19.04.2025 Views

Kindle Grimm and Grimmer: Classic Fairy Tales Rebooted

Open link to read full page : Link here => https://ambarukha.blogspot.com/?vip=0762487852-Grimm-and-Grimmer-Classic-Fairy-Tales-Rebooted This collection of fourteen reimagined Grimm's fairy tales fro

Open link to read full page :
Link here => https://ambarukha.blogspot.com/?vip=0762487852-Grimm-and-Grimmer-Classic-Fairy-Tales-Rebooted

This collection of fourteen reimagined Grimm's fairy tales fro

SHOW MORE
SHOW LESS

Transform your PDFs into Flipbooks and boost your revenue!

Leverage SEO-optimized Flipbooks, powerful backlinks, and multimedia content to professionally showcase your products and significantly increase your reach.

BUSINESS PLAN

Disusun Oleh :

GALIH

YOHANA

(0213U065)

(0213U487)

ANUGERAH PEKERTI (021401059)

FAUZIA SADIQAH (021401096)

TIO RAHAYU (021401123)

KELOMPOK : 6

KELAS : C

UNIVERSITAS WIDYATAMA

FAKULTAS BISNIS & MANAJEMEN

DOSEN : Iwan Ridwansyah, S.E., M.M.



Rencana Bisnis

I. PROFIL BISNIS

Dalam suatu pemasaran banyak sekali macam-macam ragam makanan, mulai dari

yang ringan hingga yang berat dan mulai dari yang murah hingga yang mahal.

Makaroni goreng adalah salah satu makanan tradisional yang cukup sederhana,

sangat cocok untuk dijadikan cemilan kapan saja. Keberadaan makaroni goreng

sebegai salah satu makanan dengan rasa yang enak, nikmat dan juga lezat

memang telah dikenal dari masa ke masa, sehingga usaha ini memang layak

dikembangkan menjadi salah satu usaha kuliner alternatif di Indonesia.

Biasanya makaroni pasta disajikan dengan cara dikukus atau direbus dan

dipadukan dengan keju. Namun kali ini makaroni digoreng dan disajikan dengan

bumbu berasa pedas dengan berbagai tingkatan level berbeda yang bisa dipilih

sendiri. Makaroni goreng ini diberi nama Makaroni Cikruh Nongnong karena

disajikan dengan cara digoreng dan diberi bumbu pedas.

Nama Perusahaan : Usaha Dagang “Makaroni Cikruh Nongnong”

Bidang Usaha : Produk Makanan

Jenis Produk

: Makaroni Goreng Pedas

Alamat Perusahaan : Jl. Cibaduyut Raya GG. H. Ibrahim No. 78 RT 03 RW

06, 40236, Bandung (rencana)

Nomor Telepon : 085795143509

II.

PERENCANAAN BISNIS

1. Visi, Misi, dan Tujuan

Visi :

− Memunculkan suatu produk camilan makaroni dengan inovasi baru

dengan rasa berbeda dengan nama produk yang unik dan berbeda

dengan makaroni lainnya yang sudah ada.

− Memberikan kepuasan konsumen yang tiada hentinya menginginkan

suatu produk camilan dengan sentuhan inovasi baru.

Misi :

− Mengutamakan kehigenisan produk.

− Mengutamakan kualitas produk.

− Harga terjangkau.

Tujuan :


− Mencari keuntungan.

− Menumbuhkan jiwa kewirausahaan, berlatih berpikir kreatif dan

inovatif.

2. Analisis Lingkungan Usaha

2.1 Analisis Lingkungan Eksternal Makro

− Teknologi

Teknologi yang digunakan oleh perusahaan ini belum begitu

canggih dan tidak terlalu mahal, masih menggunakan media-media

sosial yang biasa digunakan anak muda. Akan tetapi, walaupun

teknologi yang digunakan sederhana, tetap bisa membantu dalam

proses produksi pembuatan produk ini.

− Ekonomi

Kondisi ekonomi akhir-akhir ini mempengaruhi kondisi perusahaan

seperti yang terjadi baru-baru ini naiknya harga bbm serta fluktuasi

harga bahan bakar yang mempengaruhi kenaikan bahan pelengkap.

− Budaya

Budaya masyarakat sekitar yang gemar membeli makan ringan

termasuk makaroni, sangat mempengaruhi penjualan produk.

2.2 Analisis Lingkungan Ekstrenal Mikro

− Konsumen

Konsumen mempengaruhi industri dengan kemampuan mereka

untuk menekan turunnya harga, permintaan terhadap kualitas atau

jasa yang lebih baik, dan memainkan peran untuk melawan satu

pesaing dengan lainnya.

− Pemasok

Pemasok bisa mempengaruhi industri dengan kemapuan mereka

menaikkan harga atau menurunkan kualitas barang atau jasa yang

dibeli.

− Pesaing

Pesaing sangat berpengaruh pada perusahaan karena jenis usaha ini

sangat mudah untuk ditiru sehingga ancaman dari pesaing

merupakan ancaman terbesar perusahaan.

2.3 Analisis Lingkungan Internal

− SDM atau tenaga kerja

Tenaga kerja yang dimiliki oleh perusahaan Makaroni Cikruh

Nongnong ada 5 orang, karena bisnis ini masih bisnis rumahan.

− Sumber Modal

Modal usaha perusahaan ini didapat dari modal sendiri.

2.4 Analisis SWOT

− Strength (Kekuatan)


1. Produk ini bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat.

2. Harga produk yang terjangkau oleh semua kalangan masyarakat.

3. Dapat disimpan dalam jangka waktu yang relatif lebih lama

4. Menyediakan berbagai level rasa pedas sehingga konsumen bisa memilih level

yang diinginkan

5. Bahan yang digunakan higenis dan terjamin.

− Weakness (Kelemahan)

1. Belum adanya pengakuan merk.

2. Produknya mudah untuk ditiru.

3. Tidak adanya sertifikasi halal.

4. Terbatasnya teknologi

− Opportunities (Peluang)

1. Melakukan penjualan secara online sehingga memberi

kemudahan kepada pelanggan.

