Warta-Al_Azhar_edisi-289

jiwabuana

Qurban Mubarak

Hebat Manfaatnya

Hebat Berkahnya

7Manfaat Hebat

Qurban Mubarak

Perluas Edukas Zakat,

LAZNAS Al Azhar

Gandeng Tokopedia

Edisi Agustus 2017

• warta.al-azhar.or.id • edisi: 289 // Agustus 2017 •

PAHAMI HUKUM WARIS

MELALUI I-WARIS

SMA ISLAM AL AZHAR 1

RAIH MEDALI EMAS DAN

PERAK DALAM OSN 2017

SETAHUN BERSAMA DI

AL AZHAR BOARDING SCHOOL

MEMAKNAI KEMERDEKAAN

Dengan Kembali Ke Fitrah


Semarak Kemerdekaan berderap

Indah di YPI Al Azhar


Daftar Isi

Salam Redaksi

inspirasi 6-9

mozaik al azhar 10-17

PENERBIT

YPI Al Azhar

MASJID AGUNG AL AZHAR SIAP OPTIMALKAN

MULTIMEDIA UNTUK DAKWAH

PENASEHAT

Pengurus YPI Al Azhar

memaknai kemerdekaan dengan kembali ke fitrah

mozaik sekolah islam al azhar

SMA ISLAM AL AZHAR 1 RAIH MEDALI

EMAS DAN PERAK DALAM OSN 2017

Olimpiade Sains Nasional (OSN) XVI Tahun

2017 diselenggarakan di Pekanbaru, Riau pada

tanggal 02 - 08 Juli 2017. Pada tahun ini OSN

diikuti oleh sekitar 1.330 peserta yang berasal

dari 34 Provinsi di Indonesia...

BAKTI SOSIAL SMP ISLAM

AL AZHAR 32 PADANG

SMP Islam Al Azhar 32 Padang mengadakan

kegiatan Bakti Sosial dengan mengumpulkan

sumbangan orang tua murid dan murid-murid

SMP Islam Al Azhar 32 Padang selama bulan

Ramadhan...

caremagazine 51-76

QURBAN MUBARAK

HEBAT MANFAATNYA

HEBAT BERKAHNYA

Beruntunglah Anda yang

telah memilih berqurban

bersama LAZNAS Al

Azhar. Amanah hewan

qurban Anda merupakan

jalan bagi berdayanya

kelompok masyarakat

peternak dipelosok negeri

melalui beragam program

pendampingan....

BERBAGI,

MENJADIKANNYA

‘PENAKLUK LAUTAN’

PERTAMA INDONESIA

Benarkah manfaat berbagi

sedemikian banyak? Apa

bisa dibuktikan? Brenda

Borell dalam majalah ilmiah

Nature edisi Maret 2008

menuliskan, “Uang dapat

membeli kebahagiaan,

terutama ketika Anda

membagibagikannya”....

LEADERSHIP CAMP

PAHAMI HUKUM WARIS MELALUI I-WARIS

mozaik sekolah islam al azhar 18-29

MASA PERKENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH SMP

ISLAM AL AZHAR 32 PADANG

BAKTI SOSIAL SMP ISLAM AL AZHAR 32 PADANG

THE INTERNATIONAL FOLKLORE FESTIVAL

SMA ISLAM AL AZHAR 1 RAIH MEDALI EMAS DAN

PERAK DALAM OSN 2017

SEKOLAH ISLAM PERTAMA DI INDONESIA DENGAN

KONSEP ECO BUILDING

WORLD SCHOLAR’S CUP ENGLISH SDIA 35 SURABAYA

MERAIH MEDALI PERAK DI ATHENA YUNANI 18-23 JULI

2017

AL AZHAR WONOSARI PERINGATI HARI ANAK

NASIONAL (HAN)

SETAHUN BERSAMA DI AL AZHAR BOARDING SCHOOL

salam jamiyyah 30-31

DONASI JAM’IYYAH UNTUK PEMUDA PRODUKTIF

HALAL BI HALAL FORKOM JAMIYYAH

Ustadz menjawab 32-33

TA’ARUF “PACARAN” DALAM ISLAM?

guratan pena 34-39

KEMBALI KE AIR SUSU IBU (ASI)

RAMADHAN USAI, UNIT-UNIT DAKWAH DAN SOSIAL

KEMBALI BERLARI KENCANG MELAYANI UMMAT

TAQABBALALLAHU MINNA WA MINKUM

INFO KOMUNITAS & LIFESTYLE 40-50

“NCOMPUTING”, ADALAH SALAH SATU SOLUSI UNTUK

PENGHEMATAN DAN UNTUK DITERAPKAN - IT CORNER

PULAU SANTEN BANYUWANGI, PULAU SYARIAH

KHUSUS KAUM HAWA

MARI MENGENAL TITIK KRITIS HALAL MIE INSTAN

WISATA TAKABONERATE KEPULAUAN SELAYAR,

SULAWESI SELATAN

POSISI TERBAIK TIDUR, IKUTI CARA RASULULLAH SAW

Media Silaturahmi, Komunikasi dan Informasi

keluarga besar YPI Al Azhar

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Pertama marilah kita bersyukur dengan sebanyak-banyaknya memuji Allah SWT. karena

atas taufik dan inayahNya Warta Al Azhar edisi 289 dapat kembali hadir memberikan

berbagai informasi seputar perkembangan dan derap maju YPI Al Azhar. Sholawat

dan salam semoga senantiasa dicurahkan kepada junjungan alam semesta baginda

Rosulullah Muhammad SAW., keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya yang setia

hingga akhir zaman.

Pekik merdeka berkumandangan di seluruh bumi persada nusantara. Tanggal 17 Agustus

2017 yang baru saja berlalu merupakan sebuah momentum kebangkitan ummat dan

bangsa untuk meraih kemerdekaan yang sesungguhnya yaitu penghambaan sepenuhnya

kepada Sang Maha pencipta alam semesta, Allah SWT. Peringatan hari kemerdekaan RI ke-72

tahun ini juga merupakan waktu yang tepat bagi seluruh anak bangsa untuk bermuhasabah

(instropeksi diri) apakah negeri ini telah menjadi negeri yang diridhoi (baldatun thoyyibatun

wa Rabbun ghoffur) atau justru sedang menuju azab Allah SWT. sebagaimana negeri-negeri

terdahulu yang durhaka lagi mengingkari hukum-hukumNya.

Sebagaimana hadits nabi Muhammad SAW. yang menyatakan bahwa kondisi seorang

mukmin hari ini harus lebih baik dari hari kemarin maka kita semua berdo’a semoga

bangsa Indonesia yang saat ini sedang merayakan Hari Kemerdekaannya juga dalam

keadaan yang lebih baik dalam semua hal dari tahun-tahun sebelumnya. Mari kita

teriakkan pekik takbir dan merdeka sebagaimana para pahlawan yang telah syahid

membela kemerdekaan Indonesia.

Para pembaca yang dimuliakan Allah SWT.

Cover Story Warta Al Azhar edisi 289 ini mencoba menampilkan peran Al Azhar dalam

memaknai dan mengisi kemerdekaan Indonesia baik dalam bidang pendidikan, dakwah,

sosial dan usaha-usaha keummatan. Selama 65 tahun YPI Al Azhar mencoba memberikan

berbagai solusi bagi masalah-masalah kebangsaan dan keummatan khususnya dalam

ranah-ranah kegiatan tersebut. Bagaimana dan seperti apa ? itulah yang menjadi

bahasan utama warta edisi kali ini.

Dalam edisi kali ini juga Warta Al Azhar menampilkan berbagai rubrik informasi berupa

salam Al Azhar, mozaik Sekolah Islam Al Azhar, guratan pena, life style Islami dan lain

sebagainya untuk memanjakan seluruh pembaca agar selalu update informasi seputar

Al Azhar. Semoga dengan demikian kecintaan dan kepedulian terhadap lembaga ini

semakin kuat dan subur demi terwujudnya izzul Islam wal muslimin.

Akhirnya kami mengucapkan banyak terima kasih atas segala masukan dan respon

positif kepada majalah kita ini. Semoga Warta Al Azhar selalu lebih baik dan terdepan

dalam memenuhi kebutuhan informasi Keluarga Besar Al Azhar.

PENANGGUNGJAWAB

Kepala Sekretariat YPI Al Azhar

PEMIMPIN UMUM & PEMIMPIN REDAKSI

Damarahmad Setiobudi

REDAKTUR PELAKSANA

• Bambang D. Cahyono

• M. Noeseir

• Ahmad Ahidin

SEKRETARIS REDAKSI :

Hilma

CREATIVE AND PRODUCTION :

M. Firmansyah

ADMINISTRASI & DISTRIBUSI

Isya Syamsudin

WARTA AL AZHAR DIGITAL

Doni Sutrisno

ALAMAT KANTOR

SEKRETARIAT YPI AL AZHAR

Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru,

Jakarta Selatan 12110

Telp/Fax. 021-720 23 18

Website www.al-azhar.or.id//

warta.al-azhar.or.id

“Salah satu pengkerdilan

terkejam dalam hidup

adalah membiarkan

pikiran yang cemerlang

menjadi budak bagi

tubuh yang malas, yang

mendahulukan istirahat

sebelum lelah”

Redaksi menerima tulisan, foto dan gambar fiksi

maupun non fiksi yang sesuai dengan misi Warta

Majalah ini jangan di buang

berikan kepada orang lain.

Rekomendasikan kepada

sahabat Anda. Insya Allah Berkah

Kirimkan saran Anda untuk

kemajuan media ini

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Damarahmad Setiobudi

Al Azhar. Tulisan, foto dan gambar yang dimuat

agar dikirimkan ke wartaalazhar12@gmail.com,

disertai biodata penulis. Redaksi berhak mengubah

tanpa mengurangi arti.

4 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

5


َّ

INSPIRASI

MEMAKNAI KEMERDEKAAN

Dengan Kembali Ke Fitrah

Oleh: Drs. H. Sobirin HS

Pengurus YPI Al Azhar

Kemerdekaan Bangsa

Bangsa Indonesia merdeka tanggal

09 Ramadhan tahun 1364 H kira-kira

74 tahun yang lalu (1364 H-1438 H)

Dengan perhitungan kalender masehi, kita

sudah merdeka selama 72 tahun (1945-2017

M). Berbeda dua tahun, karena memang

kelender hijriyah berbeda dua tahun dengan

kalender masehi setiap 30 tahun. Pada

tahun ini (17 Agustus 2017) Allah takdirkan

kita merayakan hari kemerdekaan bangsa

Indonesia pada hari kamis 24 dzulqo’dah 1438

H. Dengan peristiwa ini, Allah ingin memberitahukan

kepada umat Islam Indonesia bahwa

kamu adalah umat terbesar di negeri ini,

supaya umat Islam mengambil peran aktif,

partisipatif, jangan menjadi objek dalam

pembangunan bangsa. Hendaklah menjadi

subjek pembangunan, menjadi pelaku

pembangunan dan jangan berpangku tangan,

bermalas-malasan. Mulai dari masing-masing

pribadi umat, organisasi kemasyarakatan,

organisasi politik, Lembaga Sosial Masyarakat

(LSM) sampai kepada pejabat-pejabat

Negara. Karena tidak sama orang yang aktif,

partisipatif dengan orang yang berpangku

tangan dan malas.

َ َّ ِ الل الَّ‏ تِ‏ ي فَ‏ طَ‏ رَ‏ النَّ‏ اسَ‏ َ ع لَ‏ يْ‏ هَ‏ َ

َ يِّ‏ مُ‏ وَ‏ لَ‏ كِ‏ نَّ‏ أَ‏ ك

ا ال تَ‏ بْ‏ دِ‏ يل

Dan Allah memberikan secara lebih kepada

orang-orang yang berjuang yakni pahala yang

agung (sorga) diatas orang yang hanya duduk

saja. (QS 4 : 95).

Sebab pendiri Negara ini para pejuang

kemerdekaan bangsa merupakan orangorang

yang telah mengorbankan apa saja

yang mereka miliki demi kemerdekaan bangsa

Indonesia. Dalam kondisi sedang menjalani

ibadah puasa Ramadhan, tokoh-tokoh bangsa

Indonesia (Soekarno, Muhammad Hatta

dan pejuang lainnya) memproklamasikan

kemerdekaan Indonesia di jalan Pegangsaan

Timur 56 Jakarta, yang sekarang lebih dikenal

dengan jalan Proklamasi Provinsi DKI Jakarta.

Apa yang mendorong para pendiri negara

memproklamasikan kemerdekaan bangsa

Indonesia ketika itu?. Karena mereka para

pendiri negara memiliki sebuah kesadaran

yang disebut dengan “al-azm” yakni tekad

yang kuat untuk merdeka, terbebas dari

penjajahan bangsa asing yang biadab dan

laknatullah ‘alaih. Azam kemerdekaan itulah

yang tertuang dalam Mukaddimah Undang-

Undang Dasar Republik Indonesia, yang

sampai hari masih dapat kita baca.

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu

hak segala bangsa, oleh karena itu penjajahan

di atas dunia harus dihapuskan, karena

tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan

prikeadilan. Dan berkat rahmat Allah yang

فَ‏ أَقِ‏ مْ‏ وَ‏ جْ‏ هَ‏ َ ك لِ‏ لدِّ‏ ينِ‏ حَ‏ نِ‏ يفً‏ ا فِ‏ طْ‏ رَ‏ ة

َ

لِ‏ َ خ قِ‏ لْ‏ َّ ِ الل َ ذ لِ‏ ك الدِّ‏ ينُ‏ الْ‏ ق

َ

ْ ثَ‏ رَ‏ النَّ‏ اسِ‏ ال يَ‏ عْ‏ لَ‏ مُ‏ ون

‏ْق َ اعِ‏ دِ‏ ينَ‏

‏ْمُ‏ جَ‏ َ ل

َّ ُ ال

وَ‏ فَض َّ ل َ الل

‏َى ال

اهِ‏ دِ‏ ينَ‏ ع

أَجْ‏ رً‏ ا َ ع ظِ‏ يمً‏ ا ‏)النساء : 95(

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (yakni

agama yang) sesuai dengan fitrah Allah yang telah menciptakan manusia atas

dasar fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah ciptaan Allah. (Itulah) agama

yang lurus (Al-Islam), tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui (QS 30 : 30)

maha kuasa, dan didorongkan oleh keinginan

yang luhur, supaya berkehidupan kebangsaan

yang bebas, maka dengan ini, bangsa Indonesia

menyatakan kemerdekaannya”.

Suasana Ramadhan ketika itu sangat

terasa, suasana beribadah mewarnai cara

berpikir para pendiri negara, sehingga para

pejuang, para pemuda dan pendiri negara

lainnya didorong oleh semangat iman

yang tinggi untuk meraih dan merebut

kemerdekaan dari tangan penjajah. Timbul

pertanyaan dalam benak kita, apa hubungan

kemerdekaan bangsa Indonesia dengan Idul

Fitri (kembali kepada fitrah?).

Kembali Kepada Fitrah (Idul Fitri)

Kata “Fitri” satu akar kata dengan kata “Fitrah”

terambil dari kosa kata – Fa – Tha – Ra ( Al-

Qur’an menyebutnya sebanyak 13 kali ), yang

secara kebahasaan mengandung makna

“Khilqah” ciptaan awal atau penciptaan awal

yang suci. Rangkaian kata “Idul Fitri” dapat

diterjemahkan menjadi “kembali kepada

penciptaan awal yang suci”.

Penciptaan awal yang suci itu (Fitrah)

berdasarkan kepada agama Allah yang

lurus yakni Al-Islam. Sedangkan Al-Islam

secara kebahasaan mengandung makna

penyerahan diri secara total kepada Allah

SWT sehingga berdampak kepada kedamaian

jiwa, ketenteraman batin dan hubungan yang

harmonis antara sesama, seluruh makhluk

ciptaan dan alam semesta. Nabi Muhammad

SAW yang mulia bersabda:

ُّ يُ‏ وْ‏ لَ‏ ُ د عَ‏ لَ‏ ى الْ‏ فِ‏ طْ‏ رَ‏ ةِ‏ فَ‏ أبَ‏ وَ‏ اهُ‏ يُ‏ هَ‏ وِّ‏ َ د انِ‏ هِ‏

ك مَ‏ وْ‏ لُ‏ وْ‏ دٍ‏

‏َوْ‏ يُ‏ مَ‏ جِّ‏ سَ‏ انِ‏ هِ‏ ‏)رواه الطبرني(‏

‏َوْ‏ يُ‏ َ ن صِّ‏ رَ‏ انِ‏ هِ‏ ا

ا

ُ ل

Setiap bayi yang dilahirkan berada dalam

kondisi fitrah (Al-Islam), maka kedua orang

tuanya (lingkungannya) yang membuat anakanak

itu menjadi seorang Yahudi, Nasrani dan

Majusi (HR Thabrani)

Dalam Al-Hadits ini tidak disebutkan

bahwa kedua orang tuanyalah yang

menjadikan anak itu menjadi seorang

Muslim. Karena memang, Al-Islam

bukanlah pemberian kedua orang tua atau

lingkungannya, tapi merupakan disain

(design) awal ciptaan Allah yang maha suci.

Bukankah Allah SWT sudah

mengkonfirmasikan pertanyaan fitrah itu

kepada anak-anak Adam (manusia) di alam

rahim, sebelum mereka dilahirkan ke bumi ini.

Pertanyaan awal itu berbunyi “bukankah Aku

ini Rabbmu yang memelihara, melindungi,

mendidik dan membesarkan?”. Semua anakanak

cucu Adam (manusia) telah mengambil

kesaksian itu dengan menjawab “Benar,

Yaa Tuhan!. Kami bersaksi dengan diri kami

sendiri bahwa tiada Tuhan selain Engkau”. (QS

7 : 172).

Kesaksian tauhid diawal ciptaan yang

kita ikrarkan dalam rahim ibu kita masingmasing,

sudah pula kita jadikan dasar Negara

Indonesia merdeka. Bukankah Pancasila yang

menjadi dasar Negara Indonesia merdeka,

meletakkan “Ketuhanan Yang Maha Esa”

sebagai sila pertamanya. Itu artinya bapak

pendiri Negara Indonesia merdeka (founding

fathers) kita sangat committed dengan prinsip

manusia fitri. Bangsa Indonesia merupakan

penganut agama mayoritas Islam, hampir

90% jumlah penduduk Indonesia beragama

Islam. Oleh karena itu, keterpurukan akhlak

bangsa sejatinya keterpurukan akhlak kaum

muslimin. Kemiskinan bangsa Indonesia

merupakan ketertinggalan umat Islam.

Perjalanan Kembali Menuju Fitrah

Perjalanan kita menuju kesucian, yang sudah

dilakukan oleh para shaimin dan shaimat

selama bulan Ramadhan. Dalam perjalanan

yang terasa amat singkat itu, paling tidak

ada empat stasiun yang sudah kita lalui yang

membuat tubuh jasmani kita begitu ringkih,

lelah, letih dan tidak berdaya, tapi tubuh

ruhani kita begitu segar, kuat dan menjadi

tuan yang mengatur kehidupan kita seharihari.

Stasiun “Inabah” yakni menjadi

01 orang yang munibina Ilaihi yaitu

orang-orang yang bertaubat, kembali kepada

jalan Allah, meninggalkan segala jalan orangorang

yang dimurkai dan jalan orang-orang

sesat, menuju kepada jalan orang-orang yang

diberi nikmat, ketenangan, kedamaian yakni

Al-Islam fitri, jalan para nabi dan rasul, jalan

kehidupan orang-orang yang saleh, jujur

(Shiddiqien) dan pejuang yang sabar, teguh

dengan prinsip agama Allah itu.

Puasa Ramadhan telah mengajarkan

kepada kita bagaimana menjadi seorang

munibin (orang yang kembali kepada Allah).

Dia telah memberikan hidayah kepada kita,

melembutkan hati kita, melancarkan lidah

kita mengucapkan istighfar, membaca Al-

Qur’an dan salat malam sebulan penuh.

Taubat tidak akan terjadi tanpa ada hidayah-

Nya untuk kembali kepada jalan yang lurus.

Kita akan sulit menemukan jalan lurus

itu, tanpa adanya perasaan penyesalan

(nadaamah) terhadap dosa-dosa yang telah

kita perbuat. Lalu kemudian bertekad (ada

’azam) untuk tidak mengulangi dosa-dosa

masa lalu. Itulah stasiun inabah.

Allah menyapa kita dengan kalimat yang

santun :

‏َى الل

‏َّذِ‏ ينَ‏ آمَ‏ ُ نوا ت ‏ُوبُ‏ وا إِل

يَا أَيُّهَ‏ ا ال

نَصُ‏ وحً‏

‏َوْ‏ بَ‏ ةً‏

ِ ت

ا ( التحريم : )٨

6 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

7


َّ

INSPIRASI

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah

kepada Allah dengan taubatan nasuhaa

(taubat yang semurni-murninya). (QS 66 : 8).

Orang yang kembali kepada Jalan

Allah (bertobat) nampak dalam perlaku

kesehariannya seperti mampu melepaskan

diri dari segala jerat maksiat, menghapus

hari-hari yang kelam dengan memperbanyak

amal kebajikan, memberikan kepada

orang yang terzalimi akan hak-haknya,

menjalankan segala perintah-Nya dan

menjauhi segala larangan-Nya. Seorang

mukmin yang memiliki kualitas perilaku

taubat seperti ini akan meraih hati yang

bening dan jiwa yang tenteram dalam

hidupnya, disamping itu ia akan meraih

cinta-Nya Allah SWT. Sebagaimana firman-

Nya :

َ ط ‏َهِّ‏ رِ‏

َّ وَّ‏

َّ َ يُحِ‏ بُّ‏ الت

إِنَّ‏ الل

ابِ‏ ينَ‏ وَ‏ يُحِ‏ بُّ‏ ال ‏ْمُ‏ ت

ينَ‏ ‏)البقرة : ٢٢٢(

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang

yang bertaubat dan menyukai orang-orang

yang mensucikan diri (QS 2 : 222)

Stasiun Takbir yakni membesarkan

02 Allah. Sejak awal Ramadhan sampai

pagi yang syahdu 1 Syawal 1434 H tidak hentihentinya

kita mengumandangkan takbir,

Allahu Akbar, melatih diri untuk senantiasa

hanya membesarkan Allah semata-mata.

Dalam salat-salat kita, qiyaam Al-lail, zikirzikir

dan membaca Al-Qur’an. Semua ibadah

kaum muslimin membesarkan Allah sematamata,

mengecilkan selain Allah, mengecilkan

Iblis, setan dan anak cucu keturunannya.

Hatta mengecilkan hawa nafsu angkara

murka, keserakahan, ingin berkuasa dan

mengambil yang bukan haknya, korupsi dan

menipu sesama makhluk.

Karena kita sadar bahwa orang yang

tidak mau bertakbir, dia akan takabbur.

Orang yang tidak mau membesarkan dan

mengagungkan Allah, dia akan masuk kamar

yang sempit, disana dia akan membesarkan

dan mengagungkan dirinya sendiri. Itulah

penyakit al-kibr atau kesombongan, angkuh

dan kesewenang-wenangan. Ideologi

kesombongan pertama kali diajarkan oleh Iblis

laknatullah. Ketika dia tidak mau memberi

penghormatan dan mengapresiasi prestasiprestasi

nabi Adam AS. Seraya berkata “ana

khairum minhu”, saya lebih baik dari dia

(dari Adam). Adam, Kau ciptakan dari tanah,

padahal aku Kau ciptakan dari api (QS 7 :

12). Inilah ajaran sukuisme pertama di muka

bumi, yang mendewa-dewakan paham asal

muasal keturunan, melahirkan kesombongan,

nasionalisme sempit dan perang antar suku

bahkan perang antar bangsa.

Perjalanan menuju fitrah (Al-Islam)

haruslah menafikan dan menihilkan al-kibr

(kesombongan), agar jiwa dan ruhani manusia

pulang ke rumahnya, pulang mudik menemui

kampung halaman kedua orang tuanya di

sorga (al-jannah al-na’im) yang penuh dengan

ketenteraman, kedamaian, sakinah yang tiada

batas. Sehingga Allah berwanti-wanti kepada

manusia, anak-anak nabi Adam:

ُ ك ان َ مَ‏ ا أَ‏ ْ خ رَ‏ جَ‏

يَ‏ ا بَ‏ نِ‏ ي آد

‏َبَ‏ وَ‏ يْ‏

أ

َ يَ‏ فْ‏

َ مَ‏ ال

َّ يْ‏ طَ‏

تِ‏ نَ‏ نَّ‏ ك ُ مُ‏ الش

ك ُ مْ‏ مِ‏ نَ‏ ال ‏ْجَ‏ ن َّ ةِ‏ ( االعراف : 2٧(

Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu

dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia

telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari

surga (QS 7 : 27)

Stasiun Sholatul Qaimah. Yakni

03 Salat yang didirikan, bukanlah ibadah

temporer yang dikerjakan sekedarnya pada

musim tertentu, tapi salat merupakan ibadah

mahdhoh yang terprogram sepanjang hayat,

dapat mengantarkan para mushallin naik

(mikraj) ke tingkat kehidupan yang lebih

bermakna, hidup lebih dekat kepada Allah,

ketenangan jiwa dan zikir menenteramkan

hati sepanjang hidupnya.

