8 MANUSIA BARU MENGALAHKAN HUKUM DOSA

jimmy7468

PEMBACAAN FIRMAN

ROMA 7:19-25

• 7:19 Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang

baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku

kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat.

• 7:20 Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku

kehendaki, maka bukan lagi aku yang

memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku.

• 7:21 Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku

menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu

ada padaku.

• 7:22 Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum

Allah,


• 7:23 tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku

melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal

budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa

yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku.

• 7:24 Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan

melepaskan aku dari tubuh maut ini?

• 7:25 Syukur kepada Allah! oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

• 7:26 Jadi dengan akal budiku aku melayani hukum Allah,

tetapi dengan tubuh insaniku aku melayani hukum dosa.

ROMA 8:1-2

• 8:1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi

mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

• 8:2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan

kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.


PEMBAHASAN


1. Apakah yang terjadi di dalam diri Paulus

mengenai perbuatan-perbuatannya?

– 7:19 Sebab bukan apa yang aku kehendaki,

yaitu yang baik, yang aku perbuat,

– melainkan apa yang tidak aku kehendaki,

yaitu yang jahat, yang aku perbuat.

ADA SUATU HUKUM BEKERJA DALAM DIRI

MANUSIA

HUKUM adalah:

Sesuatu yang terjadi berulang-ulang dan

setiap kali menimbulkan hasil yang sama.


2. Siapakah sebenarnya yang berbuat dosa

di dalam Paulus?

– 7:20 Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku

kehendaki, maka bukan lagi aku yang

memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di

dalam aku.

HUKUM DOSA


ROMA 6:16

• Apakah kamu tidak tahu,

• bahwa apabila kamu

menyerahkan dirimu

kepada seseorang

sebagai hamba untuk

mentaatinya,

• kamu adalah hamba

orang itu, yang harus

kamu taati, baik dalam

dosa yang memimpin

kamu kepada kematian,

maupun dalam ketaatan

yang memimpin kamu

kepada kebenaran?


3. Hukum apakah yang didapati oleh Paulus

berlaku dalam dirinya?

– 7:21 Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku

menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu

ada padaku.

– 7:22 Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum

Allah,

– 7:23 tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku

melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum

akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan

hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota

tubuhku


HUKUM DOSA

• Menentang apa yang baik,

• Menghambat tekad

manusia untuk berbuat

baik.

• Secara alamiah seseorang

berbuat dosa sesuai

dengan "hukum dosa"

yang ada di dalam anggota

tubuhnya.

• Meskipun ia ingin

melakukan yang baik,

tetapi hukum yang di

dalamnya sangatlah sadis,

tidak mau mengalah, dan

tidak ada tekad manusia

yang dapat melawannya.

HUKUM AKAL

BUDI

• PENGETAHUAN

BAIK DAN

JAHAT

• DALAM BATIN

SUKA HUKUM

ALLAH

• BEKERJA PADA

ANGOTA-

ANGOTA

TUBUH


4. Apakah seruan-seruan yang

diungkapkan Paulus

tentang keadaannya?

– 7:24 Aku, manusia celaka! Siapakah

yang akan melepaskan aku dari

tubuh maut ini ?

Sebab itulah, aku dihadapkan pada satu

persoalan, bagaimana aku bisa bebas dari

hukum dosa


Oleh sebab itu, banyak orang

Kristen berusaha mengalahkan

dosa, dengan cara:

1. Asalkan mau menolak dosa,

– tentu akan terlepas dari dosa,

maka mereka ingin dengan

kekuatan mereka menolak

godaan-godaan dosa.

2. Dosa harus dikalahkan,

– maka mereka terus menerus

bergumul dengan dosa, agar

bisa menaklukkan dosa.

3. Dosa membuatnya tidak

bebas,

– jika ia dengan giat merontaronta

tentu akan terlepas dari

belenggu dosa, maka ia

meronta-ronta sekuatnya.


