

in the tube market are declining.

Since short to medium run lengths

are a strength of digital printing, it can

also demonstrate its strengths here.

A break-even analysis of the costs

of the print samples from the print

comparison shows that the digitally

conventionally printed runs up to a run

length of approx. 5,000 running metres

are cheaper to produce than purely

conventionally printed tubes. With a

standard tube of 200 ml, this corresponds

roughly to a quantity of 53,000

tubes and is considered an average

run length in tube printing.

This project provided all of the

evidence that qualifies the flexible UV

inkjet ink for use in tube printing. This

means that the Gallus Labelfire “Tube

Edition” and the UVF01 inkjet series

are now ready for use in industrial

laminate printing.

Permapack AG

The family-owned company,

founded in 1958 and headquartered

in Rorschach, Switzerland, is

divided into the divisions “Labels

& Flexible Packaging” and “Construction,

Industry, Retail”. Labels

and packaging are printed in the

in-house print division, with a growing

share of laminate films for tube

production. The target markets are

the non-food, food and cosmetics

sectors. Collaboration with Gallus

in the print sector dates back to the

company’s early days and continues

to find expression in innovative

products. To this end, Permapack’s

printing experts make use of the

technical possibilities offered by the

company’s modern machinery and

create highly unusual designs and

products. The European Tube Manufacturers

Association (etma) named

Permapack’s paper tube “Tube of

the year 2021” in the sustainability

category.

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 53


INTERNATIONAL NEWS

BOBST strengthens operations in

Asia Pacific region with two senior appointments

strengthen the technical and services team

in the region and ensure customers receive

the highest quality expert service.

“I am very excited to be appointed in

this role in a region with so much potential

for economic and industrial growth,” said

Mr Oweida. “Having an agile and efficient

service team in place is a vital part of our

offer, and that is a commitment I can make

to all our value customers in the Asia-Pacific

region.”

Both Mr Ruiz-Moise and Mr Oweida will

be present at Pack Print International, taking

place in Bangkok, 19-22 October 2022.

If you would like to meet them, come to the

BOBST stand at G27, and our staff will try

to arrange this for you.

.........

About BOBST

We are one of the world’s leading suppliers of substrate

processing, printing and converting equipment

and services for the label, flexible packaging, folding

carton and corrugated board industries.

Founded in 1890 by Joseph Bobst in Lausanne,

Switzerland, BOBST has a presence in more than 50

countries, runs 19 production facilities in 11 countries

and employs more than 5 800 people around the

world. The firm recorded a consolidated turnover of

CHF 1.563 billion for the year ended December 31,

2021.

BOBST has announced two key senior

appointments in the Asia Pacific (APAC)

region, which includes Southeast Asia, Oceania,

Japan, South Korea, India, and China.

Cyril Ruiz-Moise has been appointed as

General Manager and Regional Business

Director APAC Business Unit Printing and

Converting. Mr Ruiz-Moise was previously

General Manager at Bobst Shanghai, a

position he led with great distinction for five

years. In his new role, Mr Ruiz-Moise will

lead BOBST for all machine product lines in

the Asia Pacific region.

“The Asia Pacific region is a diverse and

exciting one, and an extremely important

strategic region for BOBST,” said Mr Ruiz-

Moise. “We have bold ambitions to grow

and expand our presence in the region, and

our deep knowledge and understanding

of our customers and their needs will help

us to achieve this goal while helping our

customers to achieve theirs.”

Yasser Oweida has been appointed as

Region Services Director APAC Business

Unit Services and Performance. Mr Oweida

was previously Head of Global Sales

Development at BOBST for three very

successful years. Before that, he was Head

of Business Unit Services - Region Africa &

Middle East. In his new role, Mr Oweida will

Press contacts:

Gudrun Alex

BOBST PR Representative

Tel.: +49 211 58 58 66 66

Mobile: +49 160 48 41 439

Email: gudrun.alex@bobst.com

Nilobon Chantasombut

Regional Marketing & Communication Manager, South

East Asia Pacific

Tel.: +66 2 617 7851 Ext. 52

Mobile: +66 86 345 4428

Email: nilobon.chantasombut@bobst.com

Follow us:

LINE Official Account: @bobstseap

Facebook: www.bobst.com/facebook

LinkedIn: www.bobst.com/linkedin

Twitter: @BOBSTglobal www.bobst.com/twitter

YouTube: www.bobst.com/youtube

54 I Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022


INTERNATIONAL NEWS

Majalah & Newsletter

INDONESIA PRINT MEDIA

Masing-masing terbit

2 bulan sekali

LANGGANAN / TAHUN

Dapat majalah 6 edisi + bonus

E-Newsletter 6 edisi

Info :

+62 811 808 282

(WhatsApp)

Indonesia Print Media, Edisi 109 Nov-Des 2022 I 55


INTERNATIONAL NEWS

Digital Embellishment Trail announced for Labelexpo Americas 2022​

Cutting edge tactile varnishing,

digital foiling and laser die cutting to be

demonstrated at show.

Labelexpo Americas 2022 will feature

a Digital Embellishment Trail showcasing

the latest developments in digital

decoration technology from tactile inkjet

coating to digital foiling and laser die

cutting.

Companies confirmed as participating

in the Digital Embellishment Trail

include Cartes, Epson, Konica Minolta,

Kurz, Mark Andy, Prati and Xeikon.