Tidak ada jalan kehidupan yang berefek

kepada kebahagiaan sejati, ketenteraman

hati dan kedekatan kepada Allah SWT bagi

seorang muslim selain mendirikan dan

memelihara salat-salat fardhu lima kali sehari

semalam. Seorang muslim berdoa “Ya Allah,

tumbuhkanlah rasa senang dalam hati kami,

untuk bersungguh-sungguh (berazam)

menjalankan perintah-perintah-Mu, dan

menjauhi larangan-larangan-Mu. Berikan

kepada kami ketenteraman, kelonggaran

waktu, jauhkan kami dari segala gangguan

penyakit ”.

Salat adalah tiang agama. Muslim yang

melalaikan dan meninggalkan salat sama

artinya dengan meruntuhkan tiang-tiang

Al-Islam. Sedangkan muslim yang tekun

dan istiqamah dalam salat-salatnya sama

artinya ia sudah membangun agama yang

kokoh dalam rumah kepribadian yang

fitri, tahan goncangan, godaan dan ujian

kehidupan. Salat akan membentuk watak

dan karakter, kepribadian seorang muslim,

sehingga mendidik kaum muslimin menjadi

berakhlaqul karimah, gemar melakukan

perbuatan baik dan jijik dengan segala bentuk

kemunkaran.

ُ َّ

َ ت َ نِ‏

أَقِ‏ مِ‏ الصَّ‏ َ الة إِن الصَّ‏ َّ

َ الْف حْ‏ َ شاءِ‏ وَ‏ ال ‏ْمُ‏ ن

الة ْ ‏َن هَ‏ ى ع

‏َذِ‏ ْ ك رُ‏ ِ الل أَ‏ ْ ك بَ‏ رُ‏ وَ‏ الل

َ وَ‏ ل

رِ‏

يَعْ‏ لَمُ‏ مَ‏ ا ت ‏َصْ‏ َ ن عُ‏ َ ون ( العنكبوت : 4٥(

ْ ك

Dirikanlah shalat, sesungguhnya salat itu

mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan

mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah

(salat) adalah lebih besar (keutamaannya dari

ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui

apa yang kamu kerjakan. (QS 29 : 45)

Satasiun Tasyakkur. Yakni menjadi

04 hamba Allah yang pandai mensyukuri

nikmat-nikmat-Nya. Pandanglah bendabenda

yang ada disekitar anda. Mulai dari

rumah anda; perabot rumah, suami-isteri,

anak dan cucu, mobil-kendaraan bahkan

rumah yang anda miliki, sampai kepada cahaya

matahari yang menghangatkan kehidupan

kita, udara oksigen yang kita hirup tiada

henti. Semuanya nikmat Allah yang diberikan

secara gratis. Pandanglah semuanya itu

dengan penuh rasa syukur. Ucapkan kalimat

Alhamdulillah” berulang-ulang dan rasakan

hidup ini penuh dengan proses “memberi dan

menerima” secara berkelimpahan.

Di hari yang fitri (1 Syawal) semua muslim

harus memberi dalam bentuk “zakat fitrah”.

Meskipun ia seorang yang papa, fuqara,

miskin. Meskipun ia seorang bayi yang baru

lahir, seorang tua renta yang sudah tidak

produktif. Laki-lakikah dia atau perempuan.

Hamba sahayakah dia atau seorang tuan. Pada

hari yang fitri, dia harus menjadi seorang yang

bermartabat, tasyakkur, peduli dan memberi

kepada sesama.

Dalam sebuah Hadits Shahih, Ibnu Abbas

melaporkan :

َ

َ َ كاة

ُ ن

فَ‏ رَ‏ ض رَ‏ سُ‏ وْ‏ ُ ل هللاِ‏ صَ‏ لَّ‏ ىاهللُ‏ َ ع لَ‏ يْ‏ هِ‏ وَ‏ سَ‏ لَّ‏ مَ‏ ز

‏َى

‏ْث

‏ْال

َ وا

ِ وَ‏ الْعَ‏ بْ‏ دِ‏ وَ‏ الذ رِ‏

‏ْرِ‏ َ علَى الْحُ‏ رّ‏

الْفِ‏ ط

َّ ك

‏ْمُ‏ سْ‏

َ والْكبِ‏ يْ‏ رِ‏ مِ‏ نَ‏ ال

والصَّ‏ غِ‏ يْ‏ رِ‏

ا ْ تُ‏ رَ‏ دِّ‏ ى قَ‏ بْ‏ ل

لِمِ‏ يْ‏ نَ‏ وَ‏ ا ‏َمَ‏ رَ‏ بِ‏ هَ‏ ا

ِ وْ‏ ج النَّ‏ اسِ‏ اِ‏ لَ‏ ى الصَّ‏ الَةِ‏

َ ُ خ رُ‏

Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah

kepada orang merdeka, hamba sahaya,

laki-laki dan perempuan, anak-anak dan

orang dewasa dari kaum muslimin. Beliau

memerintahkan agar zakat fitrah dilaksanakan

sebelum orang-orang melaksanakan shalat

Idul Fitri. (Muttafaq Alaih)

َ

َ ن

( رواه متفق عليه )

Saudara sesama muslim, karib kerabat

harus mampu memberdayakan saudarasaudara

seiman yang faqir dan miskin untuk

terus menerus meningkatkan kualiats diri

dan kehidupan mereka dari orang yang

menjadi penerima (mustahiq) menjadi orang

yang mampu memberi dan berbagi sebagai

muzakki (pemberi zakat), minimal satu hari

dalam satu tahun (1 Syawal disaat idul fitri).

Itulah hari yang fitri yang mengubah

posisi semua kaum muslimin, shaimin dan

shaimat menjadi tuan yang suka memberi

dan berbagi, yakni memberi kepada

saudaranya yang papa, agar berubah

nasibnya dari mustahiq menjadi muzakki,

dari si penerima menjadi si pemberi,

meskipun hanya satu hari dalam setahun.

Subhaanallah, Wa Al-hamdulillah, Wa Allahu

Akbar. Itulah ajaran agama yang fitri dengan

esensi pengamalan zakat fitrah.

8 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

9


MOZAIK AL AZHAR

MASJID AGUNG AL AZHAR SIAP OPTIMALKAN

MULTIMEDIA UNTUK DAKWAH

Masjid Agung Al Azhar mengikuti

Bimbingan Teknis Multimedia

yang diselenggarakan oleh

Kementerian Pendidikan dan

Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Kegiatan

ini mengangkat tema “Bimbingan

Teknis Multimedia Untuk Remaja Masjid

Bersejarah Dalam Rangka Membangun

Peradaban Bangsa”. Kegiatan yang

dilaksanakan selama 4 hari ini diikuti

oleh 42 peserta dari berbagai perwakilan

masjid bersejarah di seluruh Indonesia.

Sebagai salah satu masjid bersejarah,

Masjid Agung Al Azhar Kebayoran

Baru mengirim perwakilannya, yakni

Muhammad Akbar Satrio untuk

mengikuti bimbingan teknis yang

diselenggarakan di Hotel Holiday Inn

Bandung pada tanggal 12 sampai 15 Juli

2017.

Dalam kesempatan ini para peserta

diberikan wawasan dan keterampilan

untuk bisa berkarya dan melaksanakan

dakwah masjidnya dengan sarana

multimedia yang berkembang saat ini.

Mengingat era sekarang adalah era

digital, maka pengurus masjid juga

dituntut untuk dapat berinovasi dan

lebih kreatif dalam memanfaatkan

multimedia yang ada. Peserta kegiatan

ini dilatih secara komprehensif

untuk bisa berselancar

lebih kencang di dunia

multimedia. Mereka dilatih

mulai dari bagaimana

membuat design yang

menarik, cara mengambil

gambar dengan teknik

fotografi yang handal, cara

merekam video dengan

angle yang tepat, hingga

bagaimana memanfaatkan

media sosial dengan optimal

demi menunjang segala

aktifitas dakwah masjid.

Kegiatan yang dibuka

langsung oleh Direktur

Warisan dan Diplomasi

Budaya Kemendikbud, Najamuddin

Ramly ini memiliki tujuan agar masjidmasjid

bersejarah yang ada di berbagai

daerah di Indonesia dapat lebih

dikenal, baik dari segi sejarahnya,

arsitektur bangunannya, maupun

aktifitas dakwah dan sosialnya.

Masjid Agung Al Azhar sebagai salah

satu masjid yang bersejarah sejak

jaman pasca kemerdekaan juga

mendapat tanggapan positif dari

pihak Kemendikbud dikarenakan

pengelolaannya yang sudah cukup

professional disertai dengan

aktifitasnya yang begitu banyak.

Namun dengan diikutinya kegiatan ini,

Masjid Agung Al Azhar akan lebih siap

untuk mengoptimalkan multimedia

yang ada untuk menunjang seluruh

aktifitas dakwah kemasjidan yang

tersedia.

M. Akbar Satrio

YAYASAN PESANTREN ISLAM AL AZHAR

Mengucapkan

Selamat Memperingati

Hari Kemerdekaan RI ke-72

17 Agustus 1945 - 17 Agustus 2017

Allahu Akbar... Allahu Akbar...

Sekali Merdeka Tetap Merdeka”

10 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

11


Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar

Jl. Sisingamangaraja Kebayoran Baru - Jakarta Selatan

Telp: (021) 739 5980 / 724 3933

Fax: (021) 739 3646

12 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

13


Sebagai “agent of change” dari YPI Al Azhar , tim JO Salam Al Azhar giat mendorong kemajuan transformasi teknologi

di seantero YPI Al Azhar dalam berbagai bentuk kegiatan. Aneka pelatihan, kegiatan sosialisasi hingga penjajakan

sinergi dengan beragam mitrapun teruslah dilakukan guna membuat layanan, sistem dan fitur salam Al Azhar menjadi

semakin baik dan bermanfaat bagi keluarga besar Al Azhar dan masyarakat luas pada umumnya.

SILATURAHMI TIM JO SALAM AL AZHAR DAN LINTAS UNIT YPI AL AZHAR

KE BANDUNG DIGITAL VALLEY

PELATIHAN TATA USAHA SEKOLAH

UNTUK PROGRAM SPP ONLINE SALAM AL AZHAR

Tim lintas unit JO Salam Al Azhar, PT Iglobal,

Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah

YPIA dan Bagian Keuangan YPIA memberikan

pelatihan tata cara pengunaan sistem SPP online secara

terintegrasi melalui sistem Salam Al Azhar yang mulai

berlaku pada tahun ajaran baru 2017 / 2018 ini.

Dalam rangka mendapatkan referensi terkini

mengenai digital business dan pemanfaatannya

bagi komunitas, Tim lintas unit JO Salam Al

Azhar, PT Iglobal, Direktorat Pendidikan Dasar dan

Menengah YPIA, Bagian Humas IT YPIA melakukan

silaturahmi ke salah satu program unggulan Telkom yaitu

Bandung Digital Valley (BDV). Foto kiri : Tim lintas unit

dan tim BDV berfoto bersama. Foto kanan : Bambang D

Cahyono, Direktur Eksekutif JO Salam Al Azhar sedang

berbincang dengan Dibya Pradana, Direktur BDV dan

Aditya Pratama , General Manager BDV di server room

BDV.

RAPAT KERJA PEMBUATAN PROGRAM SPP ONLINE SALAM AL AZHAR

SOSIALISASI PROGRAM SPP ONLINE SALAM AL AZHAR

Tim lintas unit

JO Salam Al

Azhar, PT Iglobal,

Direktorat Pendidikan

Dasar dan Menengah YPIA

dan Bagian Keuangan YPIA

melakukan rapar kerja

khusus yang bertempat di

Sangria Resort ,Bandung

untuk mempersiapkan

pola dan sistem

pembayaran SPP online

melalui sistem Salam Al

Azhar yang mulai berlaku

pada tahun ajaran baru

2017 / 2018 ini.

Mulai tanggal 15-17

Juni 2016, tim lintas

unit yang terdiri dari

JO Salam Al Azhar, PT Iglobal,

Direktorat Pendidikan Dasar

dan Menengah YPIA, Bagian

Keuangan YPIA dan Bagian

Humas IT YPIA memberikan

sosialisasi dan pendampingan

langsung tentang pengunaan

sistem daftar ulang dan SPP

online melalui sistem aplikasi

Salam Al Azhar yang mulai

berlaku pada tahun ajaran

baru 2017 / 2018 ini diseluruh

sekolah cabang YPI Al Azhar di

wilayah Jabodetabek, Cianjur dan

Bandung sebagai fase pertama.

14 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

15


MOZAIK AL AZHAR

Ayli jagonya LEADERSHIP CAMP

PAHAMI HUKUM WARIS MELALUI I-WARIS

Leadership Camp (LC) yang telah diadakan sepuluh kali

sejak tahun 2008, kini akan diadakan kembali pada 21

Agustus 2017 mendatang. Hal ini untuk membuktikan

kesungguhan Al Azhar Youth Leader Institute(AYLI)

sebagai penyelenggara dalam komitmennya

untuk mencetak kader-kader calon

pemimpin di masa depan.

Leadership Camp(LC), merupakan

sebuah pelatihan kepemimpinan yang

diperuntukkan bagi pemuda-pemudi

berusia 17-23 tahun di seluruh

Indonesia . Hanya orang-orang

terpilihlah yang telah lolos melewati

3 tahapan tes (Psikotest, wawancara,

membaca Al Quran)

yang dapat menjadi

peserta dalam

pelatihan Leadership

Camp ke-11 ini.

Acara ini akan

dilaksanakan selama

7 hari, mulai dari

21-27 Agustus 2017

akan diadakan di Cisarua, Bogor. Para peserta akan dibekali

materi-materi kepemimpinan yang meliputi aspek mental,

fisikal, intelektual dan spiritual. Dengan begitu, diharapakan

kelak para peserta menjadi pemimpin yang paripurna di

masa depan

Dalam pelatihan ini pula, para peserta leadership camp

AYLI ke-11 akan langsung mendapatkan paparan sejarah

bangsa Indonesia yang sebenarnya oleh Prof Dr. Ahmad

Mansur Suryanegara, guru besar universitas Padjajaran

Bandung yang merupakan penulis buku best seller API

Sejarah Jilid I dan Jilid II.

AYLI merupakan organisasi kepemimpinan yang telah

diakui secara internasional. Hal ini dibuktikan dengan

beberapa cabang AYLI yang telah berdiri seperti di Afrika

Selatan, Filipina, Sri lanka, Australia. Dan juga AYLI telah

di undang langsung untuk memberikan materi kepada

pemuda/I muslim di Afrika Selatan tahun 2014, 2015 & 2016.

Dengan komitmen AYLI untuk terus menerus

mengadakan pelatihan kepemimpinan untuk para pemuda,

diharapkan dapat menjawab krisis kepemimpinan yang

terjadi saat ini sehingga Indonesia memiliki ketersediaan

calon pemimpin bangsa Indonesia dan juga dunia yang

berlandaskan kepada Al Quran dan As Sunnah di masa

depan. Sarrah Azzahra

orang laki-laki ada hak

bagian dari harta peninggalan

kedua orang tua dan

“Bagi

kerabatnya (yang meninggal),

dan bagi perempuan ada hak bagian

(pula) dari harta peninggalan kedua

orang tua dan kerabatnya, baik sedikit

atau banyak menurut bagian yang telah

ditetapkan.” (QS An Nisa : 7)

Ayat di atas menerangkan tentang

dasar pembagian harta warisan untuk

ahli waris laki-laki dan perempuan.

Sebenarnya masalah terbesar dalam

pembagian waris secara syariat

Islam bukan terletak pada cara atau

bagaimana menghitung dan membagi

warisan, melainkan kesepakatan tentang

apa yang ditinggalkan oleh si mayit.

Untuk menyikapi hal tersebut,

di zaman era digital ini, pembagian

harta waris berdasarkan syariat Islam

dapat ditemukan dalam sebuah

aplikasi. Aplikasi tersebut dinamankan

i-Waris. i-Waris ini merupakan aplikasi

pembagian waris yang berlandaskan

Al-Quran danas Sunnah. Aplikasi

ini dirumuskan oleh 3 (tiga) orang

yaitu Ust. Saiful Akib, LC., MA., (Alm)

Ust. Irham Trisofyat, SE., dan Ust.

Indra Hermansyah, S.Sos. Aplikasi

ini diwakafkan kepada YPI Al Azhar

sesuai SK Pengurus YPI Al

Azhar Nomor. 71/III/KEP/

YPIA-P/1436.2015.

Aplikasi yang berbasis

Smartphone dapat

diunduh oleh umat

Islam di dalam dan

di luar negeri secara gratis. Dengan

menggunakan aplikasi ini setidaknya

orang dapat belajar memahami hukum

waris Islam dengan lebih mudah dan

cepat. Untuk itu, pada Jumat 16 Juni

2017 lalu telah diadakan kajian i-Waris di

Masjid Raya Al Azhar.

Mengenai penggunaannya pun

sangat mudah, karena di desain khusus

seolah-olah penggunanya berhadapan

langsung dengan konsultan waris yakni

cukup mengisi halaman sesuai dengan

petunjuk yang tertera pada layar,

sudah terdapat auto hijab, auto fardh,

perhitungan raad, ‘aul dan umarytain.

Untuk itulah diharapkan keberadaan

aplikasi i-Waris dapat memberikan

pemahaman terhadap ilmu waris dan

diterapkan dalam kehidupan umat

Islam, terutama di Indonesia. Karena

saat ini masih banyak dari mereka yang

meninggalkan ilmu waris yang sesuai

syariat Islam dalam pembagian harta

waris.

*mima

16 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

17


MOZAIK SEKOLAH

ISLAM AL AZHAR

// SMA ISLAM AL AZHAR 7 SOLO BARU

MURID SMAI AL AZHAR 7 SOLO BARU

di RAIMUNAS XI 2017 JAKARTA

RAIMUNAS XI 2017 Jakarta akan

berlangsung pada tanggal 13

– 21 Agustus 2017. Kegiatan

semacam Jambore Pramuka

level Nasional ini diperkirakan akan

diikuti oleh 15.000 orang kontingen

Pramuka yang akan berkumpul di

Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta

Timur. Tetapi sekalipun kegiatan

ini berlevel Nasional, ternyata ada

juga beberapa peserta berasal dari

Luar negeri, yang memang secara

rutin selalu mendaftarkan dirinya

pada acara Akbar organisasi dunia,

Robert Badden Powell, Indonesia di

Cibubur ini. Raimuna Nasional yang

akan mengusung tema “Pramuka

Untuk Masa depan Indonesia: Kreatif,

Inovatif dan Berkarakter (KIBAR)” ini

nantinya akan dibuka oleh Presiden

Joko Widodo Selaku Ketua Majelis

Pembimbing Nasional (Ka. Mabinas),

tepat pada hari Ulang tahun gerakan

Pramuka ke - 56, tgl 14 Agustus 2017.

Dan pada RAIMUNAS ke XI ini,

Alhamdulillah salah satu murid

SMA Islam Al Azhar7 Solo Baru,

Muhammad Fadhilah Kurniawan,

murid kelas XI MIA, kelahiran

Bengkulu, 30 April 2000, menjadi

salah satu anggota kontingen dari

kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Ia

terpilih bersama 26 orang perwakilan

dari murid SMA lain seputar

kabupaten Sukoharjo, dan berangkat

pada hari kamis, tanggal 10 Agustus

2017 menuju Jakarta didampingi

oleh 2 orang pembina dari Dinas

Sukoharjo.

Terpilihnya Fadhilah atau yang

akrab dipanggil wawan ini, bukan

suatu kebetulan, karena kegiatan

kepramukaan SMAI AL Azhar 2017

merupakan kegiatan organisasi yang

sangat aktif, dibawah bimbingan para

pembinanya kak Eko dan kak Yayuk,

serta pendamping Pramuka dari

SMAIA 7 seperti, kak Nanik Setyowati,

S.Pd, kak. Ahmad Sudarmadi, A.Md

dan kak Anita Dwi Yuniarti, S.S, yang

konsisten dan berkomitmen tinggi

dalam menempa dan menumbuhkan

kepercayaan diri anak Pramuka

SMAIA 7 dengan mengikutkan

mereka di berbagai kegiatan lomba

kepramukaan, seperti raimuna

Kabupaten. Budaya berkompetisi,

belajar menerima kekalahan dan

belajar dari kesuksesan gugus lain,

akhirnya mengantarkan Pramuka

SMAI Al Azhar 7 dalam 2 tahun ini

meraih prestasi membanggakan di

Tk. Kabupaten, yaitu : Juara 2 Lomba

Scout Guiding Putera, pada LIDI

BUANA COMPETITION III, Kwarcab

SKH 2016 & Juara 2 GIAT PRESTASI

KI & NY HAJAR DEWANTARA, GLADI

TEGAK IX, UNIVET SKH Feb, 2016,

Dan di Tahun 2017 ini Terpilihnya

Fadhlah Kurniawan sebagai peserta

RAIMUNAS XI mewakili SMAIA 7

bersama 25 peserta lainnya.

Hal tersebut bisa jadi karena

dilatarbelakangi oleh hobinya dalam

bidang adventurer, seperti mendaki

gunung, bungsu dari 6 bersaudara,

putra dari pasangan Syafril Feri dan

Eryani ini tampil dengan percaya diri

dan mampu melewati serangkaian

test yang cukup berat dan menantang

pada saat proses seleksi calon peserta

RAIMUNAS yang diselenggarakan oleh

dewan Pembina Kepramukaan dinas

Sukoharjo, Jawa Tengah.

Dan pada upacara pelepasan

di Dinas Sukoharjo, Senin Tanggal

7 Agustus 2017, Fadhilah secara

langsung menerima penyematan Jaket

RAIMUNAS XI 2017 oleh wakil Bupati

Sukoharjo, Bpk. Purwadi, M.M dengan

pertimbangan karena keaktifannya

yang sangat menonjol, kemampuannya

dalam ber pidato bahasa Arab dan

prestasinya sebagai salah satu calon AL

HAFIDZ dari SMAI Al Azhar 7 Solo Baru,

yang telah HAFAL 6 JUZ.

Dan kemampuan wawan dalam

berpidato utamanya dalam hal

keagamaan terinspirasi oleh idola

nya Muhammad Al Fatih, pembebas

konstantinopel, yang cerdas, percaya

diri dan kuat. Dan ini pun terbukti dari

kepiawaian nya saat berpidato bahasa

Arab di Islamic & Arabic Institute

(LIPIA = Lembaga pendidikan Islam

& Bahasa Arab) in Tokyo, pada

program Student Visit to Japan, SMAI

Al Azhar 7 Solo Baru, Tanggal 24 – 31

Januari 2017 lalu.

Bangga menjadi anak Islam

dan bangga menjadi anak Al Azhar

adalah visi dan misi yang dia

pegang. Dan pesan dari Bp. Moh.

Pandoyo, S.Si, M.Pd pada saat

ceremoni pelepasan nya secara

simbolis sebagai kontingen dari

SMA Islam Al Azhar 7 Sukoharjo

pada kegiatan upacara senin pagi

di Aula Masjid Raya Al Azhar Solo

Baru, yaitu “Jadilah Generasi yang

Jujur, yang senantiasa membawa

kebaikan, dan kemaslahatan umat,

dimanapun kalian berada”, sangat

menginspirasi wawan untuk siap

tampil di kancah RAIMUNAS XI 2017

di Cibubur Jakarta dengan usaha

yang terbaiknya, InsyaAlloh. Salam

Pramuka!. Nining Tresnaningsih S.Si, M.A /

Koord. Humas SMAIA 7 Solo Baru

18 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

19


MOZAIK SEKOLAH

ISLAM AL AZHAR

// SMP ISLAM AL AZHAR 32 PADANG

penguatan karakter sosial murid

// SD ISLAM AL AZHAR 1 KEBAYORAN BARU

warna-warni The International Folklore Festival

SMP Islam Al Azhar 32 Padang

mengadakan kegiatan Bakti

Sosial dengan mengumpulkan

sumbangan orang tua murid

dan murid-murid SMP Islam Al Azhar

32 Padang selama bulan Ramadhan.

Walaupun demikian, Alhamdulillah

SMP Islam Al Azhar 32 Padang bisa

mengadakan kegiatan Bakti Sosial

walaupun murid-murid beberapa

minggu tidak berada di sekolah.

Pengumpulan sumbangan paket

sembako ini dilanjutkan pada hari

Sabtu tanggal 17 Juni 2017 dan juga

bertepatan dengan Penerimaan rapor

semester genap tahun pelajaran

2016-2017. Para murid pengurus

MPK-OSIS dibantu oleh para wali

kelas 7 dan 8 mengumpulkan dana

kepada orang tua murid yang hadir

pada pengambilan rapor. Dari hasil

pengumpulan uang ini dibelikan

ke dalam bentuk paket sembako.

Alhamdulillah terkumpul sebanyak 100

paket sembako. Satu paketnya seharga

Rp 75.000. Para murid Pengurus MPK-

OSIS secara mandiri yang membeli

sembakonya. Setelah itu dipacking

dalam bentuk kemasan yang menarik.