SISI GELAPKU TAK TERKALAHKAN

Oleh: Jum’an

• Entah sudah berapa puluh tahun, hampir dapat dikatakan

sepanjang hayat saya berjuang melawan nafsu tetapi tidak

pernah berhasil mengalahkannya.

• Sampai seusia ini masih saja berperilaku tidak sehat. Tidak

mampu menghentikan berpura-pura, makin canggih dalam

berbohong dan cenderung berprasangka tidak baik terhadap

orang lain.

• Belum lagi kebiasaan menghindar dari tanggung jawab,

merasa paling benar sendiri dan masih banyak lagi yang kalau

saya ceritakan semua, habislah saya.

• Padahal saya selalu berikhtiar dan berdoa agar akhlak saya

makin hari makin baik. Mungkin terlalu saya dramatisir.

Mungkin saya yang kurang gigih berusaha dan kurang khusyuk

berdoa, tetapi saya jelas merasakan bahwa nafsu jahat atau

sisi gelap jiwa saya bukanlah lawan yang enteng dan

sembarangan.


• Ia terlalu kuat untuk dapat dikalahkan. Ia menghadapi

serangan saya dengan senjata dan strategi yang berbeda

sama sekali.

• Saya merasa seperti bertinju melawan penyihir. Saya

menyerangnya secara frontal tetapi ia menyelinap dan

merangkul saya dari belakang. Ia menempel, merasuk dan

lengket dibagian bawah sadar saya, mencari hal-hal yang

buruk dan menghipnotis saya untuk mengerjakannya.

• Dikondisikannya saya untuk terus menerus kembali

melakukan hal-hal yang tidak sehat yang megakibatkan

citra saya menjadi buruk dan hidup saya tidak

menyenangkan.

• Semula saya menyangka bahwa sisi gelap itu hanyalah

sekedar tabir hitam yang diam yang menghalangi

pandangan saya dari melihat dan melakukan kebaikan,

yang kalau saya bacakan a’zubillahi minassyaitonirrojim

(aku berlindung dari godaan setan terkutuk) pasti akan

tersingkap menyingkir.


• Ternyata bukan dan tidak. Ia lebih mirip dengan

makhluk hidup yang aktif, bahkan giat dan

merangsang saya untuk mengulangi perbuatanperbuatan

yang saya sudah tahu bahayanya dan

saya bakal menyesalinya.

• Dengan kata lain ia berusaha menyabot program

hidup saya tanpa peduli dengan nama baik

maupun dosa yang harus saya tanggung.

• Pokoknya ia besikeras agar saya mengekspresikan

diri melalui hal-hal yang negatip.

• Padahal rasanya nilai saya diatas rat-rata dan

sangat layak untuk menjadi seorang karyawan

yang produktif, cekatan, rajin dan berdisiplin.


• Tetapi sisi gelap jiwa saya telah menjegalnya menjadi

hanya seorang karyawan yang loyo, tidak bertanggung

jawab, lamban dan suka mangkir.

• Dimanjakannya saya dengan tidur larut malam, bangun

kesiangan dan memulai jam kantor dengan kelayapan

dipelosok-pelosok internet belama-lama.

• Itu hanya satu dari banyak jenis sabotase yang

mengakibatkan hidup saya tidak menyenangkan dan

tidak disukai orang.

• Diyakinkannya saya bahwa bermalas-malas dan

memuaskan nafsu adalah hak asasi saya.

• Saya merasa terjebak, tidak punya pilihan dan kendali

atas perilaku saya sendiri dan merasa tergantung pada

belas kasihannya, meskipun saya harus mengakui bahwa

itu berasal dari dalam pikiran saya sendiri. Saya benarbenar

merasa dikhianati oleh diri sendiri.