Tasha Ventimiglia, Labelexpo Americas

show director, said, “The Digital

Embellishment Trail will enable attendees

to explore the full range of digital

decoration options, both stand-alone

and inline, with live demonstrations,

Mitsubishi HiTec Paper and SN Maschinenbau

working together in the field of flexible paper packaging

In the field of flexible packaging for

PEFC certified.”

food and non-food, sustainable solutions

“As one of the world’s leading manufacturers

of horizontally operating pouch

are particularly in demand. Bielefeldbased

speciality paper manufacturer

packaging machines, we are delighted

Mitsubishi HiTec Paper and Wipperfürth-based

expert for pouch packaging

subishi HiTec Paper and the positive test

with the excellent cooperation with Mit-

machines SN Maschinenbau are now

results. This proves once again

joining forces to offer safe and environmentally

friendly packaging solutions

eliminates the need for costly retrofitting that a large part of today’s sustainable

mono packaging materials can be

of the machine technology.

made of paper.

“We were able to successfully test our processed reliably without extensive

Mitsubishi HiTec Paper has been

barricote grades Liner MG, Liner MGO, adaptation of the machine technology.

offering barricote®, an innovative range

BAG WG and BAG WGOM for use as Furthermore, together with Mitsubishi

of recyclable barrier papers for flexible

stand-up pouches at SN Maschinenbau” HiTec Paper, we offer a solution for the

packaging of food and non-food, for

says Andreas Carstensen, application increasing demand for paper packaging

in the market,” says Reiner Müller,

several years. SN Maschinenbau is

engineer at Mitsubishi HiTec Paper. “All

known worldwide for first-class horizontal

barrier papers performed equally in the Director Business Development & Global

form, fill and seal machines (HFFS) for

process as established plastic materials. Accounts at SN Maschinenbau.

a wide variety of products, especially

Our papers not only provide barriers Both companies will be exhibiting at

food. In close cooperation and after

against water vapour, grease, oil, oxygen Fachpack 2022 in Nuremberg. Come

numerous test runs, the two companies

and aroma but also against mineral oil by and find out more about sustainable

have now proved that the water-coated

migration. They are also recyclable in flexible packaging solutions made of

barricote papers can be processed on

the waste paper cycle and are made paper! Mitsubishi HiTec Paper: Booth

SN Maschinenbau pouch packaging

from renewable raw materials, they are 7A-310, and SN Maschinenbau: Booth

machines just as reliably as films. This

heat-sealable as well as FSC® and 1-421. @ipm

...................................................................................................................................................................

sample packs and experts on site to

discuss how digital embellishment can

transform a converting business.”

Commented Andy Thomas-Emans,

strategic director of the Tarsus Labels &

Packaging Group, “After digital printing,

digital embellishment will be the next

big game changer for label converters

and package printers. Digital embellishment

means replacing analog coating,

decoration and converting processes

with digital. This can range from simply

replacing a flexo varnish plate with an

inkjet-applied spot varnish, to digital

foiling, digitally applied tactile effects,

simulated embossing/debossing and

laser diecutting - all fully variable with

on-the-fly job change and no tooling.”

“The market has embraced, through

time, the possibilities of digital printing.

We are at a point where it inspires

digitalizing the broader aspect of label

production; beyond print looking at embellishing

and converting. Through the

Digital Embellishment program at Labelexpo,

we will explore various options

which solution fits your business best.”

Filip Weymans VP marketing of Xeikon,

participants of the Digital Embellishment

Trail added.

There will be demonstrations throughout

the three days of the show. The

Digital Embellishment Trail is free to

attend for all Labelexpo Americas 2022

registered visitors. For more details visit

www.labelexpo-americas.com.

56 I Indonesia Print Media, Edisi 109. Nov-Des 2022


Organized by

Co-organized by

The 30th China International Disposable Paper Expo

Remote Exhibiting Service

April 19-21, 2023

Nanjing International Expo Center, Jiangsu, China

To remove the remaining COVID-19 international travel restrictions, China Pulp and

Paper Research Institute Co., Ltd. provides remote exhibiting solutions, allowing overseas

exhibitors to expand their business in China and reach customers without the trip.

Remove travel restriction

Achieve long-distance business

Expand the market in China

Mitigate the impacts of

COVID-19 pandemic

100000 + industry resource database

History 30 years, since 1993

Exhibitors 900 +

Visitors 35000 +

Exhibition area 80000 + sqm

Extensive

Exhibits Range

Tissue products

Disposable hygiene products

Manufacturers and suppliers of raw materials

Manufacturers and suppliers of equipment

Health & medical care products

Seniors’ products

Pre-CIDPEX2023

Multi-channel promotion for products to be exhibited

During-CIDPEX2023

A private exhibiting assistant to publicize products & hold

video meeting

Post-CIDPEX2023

Continuous promotion for targeted customers to achieve

business matching

Remote Exhibiting Service of

CIDPEX2023, a perfect solution to reach

Chinese customers without the trip.

Come join us and

expand your business in China!

Contact

Person

Alice : 86-151 0840 6885

Ashley : 86-158 1033 4780

Sophia : 86-178 3506 7352

86-(0)10-64778197/8184/8194

Indonesia Print Media, Edisi cidpex@cnhpia.org

109 Nov-Des 2022 I 57


Hooray! Your file is uploaded and ready to be published.

Saved successfully!

Ooh no, something went wrong!