Kepala Sekolah SMP Islam Al

Azhar 32 Padang

Ibu Evi Novianti,

S.Pd menyatakan

pengumpulan

paket sembako

sekolah islam al azhar

bertujuan untuk mengamalkan

ajaran agama kita untuk berbagi

kepada orang yang membutuhkan

dan mendidik para murid untuk

mengamalkan pelajaran Pendidikan

Agama Islam tentang perintah

berinfak. Sebagaimana dalam hadis

Rasulullah:

َّ ارَ‏ وَ‏

اِ‏ تَّق ُ وا الن

ق تَمْ‏ رَ‏ ةٍ‏

ل ‏َوْ‏ بِشِ‏ ِ ّ

“Jagalah diri kalian

dari api neraka,

meski hanya dengan

bersedekah sepotong kurma” (Hadis

Shahih riwayat Bukhari dan Muslim)

Pembagian paket sembako

diberikan kepada masyarakat RT 02

Kelurahan Ulak Karang Kecamatan

Padang Utara, dimana lokasinya

berada di dekat SMP Islam Al Azhar 32

Padang. Para murid dan majelis guru

dibantu oleh pejabat RT setempat

bekerjasama dalam membagikan paket

yang telah dikumpulkan. Masyarakat

sangat antusias sekali dalam

pembagian paket sembako ini, apalagi

langsung diberikan ke daerah tempat

mereka tinggal.

Dengan adanya kegiatan Bakti

Sosial apalagi pada bulan Ramadhan.

Para murid SMP Islam Al Azhar 32

dituntut untuk bersikap sederhana

dan mampu bersosialisasi dengan

masyarakat yang ekonominya kurang

dan membutuhkan.

Muhammad Iqbal, S.Pd.I / SMPIA 32 Padang

Tari merupakan salah satu

ekstrakurikuler berkarakter

yang ada di SD Islam Al Azhar

1 Kebayoran Baru yang banyak

diminati oleh murid SD Islam Al Azhar

1. Materi yang diajarkan pun beragam

mulai tari daerah sampai tari kreasi.

Banyak prestasi yang telah diraih dan

salah satunya adalah dalam Event

Misi Budaya International yaitu “The

International Folklore Festival” di Jerman

dan Paris. Kegiatan ini merupakan

acara yang diselenggarakan setiap

tahunnya dan diikuti oleh kurang lebih

14 negara dan salah satunya adalah

Indonesia yang diwakili oleh SD Islam

Al-Azhar 1 Kebayoran Baru. Kegiatan

ini dilakukan di berbagai kota yang

terdapat di Branderburg diantaranya

Kota “Lubbenau”, “Spremberg”, dan

“Kolkwitz”.

Dalam acara “The International

Folklore Festival” yang diselenggarakan

pada tanggal 07-10 Juli 2017 dan

tanggal 14 Juli 2017 ini SD Islam Al Azhar

1 menampilkan beberapa tarian daerah

dari Indonesia diantaranya “Lenggang

Nyai” yang berasal dari Jakarta dan

“Enggang” yang berasal dari Kalimantan.

Tim Tari SD Islam Al Azhar 1 terdiri dari

10 Siswa diantaranya Qiandra Sachio

Danu dari kelas 2, Danesha Valeska

Riyadi dari kelas 3, Kanesha Vallia Riyadi

dari kelas 3, Queency Pitjung Hanun

Samtana dari kelas 3, Kiara Aiko Vinci

Danu Pamekas dari kelas 3, Raisha

Putri Aulia dari kelas 3, Qorisya Mazaya

Salsabila dari kelas 3, Belle Omera

Mahvees dari kelas 3, Marsha Malika

Destiandy dari kelas 3, dan Adzanandya

Fatha Putri dari kelas 5. Mereka

didampingi oleh beberapa orangtua

murid dan salah satu guru yakni Dessy

Amalia, S. Pd selaku Guru Koordinator

tari di SD Islam Al Azhar 1.

Selain mengikuti Misi Budaya

di kedua negara ini, tim juga

berkesempatan bersilahturahmi

dengan Duta Besar Indonesia untuk

Jerman yang diwakili oleh staff ahli

Ahmad Sauqi di Kedutaan Besar

Republik Indonesia (KBRI) Jerman serta

bersilahturahmi juga dengan Duta

Besar Indonesia untuk Paris Letnan

Jendral TNI (Purn). Hotmangaradja M. P.

Pandjaitan di KBRI Paris.

Alhamdulillah tim ini mendapat

sambutan hangat dari KBRI dan

mendapatkan ilmu serta pengalaman

yang baru tentang persahabatan

dengan teman berbagai negara.

Semoga pengalaman ini menjadi

pengalaman yang sangat berharga

khususnya untuk tim tari SD Islam Al

Azhar 1.

Dessy Amalia, S. Pd / SDIA 1 Kebayoran Baru

20 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

21


MOZAIK SEKOLAH

ISLAM AL AZHAR

// SMA ISLAM AL AZHAR 1 KEBAYORAN BARU

SMA Islam Al Azhar 1 Raih Medali Emas

Olimpiade Sains Nasional (OSN) XVI

Tahun 2017 diselenggarakan di

Pekanbaru, Riau pada tanggal 02

- 08 Juli 2017. Pada tahun ini OSN

diikuti oleh sekitar 1.330 peserta yang

berasal dari 34 Provinsi di Indonesia.

Olimpiade Sains Nasional (OSN)

SMA 2017 terdiri dari 9 (Sembilan)

bidang perlombaan/mata

pelajaran yang dilombakan

yaitu Matematika,

Fisika, Kimia, Biologi,

Informatika, Astronomi,

Ekonomi, Kebumian,

dan Geografi yang

diikuti oleh sekitar 681

peserta terbaik. Provinsi

DKI Jakarta menempatkan

56 peserta terbaiknya untuk

berjuang dalam ajang bergengsi

tersebut dan berhasil menjadi

Juara Umum dengan

memperoleh 16 medali emas,

36 medali perak, dan 21 medali

perunggu.

Alhamdulillah, SMA Islam Al Azhar

1 Kebayoran Baru sebagai salah satu

sekolah swasta Islam di DKI Jakarta

yang berhasil menyumbangkan satu

dan Perak dalam OSN 2017

medali emas dan satu medali perak

pada mata pelajaran Ekonomi. Mereka

yang berprestasi di ajang OSN tahun ini

adalah Achmad Farhan Noor (medali

emas) dan Gabrielle Adani (medali

perak).

Untuk memperoleh prestasi

tersebut sangat butuh perjuangan

yang tidak sedikit, mereka memulainya

dari seleksi yang diadakan di sekolah,

kabupaten/kotamadya, provinsi, di

tambah pembinaan di sekolah yang

dilakukan secara marathon yang tidak

mengenal waktu libur mereka, hingga

akhirnya maju ke tingkat nasional dan

meraih prestasi. Semoga prestasi dan

perjuangan yang mereka torehkan

dapat menjadi sebuah pengalaman

yang berharga serta dapat diturunkan

kepada adik kelasnya sehingga dapat

meraih prestasi yang sama atau lebih di

berbagai bidang mata pelajaran lainnya.

Inong Safitri / SMAIA 1 Kebayoran Baru

KELUARGA BESAR YPI AL AZHAR MENGUCAPKAN

“Selamat dan Sukses”

kepada Peraih Medali dalam ajang OSN (Olimpiade Sains Nasional) 2017

di Pekanbaru - Riau tanggal 2-8 Juli 2017

Tingkat

SD

Tingkat

Smp

Tingkat

sma

1. Hanif Achdan Pietoyo

Matematika (SD Islam Al Azhar 31 Yogyakarta) meraih Medali Perunggu

2. Antania Hanjani Yustika Puteri

Matematika (SD Islam Al Azhar 10 Serang) meraih Medali Perunggu

3. Muhammad Hamiz Ghani Ayusha

Matematika (SD Islam Al Azhar 15 Pamulang) meraih Medali Perunggu

4. Hanif Al Azhar

IPA (SD Islam Al Azhar 31 Yogyakarta) meraih Medali Perak

5. Aliyya Pramesthi

IPA (SD Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru) meraih Medali Perak

6. Andias Alfitra Santoso

IPA (SD Islam Al Azhar 15 Pamulang) meraih Medali Perunggu

1. Febrian Dwi Kimhan

Matematika (SMP Islam Al Azhar 5 Cirebon) meraih Medali Perak

2. Muhammad Raja Dzulhijjah Jauhari

IPA (SMP Islam Al Azhar 12 Rawamangun) meraih Medali Perak

3. Fatharani Azka Fauziyyah

IPS (SMP Islam Al Azhar 22 Sentra Primer) meraih Medali Perunggu

1. Achmad Farhan Noor

Ekonomi (SMA Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru) meraih Medali Emas

2. Gabrielle Adani

Ekonomi (SMA Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru) meraih Medali Perak

22 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

23


MOZAIK SEKOLAH

ISLAM AL AZHAR

// SD ISLAM AL AZHAR 35 SURABAYA

World Scholar’s Cup English SDIA 35 Surabaya

meraih medali Perak di Athena Yunani 18-23 Juli 2017

World Scholar’s Cup merupakan

ajang bergengsi kompetisi

akademik global dalam

Bahasa lnggris untuk siswa

sekolah dasar dan menengah dari

usia sepuluh tahun yang diikuti sekitar

ribuan peserta dari mancanegara.

Turnamen WSC terdiri empat Iomba:

Team Debate, Scholar’s Bowl (kuis),

Collaborative Writing, dan Scholar’s

Challenge (tes pilihan ganda), dan dua

acara khusus:

1. Scholar’s Show (ajang pameran

bakat peserta WSC),

2. Debate Showcase (debat

yang diikuti oleh pembicara

terbaik dalam turnamen yang

bersangkutan).

Ada empat Iomba yang

dipertandingkan mencakup

enam mata pelajaran: Science,

History,Literature, Art & Music, Social

Studies, dan Special Area. Setiap

tahunnya, tim WSC memilih satu tema

menarik untuk memfokuskan ke enam

mata pelajaran dan membedakan

turnamen dari tahun ke tahun. Tema

WSC 2017 kali ini Unlikely world.

Tema ini membahas banyak hal yang

meragukan namun nyata, misalnya

misi ke bulan, misi luar angkasa,

penemuan internet dll.

Kompetisi WSC telah diikuti SDIA

35 Surabaya sejak 2014 dan menjadi

ajang tahunan. Tahun 2016 murid

SDIA 35 meraih Silver Medal of Writing

di Bangkok. Nah, pada tahun 2017,

setelah lolos di tahap seleksi regional,

SDIA 35 mengikutkan peserta Junior,

usia 10-14 tahun ke Yunani Athens

Global Around 18-23 Juli 2017 yaitu

Safira Azaria Putri , M. Radithya

Maulana Putra, Indana Jauhara Ghalya.

Kegiatan kompetisi WSC dirasa

menyenangkan bagi para peserta. “ Kami

dikelompokkan dengan peserta dari

negara lain untuk melakukan eksplorasi

tantangan yang menyenangkan di hari

pertama, dan event talent show serta

cultural fair dimana kami menampilkan

budaya masing masing, “ kata Safira.

Konsep World Scholar’s Cup bertujuan

menantang tim-tim untuk bekerjasama

serta melibatkan isu-isu global tanpa

menjadi terlalu serius. Tournament

ini mengibaratkan kompetisi dengan

kalimat “sebelum kita jatuh cinta dengan

kegiatan belajar, kita harus menemukan

kesenangan dalam belajar”.

Ajang global ini sangat baik, karena

selain lomba utamanya ada event

pendukung yang membuat anak-anak

mendapat pengalaman berharga.

Melatih keberanian berbicara di muka

umum dan berpendapat dalam bahasa

Inggris, berkesempatan menampilkan

budaya Indonesia di tingkat global

serta mendapat kawan dari negara

lain, “tutur Endang S.Ag, sekretaris

pengurus YPIAJT.

Untuk penampilan budaya team

SDIA 35 menampilkan Tarian Garuda

Nusantara, persiapan dilakukan

1 bulan itupun kepotong lebaran.

“Kemampuan anak kita setara dengan

pendatang baru lainnya, mereka kan

peserta termuda, masuk usia skittle

yaitu 10 tahunan, “ tambah Eka Devi.

Niken Rooshany

Team SMPIA13 Surabaya melaju

dari Global Round lolos ke

Tournament Champion

(dari Hanoi (26 Juni 2017)

ke Yale University, Amerika

Serikat November 2017)

Prestasi World Scholar’s Cup SMPIA

13 Surabaya layak menjadi contoh

bagi adik-adiknya. Sebanyak 15

murid SMPIA 13 yang bertanding

dalam 5 team pada 26 Juni – 4 Juli 2017

WSC Global Round di Hanoi Vietnam

meraih hasil membanggakan dengan

meraih 14 medali emas & 16 medali

perak. Satu team berhasil lanjut ke

Tournament of Champions di Yale

University, Amerika Serikat pada

November 2017. Yaitu, Rafsi Azzam

Hibatullah Albar, Marsa Azzahra Ratu

M. Albar, Wan Muhammad Irfan bin

Wan Bazli.

Prestasi dibidang kemampuan

bahasa Inggris SMPIA 13 Surabaya

terus membanggakan setiap tahunnya,

Alhamdulillah tahun ini kami bisa lolos

untuk mengikuti hingga tournament of

Champions diikuti oleh 200 tim terbaik

Global Round terakhir dan diadakan di

Yale University.

Kemampuan bahasa Inggris

terus diasah oleh SMPIA 13. Bahkan

saat ini SMPIA 13 tengah menunggu

Verifikasi sekolah dengan status

Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK)

oleh Kemendikbud pada tanggal 12 Juli

2017. “ Sesuai dengan roadmap yang

kami canangkan, SMPIA 13 tahun 2017

siap mengembangkan diri menjadi

sekolah SPK, “ ujar Hendro Julius,

Kepala Sekolah SMPIA 13. Berdasarkan

aturan pemerintah Sekolah

Internasional (SI) di Indonesia berubah

status menjadi Satuan Pendidikan

Kerja Sama. Semoga bisa terlaksana.

Berikut nama peraih prestasi World Scholar’s Cup Hanoi Vietnam

Ananda Daffa Nashif Hammaadi

Indira Sarand

Junior Medal - Top Debate Teams = Total 1 gold medal

Junior Medal - Debate Champions, Junior Medal - Top

Debate Teams = Total 2 gold medals

Honor Medal - Debate Champions, Junior Medal - Top

Davina Shafa Aviantiputri Debate Teams, Junior Medal - School Top Scholar =

Total 2 gold and 1 silver medals

Ibnu Hikham Sabiqie

Faiq Fidya Syahreza Istiawan

Aulia Raja Nurendra D. Yuliadin

Muhammad Daffa Ratsmawan

Adinda Rahmania Perdanakusuma

Marsa Azzahra Ratu Albar

Honor Medal - Top Debate Teams = Total 1 silver

medal

Honor Medal - Debate Champions, Honor Medal - Top

Debate Teams = Total 2 silver medals

Honor Medal - Debate Champions, Honor Medal - Top

Debate Teams = Total 2 silver medals

Honor Medal - Davinci Scholars = Total 1 silver medal

Honor Medal - Davinci Scholars = Total 1 silver medal

Senior Medal - Scholar’s Bowl, Honor Medal - Writing

Champions, Honor Medal - Champion Team

Countdown = Total 1 gold and 2 silver medals

Senior Medal - Scholar’s Bowl, Honor Medal -

Wan Muhamad Irfan bin Wan Bazil Champion Team Countdown = Total 1 gold and 1

Rafsi Azzam Hibatullah Albar

M. Haykal Rafsanjani Abdat

Marshall Tuah Ibrahim

Anselma Abistha P.

Safira Prameswari

silver medal.

Senior Medal - Scholar’s Bowl, Honor Medal - Debate

Champion, Senior Medal - Writing Champions, Senior

Medal - School Top Scholar, Honor Medal - Champion

Scholars, Honor Medal - Champion Team Countdown

= Total 3 gold and 3 silver medals

Junior Medal - DaVinci Scholars = Total 1 Gold Davinci

Medal

Honor Medal - Davinci Scholars = Total 1 silver medal

Honor Medal - Davinci Scholars = Total 1 silver medal

Honor Medal - Debate Champions = Total 1 silver

Medal

24 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

25


MOZAIK SEKOLAH

ISLAM AL AZHAR

// AL AZHAR WONOSARI

Al Azhar Wonosari Peringati

Hari Anak Nasional (HAN)

Peringatan Hari Anak Nasional

(HAN) KB-TK Islam Al Azhar

55 dan SD Islam Al Azhar 59

Wonosari mengadakan sosialisasi

bersama Puskesmas Wonosari 2

di Kampus Al Azhar jl. Wonosari

Karangmojo Selang 2, pada Jumat 21

Juli 2017 lalu.

Kegiatan yang mengambil tema “

Sehat, Kuat dan Semangat” tersebut

untuk memperkenalkan sejak dini

kepada para peserta didik agar

terbiasa dan lebih memperhatikan

betapa pentingnya perilaku hidup

bersih dalam beraktivitas dan selalu

semangat untuk menjalankannya.

Kepala KB-TK/SD Islam Al Azhar

Wonosari Tri Wahyuni Kurniasih, S.Pd.

mengatakan, kegiatan ini sebagai

dasar untuk memperkenalkan kepada

peserta didik betapa pentingnya

perilaku hidup bersih dan sehat sejak

usia dini, seperti cuci tangan sebelum

makan, sesudah bermain cuci tangan,

gosok gigi, mandi 2 x sehari, dsb.

Sehingga kelak jika sudah terbiasa

hidup sehat akan teratur dan memiliki

kepribadian yang tangguh”.

Arif Budiyanto, S.Kn selaku

narasumber memberikan contoh

hidup sehat dengan memutarkan video

agar peserta didik bisa menerima

dengan jelas dan tidak membosankan.

“Berbagai contoh tentang perilaku

hidup sehat kami tayangkan dengan

media film agar siswa lebih fokus dan

mudah menerimanya”. Kata Arif.

Diakhir kegiatan murid-murid

pulang disematkan topi buatan para

guru yang bertuliskan “Hari Anak

Nasional, Aku Bangga Menjadi Anak

Indonesia”. Selain itu, murid-murid

juga diberikan hadiah “othok-othok”

mainan tradisional dengan tujuan agar

anak lebih mengenal dan cinta mainan

tradisional buatan dalam negeri.

“Murid-murid sangat antusias dan

senang apalagi ketika selesai acara

mendapatkan mainan tradisional

othok-othok yang jarang mereka

mainkan”. Ungkap Garin, S.Pd. guru

SD Islam Al-Azhar Wonosari. Tri Wahyuni

Kurniasih/Kepala TK-SDIA 59 Wonosari

// TK-SD ISLAM AL AZHAR 58 BALIKPAPAN

Sekolah Islam Pertama Di Indonesia

Dengan Konsep Eco Building

Sekolah Al Azhar sudah dikenal

sebagai sekolah Islam dengan

standar internasional. Dengan

menerapkan pendidikan agama

sebagai budaya belajar mengajar di

sekolah, murid di sekolah Al Azhar

dibina untuk menjadi insan cendikia

yang memiliki kualitas intelektual

tinggi dan berahlak mulia, sehingga

kelak mereka dapat bersaing di kancah

internasional dengan tetap berpegang

teguh pada nilai-nilai Islami.

Untuk dapat menerapkan dan

membina murid agar seutuhnya

mengamalkan nilai-nilai keIslaman

tentunya membutuhkan waktu belajar

mengajar yang cukup panjang. Oleh

karenanya kenyamanan murid-murid

selama proses belajar mengajar

berperan penting agar berjalan efektif.

Apalagi murid-murid menghabiskan

sebagian besar waktunya disekolah,

sehingga kondisi lingkungan

sekolah akan sangat mempengaruhi

konsentrasi belajar bahkan bisa

memberikan efek tertentu pada

kesehatan murid-murid.

Menyadari pentingnya kenyamanan

dan kesehatan di lingkungan sekolah,

Sekolah Islam Al Azhar 58 Balikpapan

membangun gedung TK-SD dengan

konsep eco building, yakni gedung

yang dibangun dengan desain,

konstruksi dan material ramah

lingkungan. Berbeda dengan gedung

sekolah pada umumnya, TK-SD Islam

Al Azhar 58 dibuat berbentuk oval

dengan tujuan untuk memudahkan

sirkulasi udara yang berputar didalam

gedung agar selalu dapat berganti

dengan udara luar yang lebih segar.

Sirkulasi udara yang lancar akan

meminimalisir karbondioksida dan

mencegah penularan penyakit yang

berpindah melalui udara.

Gedung TK-SD Islam Al Azhar

58 Balikpapan juga didesain untuk

meminimalisir penggunaan pendingin

ruangan. Dengan berkurangnya

pendingin ruangan maka otomatis

penggunaan sumber daya listrik

menjadi lebih efisien dan murid-murid

dapat terlindung dari dampak buruk

yang disebabkan oleh pendingin udara

seperti alergi, gangguan paru-paru

hingga influenza.

Ruang terbuka hijau banyak

ditemukan pada setiap sudut sekolah,

dimana murid-murid dapat bermain,

berdiskusi dan bersosialisasi dengan

nyaman baik didalam maupun diluar

ruangan. “Sekolah merupakan rumah

kedua bagi murid. Jadi sebisa mungkin

mereka dibuat nyaman dan betah

mengikuti kegiatan sekolah,” kata

Supriadi Kepala Sekolah TK-SD Islam Al

Azhar 58 Balikpapan. Melalui konsep

eco building ini, Al Azhar 58 Balikpapan

berharap metode belajar mengajar

sekolah Islam Al Azhar yang sudah

terkenal puluhan tahun mencetak

putera dan puteri terbaik bangsa,

dapat lebih efektif dan menjadi sumber

inspirasi pendidikan nasional nantinya.

Maya Dewi

26 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

27


MOZAIK SEKOLAH

ISLAM AL AZHAR

// SMA ISLAM AL AZHAR 1 PROGRAM BOARDING

Setahun Bersama

di Al Azhar Boarding School

Yayasan Pesantren Islam Al Azhar

(YPIA) pada tahun pelajaran

2016/2017 memiliki program

unggulan yaitu SMA Islam

Al Azhar 1 Program Boarding yang

berlokasi di Cigombong, Kabupaten

Bogor. SMA Islam Al Azhar 1 Program

Boarding merupakan bagian

dari SMA Islam Al Azhar 1 Jakarta

yang terintegrasi pada kurikulum

reguler (Diknas dan Al Azhar)

serta kurikulum kesantrian yang

mengedepankan program Halaqah Al

Quran dan Halaqah tarbawi sebagai

pembangunan akhlaqul karimah

sehingga diharapkan terbentuknya role

model murid Al Azhar yang kuat dalam

imtaq, menguasai ilmu pengetahuan

dan teknologi serta memiliki

kemampuan berdaya saing global.

SMA Islam Al Azhar 1 Program

Boarding pada tahun pertama memiliki

28 murid dari sekian banyak calon

murid yang mendaftar dan tes di SMA

Islam Al Azhar 1 Jakarta. Tentunya 28

murid pilihan tersebut adalah muridmurid

yang telah terseleksi secara

ketat, berkompeten, dan memiliki

kemampuan di atas rata-rata secara

akademis dan IQ. Kita tahu bahwa SMA

Islam Al Azhar 1 Jakarta adalah sekolah

favorit masyarakat yang setiap tahun

para alumni hampir 100% diterima di

Perguruan Tinggi ternama baik PTN

dalam negeri maupun luar negeri.

SMA Islam Al Azhar 1 Program

Boarding berlokasi di kawasan asri

dan sejuk yang sangat cocok untuk

menuntut ilmu sekaligus mencari

ridho Allah untuk menghafal Qur’an

yang ditargetkan 2 juz dalam setahun.

Selain itu mampu menghafal hadits

Arba’in, mampu menerjemahkan

Surat Al-Baqarah yang merupakan

representatif dari surat-surat lainnya

yang ada di kitab suci Al Qur’an, serta

tak lupa akademis para santri yang

dituntut mencapai KKM yakni dengan

nilai minimal 78 di dalam semua mata

pelajaran yang ada.

Betapa kegiatan di SMA Islam Al

Azhar 1 Program Boarding ini memiliki

jadwal yang cenderung berbobot, para

santri tentunya berusaha beradaptasi

pada awal keberadaan mereka di

Boarding ini. Dengan modal semangat

para santri yang dibantu oleh bapak

dan ibu guru, serta program-program

SMA Islam Al Azhar 1 Program

Boarding yang dapat mendukung para

santri mengaktualisasi diri mereka

menjadi lebih mandiri, percaya diri,

bertanggung jawab, mampu bekerja

sama dengan baik dan penuh dengan

kreativitas.

Program-program yang dirancang

sedemikian rupa membuat para

santri sangat menikmati saat berada

di Boarding dalam jangka waktu

setahun, yakni didukung dalam

kegiatan ekstrakurikuler yang sangat

menantang dan mengasyikan,

diantaranya adalah Ekskul yang hanya

ada di SMA Islam Al Azhar 1 Program

Boarding ini, yaitu Pecinta Alam Al

Azhar (PALAZAR), ekskul PALAZAR

fokus pada ketangkasan dan juga

kepedulian terhadap kawan, seperti

mountenering rescue, wall climbing,

flying fox, dan juga tafakur alam, santri

pada kegiatan PALAZAR bertafakur

Alam mengunjungi pegunungan

Salak, Curug Tujuh Javana Spa, dan

Pantai Sawarna, Banten. Selain

PALAZAR terdapat ekskul Memanah

yang merupakan kegiatan Sunnah

yang sangat digemari oleh Nabi

Muhammad SAW. Ekskul wajib lainnya

yang harus diikuti santri adalah Aksi

Seni Bela Diri (ASBD), Pramuka, dan

Marawis. Adapun ekskul-ekskul yang

menjadi pilihan adalah Futsal, Basket,

Badminton, Tenis Meja, KIR, dan

Fotografi.