• Saya ingin hidup layak: bekerja mencari nafkah, beribadah,

menghormati dan dihormati oleh orang lain, berbuat baik untuk

sesama, hidup lebih sederhana serta makan-minum, olah raga

dan tidur yang teratur.

• Tetapi sisi gelap saya tidak peduli dengan semua ini. Ia ingin agar

saya tampil sebaliknya sebagai sosok yang terpuruk, sial dan

tidak berharga.

• Kalau ada kebaikan yang masih dapat saya lakukan, saya

melakukannnya tanpa gairah, sehingga jangan-jangan tidak ada

pahalanya.

• Pertempuran antara keinginan untuk hidup bahagia atau tunduk

pada rayuan sisi gelap yang merasuki bawah sadar ini

menjadikian hidup terasa begitu melelahkan.

• Tetapi saya tidak percaya bahwa nafsu jahat tak terkalahkan.

Setan hanya bisa menggoda dan tidak bisa memaksa. Dan

manusia, saya dan anda, mempunyai kekuatan luar biasa yang

baru sebagian kecil yang kita manfaatkan.

• Bila anda mempunyai sisi gelap seperti saya, selamat berjuang

untuk membersihkan tabir hitam yang lengket dibawah sadar

anda


Apakah jalan keluarnya?

– 7:25 Syukur kepada Allah! oleh Yesus Kristus, Tuhan

kita.

– 7:26 Jadi dengan akal budiku aku melayani hukum Allah,

tetapi dengan tubuh insaniku aku melayani hukum dosa.

ROMA 8:1-2

– 8:1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi

mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

– 8:2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu

dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.


Romans 8:2

• For the law of the Spirit of life in Christ Jesus

hath made me free from the law of sin and

death. (Rom 8:2 KJV)

• Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan

kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum

maut.(Rom 8:2 LAI)

Sebab hukum Roh,

• yang memberi hidup

• telah memerdekakan kamu dalam Kristus

• dari hukum dosa dan hukum maut

ROH KUDUS dalam diri kita juga merupakan

suatu hukum


DI DALAM DIRI MANUSIA BARU

BERDAYA


PERCAYA

2 hal terpenting dalam

Pemberitaan Injil, terlihat

dari kata-kata Paulus sendiri

di bawah ini.

1Kor 15:3-4 - “Sebab yang

sangat penting telah

kusampaikan kepadamu,

yaitu apa yang telah

kuterima sendiri, ialah

bahwa Kristus telah mati

karena dosa-dosa kita,

sesuai dengan Kitab Suci,

bahwa Ia telah dikuburkan,

dan bahwa Ia telah

dibangkitkan, pada hari

yang ketiga, sesuai dengan

Kitab Suci”.

MANUSIA BARU

ROH KUDUS

TINGGAL DI HATI


GALATIA 5:22-23

5:22 Tetapi buah Roh

ialah:

kasih, sukacita, damai

sejahtera,

kesabaran,

kemurahan, kebaikan,

kesetiaan,kelemahlembutan,

penguasaan diri.

Tidak ada hukum yang

menentang hal-hal itu.


1 YOHANES 4:4

Kamu berasal dari

Allah, anak-anakku,

dan kamu telah

mengalahkan nabinabi

palsu itu;

sebab Roh yang ada

di dalam kamu, lebih

besar dari pada roh

yang ada di dalam

dunia.


• Kemauan,tekad,usaha manusia tidak dapat

mengalahkan hukum dosa,

• tetapi bersandar pada Hukum Roh yang

memberi hidup dapatlah kita terlepas dari

hukum dosa dan hukum maut.

Hanya hukum Roh yang memberi hidup yang

dapat membebaskan manusia dari hukum

dosa.


KESIMPULAN

• Ketika Hukum dosa menyuruh kita

berbuat dosa

– kita tidak membuang tenaga

• Ketika Hukum Roh yang memberi

hidup membebaskan kita dari dosa

– kita pun tidak perlu membuang

tenaga

More magazines by this user
Similar magazines