2. Makanan ringan yang praktis dan murah.

3. Adanya minat masyarakat terhadap makanan ringan yang

praktis dan sederhana

− Threats (Ancaman)

1. Persamaan strategi pemasaran dengan perusahaan lain.

2. Persaingan yang ketat.

3. Adanya tekanan dari beberapa pihak mengenai makanan ringan

dengan masalah kesehatan.

4. Produk milik kompetitor lebih unggul.

3. Sasaran dan Strategi Usaha

Sasaran yang dituju dalam menjual Makaroni Cikruh Nongnong untuk

konsumen yaitu seluruh kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa

hingga orang tua. Karena camilan ini bisa dinikmati bagi siapa saja. Tetapi

lebih khususnya untuk anak-anak sekolah yang senang jajan dan ngemil.

Strategi usaha yang dilakukan yaitu :

a. Mengutamakan kualitas rasa dan kebersihan produk.

b. Menjamin produk 100% HALAL.

c. Mempromosikan produk lewat social media seperti twitter, instagram,

path, dll maupun dari mulut ke mulut.

d. Bersikap ramah kepada pembeli dan berpakaian rapi.

4. Perencanaan Usaha

4.1 Perencanaan Pemasaran

4.1.1 Tujuan Perencanaan Pemasaran

Tujuan adanya perencanaan pemasaran dimaksudkan agar apa yang

dilakukan dalam memasarkan produk makaroni sesuai dengan

tujuan yang ingin dicapai, yaitu memaksimumkan konsumsi,

memakasimumkan kepuasan konsumen, memaksimumkan pilihan,

memaksimumkan mutu hidup. Kualitas, kuantitas, ketersediaan,

harga, lingkungan.

4.1.2 Perencanaan Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran yang dilakukan pada tahap awal yaitu dengan

menjual makaroni ini kepada mahasiswa sekitar kampus sebagai


konsumen. Tahap kedua, kami akan menjual lebih luas lagi dan

pada tahap ketiga kami akan menguasai pasar di Bandung.

4.1.3 Sales Forecast

Penjualan makaroni ini tergantung dari permintaan konsumen.

Terdapat bahan baku untuk membuat makaroni dan juga pelengkap

sebagai stock yang disimpan di gudang.

4.2 Perencanaan Operasi

4.2.1 Tujuan Operasi

1. Membuat makaroni sesuai dengan keinginan konsumen,

disesuaikan dengan kualitasnya, seleranya dan harganya

(terjangkau).

2. Membuat makaroni sebanyak mungkin agar konsumen tidak

mengeluhkan kehabisan stok.

4.2.2 Strategi Operasi

Strategi operasi makaroni ini membuat persediaan bahan baku

untuk makaroni dan juga pelengkapnya di gudang untuk bahan

yang bisa disimpan tahan lama, tapi jika bahan yang tidak tahan

lama dan mudah ditemukan di warung-warung atau minimarket

terdekat tidak disimpan di gudang sebagai persediaan. Namun,

kami selalu membuat bumbu makaroni sebelum menjualnya ke

para konsumen.

5. Analisa SWOT

5.1. Kekuatan (Strength)

Menyediakan berbagai level rasa pedas sehingga konsumen bisa memilih level yang

diinginkan

Harga yang ditawarkan relatif murah

Produk ini bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat

Dapat disimpan dalam jangka waktu yang relatif lebih lama

5.2. Kelemahan (Weakness)

Belum adanya pengakuan merk

Produknya mudah untuk ditiru

Tidak adanya sertifikasi halal yang resmi

Teknik pemasaran dan periklanan hanya melalui media sosial dan dari mulut ke

mulut

5.3. Peluang (Opportunity)

Melakukan penjualan online sehingga memberikan kemudahan bagi pelanggan

Makanan ringan yang praktis dan murah

Adanya minat masyarakat terhadap makanan ringan yang sederhana

5.4. Ancaman (Threats)

Industri makanan ringan merupakan sektor yang sangat kompetitif sehingga

persaingan sangat ketat

Persamaan strategi pemasaran dengan perusahaan lain


Adanya tekanan dari beberapa pihak mengenai makanan ringan dengan masalah

kesehatan

Produk yg di produksi kompetitor lebih unggul


6. Analisa Five Forces Model

6.1. Pesaing Industry : Karena produksi kita mudah sekali ditiru dan bahan yang

digunakan sangatlah mudah dicari serta diolah jadi pasti tingkat persaingan

sangatlah tinggi.

6.2. Ancaman pendatang baru : yang harus diperhatikan dari ancaman pendatang

baru yakni diantaranya adalah pesaing, skala ekonomis, kebutuhan modal serta

jumlah fixed cost.

6.3. Daya tawar pembeli : pembeli pasti akan adanya tawar menawar harga maka

kita harus tentukan terlebih dahulu agar tidak adanya tawar menawar harga,

Karena harga yang ditawarkan dari produk kita sangat murah.

6.4. Daya Tawar Supplier : banyak supploer lebih bagus, Karena apalabila kita

mengandalkan satu supplier saja kita tidak bisa memprediksi apakah supplier

tersebut harganya masih sama atau lebih tinggi dari supplier lainnya.

6.5. Ancaman biaya pengganti : apakah kualitas dari biaya pengganti sesuai

dengan apa yang kita inginkan atau tidak.

Hooray! Your file is uploaded and ready to be published.

Saved successfully!

Ooh no, something went wrong!