SMA Islam Al Azhar 1 Program

Boarding memiliki kegiatan rutin

pada tiap minggunya, yaitu kegiatan

untuk mengasah keterampilan dalam

Public Speaking atau yang kita kenal

dalam istilah Muhadlarah. Kegiatan

Muhadlrah mewajibkan setiap santri

untuk ikut serta didalamnya, dengan

berpidato dalam 3 bahasa yakni Bahasa

Indonesia, Bahasa Arab, dan juga

Bahasa Inggris. Selain hal itu, kegiatan

Muhadlarah pada tiap minggunya akan

ditutup oleh Muhadlrah Kubro pada

tiap akhir semester. Kegiatan tersebut

menuntut santri untuk belajar percaya

diri dan memiliki kemampuan retorika

dalam berpidato di depan khalayak

ramai serta mampu menguasai

berbagai Bahasa.

Titian perjalanan sudah ditempuh

para murid SMA Islam Al Azhar 1

Program Boarding angkatan pertama

dengan semangat juang dan tekad

yang kuat, kini saatnya para murid

kembali ke SMA Islam Al Azhar 1

Jakarta untuk melanjutkan sebuah

perjalanan yang baru di kelas XI.

Bekal berupa ilmu pengetahuan, ilmu

kesantrian, Soft Skill, penanaman

Akhlaqul Karimah, dan ilmu lain yang

tak kalah penting sudah mereka

dapati selama perjalanan satu tahun

di Boarding. Bak kupu-kupu yang telah

bermetamorfosa secara sempurna,

semoga pengukuhan ilmu selama

setahun yang telah didapat santri

dapat tumbuh menjadi Khalifah Fil Ard

yang memiliki keseimbangan dzikir

dan fikir serta dapat berkontribusi

bagi kemajuan peradaban umat

Islam dengan perkembangan Ilmu

pengetahuan dan teknologi.

Kidung Wulandari/Guru SMA Islam Al

Azhar 1 Program Boarding

28 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

29


Assalamualaikum.wr.wb...

“Salam Jamiyyah: Ramah, Cerdas, Mulia”

Pengasuh:

H. Gunanto, M.Pd.

Kabid. Kemuridan/Jamiyyah dan Pusat

Pengembangan Pembelajaran Direktorat

Dikdasmen YPI Al Azhar

Kesuksesan kegiatan sekolah Al Azhar se-Indonesia, tidak terlepas dari peran dan

kontribusi Jamiyyah. Kolaborasi dan sinergi antara sekolah dan Jamiyyah semakin

hari semakin terjaga dengan baik. Momen-momen seperti Ramadhan 1438 H yang

sudah kita lewati, menjadi bukti nyata kolaborasi tersebut. Partisipasi jamiyyah

dalam kegiatan sekolah dalam bidang dakwah dan sosial sudah muncul di seluruh

unit TK,SD,SMP, dan SMA Al Azhar se-Indonesia. Kegiatan bakti social, peduli

yatim, bedah mushola, bazar murah, dan kajian-kajian Islami menjadi kegiatan

yang melekat kuat. Sesuai dengan jargon ramah,cerdas, dan mulia, Jamiyyah

senantiasa menempatkan diri pada posisi yang sesuai dengan Pedoman Dasar

Jamiyyah. Menyadari bahwa pola komunikasi menjadi kunci kesuksesan, maka

Jamiyyah senantiasa mengedepankan silaturahim, koordinasi, dan membangun

sinergi dengan semua lini. Keberadaan Jamiyyah di tahun-tahun mendatang akan

menjadi salah satu pilar kesuksesan sekolah, terutama dalam pencapaian visi dan

misi sekolah. Pelan tapi pasti, Jamiyyah semnjadi salah satu ikon keunggulan

sekolah. Penciptaam suasana sekolah yang nyaman dan kondusif, keramahan

warga sekolah, kehangatan komunikasi antara orang tua, dan penciptaan nuansa

Islami di sekolah menjadi konsentrasi seluruh Jamiyyah. Direktorat Dikdasmen

YPI Al Azhar, melalui Bidang Kemuridan,Jamiyyah dan Pusat Pengembangan

Pembelajaran, terus berupaya agar keberadaan Jamiyyah mampu memberikan

kontribusi skala nasional bagi YPI Al Azhar. Alhamdulillah, melalui wadah Salam

Jamiyyah, kegiatan dan program telah menunjukkan keterpaduan antara klaster

pendidikan, dakwah dan sosial. Smeoga Allah SWT senantiasa memberikan

kesehatan, kekuatan, dan kelancaran untuk kita semua. Aamiin.

DONASI JAM’IYYAH

UNTUK PEMUDA PRODUKTIF

Kehadiran Jamiyyah dalam

pembangunan YPI Al Azhar

memang sangatlah penting dan

bermanfaat. Jamiyyah selalu turut

serta dalam kegiatan yang dilaksanakan

oleh YPI Al Azhar baik dari segi

pendidikan, dakwah dan sosial. Sehingga

banyak sekali kegiatan yang terbantu

oleh Jamiyyah. Tidak hanya itu, mereka

pun sangat mendukung terhadap

program-program yang ditujukan untuk

pemuda-pemuda yang produktif namun

memiliki keterbasan ekonomi. Seperti

yang dilakukan oleh Jamiyyah SMP Islam

Al Azhar 1 Kebayoran Baru pada hari

Selasa 13 Juni 2017 telah memberikan

donasi untuk program pemberdayaan

pemuda Rumah Gemilang Indonesia.

Donasi yang berjumlah Rp. 70 juta

ini merupakan bantuan yang akan

HALAL BI HALAL FORKOM JAMIYYAH

Suasana Hari Raya Idul Fitri masih

terasa hingga kini, walau sudah

memasuki bulan Dzulkaidah. Seperti

kegiatan yang diadakan oleh Forum

Komunikasi (Forkom) Jamiyyah Al Azhar

Pusat. Mereka mengadakan acara Halal Bi

Halal tepat di awal bulan Dzulkaidah pada

Selasa 25 Juli 2017/1 Dzulkaidah 1438H di

Aula Buya Hamka Masjid Agung Al Azhar

Kebayoran Baru.

Halal Bi Halal Forkom Jamiyyah Al

Azhar Pusat menghadirkan Ustadz Kang

Rashied untuk mengisi tausiyah dengan

tema “Rendah Hati itu Indah”. Peserta

digunakan untuk mendukung kegiatan

belajar para santri di Rumah Gemilang

Indonesia (RGI) yang berasal dari

keluarga kurang mampu dan tidak dapat

melanjutkan sekolahnya.

Penyerahan donasi ini diterima oleh

Pengurus YPI Al Azhar Drs. H. Sobirin

HS, Kepala Direktorat Dakwah dan Sosial

YPI Al Azhar H. Zainul Arifin, SH, dan

Manager Fundrising Laznas Al Azhar

Dika Lustian. Dalam penyerahan donasi,

Drs. H. Sobirin HS mengatakan bahwa

pendidikan dan dakwah sosial harus

selalu bergandengan tangan dalam

berkhidmat untuk ummat. Semoga

semua amal ibadah seluruh Jamiyyah

SMP Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru

mendapatkan pahala dan diterima Allah

SWT. *mima

yang hadirpun cukup banyak sekitar 250-300 orang terdiri

dari orang tua/wali murid tingkat TK, SD, SMP, dan SMA Islam

Al Azhar yang berada di lingkungan Kampus Kebayoran Baru.

Acara yang cukup menarik ini juga dihadiri oleh Pengurus

YPI Al Azhar (Drs. H. Budiyono dan Drs. H. Sobirin HS),

Direktorat Dikdasmen YPI Al Azhar (Drs. Nuri Muhammadi,

MM), dan Kepala TKIA 1, SMAIA 1, SMAIA 3, perwakilan

dari SDIA 1, dan SMPIA 1 Kebayoran Baru. Tidak hanya itu,

tausiyahnya menjadi sangat menarik karena di hadirkan

seorang public figure yakni Ali Zainal dan moderator Intan

Erlita. *mima

30 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

31


ً

ِ َ

ْ

Ustadz Menjawab

Ustadz Menjawab

Pertanyaan:

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

PPak Ustadz yang di rahmati Allah, saya ini salah satu anggota remaja

Masjid Agung Al-Azhar (YISC Al Azhar). Yang ingin saya tanyakan,

apa perbedaan ta’aruf dan pacaran? Karena sekarang banyak sekali

orang pacaran tapi ngakunya sedang ta’aruf, lalu sebenarnya ta’aruf

itu seperti apa sih dalam Islam. Apakah ada dalil dan atsarnya?

Terimakasih Pak Ustadz.

Hamizan

Jawaban:

Asuhan :

Dr. H. Shobahussurur, M.A.

Pengurus Takmir Masjid Agung Al Azhar

Ta’aruf “Pacaran” dalam Islam?

Saudara Hamizan yang berbahagia, ta’aruf adalah kata-kata bahasa

Arab yang berarti berkenalan, saling mengenal, antara satu dengan

yang lain. Secara umum, berkenalan, saling mengenal, memahami,

mempelajari, silaturahim, antara seorang dengan yang lain, sangat

dianjurkan dalam ajaran Islam. Ayat al-Quran yang menunjuk kepada

perintah untuk saling ta’aruf, kenal mengenal, antara yang satu

dengan yang lain, antara satu kelompok dengan kelompok lain, antara

laki-laki dan perempuan, antara suku dan bangsa, adalah al-Quran

Surat al-Hujurat/49: 13:

َ

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang

laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsabangsa

dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.

Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah

orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha

Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (Q.S. al-Hujurat/49 : 13).

Maka dalam konteks ayat ini, seorang laki-laki mengenal perempuan,

seorang perempuan mengenal atau berkenalan dengan laki-laki,

suatu suku, bangsa, masyarakat ingin mengenal satu dengan yang

lain, bukan saja dibolehkan bahkan malah dianjurkan. Dengan

saling mengenal itu muncul kesepahaman, saling membantu, tolong

menolong, saling pengertian, dan penuh toleransi, tidak gampang

merendahkan, menghinakan, atau menganggap silau, rendah diri, atau

merasa kalah kepada orang yang berbeda.

Hanya saja ada prinsip penting yang disebutkan dalam ayat ini dalam

upaya saling mengenal itu, yaitu mengedepankan nilai ketaqwaan.

Disebutkan di ayat itu, bahwa yang paling mulia di antara kalian di sisi

Tuhan adalah yang paling tinggi derajat taqwanya. Kemuliaan tidak

diukur dari aspek kecantikan, ketampanan, kekayaan, kecerdasan,

atau keturunan. Kemuliaan diukur dari setinggi apa tingkat

keikhlasan, kejujuran, ketaatan dan kepasrahan diri kepada Allah.

Maka proses dan metode berkenalan tidak boleh keluar dari nilainilai

ketaqwaan itu. Dalam berkenalan itu tidak boleh ada unsur

yang keluar dari nilai ketaqwaan, seperti terjadi kezaliman, saling

merendahkan, dan melecehkan. Harus ada saling menghargai,

menjunjung tinggi, dan menghormati.

Bahwa kemudian ada orang yang mempersempit makna ta’aruf

menjadi makna pacaran, tentu ini mendatangkan masalah baru.

Istilah pacaran, dengan pengertian yang umum sering dilakukan

untuk mendapatkan kesenangan sesaat dari lawan jenis, tentu ini

mendatangkan mudharat, mengarah kepada perbuatan fakhisyah

(keji) dan kemaksiatan. Akhirnya terperangkap pada perzinaan. Allah

mengingatkan untuk tidak mendekati perzinaan:

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah

suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (Q.S. al-

Isra’/17: 32).

Diriwayatkan dari Ibn Abbas - radhiyallahu anhu- bahwa Rasullullah

shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Aku mendengar Rasullullah saw bersabda : Jangan sekali-kali

seorang laki-laki berkhalwat (bersembunyi-sembunyi) dengan seorang

perempuan kecuali beserta ada mahramnya. Dan janganlah seorang

perempuan melakukan musafir kecuali beserta ada mahramnya.” (HR.

Bukhari)

Ta’aruf (berkenalan) dengan lawan jenis tentu tidak boleh disalah

gunakan hingga akhirnya mengarah kepada pacaran, lalu berakibat

pada praktik perzinaan. Berkenalan dengan lawan jenis, harus

didasarkan kepada taqwa, yaitu menjunjung martabat dan

kehormatan lawan jenis.

Bila ta’aruf yang dimaksud adalah ingin mengenal perempuan untuk

dinikahi, maka tentu Islam memberikan ajarannya. Seorang laki-laki

yang menginginkan perempuan yang akan dinikahi dapat dengan cara

mencari informasi tentang perempuan itu dari orang-orang dekatnya;

mungkin bisa melalui temannya, guru ustadznya, atau dari keluarganya.

Bila sudah mendapatkan informasi dan berminat menikahinya, maka

melanjutkan kepada proses yang disebut dengan khithbah (meminang).

Dipastikan bahwa perempuan yang akan dinikahi itu jelas

informasinya, dapat dilihat wajahnya sehingga dia merasa tertarik

atau tidak untuk menikahinya. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa

sallam bersabda:

“Apabila seseorang di antara kalian ingin meminang seorang wanita,

jika ia bisa melihat apa-apa yang dapat mendorongnya untuk

menikahinya maka lakukanlah!”

Tidak lebih dari itu. Tidak boleh lantas berpacaran, dengan dalih

ta’aruf (berkenalan), lalu pergi ke sana kemari berduaan, sehingga

menimbulkan berbagai ekses buruk yang penuh dengan kemaksiatan.

Pastikan bahwa perempuan itu bukan dalam pinangan orang lain.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam melarang seseorang membeli

barang yang sedang ditawar (untuk dibeli) oleh saudaranya,

dan melarang seseorang meminang wanita yang telah dipinang

sampai orang yang meminangnya itu meninggalkannya atau

mengizinkannya.”

Demikianlah ajaran Islam yang agung dalam proses pernikahan.

Bukan dengan cara pacaran, mengenal berlebihan, hingga berakibat

pada pelecehan kepada calon pasangan. Pelecehan adalah kezaliman.

Laki-laki maupun perempuan memperoleh penghormatan yang tinggi

dalam Islam, tidak boleh saling dihinakan. Mengenalnya dengan caracara

yang terhormat akan menghasilkan jalinan cinta kasih suami istri

yang bahagia, menjadi keluarga yang sakinah (kedamaian), mawaddah

wa rahman (cinta dan kasih), dibangun atas dasar taqwa. Sebaliknya,

mengenalnya dengan cara-cara terhina, akan menghasilkan hubungan

sesaat penuh tipu daya yang berakibat pada penderitaan.

Wallâhu a’lam bishshawâb.

(Pertanyaan seputar masalah agama dapat ditujukan ke wartaalazhar12@gmail.com)

Kabar Pegawai Al Azhar

َ هللاُ‏ لَ‏ بَ‏ ارَ‏

َ وَ‏ بَ‏ ارَ‏ ك

َ ع لَ‏ يْ‏ ك وَ‏ جَ‏ مَ‏ عَ‏ بَ‏ يْ‏ نَ‏ َ ك

َ ك

ُ ك مَ‏ ا فِ‏ ي َ خ يْ‏ رٍ‏

Menikah

1. DINDA MIRANTI, ST dengan HADYAN ISMAIL, ST (Putera Bapak

S.Imam Suwaji / Ka. Sekr. YPIA), di Kebayoran Baru pada 9 JULI 2017.

2. LINGGA TRISTIANA dengan GIRI IMANARTA (Putera Ibu DIAN

AMELIAWATI (WAQAF AL AZHAR)), di TANGERANG pada 16 JULI

2017.

3. NUR AFNI IKRIMAH dengan MUHAMMAD FIRMANSYAH (STAF

BAGIAN HUMAS), di Sawangan pada 23 JULI 2017.

4. ISWADI IDRIS dengan LIDYA ZENNA CHRYSELLA (Puteri Bapak

SOPANDI/KA.SUBAG. INVENTARIS), di Bekasi pada 15 JULI 2017.

5. ANDI BAHARUDIN dengan TUTI ALAWIYAH (STAF BAGIAN

HUMAS), di Tangerang Selatan pada 29 JULI 2017.

6. M. RIZKI ABDILLAH dengan ULFAH RODDHIYATUL AWALIYAH

(GURU SDIA-36 BANDUNG), di Bandung pada 14 Mei 2017.

7. RIZKI dengan NOVI NISA RAHMAWATI (GURU SMPIA-12

RAWAMANGUN), di Jakarta Timur pada 22 JULI 2017.

8. EMMA NULA ERNA PURWITA dengan SAPTA WIGUNA M.PD.

(GURU SMPIA-6, JAKAPERMAI), di Bogor pada 9 JULI 2017.

‏َّا إل ‏َيْ‏ هِ‏ رَ‏ اجِ‏ عُ‏ وْ‏ ن

‏َّا ‏ِهللِ‏ وإن

إن

َ وَُّ‏ ا ۡ ن ٰ ثى وَ‏ جَ‏ عَ‏ ۡ ل ٰ ن كُ‏ مۡ‏ ُ ش عُ‏ ۡ و بً‏ ا وَّ‏ قَ‏ بَٓ‏ ا ئِ‏ ل

ٰ ي ۤ اَ‏ يُّ‏ هَ‏ ا النَّ‏ اسُ‏ اِ‏ نَّ‏ ا َ خ لَۡ‏ ق ٰ ن كُ‏ مۡ‏ مِّ‏ ۡ ن ذَ‏ ك رٍ‏

َ ت عَ‏ ارَ‏ فُ‏ ۡ و ا​‏ ؕ اِ‏ ن َ ۡ ك رَ‏ مَ‏ ُ ك مۡ‏ عِ‏ ۡ ند ُ مۡ​‏ ؕ اِ‏ ن َ لِ‏ ۡ ي مٌ‏ َ خ بِ‏ يۡ‏ ‏ٌر

لِ‏

ّٰ َ ع

َّ ا َ ّٰ ِ الل َ ا ۡ ت ٰ قٮك َّ الل

‏َاحِ‏ ش وَ‏ سَ‏ اءَ‏ سَ‏ ً

‏َّه ُ َ ك َ ان ف َ ة بِ‏ يال

‏َىٰ‏ ۖ إِن

ّ ن ْ تَق رَ‏ بُ‏ وا الزِ‏

‏َى

ُ رَ‏ مِ‏ ْ ن هَ‏ ا إِل

َ

وَ‏ ال

‏َاع َ أ ْ ْ يَنظ

‏َن

‏َإِ‏ نِ‏ اسْ‏ ت َ ط

‏َة

إِذَ‏ ا خ ‏َبَ‏ أ ‏َحَ‏ د ُ مُ‏ ال ‏ْمَ‏ رْ‏ أ

‏َل ‏ْيَ‏ ْ ف عَ‏ ل

‏َى َ نِكاحِ‏ هَ‏ ا،‏ ف

ُ وْ‏ هُ‏ إِل

مَ‏ ا يَد

َ ط ُ ك َ ، ف

ْ ع

‏َى بَ‏ يْ‏ ع

‏َّمَ‏ أ ْ ‏َن يَبِ‏ يْ‏ عَ‏ بَ‏ عْ‏ ض ُ مْ‏ ع

‏َّى هللاُ‏ ع ‏َيْ‏ هِ‏ وَ‏ سَ‏ ل

نَهَ‏ ى َّ الن بِ‏ يُّ‏ صَ‏ ل

‏َخِ‏ يْ‏ هِ‏ ، حَ‏ َّ تى ْ يَت رُ‏ ك

‏َى خِ‏ ط ‏ْبَ‏ ةِ‏ أ

بَ‏ عْ‏ ضٍ‏ ، وَ‏ الَ‏ يَخ ‏ُبَ‏ الرَّ‏ جُ‏ ل

‏َه َ ‏ْخاطِ‏ بُ‏

‏ْذ

‏َه ‏َوْ‏ يَأ

َ الْخاطِ‏ بُ‏ ق ‏َبْ‏ ل

‏َّهُ‏ سَ‏ مِ‏ عَ‏ النَّ‏ بِ‏ يَّ‏ صَ‏ لَّى هللاُ‏

‏َن

َ ْ ن ُ ه أ ٌ ل بِ‏ امْ‏ رَ‏ أَةٍ‏ وَ‏ الَ‏ تُسَ‏ افِ‏ رَ‏ نَّ‏ امْ‏ رَ‏ أَةٌ‏

رَجُ‏ َّ

عَ‏ نِ‏ ابْ‏ نِ‏ َ ع بَّ‏ اسٍ‏ رَ‏ ضِ‏ ي هللاُ‏ ع

‏َّمَ‏ يَق ‏ُوَ‏ ن

عَ‏ ل ‏َيْ‏ هِ‏ وَ‏ سَ‏ ل

إِالَّ‏ وَ‏ مَ‏ عَ‏ هَ‏ ا مَ‏ حْ‏ رَ‏ مٌ‏

ُ ُ ول َ ال ْ يَخل

ُ ك َ ل

َ ل

ُ َ عل

ْ ط َ َ ن ل ُ ال

ُ أ

MENINGGAL DUNIA

1. IBU ATI JUMIYATI (ISTRI BPK MASLUIN KEPSEK SDIA-27, CIBUBUR)

pada Minggu, 7 MEI 2017.

2. BPK. AHMAD DASUKI (AYAHANDA BPK. TOHARI SATPAM YPIA

PUSAT) pada Kamis, 22 JUNI 2017.

3. IBU HJ. INDO NAGA (IBU DARI BPK. H. LASRI KA.SUBAG.

PENERIMAAN) pada Kamis, 22 JUNI 2 017.

4. BPK. H. BADRUZZAMAN BUSAIRI (PENGURUS YPIA PERIODE XV

2007-2012) pada Selasa, 16 MEI 2017.

5. FAZA MUHAMAD HASBI (PUTRA BPK TUN ABDUL RAZAK KA.

SMAIA-4 KEMANG) pada Minggu, 23 JULI 2017.

6. BPK. SUTRIMAN (AYAH DARI IBU ANITA NUR AINI GURU SDIA-12

CIKARANG) pada Senin, 29 MEI 2017.

32 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

33


Guratan Pena

Guratan Pena

MERDEKA KEMBALI KE FITRAH DENGAN ASI

Oleh: Damarahmad

Kepala Bagian

Humas & IT

Beberapa hari yang lalu tanggal 1 Agustus

diperingati sebagai Hari Air Susu Ibu

sedunia. Berdasarkan sejumlah banyak

penelitian yang dilakukan, terbukti tidak

ada satupun yang bisa menggantikan air susu

ibu untuk menjamin kesehatan bayi seutuhnya

di masa menyusui. Masa menyusui adalah

masa yang sangat sensitif dan membutuhkan

perawatan ekstra terhadap bayi. Berdasarkan

sejumlah banyak penelitian yang dilakukan,

di masa ini tidak ada yang bisa menggantikan

peran air susu ibu untuk menjamin kesehatan

dan keselamatan bayi. Namun susu bubuk dapat

menjadi makanan tambahan dan pengganti ASI

pada kondisi tertentu. Para pakar meyakini bahwa

minimal setelah enam bulan atau satu tahun

menyusui, ketika seorang bayi sudah tidak lagi

menunjukkan keinginannya mengkonsumsi susu

ibu, saat itu susu bubuk bisa diberikan kepadanya.

Memberikan susu bubuk kepada bayi untuk

menggantikan air susu ibu sejak hari pertama bayi

dilahirkan, adalah kesalahan besar.

Penurunan tingkat pemberian ASI dan

penggunaan susu bubuk untuk menggantikannya

kepada bayi di era pasca Perang Dunia Kedua,

terutama di negara-negara berkembang,

memunculkan banyak kekhawatiran di tengah

masyarakat internasional. Penyebaran budaya

memberikan ASI kepada bayi dan meningkatkan

kesadaran publik terkait khasiat susu ibu untuk

kesehatan bayi dan ibu, membutuhkan langkah

besar dan mendasar. Oleh karena itu, pada

awal Agustus 1990, Organisasi Kesehatan Dunia,

WHO dengan kerja sama UNICEF, dalam sebuah

pertemuan di kota Florence, Italia mengeluarkan

pernyataan bersama yang menekankan

pentingnya kontinuitas, penyebaran dan

dukungan atas budaya memberikan ASI kepada

bayi. Dalam pernyataan itu ditekankan pentingnya

memberikan ASI kepada bayi di enam bulan

pertama kelahiran dan dampaknya bagi kesehatan

fisik anak dan ibu. Sejak saat itu, setiap tahun dari

tanggal 1 hingga 7 Agustus diperingati sebagai

Pekan ASI dunia. Slogan Pekan ASI dunia tahun

2017 adalah “Dukungan Total atas Para Ibu untuk

memberikan ASI; Cerdas dan Kuat dengan susu

Ibu”.

Air susu ibu adalah anugerah Ilahi yang dapat

menjamin kesehatan dan pertumbuhan anak

sejak lahir hingga akhir hayat. Air susu ibu yang

sarat kandungan zat perlindungan dan proteksi

bagi anak, sebagai makanan sempurna dan tak

tergantikan selama enam bulan pertama kelahiran

bayi. ASI cukup untuk memenuhi kebutuhan

energi dan gizi anak hingga ia berumur dua tahun.

Pemberian ASI kepada bayi yang sangat dianjurkan

baik dalam Al Quran maupun hadis, selalu

ditekankan urgensinya oleh seluruh

pakar kesehatan.Ilmu pengetahuan hari

ini menunjukkan kepada kita bahwa

perubahan komposisi air susu ibu sejak

masa kelahiran hingga akhir masa

menyusui, sesuai dengan kebutuhan

khusus makanan dan imunogenik

anak. Sebagaimana di kutip dari jurnal

kesehatan nasional, di hari-hari pertama

kelahiran, kolostrum dengan komposisi

yang padat elemen-elemen perlindungan

seperti sel darah putih, immunoglobulin

A, antibodi yang disertai dengan elemenelemen

antitrypsin yang mencegah

penguraiannya, disediakan oleh ASI, dan

pada dasarnya ASI memberikan sebuah

bentuk kekebalan di masa-masa paling

sensitif dalam kehidupan anak.

Dunia dalam beberapa puluh tahun

terakhir, baru memperhatikan hak-hak

anak dan masalah-masalah seperti

konvensi perlindungan terhadap hak

anak, sementara agama Islam sejak

berabad-abad lalu sudah memperhatikan

hak anak dan kewajiban khusus dalam

hal ini bagi ayah dan ibu serta orangorang

di sekeliling anak. Tuhan telah

memberikan makanan paling baik dan

sempurna bagi anak lewat ibunya dan

berdasarkan hukum alam, seorang bayi

setelah dilahirkan langsung bisa disusui

dengan ASI. Terkait memberi ASI kepada

bayi, Allah Swt dalam Surat Al Baqarah

ayat 233 berfirman,

ُ نَّ‏ حَ‏ وْ‏ ل ‏َيْ‏ نِ‏

وَ‏ الْوَ‏ الِد ُ يُرْ‏ ضِ‏ عْ‏ نَ‏ أ ‏َوْ‏ ال

َ كامِ‏ لَيْ‏ نِ‏ ۖ لِمَ‏ نْ‏ أَرَ‏ ادَ‏ أَن يُتِ‏ مَّ‏ الرَّ‏ ضَ‏ اعَ‏ ةَ‏

َ ات َ َ ده

“Para ibu hendaklah menyusukan

anak-anaknya selama dua tahun penuh,

yaitu bagi yang ingin menyempurnakan

penyusuan.”

Sehubungan dengan pentingnya ASI

sebagai makanan utama bayi, Rasulullah

Saw bersabda,

‏َبَ‏ ا ُ ِ مّ‏ هِ‏

لَیسَ‏ لِلصَّ‏ بِ‏ ِ یّ‏ لَبَ‏ نٌ‏ َ خ یْ‏ رٌ‏ مِ‏ نْ‏ ل نِ‏

“Tidak ada susu yang lebih baik dari

susu ibu bagi anak.”

Pemberian susu ibu pada anak,

memiliki banyak manfaat bagi bayi

dan ibu. Ibu Qaldun mengatakan

bahwa ketika seorang ibu memberikan

susu kepada anaknya, maka ia akan

merasakan kenikmatan dan kepuasan

dan memeluk anaknya dengan penuh

kasih sayang. Dari sinilah pertukaran

rasa kasih sayang antara ibu dan anak

terjadi. ASI adalah makanan sempurna

dan siap yang selalu ada dan di manapun

saja dapat diberikan ibu kepada anaknya.

Dari berbagai sumber dikatakan bahwa

ASI adalah asupan yang sangat tepat bagi

pertumbuhan bayi, komposisinya juga

dapat berubah. Air susu ibu tidak ada

bandingannya dilihat dari kemudahannya

dicerna, tidak terkontaminasi oleh kuman

dan infeksi, tidak menimbulkan alergi dan

terhindar dari berbagai jenis penyakit.

Dari segi komposisi, ASI mengandung

protein, lemak, garam dan berbagai

vitamin. Derajat suhunya tepat untuk

tubuh manusia dan mengobati sifat

pemarah anak. Ketika janin berusia

sembilan bulan, ia begitu akrab dengan

gerak tubuh dan keberadaan ibunya,

termasuk detak jantung, setiap saat ia

menangis karena lapar, ia akan tenang

ketika diberi susu ibunya dan berada

dalam dekapannya sehingga mendengar

detak jantung sang ibu.

Oleh karena itu detak jantung ibu

adalah musik paling merdu bagi anak.

Menurut para psikolog, jarak 30 cm

adalah jarak ideal untuk ibu dan anak

dalam proses pertukaran perasaan.

Hal ini menimbulkan rasa tenang bagi

bayi dan ibunya. Pemberian ASI kepada

anak selain membantu pertumbuhan

dan kesempurnaan fisik anak, juga

memperkuat pertumbuhan otak dan jiwa

anak, meningkatkan kecerdasan anak

dan kemampuan belajarnya Lebih dari itu

ASI bisa mencegah munculnya berbagai

jenis penyakit pencernaan, pernafasan,

alergi, beberapa jenis kanker di masa

kanak-kanak, sindrom kematian tiba-tiba

pada bayi, penyakit-penyakit kronis di

masa dewasa seperti diabetes, obesitas,

tekanan darah tinggi dan penyakit

jantung. Di dalam Islam, mendapatkan

asupan makanan yang tepat merupakan

hak anak dan memenuhi kebutuhan

jasmaninya.

34 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

35


Guratan Pena

Guratan Pena

RAMADHAN USAI, UNIT-UNIT DAKWAH DAN SOSIAL

KEMBALI BERLARI KENCANG MELAYANI UMMAT

Oleh: M. Akbar. Satrio

Staf Dirat Daksos

YPI Al Azhar

Waktu terus bergulir, tanpa terasa hari

ini kita telah berada di akhir bulan

Syawal 1438 H. Masa berlalu begitu

cepat, tanpa terasa pula satu bulan

lamanya Ramadhan telah meninggalkan kita.

Hari-hari dengan semangat ibadah yang begitu

tinggi, langkah kaki yang berbondong-bondong ke

masjid, uluran tangan yang begitu ringan untuk

berbagi tidak lagi banyak kita temukan saat ini.

Ramadhan memang terlalu istimewa bagi ummat

Islam. Seluruh rangkaian aktifitas ibadah yang

kita lakukan di bulan Ramadhan selalu lebih

dari biasanya. Bukan hanya karena ganjarannya

yang istimewa, tetapi suasana yang terbangun

di masyarakat juga mendorong kita untuk

memaksimalkan setiap jam, menit, bahkan detik

yang kita miliki untuk semata-mata mengabdi

kepada-Nya.

Kini Ramadhan telah usai, tugas kita adalah

menyongsong sebelas bulan ke depan dengan

semangat Ramadhan yang telah ada. Memulai

nampaknya tidak jauh lebih sulit daripada

mempertahankan bahkan menguatkan dalam hal

ini. Karena suasana telah berubah. Sebelas bulan

ke depan hingga Ramadhan kembali menjumpai

kita di tahun yang akan datang akan menjadi

waktu yang panjang untuk kita mempertahankan

dan terus menjaga

Meskipun kini Ramadhan telah

berlalu, dan suasana selama bulan itu

baru akan kita rasakan paling cepat

satu tahun lagi, semangat melayani dan

berbagi terus ditanamkan oleh para

pejuang dakwah dan sosial di lingkungan

Al Azhar. Denyut kehidupan kini kembali

normal. Detak jantung kegiatan dakwah

dan sosial di Al Azhar setiap hari mulai

berjalan seperti sebelumnya. Beberapa

unit kegiatan dakwah kepemudaan

di Masjid Agung Al Azhar kini tengah

mempersiapkan kedatangan para kaderkader

angoota barunya untuk menambah

semarak dakwah kepemudaan di

Masjid Agung Al Azhar. Sebut saja Youth

Islamic Study Club atau YISC Al Azhar,

momentum Ramadhan memang telah

usai, namun semangat Ramadhan terus

mereka jalankan. Tidak lama lagi YISC

akan melakukan Program Penerimaan

Anggota Baru (PPAB). Sebagaimana di

tahun-tahun sebelumnya, PPAB YISC

selalu diikuti oleh ratusan pemuda/i

Islam Ibu Kota yang ingin mendalami

agamanya. Tepatnya tanggal 23 Juli

2017 esok, YISC akan kembali menerima

sekitar 500an pemuda/I untuk dibina,

belajar bersama, mengikuti kajian

keIslaman dan berbagai aktifitas kegiatan

menarik lainnya. Sebagai remaja masjid

tertua di Jakarta, YISC Al Azhar akan

kembali mencetak para cendekiawan

muslim tanah air.

Tidak hanya YISC, unit kepemudaan

lainnya, yakni Al Azhar Youth Leader

Institute atau AYLI juga sedang bergeliat

menyambut para anggota baru mereka.

Leadership Camp untuk angkatan

yang ke-11 akan segera dilaksanakan

di akhir bulan agustus nanti. Para

pengurus AYLI sedang bersiap-siap

menyambut para pemuda/I yang

akan memantabkan dirinya menjadi

pemimpin dunia di masa depan. Tahun

ini menjadi tahun yang berbeda bagi

AYLI, karena program Leadership Camp

yang biasa diselenggarakan selama 5

hari, kini menjadi 7 hari. Selain beberapa

persiapan teknis yang matang, para

panitia pun tengah menggodok konsep

acara dan materi yang akan semakin

menggugah hati para peserta selama 7

hari nanti. Konsep baru ini diyakini akan

semakin menghasilkan kader-kader calon

pemimpin dunia yang lebih kuat dan

pantang menyerah untuk membentuk

diri mereka di kawah candra di muka

yang bernama AYLI.

Tidak hanya di unit kepemudaan,

seluruh Majelis Ta’lim yang mewarnai

kegiatan kajian-kajian harian di Masjid

Agung Al Azhar juga telah memulai

kembali kegiatannya. Majelis Ta’lim yang

dilaksanakan hampir setiap hari ini,

kembali mengundang para jamaah Masjid

Agung Al Azhar untuk menjaga semangat

Ramadhan mereka untuk memakmurkan

masjid sambil memperdalam wawasan

keagamaan. Para guru atau ustadz pun

telah siap untuk hadir memberi materi

dan pencerahan kepada para jamaah

Majelis Ta’lim. Selain itu The Rabbanianas,

kajian keIslaman yang digagas oleh

Alumni Sekolah Islam Al Azhar setiap hari

rabu setelah sholat isya juga telah mulai

dilaksanakan. Masjid Agung Al Azhar akan

kembali ramai dengan berbagai aktifitas

kegiatannya.

Para pejuang sosial dan ekonomi

masyarakat, yakni Lembaga Amil Zakat

(LAZNAS) Al Azhar juga terus berlari

kencang hingga ke pelosok pedesaan

di negeri tercinta ini. Mereka seakan

tidak mengenal lelah, tidak mengenal

cucuran keringat untuk terus berbagi

membantu meningkatkan taraf hidup

saudara-saudara kita yang kini masih

memprihatinkan di berbagai pelosok

negeri. Tidak mau kalah Wakaf AL

Azhar pun dengan berbagai program

terobosannya terus mengajak para

jamaah Al Azhar untuk berinvestasi

akhirat sambil perlahan membangun

ekonomi ummat melalui penguatan

asset-aset ummat Islam.

Seluruh unit dakwah dan sosial

di YPI Al Azhar kini tengah kembali

mengencangkan sabuk, dan menginjak

pedal gas dalam-dalam untuk melayani

ummat di berbagai segmentasi mereka

masing-masing. Al Azhar sebagai

lembaga dakwah kini semakin dirasakan

manfaatnya oleh masyarakat Indonesia

dimanapun berada. Kini, unit dakwah dan

sosial di Al Azhar kembali berlari kencang

untuk menebar manfaat seluas-luasnya

bagi seluruh ummat.

36 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

37


Guratan Pena

Guratan Pena

Taqabbalallahu minna wa minkum

Oleh:

Mohamad Muhlis, MA.

Guru SMP Islam

Al Azhar 1 Jakarta

Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam

kitab Fathul Bari Syarh Shahih al-Bukhari

mengkisahkan bahwa para Sahabat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

jika berjumpa satu sama lain pada hari Ied,

mereka saling mengucapkan: “Taqobbalallahu

minna wa minka (Semoga Allah menerima amalku

dan amalmu).” Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan

bahwa sanad hadits ini hasan.

Ucapan selamat ketika Idul Fitri bermacammacam,

dan semuanya dibolehkan selama

ucapan tersebut berisi do’a kebaikan. Lalu

mengapa para Sahabat Rasulullah mengucapkan

“ Taqobbalallahu minna wa minka (Semoga Allah

menerima amalku dan amalmu)”?

Mari kita lihat bagaimana para Sahabat Nabi

dan orang-orang salaf menyikapi suasana Idul Fitri.

Suatu hari ‘Aisyah bertanya kepada Rasulullah

tentang maksud ayat “ Dan orang-orang yang

memberikan apa yang telah mereka berikan,

dengan hati yang takut,” (QS. Al Mukminun 60).

“Ya Rasulullah, apakah yang dimaksud oleh ayat

tersebut ialah orang yang berzina, mencuri, dan

minum minuman keras (sehingga mereka takut

menghadap Tuhan)?

Menanggapi pertanyaan istri tercintanya ini,

Rasulullah saw. bersabda:

“Bukan, wahai Putri As Shiddiq! Akan tetapi

mereka itu adalah orang-orang yang berpuasa,

mendirikan sholat, dan bersedekah. Akan tetapi

mereka senantiasa khawatir jika amalan mereka

tidak diterima Allah.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu

Majah).

Ali bin Abi Thalib mengatakan, “Mereka para

salaf begitu berharap agar amalan-amalan mereka

diterima daripada banyak beramal. Bukankah

engkau mendengar firman Allah Ta’ala,

َّ ُ مِ‏ نَ‏ الْمُ‏ تَّ‏ قِ‏ ينَ‏

إِنَّمَ‏ ا يَت َ بَّ‏ ل ُ الل

“Sesungguhnya Allah hanya menerima (amalan)

dari orang-orang yang bertakwa saja.” (QS. Al Maidah:

27)”

Oleh karena itu sebagian ulama sampai-sampai

mengatakan, “Para salaf biasa memohon kepada

Allah selama enam bulan agar dapat berjumpa

dengan bulan Ramadhan. Kemudian enam bulan

sisanya, mereka memohon kepada Allah agar

َ ق

amalan mereka diterima.” (Latho-if Al Ma’arif, Ibnu

Rajab Al Hambali, hal. 372-381,).

Lalu apa tanda bahwa amalan ibadah kita

diterima Allah?

Untuk mengatahui tanda diterimanya ibadah

seseorang, mari kita menyeksamai sabda

Rasullullah yang diriwayatkan oleh Bukhari dan

dinukil oelh Ibnu Katsir ketika menafsiri surat

Al Lail. Rasulullah bersabda, “Adapun orangorang

yang ditakdirkan bahagia, maka dia akan

dimudahkan untuk mengamalkan

perbuatan orang-orang yang berbahagia.

Adapun orang-orang yang ditakdirkan

celaka, maka dia dimudakan baginya

untuk mengamalkan perbuatan orangorang

yang celaka. Kemudian Rasulullah

membaca surat Al-Lail ayat 5-10.

Maka dari itu para salaf mengatakan:

ُ

‏ْحَ‏ سَ‏ ن بَ‏ عْ‏ د

‏ْحَ‏ سَ‏ َ ن ةِ‏ ال

مِ‏ نْ‏ ثَوَ‏ ابِ‏ ال

َ ة َ َ ها

“Di antara tanda diterimanya kebaikan

adalah mengerjakan kebaikan lagi

sesudahnya“ (Tafsir Ibni Katsir Surat Al-Lail

5-10).

Maka di antara tanda diterimanya

ibadah Ramadhan seorang hamba

adalah setelah Ramadhan berlalu,

dia tetap istiqamah menjalankan

berbagai bentuk ketaatan sepanjang

tahun, seperti shalat berjamaah, puasa

sunnah, sedekah, tilawah al Quran dan

sekaligus menjauhi berbagai bentuk

kemaksiatan. Setidaknya setelah

Ramadhan dia lanjutkan dengan puasa

Syawwal.

Mafhum mukhalafahnya, bahwa

diantara tanda bahwa amalan ibadah

seseorang tidak diterima adalah

dia melakukan kemaksiatan setelah

melakukan amalan ketaatan tersebut.

Maka di antara tanda tidak diterimanya

ibadah Ramadhan seorang hamba

adalah setelah Ramadhan berlalu, dia

tinggalkan berbagai bentuk ketaatan

selama Ramadhan dan sebaliknya justru

kembali mengerjakan kemaksiatan

seperti meninggalkan shalat, buka aurat,

mendekati zina, mencari rezeki dengan

cara yang haram dan berbagai jenis

kemaksiatan lainnya.

Orang-orang generasi salaf mengisi

Ramadhan dengan ibadah total kepada

Allah, dan istiqamah dalam ketaatan

sepanjang tahun namun mereka masih

khawatir kalau-kalau amalannya tidak

diterima. Saat Idul itri pun mereka saling

berdo’a “ Taqobbalallahu minna wa

minkum (Semoga Allah menerima amalku

dan amalmu). Berbeda dengan kita yang

amalan di bulan Ramadhan begitu sedikit

dan belum maksimal, kemudian setelah

Ramadhan kita isi dengan kemaksiatan,

namun kita begitu “pede” dan yakin

bahwa semua ibadah kita diterima

Allah. Sebenarnya kita lebih patut untuk

mengucapkan “ Taqabbalallhu minna wa

minkum.”

38 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

39


“NCOMPUTING”, ADALAH SALAH

SATU SOLUSI UNTUK PENGHEMATAN

DAN UNTUK DITERAPKAN

Oleh: Galang Arief Nurrachman,

Amd. Kom

IT Staff YPI Al Azhar

Dalam perkembangan

teknologi yang dewasa ini

semakin pesat, khususnya

Industri telekomunikasi

juga komputer, ada hal yang perlu

kita ketahui lebih jauh dalam hal

komputerisasi yang banyak mengalami

perubahan dari waktu ke waktu.

Pada pembahasan Rubrik IT kali ini

kami akan mengulas dan mengupas

secara langsung apa itu Ncomputing

dimana kita akan mendapatkan solusi

penghematan yang bisa diterapkan

melalui Ncomputing.

Definisi Ncomputing sendiri

adalah salah satu solusi untuk kita

semua pengguna teknologi berbasis

komputer. Mengapa kita memilih

Ncomputing??. Disamping Ncomputing

memiliki kelebihan tersendiri dalam

penggunaan komputer dengan banyak

User dan di operasikan dengan 1 PC (

Server) tanpa menggunakan PC/CPU

untuk Client.

Apa itu Ncomputing?

Ncomputing adalah terminal atau

pusat pertama computer di dunia

yang tidak membutuhkan CPU,

hard-drive, atau CD-ROM dan dapat

dipergunakan sama seperti PC biasa.

Dengan Ncomputing exclusive UTMA

(Ultra Thin Multi-Access) teknologi,

Ncomputing dapat mengekspansi

PC sampai 10 terminal komputer

sampai 30 jika menggunakan sistem

operasinya adalah Windows Server

2003 atau 2000 Server. Tetapi untuk

operating sistem Linux tertentu kita

bisa bebas atau unlimited (berapapun

client yang diinginkan).

Pada penjelasan Ncomputing

di atas dapat kita pahami bahwa

penerapan NComputing itu tidaklah

sulit, dan bisa diterapkan baik di kantor

maupun di laboratorium sekolah.

Keuntungan NComputing :

1. Software & data terpusat semua

di PC (Personal Computer) yang

digunakan sebagai server.

2. Perawatan lebih mudah

karena yang di perawatan atau

Maintenance hanya PC Server baik

software maupun hardware.

3. Hemat Enargi Listrik & Biaya.

4. Tidak harus menggunakan ruangan

atau tempat yang luas.

Bagaimana dengan lisensi?

Lisensi yang terbaik adalah dengan

menggunakan Linux (Ubuntu dan linux

SuSe), karena Sistem Operasi Linux

merupakan Open Source yang bisa

digunakan tanpa batasan Client, akan

berbeda apabila lisensi menggunakan

Sistem Operasi windows dimana tidak

bisa kita dapatkan secara gratis dan

mempunyai batasan penggunaan Client

yang hanya mampu menggunakan

konfigurasi 1 host – 9 client.

40 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

41


KULIAH UMUM PERAN AKTIF THE JAPAN INTERNATIONAL

COOPERATION AGENCY (JICA) PADA PEMBANGUNAN

INDONESIA

Pada tanggal 9 Juni 2017 (Jumat) Program Studi Sastra

Jepang, bekerjasama dengan Universitas Al Azhar Indonesia

menyelenggarakan kuliah umum dengan narasumber

representative The Japan International Cooperation Agency (JICA)

Indonesia, Mr. OMIYA Kota.

Kuliah umum yang dihadiri oleh 70 orang mahasiswa Program

Studi Sastra Jepang ini bertema “Peran Aktif The Japan International

Cooperation Agency (JICA) pada Pembangunan Indonesia” . Sesuai

dengan tema, Mr. OMIYA Kota menjelaskan peran aktif JICA,

diberbagai bidang, diantaranya bidang infrastruktur pengembangan

sumber daya manusia, penanggulangan bencana alam, dll. Di bidang

infrastruktur, JICA memberikan bantuan dalam pembangunan MRT

di Jakarta, pembangkit tenaga listrik, pelabuhan, dll. Sedangkan dalam

bidang pengembangan sumber daya manusia, JICA mengirimkan

tenaga ahli ke Indonesia untuk penegmbangan teknologi, dll.

KUNJUNGAN SEKRETARIS

JENDERAL FUJIAN NORMAL

UNIVERSITY

Jakarta-Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) telah

menjalin hubungan yang baik dengan Direktorat Jenderal

Pendidikan Tinggi (HANBAN), RRT. Salah satu bentuk

kerjasama ini ditandai dengan ditunjuknya UAI menjadi salah satu

dari enam Pusat Bahasa Mandarin (PBM) yang ada di Indonesia.

Dalam pengelolaan PBM tersebut, UAI bekerjasama denga Fujian

Normal University (FNU) China.

Pada hari Senin, tanggal 15 Mei 2017, Universitas Al Azhar

Indonesia kedatangan Sekretaris Jenderal Fujian

Normal University Mr. Lin Heping berserta

rombongan. Dalam kunjungan ini diisi berbagai

macam kegiatan, diantaranya berinteraksi

kepada mahasiswa Universitas AL Azhar

Indonesia dan memberikan sertifikat kepada

dosen-dosen UAI untuk menjadi peneliti tamu

di Fujian Normal University. Acara ini juga

dihadiri oleh Wakil Rektor II Bapak Dr. Ir. Ade

Jamal, Wakil Rektor III Ibu Dr. Nita Noriko, MS.

Diharapkan dalam pertemuan ini lebih

meningkatkan dan mengembangkan kerja

sama Bahasa China dan Budaya China serta

budaya Indonesia dan Bahasa Indonesia.

PELANTIKAN SATMA ARTIPENA UAI

Satuan Mahasiswa Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti

Penyalahgunaan Narkoba Universitas Al Azhar Indonesia

atau disingkat Satma Artipena UAI resmi dilantik sebagai

penggiat anti narkoba di lingkungan kampus Universitas Al Azhar

Indonesia oleh Rektor Universitas Al Azhar Indonesia Dr. Ir. Ahmad

H. Lubis, M.Sc. (Jum’at 09/06/2017). Acara pelantikan sekaligus buka

puasa bersama ini berlangsung di ruang Auditorium Arifin Panigoro

Universitas Al Azhar Indonesia Kebayoran Baru.

Lahirnya Satma Artipena UAI , merupakan bentuk kepedulian

Mahasiswa UAI dalam menciptakan generasi Indonesia berprestasi

SILATURAHMI DAN IFTAR PIMPINAN DAN CIVITAS UAI

DI KEDIAMAN PROF. DR. BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE

Minggu 18 Juni 2017, Universitas Al Azhar Indonesia

mengadakan acara buka puasa bersama dengan Presiden

ke 3 Indonesia yaitu Bacharuddin Jusuf Habibie. Acara ini

meliputi beberapa agenda yaitu arahan dari Bapak Rektor Universitas

Al Azhar Indonesia, Dr. Ir. Ahmad H. Lubis, M.Sc., ceramah yang

disampaikan oleh Bapak Muhammad Rofiq Thoyyib Lubis selaku

Direktur dari Wakaf Al Azhar, solat teraweh bersama, serta ditutup

dengan arahan dari Bapak BJ Habibie,

Acara buka bersama ini diadakan di kediaman Bapak Bj Habibie

yang dihadiri oleh semua petinggi Universitas Al Azhar Indonesia

beserta jajarannya dan perwakilan dari Yayasan Pesantren Islam Al

tanpa narkoba dan langkah nyata untuk mewujudkan visi “Kampus

Bersih Narkoba ”, selain itu hal ini juga dimaksudkan agar mahasiwa

selain pandai berorganisasi, mereka juga diharapkan mempunyai

tanggung jawab moral untuk peduli kepada lingkungan kampus

dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Dalam Program kerjanya yang disampaikan oleh Alfian

Mahardika (Mahasiswa Fakultas Hukum 2015) pada acara ini, Satma

Artipena UAI akan bekerja sama dengan Biro Kemahasiswaan dan

Pengembangan Karir UAI , LP2M UAI dan juga pihak ekternal seperti

DPP Artipena, Kopertis Wilayah 3 dan juga beberapa perguruan

tinggi yang tergabung di bawah Artipena untuk melakukan kegiatankegiatan

P4GN ( Pencegahan Pemberantasan Penyalah Gunaan dan

Peredaran Gelap Narkoba) di lingkungan kampus dan masyarakat

sekitar dalam bentuk kegiatan sosialisasi/edukasi, peneltian dan

pengabdian masyarakat. Muhammad Rusdi

Azhar. Setelah sholat teraweh bersama, dilanjutkan arahan

yang diberikan oleh Bapak BJ Habibie mengenai keunggulan

yang dimiliki oleh Universitas Al Azhar Indonesia.

Keunggulan tersebut ialah memiliki perpaduan dalam

bidang Imtak dan Iptek. Harapan BJ Habibie ialah Universitas

Al Azhar Indonesia dapat melahirkan alumni yang unggul.

42 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

43


PULAU SANTEN

BANYUWANGI,

PULAU SYARIAH KHUSUS KAUM HAWA

MARI MENGENAL

TITIK KRITIS HALAL

MIE INSTAN

Inilah gebrakan terbaru Pemkab

Banyuwangi dalam mengembangkan

destinasi wisata baru. Menyulap

kawasan Pulau Santen menjadi kawasan

wisata berbasis syariah atau halal.

Konsep wisata halal yang menjadi

impian Pemkab Banyuwangi kini telah

terwujud berkat erja keras dan gotong

royong yang melibatkan semua unsur

masyarakat dan dinas diharapkan menjadi

contoh bagaimana sebuah modal sosial

mampu menjadi modal berharga dalam

pembangunan sebuah daerah. Pulau

Santen sendiri adalah asset milik TNI

AD yang mampu diolah keindahannya

menjadi potensi wisata. Lokasinya

yang berada di ujung timur Pulau

Jawa membuat Santen Beach memiliki

pemandangan menakjubkan dengan

latar belakang Pulau Dewata Bali. Tentu,

suasana ini tidak bisa dijumpai di berbagai

objek wisata manapun.

Pantai syariah di pulau Santen yang

dipenuhi pohon Santen dan payung

berwarna-warni nan eksotis dikhususkan

kepada kaum wanita. Seluruh petugas yang

memberikan pelayanan dipulau tersebut

juga adalah kaum wanita yang berbusana

muslimah. Pastinya kaum pria tidak boleh

memasuki kawasan tersebut. Meskipun

dem,ikian kaum wanita non muslimpun

tetap diperbolehkan berkunjung ke

obyek wisata tersebut. Seluruh penyedia

makanan dan minuman di pantai tersebut

hanya boleh menyajikan makanan

dan minuman halal serta aka nada

pemberitahuan waktu jelang beribadah

seperti panggilan adzan, tempat sholat

yang lengkap dan lain sebagainya.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar

Anas mengatakan tren halal tourism

terus tumbuh dan harus direspons untuk

pengembangan pariwisata daerah. Di

sisi lain, wisata jenis ini diyakini akan

memberi warna baru bagi Kabupaten

yang dikenal dengan The Sun Rise of

Java karena menjadi pembeda antara

pariwisata Banyuwangi dengan daerah lain.

“Destinasi ini bukan hanya untuk Muslim,

tapi juga semua umat. Hanya konsep dan

koridornya yang berhaluan halal tourism,

sesuai syar’i. Contoh kecilnya, aktivitas

berhenti ketika adzan. Tapi pengunjungnya

siapapun boleh menikmati. Semuanya kita

lakukan bertahap seiring dengan penataan

yang akan terus berjalan,” tandas Anas.

gomuslim

Ramainya berita akhir akhir ini

bahwa banyak mie instant impor

yang berasal dari beberapa negara

yang ditenggarai sebagai produk non halal

menyentak kita untuk lebnih hati hati lagi

terhadap segi kehalalan produk mie instan

ini. Hal ini sangat penting karena sekarang

ini muncul beberapa merk mie instan

yang sebelumnya tidak kita kenal dan

masuk ke pasaran. Dengan tulisan yang

masih menggunakan bahasa asli negeri

pengeksportnya, sulit bagi kita untuk

mengidentifikasi.

Sebagai bahan Informasi ada baiknya

kita pahami beberapa titik kritis kehalalan

mie instan yang harus kita waspadai:

a. Tepung terigu

Tepung terigu yang berasal dari gandum

sebenarnya halal untuk dikonsumsi,

tetapi karena tepung ini harus difortifikasi

(diperkaya) dengan vitamin dalam

pembuatannya, maka hal ini yang

menjadikan kritis. Jika dilihat dari

sumbernya, apabila sumber vitamin

berasal dari hewan, harus dari hewan

halal yang disembelih sesuai dengan

syariah Islam. Sedangkan bila dari proses

fermentasi perlu dilihat media yang

digunakan tidak mengandung bahan

haram atau najis seperti yang terbuat dari

tulang atau kulit babi atau hewan yang

tidak disembelih dengan cara Islam.

b. Bumbu (seasoning)

Bumbu didalamya terdiri dari MSG, flavor,

HVP, yeast extract, dll. Untuk MSG titik

kritisnya terletak pada media mikrobial,

yaitu media yang digunakan untuk

mengembangbiakkan mikroorganisme

yang berfungsi memfermentasi bahan

baku MSG. Agar menimbulkan rasa gurih

ditambahkan HVP dan yeast extract. HVP

atau hidrolized vegetable protein merupakan

jenis protein yang berasal dari tanaman

misalnya kedelai kemudian dihidrolisasi

dengan asam klorida ataupun dengan enzim.

Walau kemungkinan penggunaan enzim ini

sebenarnya kecil, tapi bila ditelusur sumber

enzim ini bisa berasal dari hewan, tumbuhan

ataupun produk mikrobial. Adapun yeast

extract merupakan produk mikrobial.

Berbagai macam rasa mie dimungkinkan

karena ada penambahan flavor didalamnya.

Titik kritis flavor terletak pada sumber bahan

penyusunnya yang mungkin saja berasal dari

bahan yang tidak halal bahkan tidak tertutup

kemungkinan penggunaan asam amino yang

bisa berasal dari rambut manusia.

c. Bumbu pelengkap: Kecap,

sambal dan minyak sayur

Kecap dan sambal merupakan bahan

tambahan makanan yang didalamnya

terdapat flavor, MSG, emulsifier, kaldu

tulang untuk menambah kelezatannya,

dll. Emulsifier dapat berasal dari

tumbuhan ataupun hewan yang harus

kita ketahui dengan jelas sumbernya,

demikian pula dengan minyak sayur yang

ada kemungkinan pula ditambahkan

campuran bahan hewani yang perlu

ditelusur kehalalannya.

d. Solid Ingredient

Solid ingredient adalah bahan-bahan

pelengkap yang dapat berupa sosis,

suwiran ayam, bawang goreng, cabe kering,

dan sebagainya. Titik kritisnya tentu pada

sumber hewani dan bahan penlengkap

yang digunakan.

Setelah memahami semua informasi

diatas , tidak ada salahnya agar kita

senantiasa waspada saat memilih berbagai

macam merk mie instan dari luar negeri

yang tidak jelas asal usulnya.

dari bebagai sumber

44 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

45


GadgetsKita

PARADE SMART TECHNOLOGY

Apple dikabarkan sudah pasti membuat

kacamata augmented reality (AR) yang berguna

untuk memadukan imaji virtual dengan dunia nyata.

Raksasa teknologi itu bahkan telah menggandeng Carl

Zeiss untuk menggarap kacamata cerdas tersebut.

Minat Apple pada teknologi AR ketimbang

virtual reality (VR) sudah terendus dari

pernyataan CEO Apple Tim Cook dalam

sebuah wawancara di ABC News. Ia menilai

potensi AR lebih besar daripada VR karena

punya karakter yang lebih nyata.

XIAOMI SMARTSHOES

Setelah sukses dengan seri smartphone

dan perangkat lainnya, Xiaomi kembali

merilis produk barunya. Kali ini perusahaan

tersebut tidak meluncurkan smartphone,

melainkan sepatu pintar dengan nama cukup

panjang, yakni “90 Minutes Ultra Smart

Sportswear” bekerjasama dengan Intel, yang

merupakan pemasok modul chipset bernama

Curie untuk sepatu tersebut. Sepatu pintar dengan

tenaga baterai yang bisa bertahan selama 60 hari

tersebut mampu mendeteksi gerakan pengguna,

dari berjalan, lari, bahkan mendaki. Semua

informasi gerak tersebut akan dipasok datanya ke

smartphone yang dipasangkan, bersama dengan

info jarak yang ditempuh, kecepatan, dan jumlah

kalori terbakar.

LOUIS VUITTON SMARTWATCH

Produsen fashion mewah Louis Vuitton

kini ikut terjun ke dunia Internet of

Things (IoT) dengan membesut sebuah arloji

pintar berbasis Android Wear 2.0 bernama

Tambour Horizon Connected Watch yang

dibekali chipset Qualcomm Snapdragon 2100,

memori penyimpanan internal 4 GB, RAM

512 MB, dan layar AMOLED (390 x 390 piksel).

Keunikan arloji pintar Louis Vuitton ada pada

aplikasi Vuitton City Guide yang berisi berbagai

informasi mengenai perjalanan dan my Flight

yang menampilkan informasi penerbangan

penggunanya. Aplikasi lainnya seperti fiturfitur

yang sudah biasa ada di arloji pintar

Android, seperti kemampuan mengubah tema

tampilan dan terhubung dengan smartphone,

pengggunanya.

WISATA TAKABONERATE KEPULAUAN

SELAYAR, SULAWESI SELATAN

Takabonerate adalah Taman

Laut Nasional yang terletak di

Kabupaten Kepulauan Selayar,

Sulawesi Selatan. Jarak dari Benteng,

ibu kota Kabupaten Kepulauan Selayar

adalah 25 kilometer. Sementara kalau

dari Kota Makassar sekitar 300 kilometer.

Terhitung jauh memang. Tapi, tentunya

lokasi wisata eksotis ini sangat layak

dikunjungi. Anda tahu Kwajalein di

Kepulauan Marshall? Atau pernah

mendengar Suvadiva di Kepulauan

Maladewa? Mereka berada di peringkat

pertama dan kedua sebagai karang atol

terbesar di dunia. Lalu, di peringkat

ketiga? . Takabonerate berada di posisi

ketiga. Oleh karena itulah, pemerintah

Provinsi Sulawesi Selatan menjadikan

Takabonerate sebagai salah satu ikon

wisata bahari selain Tanjung Bira di

Bulukumba.

Topografi atau lekuk tubuh

Takabonerate sangat menarik, berupa

atol seluas 220.000 hektar yang terdiri

atas pulau-pulau karang dan rataan

terumbu yang begitu luas tersebar

hingga 500 kilometer persegi. Kalau

air laut sedang pasang, ada beberapa

pulau yang masih nongol di permukaan,

sisanya tenggelam. Jadi, buat temanteman

yang belum punya lisensi

menyelam atau masih amatiran atau

hanya bernyali untuk snorkeling, tak

perlu khawatir untuk mencoba di sini.

Nah, kalau sedang surut terendah,

Anda bisa melihat bagian yang berupa

daratan kering dari karang dengan

genangan air yang mirip kolam-kolam

kecil.

Tak hanya menjadi rumah bagai

beragam biota laut, Takabonerate

JalanJalan

juga merupakan rumah bagi beragam

penyu yang terhitung langka dan jarang

dilihat. Kekayaaan hayati laut membuat

Pemerintah Kabupaten Kepulauan

menjaga Takabonerate hingga

pertumbuhan terumbu karang mencapai

rata-rata 41 persen. Bagaimanapun juga,

Takabonerate sedang disiapkan jadi

destinasi wisata internasional. Biar tak

hanya lokal yang bisa menikmati, tapi

juga turis mancanegara.

WisataHits

46 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

47


MakanMakan

SehatIslami

POSISI TERBAIK TIDUR,

IKUTI CARA RASULULLAH SAW

BAKMI KADIN, LEGENDANYA BAKMI JAWA

DARI YOGYAKARTA

Bicara bakmi, apalagi dikota wiskul

tersohor seperti Jogja, pastinya

tidak akan lupa memasukan Bakmi

Kadin yang legedaris sudah melayani

penggemarnya sejak 1947 ini sebagai

pilihan makanan khas kota pelajar ini.

Nama “Kadin” dipilih warung penjaja

bakmi yang terletak di seberang kantor

Kamar Dagang dan Industri (Kadin)

Daerah Istimewa Yogyakarta entah

secara sengaja maupun kebetulan. Kadin

juga merupakan singkatan dari “Karto

Kasidin” nama pemilik sekaligus pendiri

warung terkenal tersebut.

Bakmi kadin yang kini dikelola anak

cucu Pak Karto berlokasi di Jl. Bintaran

Kulon no.3 dan 6 Yogyakarta. Sensasi

rasa bakmi jawa yang tiada duanya.

Sebuah perpaduan yang sempurna

antara mi, kuah dan ubarampe-nya.

Menu yang dijual pun tak berubah hingga

sekarang, yaitu bakmi, baik yang goreng

maupun yang rebus (godhog) yang

dimasak Kompor arang (anglo) menjadi

andalan Pak Rochadi ketika memasak.

Aroma dan rasa yang ditimbulkan dari

kompor arang ini konon bisa membuat

masakan menjadi lebih lezat.

Setelah menikmati sensasi rasa

bakmi yang “nendang” habis, kurang

afdol rasanya kalau tidak mencoba

minumannya. Minuman khas yang

menjadi teman makan bakmi di tempat

ini adalah bajigur yang “jodoh” dengan

sepiring bakmi godhog atau bakmi

goreng yang panas berasap dengan

campuran telur itik, kekian (sejenis

cakwe) dan suwiran ayam kampung yang

gurih.

Pagi yang ingin menikmati Bakmi

Kadin, mungkin perlu Anda bersabar

karena antriannya pada jam sibuk

lumayan mengundang sabar Anda.

Namun rasanya yang ngangenin

akan sepadan dengan sabarnya anda

mengantri. Salam maknyuuss.

bems

Tidur Rasulullah saw merupakan

cara tidur yang sangat baik bagi

kesehatan. Setiap posisi dan

waktu yang beliau pilih untuk tidur

sangat bermakna bagi kesehatan

bahkan jauh sebelum ilmu kedokteran

berkembang seperti sekarang.

Ada beberapa kebiasaan yang

dilakukan Rasulullah saw berkenaan

dengan tidur yang mungkin kita

tidak tahu selama ini namun perlu

kita ketahui sekarang agar kita bisa

lebih mengenal orang yang paling

kita sayangi didunia ini setelah Allah

SWT ini, yaitu Rasulullah saw selalu

tidur dalam keadaan miring, terutama

dalam posisi miring ke kanan dengan

menekuk sedikit kakainya. Tujuannya

adalah agar makanan dapat masuk ke

dalam lambung dengan sempurna. Hal

ini dikarenakan posisi lambung yang

berada agak ke samping kiri. Untuk

Informasi, tidur dalam posisi miring ke

kiri karena hal itu dapat membahayakan

organ hati yang berada di sisi kiri dekat

dengan lambung. Pada saat itu organorgan

tubuh akan mengarah pada

hati dan beresiko mengalirkan bahan

berbahaya ke dalamnya. Tidur miring

kesebelah kanan membuat jantung tidak

tertimpa organ lainnya ini karena posisi

jantung yang memang berada lebih

disebelah kiri. Tidur bertumpu pada sisi

kiri menyebabkan curah jantung yang

berlebihan karena darah yang masuk

ke atrium juga banyak, sebab paruparu

kanan berada diatas sedangkan

paru-paru kanan mendapatkan pasokan

darah yang lebih banyak dari paru-paru

kiri.

Untuk jalan nafas, tidur miring

mencegah jatuhnya lidah kebelakang

yang dapat menyumbat jalan nafas.

Lain halnya jika tidur pada posisi

terlentang maka relaksasi lidah pada

saat tidur dapat mengakibatkan

penghalangan jalan nafas, penampakan

dari luar berupa mendengkur.

Di dunia kedokteran seorang

dokter akan meminta pasien menekuk

kakinya jika dokter tersebut akan

memeriksa perut pasien. Fungsi

dari sedikit menekuk kaki adalah

untuk mengendurkan otot-otot perut

sehingga lebih mudah untuk diperiksa.

Menekuk kaki sedikit pada saat tidur

menolong organ-organ dan otot otot

perut itu sendiri untuk relaksasi lebih

sempurna. Sehingga tidur kita lebih

nyaman.

48 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H

49


Otomotif

MENGINTIP BUGATTI VEYRON GRAND SPORT

BERHARGA 37 MILYAR

Edisi Agustus 2017

Buggati kembali menghadirkan

mobil mewah edisi spesial akhir

tahun ini. Pabrikan dari Perancis

Buggati kembali menghadirkan mobil

edisi spesial yang termasuk dalam

mobil legendaris pabrikan ini dengan

nama Bugatti Veyron Grand Sport, yang

didesain khusus menghormati untuk

sang pendiri perusahaan, Ettore Bugatti.

Mobil yang bagian luarnya

terinspirasi oleh terinspirasi oleh seri

Bugatti 41 Royale besutan 1930-an

dibangun mengenakan basis Bugatti

Veyron 16.4 Grand Sport Vitesse.

Wajah depannya dihiasi aluminium

dengan polesan, bahan yang sama juga

dikenakan untuk panel samping, rumah

spion samping, gagang pintu, pintu

penumpang dan sayap belakang.

Jantung Bugati Veyron Grand Sport

di perkuat mesin “gambot” W16 8.0 liter

yang bisa memproduksi tenaga dashyat

1.200dk dan torsi 1.500 Nm. Pabrikan

mengklaim mobil ini hanya butuh

37,2 liter BBM per 100km bagi daerah

perkotaan, dan memproduksi 539 gram

CO2 per km untuk siklus gabungan.

Selayaknya mobil mewah incaran

kolektor, Buggati hanya akan

memproduksi Bugatti Veyron Grand

Sport sebanyak tiga unit saja, dan bagi

siapapun yang tertarik untuk membawa

mobil ini, tercium kabar harus merogoh

kocek 2,35 juta euro atau setara dengan

Rp37 miliar.

penamerdeka

Qurban Mubarak

Hebat Manfaatnya

Hebat Berkahnya

7Manfaat Hebat

Qurban Mubarak

Perluas Edukas Zakat,

LAZNAS Al Azhar

Gandeng Tokopedia

50 Edisi: 289 Agustus 2017 | Dzulkaidah 1438 H


daftarisi

QURBAN

Sigit Iko Sugondo

Direktur Eksekutif

Lembaga Amil Zakat Nasional Al Azhar

MUBARAK

Idul Fitri baru saja berlalu. Momentum pascalebaran ini menjadi pengingat bahwa kita telah menang dari nafsu

angkara. Selama sebulan lamanya kita menempa diri untuk membakar dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan

dengan melaksanakan puasa, shalat malam dan amalan ibadah lainnya. Semua itu karena Pasca Idul Fitri

merupakan momentum yang penuh dengan gairah membangun semuanya dari nol, yaitu saling memaafkan dan

mengampuni atas segala salah dan khilaf selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun yang berlalu. Kurang lebih dua

bulan setelahnya, tepatnya tanggal 10 Dzulhijjah ummat Islam kembali mengagungkan kebesaran nama Allah SWT

menyambut hari raya Qurban.

04

Qurban Mubarak...

Beruntunglah Anda yang telah

memilih berqurban bersama

LAZNAS Al Azhar....

10

Desainer Muslimah...

Wiwid Lestari (25 tahun) wanita

asal Lamongan, Jawa Timur ini

adalah anak pertama...

06

Penakluk Lautan...

Kita seringkali diingatkan akan

pentingnya berbagi. Kenapa berbagi

itu penting?

12

Inspirator Pertanian...

Abah Judin (44 tahun) bukanlah

nama sebenarnya. Bagi warga

Kalimatan Selatan, tepatnya...

08

Kunjungan BI...

Pemberdayaan Masyarakat

merupakan tindakan sosial dalam

rangka mengorganisasikan...

14

Pesantren Ramadhan...

Ramadhan adalah bulan penuh

kesucian & kebajikan serta juga

merupakan...

Rasulullah bersabda: “Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu dia tidak berkurban, maka

janganlah ia mendekati tempat sholat kami.” (HR. Ahmad dan Ibn Majah). Banyak cara yang Muslim gunakan

untuk mengingatkan sesamanya akan pentingnya berkurban. Ada yang menggelitik dengan pertanyaan retoris

yang tercantum di poster iklan penjualan maupun penyaluran hewan kurban. Ada pula yang membuat meme yang

menyebar di media sosial. "Bagaimana kalau ini kurban terakhir kita?" Pertanyaan itu tentunya membuat banyak

Muslim yang mampu, namun belum bersiap untuk berkurban, merenungkan kembali prioritas finansialnya.

Idul Adha yang diperingati tiap 10 Dzulhijah pada tahun ini jatuh pada Jumat (1/09/2017). Itu artinya, masih ada

waktu untuk mempersiapkan hewan Qurban. Hari raya Qurban atau yang di kenal juga sebagai Lebaran Haji ini bukan

saja bernilai ibadah, melainkan juga memiliki tujuan kemanusiaan yang begitu besar. Menyambut hari raya Qurban,

LAZNAS Al Azhar mengusung ‘Qurban Mubarak’. Mudah barakah dan membangun keberdayaan berkelanjutan.

Mudah, kemudahan berqurban baik dalam transaksi atau akadnya dan mudah dalam pelaksanaannya. Selain

didistribusikan ke 15 provinsi, hewan Qurban juga bisa di antar ke alamat rumah atau masjid pequrban melalui layanan

Home Delivery Service. Barakah, Qurban sebagai rangkaian upaya transformasi kesejahteraan masyarakat dengan

nilai keberkahan sesungguhnya yang berkelanjutan. Desa-desa gemilang komunitas binaan LAZNAS Al Azhar sebagai

sasaran distribusi qurban menuai keberdayaan yang luas. Qurban mampu menguatkan keberdayaan para peternak,

petani dan masyarakat desa melalui Tabungan Gemah Ripah, Rumah Pupuk, Rumah Kopi, Rumah jamur, Tahu APU

dalam alur tanpa putus Indonesia Gemilang.

17

19

20

Itu artinya, dengan berqurban sapi, kambing atau domba melalui LAZNAS Al Azhar, Anda telah melakukan ibadah

yang dapat mendekatkan diri pada Allah SWT dan sesama.

2

Mukernas IG...

LAZ Al Azhar gelar Mukernas

Forum Indonesia Gemilang ke-3

di Auditorium Arifin Panigoro...

Agustus 2017

Rumah Muallaf...

Kami sedang merintis berdirinya

Rumah Muallaf Indonesia. Rumah

bersama bagi Muallaf...

Al Azhar Zakat Day...

Hari Raya Idul Fitri tinggal

menghitung hari. Dalam rangka

memaksimalkan...

• PENERBIT Divisi Fundkompart LAZNAS Al Azhar

• PENANGGUNG JAWAB Sigit Iko Sugondo

• PEMIMPIN REDAKSI Anggriansyah M

• REDAKSI Divisi Komunikasi - Divisi Program - Divisi Fundrising

• REDAKSI PELAKSANA Sigit Tripuruca - Ridhuan RGI 07

• IKLAN DAN PROMOSI Dikalustian - Sinta Avia

• FOTOGRAFER Maulana Soheh RGI 02 - Fahroji RGI 06 - Yuliyanti RGI 12

• DESAIN GRAFIS Iwan Yulianto RGI 06

Isi dan materi dalam majalah ini dapat dikutip/diperbanyak untuk tujuan edukasi

dan kemanusiaan dengan mencantumkan sumber:

Komplek Masjid Agung Al Azhar

Jl. Sisingamangaraja Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Telp. 021-722 1504 Fax. 021-726 5241

Operation Office

Jl. RS. Fatmawati no. 27 Fatmawati, Jakarta Selatan Telp: (021) 2904 5219 Fax: (021) 2904 5217

52E6B085 Laz Al Azhar LAZALAZHAR www.alazharpeduli.org

Agustus 2017 3


QURBAN MUBARAK

HEBAT MANFAATNYA

HEBAT BERKAHNYA

Beruntunglah Anda yang telah memilih berqurban bersama LAZNAS Al Azhar.

Amanah hewan qurban Anda merupakan jalan bagi berdayanya kelompok

masyarakat peternak dipelosok negeri melalui beragam program pendampingan

khusus dan penguatan ekonomi masyarakat yang manfaatnya secara

komprehensif mampu digulirkan bagi terciptanya layanan kesehatan gratis,

tabungan pendidikan, penguatan ketahanan pangan serta penambahan aset

ternak melalui program renewable asset management. Semua manfaat tersebut

hadir berkat qurban hebat Anda. Andalah yang menjadikan keluarga peternak

menjadi masyarakat hebat nan sejahtera berkelanjutan.

7 MANFAAT HEBAT

QURBAN MUBARAK

1. Renewable asset untuk

penghasilan berkelanjutan.

2. Margin jual peternak bisa

optimal karena harga jual

yang terbaik untuk menambah

tabungan keluarga dan tabungan

pendidikan hingga sarjana.

3. Angka belanja bulanan untuk

sayur-mayur turun dan

pendapatan meningkat karena

Tabungan gemah ripah.

4. Kelompok peternak bisa

mengumpulkan dana tabarru’

untuk reimburse biaya berobat

anggota kelompoknya.

5. Kelompok peternak bersamasama

bisa mengumpulkan dana

untuk pembagunan infrastruktur

desa.

6. Kemandirian pupuk organik

dengan memanfaatkan limbah

ternak seiring bertambahnya

jumlah hewan ternak tiap

tahunnya.

7. Mewujudkan pertanian ramah

lingkungan dengan aplikasi

pupuk organik yang dapat

meningkatkan produksi tani.

4

Agustus 2017

Agustus 2017 5


sosokinspiratif

KITA SERINGKALI DIINGATKAN AKAN PENTINGNYA BERBAGI. KENAPA BERBAGI ITU PENTING? KARENA BERBAGI (DERMA, DONASI,

SUMBANGAN ATAU APAPUN NAMANYA) DAPAT MENOLAK BERBAGAI MACAM BENCANA, MENJADI OBAT BERBAGAI MACAM

PENYAKIT, AKAN DIBERKAHI HARTANYA SI PEMBERI DAN BERTAMBAH HARTANYA TANPA BERKURANG SEDIKITPUN.

Berbagi, Menjadikannya

‘Penakluk Lautan’ Pertama Indonesia

Benarkah manfaat berbagi sedemikian banyak? Apa bisa dibuktikan? Brenda Borell dalam majalah ilmiah

Nature edisi Maret 2008 menuliskan, “Uang dapat membeli kebahagiaan, terutama ketika Anda membagibagikannya”.

Prof. David Mc Clelland di risetnya juga menyimpulkan, “Melakukan sesuatu yang positif

terhadap orang lain memperkuat sistem kekebalan tubuh”.

Ternyata ini sejalan dengan hadits:

“Bentengilah hartamu dengan

zakat, obati orang-orang sakit (dari

kalanganmu) dengan sedekah

dan persiapkan doa untuk menghadapi

datangnya bencana”. (HR. Ath-Thabrani).

Kebiasaan berbagi ini juga yang telah

menghantarkan Sjafrudin Halim menjadi

Penakluk Lautan Pertama di Indonesia.

Siapakah dia? Pria kelahiran Ketapang,

Kalimantan Barat ini adalah Chairman PT.

Dwisatu Mustika Bumi (DMB) perusahaan

yang bergerak di bidang pemasangan

pipa bawah laut yang mengalirkan minyak

ataupun gas ke daratan.

Eksplorasi minyak dan gas (migas) kini

sudah jauh ke tengah laut (offshore) dan

tak lagi banyak dilakukan di darat seperti

tahun 70-80an. Dengan kenyataan ini,

dibutuhkan infrastruktur pendukung untuk

mengalirkan migas tersebut ke daratan.

Salah satunya yakni usaha pemasangan

pipa bawah laut dalam yang sangat

dibutuhkan.

Awal-awal penggunaan pipa bawah laut

di Indonesia memang masih dikerjakan

oleh perusahaan asing. Namun memasuki

tahun 1990-an, sebuah perusahaan

swasta nasional dengan gagah berani

mengibarkan bendera sebagai perusahaan

yang mengkhususkan pada pemasangan

pipa bawah laut dalam dan sejenisnya.

Owner dari perusahaan tersebut seperti

ingin membuktikan bahwasanya Sumber

Daya Manusia (SDM) Indonesia mampu

mengerjakan proyek tersebut.

Dibawah nahkoda Halim, PT. DMB menjadi

satu-satunya perusahaan pendukung

energi yang mampu menjawab tantangan

jaman, artinya ia merupakan perusahaan

pertama di Indonesia yang mampu

mengerjakan pemasangan pipa bawah

laut, dimana sebelumnya pengerjaan

sektor ini selalu di tangani kontraktor

asing.

Perusahaan ini merupakan pelopor

di Indonesia dalam pemasangan pipa

bawah laut. Tak hanya lokal, DMB juga

sudah mengerjakan proyek mancanegara

seperti di India dan Pakistan. Cita-citanya,

ingin DMB yang sudah dibangun susah

payah ini bisa terus maju dan menjadi

yang terdepan. Meski kini menjadi bos

perusahaan besar, Halim juga dikenal

sebagai sosok yang sangat rendah hati.

Sejak perusahaan ini didirikan ia mengaku

jarang bahkan tidak pernah melakukan

ekspose kepada media terutama terkait

dengan keberhasilan mengerjakan proyek

prestisius. Gak suka aja, katanya. Ia

mengaku tak terlalu membutuhkan pujian

yang datang dari berbagai arah itu.

Halim tak begitu saja menjadi orang besar.

Ia bukan seorang insinyur, bukan doktor

dan lainnya. Pria yang hanya lulusan SMA

60 Jakarta tahun 1969 ini sejak duduk

di kelas 1 SMP ia sudah ditinggal ayah

tercinta dan harus berjuang untuk biaya

sekolah kakak-kakak dan adik-adiknya

bersama Ibunda. Pria kelahiran Ketapang,

29 November 1951 anak ke 6 dari 9

bersaudara ini memiliki tanggungjawab

besar terhadap keluarga tercinta. Sewaktu

remaja ia rela menjadi kuli panggul untuk

memenuhi kebutuhan hidup. Ia juga

pernah menjadi sopir taksi dan menjual

barang-barang yang ia beli di Tanjung

Priok. Hingga akhirnya ia memutuskan

menjadi tukang bersih-bersih kamar mesin

pada kapal tanker milik Amerika Serikat.

“Kalian sekolah semua biar saya yang

kerja, berlayar keliling dunia.” kata Halim

mengingat kata-kata yang ia lontarkan

dulu kepada kakak dan adik-adiknya.

Akibat keuletannya dalam bekerja pada

tahun 1978 ia diangkat menjadi Kepala

Kamar Mesin pada kapal tanker berbobot

350 ribu DWT.

Kemudian dia

berhenti dan

melanjutkan di

Conoco Indonesia

Inc. perusahaan

pengilang minyak

terbesar kedua di

AS. Sukses berkarir

di perusahaan

energi Paman

Sam, ia merasa

sudah optimal bekerja pada perusahaan

asing. “Kalau saya terus disini (AS) paling

hasilnya hanya untuk keluarga. Sementara

hidup ini kan harus berbagi. Jadi saya

putuskan untuk mendirikan DMB agar bisa

membuka lapangan pekerjaan buat orang

lain.” kata Halim.

Akhirnya pada tahun 1993 ia membangun

DMB bersama sang istri, Ade Loetan

yang membantu mengurus legalitas

perusahaan. Kantor pertamanya hanya

di sebuah rumah di kawasan Kalibata

dengan 8 karyawan. Ketika pertama

kali menjalankan

proyek pemasangan

pipa bawah laut

ia mengaku

tidak memiliki

modal, hanya

mengandalkan

keyakinan

kepada Allah. Kini

karyawannya sudah

berjumlah 150 orang

karyawan tetap dan

hampir 200 orang

karyawan kontrak.

Salah satu kunci

keberhasilan bisnis

Halim adalah karena

ia tak pernah

berpikir dua kali

untuk berbagi kepada orang lain. Ketika

membangun perusahaannya, ia kerap kali

turun langsung mendidik tenaga lokal.

Segala ilmu yang ia miliki dibagi dengan

senang hati kepada bawahannya, tanpa

ada rasa takut kelak anak didiknya ini

akan menjadi pesaing dalam usahanya.

Berkat keikhlasannya itu, kini sering ia

temui anak-anak yang ia didik dulu telah

sukses menjadi pemimpin perusahaan

yang sama-sama bergerak di bidang

pemasangan pipa bawah laut.

Selain berbagi ilmu, Halim juga dikenal

sebagai sosok yang dermawan. Ia

rutin mendonasikan sebagian hartanya

untuk mendukung program-program

pengentasan kemiskinan LAZ Al

Azhar yang komprehensif, terukur dan

berkelanjutan. Program pemberdayaan

LAZ Al Azhar menurutnya tidak

mengajarkan orang untuk terus menjadi

penerima, tetapi mendidik untuk menjadi

mandiri dan sejahtera. Ia pun merasa

sudah begitu dekat dengan Al Azhar.

Semua anak-anaknya ia sekolahkan di Al

Azhar. Dan ia juga sering melaksanakan

sholat dan i’tikaf di Masjid Agung Al Azhar

dari zaman Buya Hamka. Ayah dari Jade

Sjafrecia Petroceany, Riggy Haloedea,

Deafitra Fajri mengatakan bahwa

kesuksesan kita bukan terletak banyaknya

harta yg kita miliki atau jabatan yg kita

punya tapi memiliki anak-anak yg soleh

solehah salah satu kebahagian tersendiri.

Ia dan istri sangat tersentuh ketika putri

sulungnya yang baru pulang menuntut

ilmu di Amerika tiba-tiba sudah berhijab,

seakan diingatkan oleh putri untuk lebih

dekat lagi dengan Allah. Kini ia sedang

menanti kelahiran cucu pertamanya.

Doakan agar Allah memberikan

kelancaran dalam proses kelahiran

cucunya, ujarnya menutup percakapannya

dengan kami.

6

Agustus 2017

Agustus 2017 7


Jejak Langkah

Kunjungan BI

di Desa Gemilang

Pemberdayaan Masyarakat merupakan tindakan

sosial dalam rangka mengorganisasikan diri

dalam membuat perencanaan dan tindakan

kolektif terintegrasi untuk memecahkan

permasalahan atau kebutuhan sosial sesuai

dengan sumber daya dan potensi yang

dimiliki. Oleh sebab itu, dalam pemberdayaan

dibutuhkan pendampingan yang intensif

terhadap masyarakat sasaran.

Program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan

LAZNAS Al Azhar menitikberatkan pada penguatan

potensi lokal dengan menggunakan pendamping

sebagai fasilitator, mobilisator, dan trainer bagi

masyarakat.

Dalam pelaksanaannya LAZNAS Al Azhar menggunakan Dai

sebagai pendamping masyarakat yang kemudian disebut

dengan DASAMAS (Dai Sahabat Masyarakat).

Dalam perjalanannya, DASAMAS mengedukasi masyarakat

agar dapat hidup sesuai ajaran agama, termasuk dalam

bermuamalah di bidang ekonomi.

Walau memfokuskan diri pada substansi syariahnya, sesuai

karakter dan kearifan lokal masyarakat yang ada. Sistem ijon,

misalnya, yang ada di masyarakat diganti dengan akad salam.

Akad yang memungkinkan petani mendapatkan modal diawal

dengan konsep tunda bayar, yang dibayar dengan hasil panen

yang pasti ukurannya.

Berpindah ke Dukuh Majasem – Klaten,

kunjungan tim DEKS BI melihat ada

bekas lahan pertanian yang tidak subur

akibat tanahnya dijadikan pencetakan

bata. Mereka menyewakan lahan

beberapa tahun untuk diambil tanah

lapisan atasnya sehingga setelah selesai,

maka kesuburan tanah pun hilang dan

tidak dapat ditanami. LAZNAS Al Azhar

menyewa tanah gersang tersebut untuk

disuburkan kembali dengan metode

pemberian SROP dan pupuk organik

sehingga lahan bisa pulih kembali dan

lahan tersebut dapat menjanjikan untuk

dijadikan lahan pertanian. Bahkan petani

disana dapat merasakan hasil tani yang

berlimpah dan berkualitas.

petani sayur mayur di sekitar Jemawan.

Selain itu, di Jemawan juga ada Pabrik

Tahu APU yang dikelola secara baik oleh

para Relawan YKPU (Yayasan Klaten

Peduli Ummat) dengan memberdayakan

masyarakat sekitar dan keuntungannya

digunakan untuk pembiayaan TPA gratis

serta kegiatan dakwah YKPU. Setelah

berkeliling Desa Gemilang di Jawa

Tengah, Tim DEKS BI menilai bahwa

pembiayaan secara syariah sangat

layak disalurkan kepada masyarakat di

Desa Gemilang karena mereka telah

memiliki kelembagaan lokal yang solid

dan memiliki sistem dana tabarru’

berskala mikro untuk membantu anggota

masyarakat yang mengalami gagal dalam

usaha mereka.

...mereka telah memiliki kelembagaan

lokal yang solid dan memiliki sistem

dana tabarru’ berskala mikro untuk

membantu anggota masyarakat yang

mengalami gagal dalam usaha mereka.

Dengan konsep pemberdayaan menggunakan penerapan

akad syariah itu, Divisi Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank

Indonesia (DEKS BI) melakukan kunjungan ke Desa Binaan

LAZNAS Al Azhar di Jawa Tengah pada 06 – 08 Juli 2017.

Di Eromoko – Wonogiri, Tim DEKS BI menyaksikan bahwa

masyarakat Baran Mundu telah berhasil Mandiri Pangan dan

Mandiri Pupuk Organik dengan Rumah Rabuk Umbaran.

Bahkan mereka dapat menabung dari hasil pertanian dan

tanaman sayuran yang di tanam di pekarangan mereka dengan

konsep Tabungan Gemah Ripah. Lumbung Padi keluarga pun

telah terbentuk di setiap rumah dengan menyimpan hasil padi

dan dijual ketika panen yang baru tiba. Kerukunan beragama

pun terlihat dengan adanya kegiatan sosial kemasyarakatan

secara bersama-sama.

Setelah itu, Tim DEKS BI diajak ke

Desa Jemawan – Klaten yang berbasis

peternakan terintegrasi dengan

pertanian. Masyarakat yang awam agama

dipancing belajar dengan diberikan

3 ekor kambing yang dikelola secara

komunal. Dan peternakannya berpusat

di Griya Iqro sehingga setiap pagi dan

sore mereka berkumpul memberi pakan

ternak sambil belajar mengaji agama.

Pupuk organik pun diproduksi oleh

Rumah Rabuk Griya Iqro dari kotoran

kambing dan ditebarkan kepada para

8

Agustus 2017

Agustus 2017 9


Mimpi Jadi

Desainer Muslimah Dunia

Sang Mantan SPG

Sebelum menjadi sukses seperti

saat ini, Wiwid memulai

semuanya dari nol. Terlahir dari

keluarga yang berada di bawah

garis kemiskinan, ia mempunyai mimpi

untuk menjadi anak kebanggaan orang

tuanya. Demi mencapai mimpinya itu

ia pun mulai mencari pekerjaan selepas

SMA karena tidak mempunyai biaya

untuk melanjutkan sekolah. “Dulu saya

pernah bekerja sebagai SPG di sebuah

galeri seni, tapi gak bertahan lama hanya

5 bulan.” ujar Wiwid.

Keputusan berhenti bekerja Wiwid

ambil karena keinginan kuatnya

untuk berwirausaha. Ia yakin dengan

berwirausaha rejeki yang ia peroleh

bisa lebih dari profesi sebelumnya. Tapi

ternyata masalah baru justru muncul

kemudian. Karena untuk memulai

sebuah usaha diperlukan modal dan

keterampilan. Wiwid pun terus berikhtiar

dan berdoa tak pernah putus hingga

akhirnya berita tentang penerimaan

santri baru Rumah Gemilang Indonesia

(RGI) sampai juga di telinga Wiwid

melalui temannya.

Program pengentasan pengangguran

yang dijalankan oleh LAZNAS Al Azhar

ini membuat Wiwid tertarik untuk

menjadi santri RGI Angkatan 8 dengan

mengambil jurusan tata busana. Selama

6 bulan menjadi santri RGI Wiwid

mengaku mendapatkan pengalaman

yang luar biasa. Karena tak hanya ilmu

keterampilan tentang menjahit dan tata

busana, ilmu keagamaan juga menjadi

santapan rutin setiap hari. Para instruktur

yang sangat ahli di bidangnya juga

mengajar dengan penuh keikhlasan dan

perhatian.

Setelah lulus dari RGI di tahun 2013

Wiwid sudah bisa berwirausaha sendiri

meski dimulai dari yang kecil seperti

membuka jasa jahit pakaian. Perlahan

namun pasti kini mimpinya menjadi

seorang Desainer Muslimah dunia mulai

terbuka lebar. Berbagai acara Fashion

Show rajin ia ikuti hingga bermitra

dengan berbagai perusahaan dalam

meperluas usahanya.

Keadaan ini kemudian mulai mampu

memperbaiki perekonomian

keluarganya. Ia juga tak sungkan untuk

membantu teman-temannya yang

masih menganggur dengan bekerja

bersamanya. Kini sambil menjalankan

usahanya, sebagai rasa terima kasih

Wiwid kepada RGI ia mengabdikan diri

menjadi instruktur RGI Surabaya jurusan

tata busana. Ia ingin mendidik para

remaja putus sekolah di Kota Pahlawan

itu agar bisa menjadi seperti dirinya,

bangkit dari nol dan mampu mandiri

dengan berwirausaha.

“RGI telah memberikan saya skill yang

sangat bermanfaat, sehingga saya bisa

mewujudkan cita-cita saya. Saya juga

ingin memberikan sesuatu kepada

RGI agar bisa bermanfaat untuk orang

lain.” ujar Wiwid. Kini seolah tak mudah

puas dengan apa yang ia raih saat ini,

ternyata Wiwid masih menyimpan

mimpi yang lain. Ia ingin sekali

melanjutkan pendidikan ke perguruan

tinggi idamannya yang berada di negeri

kanguru “Sekarang saya sedang fokus

mengejar mimpi saya selanjutnya,

kuliah di Royal Melbourne Institute of

Technology.” tutup Wiwid.

Wiwid Lestari (25 tahun) wanita asal Lamongan, Jawa Timur ini adalah anak

pertama dari empat bersaudara yang tengah meniti karir di dunia Fashion

Muslimah. Namanya mulai mencuat setelah mengikuti acara Jogja Fashion Week

pada tahun 2015 lalu. Busana yang ia tampilkan banyak mendapat apresiasi dari

para desainer kenamaan. Dan Wiwid kini menjadi salah satu Designer Muslimah

yang patut diperhitungkan.

10

Agustus 2017


Dulu...

Pendulang Emas Ilegal,

Kini Jadi

Inspirator Pertanian

Abah Judin (44 tahun) bukanlah

nama sebenarnya. Bagi warga

Kalimatan Selatan, tepatnya di

Desa Mangkalapi, Kecamatan

Kusan Hulu, Kab. Tanah Bumbu sudah

terbiasa memanggil pria yang sudah

berkeluarga dengan sebutan nama

anaknya. Nama sebenarnya adalah

Mohammad Sarani. Pria sederhana ini kini

dikenal warga sebagai inspirator pertanian

di desanya. Padahal dulunya ia lebih

dikenal sebagai pendulang emas hingga

penebang kayu ilegal yang sudah ia geluti

selama puluhan tahun.

Berada di pedalaman Hutan Borneo,

warga Desa Mangkalapi ternyata minim

sekali akan keterampilan tentang bertani

dan bercocok tanam. Akhirnya mayoritas

warga berprofesi sebagai pendulang emas

hingga penebang kayu untuk mencukupi

kebutuhan sehari-hari termasuk Abah

Judin. Sebenarnya aktivitas mereka ini

sudah lama dilarang oleh pemerintah

karena dianggap merusak lingkungan dan

tidak sedikit menelan korban jiwa akibat

resiko yang ditimbulkan cukup tinggi.

Suatu ketika program Indonesia

Gemilang besutan LAZNAS Al Azhar

yang fokus untuk memberdayakan

perekonomian masyarakat desa datang

dengan menempatkan seorang Dasamas

(Da’i Sahabat Masyarakat) Ust. Iyas

Ahmad Sanusi. Karena kecintaan Abah

Judin kepada dunia agama ia pun

memberanikan diri untuk mengakrabkan

diri dengan Ust. Iyas.

Walhasil Ust. Iyas dan Abah Judin

berkolaborasi dalam mengembangkan

syiar dan dakwah di Desa Mangkalapi.

Dalam perjalanannya, dakwah Ust. Iyas

seolah menyadarkan hati Abah Judin

bahwa ternyata pekerjaan yang selama

ini ia geluti dilarang oleh agama karena

diperoleh secara ilegal. Akhirnya ini

menjadi titik balik jalan hidupnya untuk

menjadi seorang petani.

Abah Judin memulai karir bertani dengan

cara menebang pohon-pohon besar

hingga menjadi lahan pertanian yang

siap tanam. Bersama Dasamas Ust Iyas ia

belajar pertanian mulai dari nol. Ujian pun

mulai datang menghampiri usaha Abah

Judin ini. Mulai dari kegagalan panen

akibat bencana banjir, diserang hama

serta faktor kondisi alam yang belum

bersahabat karena ketiadaan infrastruktur

pertanian.

“Awalnya dulu saya menanam padi

dengan sistem tumpang sari dengan

pohon pisang, semuanya habis dilalap

dengan banjir yang menggenang sampai

beberapa minggu. Kemudian saya coba

lagi menanam padi umur pendek, itu juga

habis terserang hama tikus dan monyet.

Dulu sempat putus asa, ya gimana sudah

capek-capek tapi tidak ada hasil.” ujar

Abah Judin.

Melihat kondisi yang dialami Abah Judin,

Ust Iyas pun memberi memberi semangat

bahwa itu semua hanya ujian dan bagian

dari proses menuju keberhasilan. Dengan

pendampingan yang lebih intens ia

kemudian menyarankan Abah Judin untuk

menanam jagung manis dengan sistem

tumpang sari. Penanggulangan hama pun

juga telah disiapkan agar kedepan tidak

kembali mengalami galal panen.

Setelah mengikuti semua saran Dasamas,

mulailah terlihat secercah keberhasilan

pertanian Abah Judin. Jagung manis

yang ia tanam tumbuh subur dan

melimpah saat masa panen. Ia pun

terus mengembangkan lahan jagung

manis miliknya karena hasilnya cukup

menjanjikan. Ia juga menanam padi, sayur

mayur serta pisang untuk memenuhi

lahan yang digarapnya.

Kini hasil dari menggarap lahan

pertaniannya uang sebesar 2 juta rupiah

dalam seminggu bisa ia kantongi dan

ia masukan ke rekening tabungannya.

Hasilnya ini tentu jauh lebih besar dari

profesi yang ia sebagai pendulang emas.

Dan lebih berkah tentunya.

Keberhasilan beliau inilah yang menjadi

inspirasi bagi warga Desa Mangkalapi

untuk bertani dan mengembangkan

potensi alam yang dimiliki desa mereka.

Sudah banyak warga yang berbondongbondong

beralih profesi menjadi petani

dan belajar langsung dengan Abah Judin

serta Dasamas. Kesuksesan beliau juga

mampu meminimalisir praktek illegal

loging, pendulangan emas ilegal yang

resikonya sangat tinggi serta melanggar

aturan pemerintah.

“Bagi saya melalui bertani dan

menginspirasi warga lain adalah jihad.

Karena jihad itu perjuangan, jihad itu kerja

keras, jihad itu pantang putus asa”. Itulah

kata-kata beliau sambil melihat hamparan

jagung yang siap panen, butiran padi yang

mulai menguning serta tandan-tandan

pisang yang sudah mulai membesar, sayur

kangkung yang mulai tinggi, serta timuntimun

yang mulai berkembang.

Abah Judin kini juga dipercaya warga

untuk menjadi ketua DKM Masjid Darul

Hijrah di Desa Mangkalapi karena dedikasi

dan kepeduliannya kepada Agama.

Beliau juga sudah berhasil mengantarkan

anaknya menjadi juara dalam berbagai

lomba baik ditingkat kecamatan maupun

provinsi. Sebagai bukti bahwa beliau

sangat peduli dan perhatian yang sangat

tinggi pada dunia pendidikan.

12

Agustus 2017

Agustus 2017 13


Pesantren Ramadhan 4

myHEART For Yatim 2017

Ramadhan adalah bulan penuh kesucian &

kebajikan serta juga merupakan momentum

pembelajaran bagi semua untuk menjadi

manusia yang lebih baik lagi. Pada Ramadhan

1438 H, myHEART For Yatim LAZNAS Al Azhar

mengadakan kegiatan Pesantren Ramadhan

bukan sekedar memberikan motivasi ibadah

kepada seluruh yatim.

Lebih dari itu, Pesantren Ramadhan tahun ke-4 ini

memberikan motivasi belajar dan kepercayaan diri yang

kuat kepada yatim sehingga mereka bisa meningkatkan

kualitas diri dan mental lebih dibanding anak seusianya

di masyarakat. Tidak hanya itu kegiatan yang innovatif dan

berbagai permainan yang edukatif-pun mereka dapat, seperti

halnya bagaimana cara membangun kebersamaan dan

kekompakan serta kebersamaan sehingga berhasil menggapai

kesuksesan mereka lakukan dengan kegembiraan dan keceriaan.

Pesantren Ramadhan memiliki maksud dan tujuan agar para

yatim memperoleh pengetahuan keagamaan yang lebih baik

lagi dan benar sejak dini kepada yatim agar mereka dapat

mengisi bulan ramadhan dengan kegiatan yang manfaat penuh

inspirasi serta menumbuhkan kecintaan sejak dini untuk gemar

beribadah dengan seperti halnya bertambah rasa cinta pada

Al Qur’an sebagai kitab sucinya sehingga mampu membangun

kedisiplinan sejak dini dalam beribadah serta menumbuhkembangkan

tatakrama berkarakter kuat sebagai pribadi muslim

yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu juga agar mereka termotivasi untuk lebih dalam lagi

menggali kemampuan yang mereka miliki, kemampuan kesenian,

kepemimpinan dan kemandirian. Setiap kelompok myHEART

menampilkan kebolehannya masing-masing. Ada yang pidato

Bahasa Indonesia, pidato Bahasa Arab, penampilan Tari Saman,

Marawis, Puisi dan penampilan lainnya. Mereka bermain sambil

belajar di Pesantren Ramadhan myHEART. Keriangan terpancar

di wajah mungil anak-anak tersebut mengisyaratkan kesiapan

menghadapi masa depan dan menggapai cita-cita yang

diharapkannya.

Wisuda Asrama

Gemilang Salsabila & 3G

Asrama Gemilang Salsabila

merupakan program yang di

bentuk LAZNAS Al Azhar untuk

membina santri khusus kelas 3

SMA atau sederajat yang kurang mampu

dan kurang berprestasi secara akademis.

Program ini bertujuan untuk menunjang

kegemilangan masa depan peserta agar

mempunyai kemauan dan kemampuan

dalam melanjutkan pendidikan yang

lebih tinggi sebagai sarana untuk

meningkatkan taraf hidup lebih baik.

Program ini dilaksanakan dalam bentuk

bantuan pendidikan dan pendampingan

selama satu tahun ajaran. Program

ini bersinergi dengan donatur yang

memberikan wakaf manfaat berupa

rumah sehingga terbentuklah Asrama

Gemilang Salsabila.

Program ini bertujuan untuk meringankan

beban biaya pendidikan siswa-siswa

kelas 3 SMA/sederajat dari keluarga

kurang mampu untuk meningkatkan

prestasi akademik dan mempersiapkan

Ujian Nasional melalui bimbingan dan

pendampingan belajar secara intensif,

membina kekuatan mental spiritual dan

akhlaqul karimah, menjaga pergaulan

peserta terhadap lingkungan yang

kurang sehat dalam bentuk kegiatan

asrama (pesantren).

Salah satu program yang di jalankan

di Asrama Gemilang Salsabila yang

unggul yaitu Learning and Teaching

Methods, dengan maksud santri setelah

mendapatkan bimbingan spiritual

keagamaan (kajian rutin) mereka

mengajarkan kepada anak-anak TPA

Gemilang dan myHeart For Yatim setiap

akhir pekan.

Dengan metode ini santri akan lebih

memahami apa yang disampaikan oleh

ustadz ustadzah pendamping asrama

setiap harinya. Santri Asrama Gemilang

Salsabila mendapatkan bimbingan

belajar setiap minggunya untuk

menyiapkan Ujian Nasional.

Pada hari Ahad, 11 Juni 2017 di bulan

Ramadhan yang penuh berkah telah

berlangsung prosesi wisuda Asrama

Gemilang Salsabila angkatan 1 dan

peserta 3G serta Khatmil Quran oleh

anak-anak myHeart For Yatim Wonogiri.

Prosesi wisuda berlangsung dengan

hikmat dan dilanjutkan dengan

pembacaan janji alumni oleh semua

Program ini bertujuan

untuk meringankan

beban biaya pendidikan

siswa-siswa kelas 3

SMA/sederajat dari

keluarga kurang mampu

untuk meningkatkan

prestasi akademik

peserta wisuda yang di pimpin oleh salah

satu peserta 3G yaitu saudara Khiban

Khasani.

Setelah pembacaan janji alumni di

lanjutkan dengan penyerahan piala

dengan berbagai kategori yaitu santri

teladan yang di serahkan kepada Siska

Kamilatus Zakia, santri teraktif yang

diserahkan kepada Mariana Tri Subekti,

santri terkreatif yang di serahkan kepada

Arum Lestari, dan Santri terpandai yang

di serahkan kepada Bayu Akbar.

Kegiatan di akhiri dengan foto bersama

dengan ustadz/ustadzah pendamping

serta perwakilan dari LAZNAS Al Azhar

Jawa Tengah Bapak Subagyo dan Nurul

Hidayanti selaku pendamping Asrama.

14

Agustus 2017

Agustus 2017 15


PERKUAT SINERGI

ENTASKAN KEMISKINAN,

LAZ AL AZHAR

GELAR MUKERNAS

INDONESIA GEMILANG

LAZ Al Azhar gelar Mukernas Forum Indonesia

Gemilang ke-3 di Auditorium Arifin Panigoro,

Rabu (9/8/2017). Dalam Mukernas tersebut, Ketua

Forum Indonesia Gemilang Sigit Iko Sugondo

mengatakan kemiskinan merupakan persoalan

yang belum terselesaikan hingga sekarang.

dari badan pusat statistik menunjukkan angka

kemiskinan nasional dan indeks relatif stagnan di

angka 0,393 per Maret 2017.” ujarnya di depan ratusan

relawan Forum Indonesia Gemilang.

Menjawab tantangan tersebut, LAZNAS Al Azhar

gelar Musyawarah Kerja Nasional Forum Indonesia

16“Data

Agustus 2017

Gemilang yang ke-3. Kali ini mengangkat tema “Menguatkan

Sinergi Dalam Pengentasan Kemiskinan Menuju Indonesia Nan

Gemilang.”

Oleh karena itu menurut Sigit pengentasan kemiskinan

diperlukan. Menurutnya, upaya pengentasan Kemiskinan

adalah merupakan sebuah proses yang sangat panjang untuk

membantu masyarakat miskin menjadi lebih berdaya.

Dalam hal ini Negara harus bisa mengendalikan angka

kemiskinan yang kian hari kian meningkat dengan mengajak

peran serta dan kontribusi riil berbagai pihak dalam mengatasi

persoalan kemiskinan ini.

Senada dengan Sigit, Ketua Umum Yayasan Pesantren Al

Azhar, Muhammad Suhadi mengatakan, kemajuan negeri ini

sangat jauh, masyarakat desa masih banyak tertinggal.

”Kita ketahui yang paling menderita dan ketertinggalan mereka

yang tidak dapat perhatian dari pemerintah bahkan para elit

politikpun sibuk dengan urusan politiknya dan jauh dari sebuah

Para Dasamas saat Sesi Pembahasan Metode Dakwah & Perencanaan, Monitoring & Evaluasi (PME), Mukernas

Forum Indonesia Gemilang 2017 selama 2 hari (10-11/08/2017) di gedung P4TK Penjas & BK Parung, Bogor

harapan untuk membantu masyarakat desa.” Ujar Suhadi.

Oleh karena itu, melalui peran Indonesia Gemilang diharapkan

dapat memberdayakan Desa tertinggal. “Melalui Forum

Musyawarah Kerja Nasional ke 3 Forum Indonesia Gemilang

iniIah kita berharap akan kembaili saling menguatkan peran

dan fungsi sinergis dalam rangka mencapai tujuan bersama.”

tutup Suhadi. Mukernas Forum Indonesia Gemilang turut

dihadiri oleh M Anwar Bashori, Kepala Departemen Ekonomi

dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Sesditjen PPMD

Kementerian Desa Drs. H. Muklis MSi, Direktur Pemberdayaan

Zakat Bapak Tarmizi Tohor. Selain itu, Mukernas ini juga

memberikan apresiasi kepada mitra-mitra yang bersinergi

dengan LAZNAS Al Azhar.

Acara kemudian dilanjutkan di gedung P4TK Penjas dan

BK Parung, Bogor selama dua hari (10-11/08/2017) dengan

materi Metode Dakwah, dan PME (Planning, Monitoring and

Evaluation) oleh Direktur Eksekutif LAZNAS Al Azhar Sigit Iko

Sugondo dan Trainer Andry Waseso.

Agustus 2017 17


Donasi

Jamiyyah Pusat

Pada hari Jum’at (09/06) lalu acara serah

terima bantuan paket sembako oleh Jamiyyah

Al Azhar 1 kepada LAZNAS Al Azhar. Paket

bantuan sebanyak 246 ini akan disalurkan untuk

melengkapi kebahagiaan Ramadhan para warga binaan

LAZNAS Al Azhar.

Punakawan Show

Meriahkan Milad BNI Syariah

BNI Syariah merayakan Milad

ke-7 nya di Masjid Agung Al

Azhar Indonesia dengan tema 7

Magnificent of Hasanah, Jumat

(16/6/2017) lalu. Acara milad tersebut

diikuti oleh ribuan insan hasanah yang

merupakan seluruh karyawan BNI Syariah,

baik yang di pusat maupun dari seluruh

cabang.

Dengan menggandeng LAZNAS Al

Azhar sebagai mitra program ZISWAF

sekaligus Event Organizer-nya. Hadir pula

penampilan spesial dari Punakawan Show

dengan tokoh Petruk, Gareng, Bagong,

Semar dan Togog. Menurut Direktur

Eksekutif LAZNAS Al Azhar Bapak Sigit

Iko Sugondo yang memerankan tokoh

Semar, kali ini tim Punakawan Show akan

membawakan cerita tentang perebutan

Hasanah antara Bagong dan Togog.

“Mulanya, suatu hari Bagong (diperankan

oleh komedian Jabrik) merasa gundah

gulana karena melihat sang Paman

Togog (diperankan oleh komedian Choki)

diam-diam menaruh hati pada seorang

wanita yang akan dinikahi Bagong

bernama Hasanah. Hal itu Bagong ketahui

ketika membaca status sosial media

Paman Togog yang kerap kali menyebut

dan memuji nama Hasanah.” kata Sigit

Iko. Melihat saudaranya sedang sedih,

Gareng (diperankan oleh komedian Farly)

dan Petruk (diperankan oleh Manajer

Komunikasi LAZNAS Al Azhar Sigit TP)

mencoba menghibur. Namun berbagai

usaha sudah dilakukan tetap kesedihan

Bagong tidak bisa hilang.

Hingga akhirnya datanglah Semar

(diperankan oleh Direktur Eksekutif

LAZNAS Al Azhar Bapak Sigit Iko

Sugondo) untuk membantu memberikan

solusi kepada anaknya itu dengan

mendatangkan langsung Paman Togog.

Semar langsung menanyakan kepada

Togog kenapa sampai hati merebut

wanita yang akan segera menikah dengan

keponakannya sendiri yaitu Bagong.

Merasa difitnah Togog pun langsung naik

pitam dan menanyakan kepada Bagong

apa buktinya.

Bagong menjawab bahwa status di sosial

media sang paman lah yang belakangan

ini selalu memuji-muji Hasanah dan itu

membuat Bagong merasa dibakar api

cemburu yang luar biasa. Mendengar hal

itu Togog pun terkejut. Ternyata telah

terjadi kesalahpahaman. Hasanah yang

dimaksud Togog di setiap status sosial

medianya bukan wanita idaman hati

Bagong, melainkan Hasanah program

BNI Syariah yang gaung prestasinya

sudah terkenal hingga seluruh kayangan.

Kegemilangan program BNI Syariah

itu dituangkan dalam 7 Magnificent of

Hasanah menjadi tema besar dalam milad

kali ini, yaitu 7 pencapaian BNI Syariah

selama 7 tahun berkarya. Akhirnya mereka

pun kembali rukun dan damai. Aksi para

wayang ini pun berhasil menghibur ribuan

pasang mata yang hadir.

Selain menampilkan Punakawan Show

dalam acara yang diselenggarakan oleh

LAZNAS Al Azhar ini ada juga santunan

700 anak yatim binaan LAZNAS Al Azhar.

Pengumpulan dana wakaf dari seluruh

cabang BNI Syariah di Indonesia untuk

wakaf bus senilai Rp 750 juta dengan

Nadzhir Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al

Azhar juga menjadi salah satu acara yang

menarik di mana pengumpulan wakaf

ini dilakukan dengan cara live streaming

dan di antara cabang ditayangkan hasil

pengumpulan wakafnya, sehingga

masing-masing cabang akan berlomba

untuk mengumpulkan wakaf terbanyak.

Hal ini mendorong cabang untuk

melakukan sosialisasi wakaf sekaligus

memberikan pengalaman bahwa

berwakaf itu mudah. Di ujung acara,

diluncurkan pula Hasanah Mobile Apps

dan dilanjutkan dengan buka puasa,

shalat tarawih dan i’tikaf di Masjid Agung

Al Azhar.

Kemudian pada hari Selasa 13 Juni 2017 acara penyerahan

simbolis donasi dari Jam'iyyah SMP 1 Al Azhar Pusat

untuk program pemberdayaan pemuda produktif Rumah

Gemilang Indonesia (RGI) telah dilakukan. Bantuan

sebesar Rp. 70.000.000,- ini akan digunakan untuk

mensupport proses belajar para santri RGI yang berasal

dari keluarga tidak mampu dari seluruh wilayah di

Indonesia. Semoga segala kebaikan Ibu-ibu Jam'iyyah

SMP 1 Al Azhar Pusat ini dicatat sebagai amal kebaikan

yang indah di sisi Allah SWT, Aamiin.

MENUJU RUMAH

MUALLAF INDONESIA

Kami sedang merintis berdirinya Rumah Muallaf Indonesia.

Rumah bersama bagi Muallaf berkaitan dengan

silaturahmi, pendidikan keagamaan, kesehatan dan

pemberdayaan ekonomi. Gagasan tersebut tercetus,

ketika kami berkunjung ke sudut dan pojok padukuhan di kaki

perbukitan Menoreh dan gunung Kelir di Kulonprogo Yogyakarta.

Kami bertemu dengan banyak Muallaf yang miskin secara materi

maupun bimbingan agama Islam.

Sebagai langkah awal, beberapa waktu yang lalu, kami

mengumpulkan 1000 Muallaf dan Dhuafa, yang dikemas dalam

acara Berbagi dan Berbuka dengan 1000 Muallaf dan Dhuafa.

Acara ini dilakasanakan pada Senin, 19 Juni 2017 bertempat di

balai desa Giripurwo Giri Mulyo. Kulonprogo. Pada kesempatan

itu, hadir sekaligus memberi sambutan Direktur LAZNAS Al

Azhar dan Wakil Bupati Kulonprogo.

Ke depan, kami akan undang simpul-simpul perwakilan

tokoh Muallaf. Kami akan dorong agar mereka membentuk

Persaudaraan Muallaf. Sehingga, Muallaf sendirilah yang

menjadi garda depan melakukan upaya membangun Rumah

Muallaf Indonesia, bergandengan tangan dengan masyarakat,

pemerintah, dunia bisnis dan akedemisi.

18

Agustus 2017

Agustus 2017 19


PERLUAS EDUKASI ZAKAT,

LAZNAS AL AZHAR GANDENG TOKOPEDIA

Gaya hidup belanja online kini kian mendominasi konsumen. Untuk

memperluas edukasi zakat, LAZ Al Azhar menggandeng Tokopedia

salah satu situs jual beli online atau e-Commerce Indonesia.

Melalui sinergi ini, kini Sahabat Al Azhar bisa berdonasi mendukung

program pengentasan kemiskinan LAZ Al Azhar langsung via gadget.

Untuk donasi zakat maal bisa mengunjungi link www.tokopedia.com/

berbagi dan pilih logo LAZ Al Azhar. Dan untuk beli hewan qurban

lewat Tokopedia bisa mengunjungi Toko LAZ Al Azhar di link www.

tokopedia.com/lazalazhar.

MAKSIMALKAN HIMPUN ZAKAT

LAZNAS AL AZHAR MENGGELAR

AL AZHAR ZAKAT DAY

Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung hari.

Dalam rangka memaksimalkan penghimpunan

dana zakat baik itu zakat fitrah atau zakat

maal dari komunitas insan Al Azhar, LAZNAS

Al Azhar menggelar acara Al Azhar Zakat Day

pada tanggal 15 Juni 2017 yang diperuntukkan

bagi seluruh keluarga bersar YPI Al Azhar

seperti karyawan, guru, dosen, jam’iyyah dan

jamaah masjid serta masyarakat umum.

Ketua Umum YPI Al Azhar Bpk M. Suhadi yang hadir

membuka Al Azhar Zakat Day menggambarkan

besarnya potensi zakat dari keluarga besar Al Azhar. Jika

penghimpunan zakatnya bisa dimaksimalkan tentu hasilnya

akan banyak membawa manfaat bagi Ummat. “Kita punya ribuan

alumni, guru dan karyawan di seluruh Al Azhar se-Indonesia.

Semoga momen Al Azhar Zakat Day ini menjadi momentum

semakin terbukanya potensi zakat dari komunitas Al Azhar.” jelas

Pak Suhadi.

LAZNAS Al Azhar juga memberikan kemudahan lain untuk

berzakat menyediakan gerai gerai Zakat di lebih dari 30 Mall

(Gandaria City, Mall Pondok Indah, One Belpark, FX Sudirman,

Bintaro Jaya Xchange Mall, Supermal Karawaci, Tangcity Mall,

Cinere Bellevue, Lippo Plaza Ekalokasari, Grand Indonesia, The

Plaza Semanggi, dll), pusat perbelanjaan dan gedung perkantoran

di wilayah Jabodetabek. Selain itu bagi para muzzaki atau

donatur yang ingi berzakat namun tapi berhalangan hadir bisa

menggunakan layanan jemput zakat "Zakat Home Service" dengan

menghubungi nomor telepon 021 7221504.

Acara penyerahan apresiasi kepada Tokopedia sebagai mitra Bersama

Entaskan Kemiskinan ini dilakukan disela acara pembukaan

Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Forum Indonesia Gemilang

di Universitas Al Azhar Indonesia, Jakarta hari Rabu (09/08) lalu. Piagam

penghargaan diberikan oleh Kepala Divisi Fundraising Komunikasi

dan Partnership LAZ Al Azhar Anggriansyah Munggaran kepada

Business Development PT Tokopedia Veronica dan Antonia Adega.

Nantinya dana zakat yang terkumpul melalui berbagai gerai

layanan LAZNAS Al Azhar ini akan bertransformasi menjadi dana

sosial Ummat bagi percepatan pengentasan kemiskinan yang

berkelanjutan puluhan ribu mustahik binaan LAZNAS Al Azhar

yang tersebar di 12 provinsi di Indonesia melalui 5 klaster program

yaitu Pengentasan Kemiskinan & Pemberdayaan Masyarakat

Desa, Pengentasan Pengangguran & Pemberdayaan Usia

Produktif, Memperbaiki Kondisi Kehidupan Anak Yatim & Dhuafa,

Pemberdayaan Ekonomi Infrastruktur & Konservasi Lingkungan,

serta Penanggulangan Bencana dan Jaringan Relawan.

20

Agustus 2017

www.tokopedia.com/lazalazhar

Agustus 2017 21


DONATUR ZAKAT MAL JANUARI 2017

INFORMASI SELENGKAPNYA DAFTAR NAMA DONATUR DAPAT DILIHAT DI WWW.ALAZHARPEDULI.ORG

DONATUR QURBAN, INFAK & KHUSUS JANUARI 2017

INFORMASI SELENGKAPNYA DAFTAR NAMA DONATUR DAPAT DILIHAT DI WWW.ALAZHARPEDULI.ORG

Nama Donatur

Donasi

A. Djauhari 2.100.000

Achmad Audrenazta 1.000.000

Achmad Bachtiar 1.000.000

Achmad Firdaus 1.000.000

Achmad Mansur 2.500.000

Adhi Suryaghana 900.000

Adi Putra 5.000.000

Afandi Eka Putra 1.000.000

Agus Harsoyo 1.000.000

Agus Surya Sadana 5.760.000

Ali Wibowo 350.000

Alvan Alvian 1.100.000

Ambarukmi Dewi 1.000.000

Ananda P 500.000

Andri Mursyid 1.000.000

Andriyono Satriyo 925.000

Anton Subhan 333.500

Anwar Haryanto 1.000.000

Ardiman Ahmad 3.750.000

Arie Agung 1.500.000

Arie Wirahadikusuma 1.000.000

Ario Widianto 750.000

Arlin Luthfy 2.500.000

Arum Wachyuni 750.000

Arydito Bayu Permadi 445.000

Asa Bima Prabowo 1.000.000

Atina Dwi Palupi 1.000.000

Bayu Ardhyanto 700.000

Chairina 5.000.000

Chuzaimah Aguslian 600.000

Dani Firmanto 1.424.500

Deny Hardono Soeda 912.500

Deny Nadya 862.500

Dian Abdurachman 800.000

Dian Andiani 700.000

Dian Fitrianti 300.000

Diana Yumanita 5.000.000

Dissy Amelia 1.000.000

Dudy Ariwidianto 479.391

Duft Intercontinental 1.500.000

Dwi Basuki Ananto 1.100.000

Dwi Sari Astini 750.000

Dyah Iswari 1.250.000

Eko Budi Susanto 500.000

Eko Permodo 700.000

Emma Rahmawati 1.211.000

Emmalia Sutiasasmita 1.500.000

Erika 710.000

Eriska 2.000.000

Erna & Suroso 1.175.000

Fabianto Basuki 500.000

Fakhrul Mahdi 1.500.000

Fanisukma Nurmara 500.000

Farralita Wasril 1.500.000

Fauzi Rosyad 600.000

Febrian Surya Perkasa 500.000

Galih Megantari 5.000.000

H Joko Sriwidodo 5.000.000

H Suhaji 625.000

H. Muzahar 1.250.000

Hari Indra Yaso 18.500.000

Hasna Widiastuti 750.000

Hastuti 925.000

Hega Bernoza 1.000.000

Helsiya Prananda 704.300

Hendrik 482.000

Herry Kurniawan 1.000.000

Hesthi Setyoprathiwi 900.000

Himawan Nugroho 12.500.000

Hj. Ami Retnosari 500.000

IBFT 5.000.000

Ichsan Lubis 750.000

Idola Cahaya Semes 3.000.000

Ihtiar Nur 750.000

Iin Hidayah Nawir 1.900.000

Iin Rosliana 500.000

Ilhandi Oetama 1.000.000

Indrayana Purwosun 450.000

Indriati Permana 450.000

Ir. H. Rifna Idiar/Musliani 2.500.000

Irke Silvani Riasanty 1.800.000

Irnan Achda 5.000.000

Iznindar Amaludin 2.000.000

Josy Rizka 2.000.000

Kantoro Permadi 600.000

Kurniawan Iskandarsyah 500.000

Kusdarjanto Darius 3.000.000

L Bano Rangkuty 500.000

Leo Pramuka 3.000.000

Liana Nazwar 2.000.000

Lufiandi 500.000

Luki Don Rahmat H 1.000.000

M Sandy Pradhana Putra 400.000

Mahanugra Kinzana 1.000.000

Mardiati 5.000.000

Maulidia Rahmi 1.000.000

Maya Wuninggar 750.000

Mba Astri 500.000

Melvira Heryanti 1.250.000

Merina Indah Lesta 430.000

Meutia Anggraini 1.500.000

Mira Dhamayanti 10.000.000

Mireille Pilli & Citra 400.000

Mohamad Adrianto S 600.000

Muhammad Farid Rasyidi 460.000

Muhammad Shabran Fauzani 20.000.000

Nadya Handayani 550.000

Nasbar 2.000.000

Nidya Denastyanisa 500.000

Nila Yanti 500.000

Nisha Virginia 400.000

Nizam R Hasibuan 8.000.000

Nur Aisyah Yati 3.000.000

Nurbaiti Yonada 1.600.000

Nurhayati 500.000

Nurokhmah 2.000.000

Prilia Handayani 1.000.000

PT. Djempolan Panen Rezeki 3.000.000

Ratna Dewi Abi 500.000

Ratna Dewi Abi 500.000

Ratna Dewi Hasan 500.000

Rayyan Assaidi 6.000.000

Reizki Rosmelia 1.200.000

Reza Dwi Noviawan 500.000

Reza Firdauzi 2.500.000

Rifki Agung Saputra 1.000.000

Rina Utami 4.500.000

Rina Utami 2.600.000

Rina Utami 2.100.000

Rino T Simatupang 1.000.000

Risa Okta 450.000

Rizky Rahmadhany 1.000.000

Ropingah 1.000.000

Ruri Subari 300.000

Rusdiana 2.400.000

Sally Marryta Dian 800.000

Sari Puspita 600.000

Shinta Noorvian Martin 500.000

Silviyanti Dwi Ary 400.000

Silviyanti Dwi Ary 1.000.000

Siti Gendis 3.000.000

Siti Sarah Chairun 4.000.000

Siti Wardiyah 500.000

Snapsindo Tunggal Putra 1.800.000

Soendiarto 25.000.000

Sophia P 500.000

Sudaryanti 2.861.105

Suwandi 1.000.000

Suwandi 500.000

Syurmita 1.000.000

Tania Latinina 500.000

Tetty E Irawati 10.000.000

Tri Canescoro 325.000

Trianto Irawan 500.000

Triono Jayanegara 15.000.000

Usti Syarif 1.500.000

Uswatun Hasanah 800.000

Vani Amalia 7.525.000

Veronica Aryati 500.000

Vidya Fauzianti 1.250.000

Wijono Imam Pamudji 550.000

Windy Saufia Apriy 3.000.000

Wiyani Utari 500.000

Wiyani Utari 500.000

Yadi 500.000

Yuli Nuryanti 500.000

Yulia Handayani 1.000.000

Yunita Nila Hapsar 1.500.000

Zakat Amil LAZ Al Azhar 6.915.300

Zakat Jateng 10.126.750

Zakat Jatim 15.111.250

TOTAL 482.257.363

NAMA DONATUR

DONASI

Achmad Firdaus 500.000

Achiroeddin Noerdin 2.500.002

Achiroeddin Noerdin 10.000.000

Achiroeddin Noerdin 10.000.000

Achmad Mansur 1.500.000

Achmad Mansur 1.500.000

Achmad Mansur 1.500.000

Agus Sri Haryanto 500.000

Amalfi P 500.001

Andy Prabowo 1.000.000

Ardiyan Dwi Praba 450.000

Aria Nugraha 500.002

AYLI 500.000

Bambang Sutanto 700.000

Boy Ishak 1.000.002

Dani Prayoga 500.002

Darajat Syaiful 1.000.001

Dede Fitriani 5.000.000

Diana Dwi Sari 500.000

Dona Yolanda 500.000

Elfa Faisal 500.002

Elly Hendri 10.000.000

Endang Ripmiatin 2.000.000

Endang Ripmiatin 3.000.000

Endang Ripmiatin 2.000.000

Endriaty 1.000.000

Fauzi Rosyad 5.000.000

Fauzi Rosyad 500.000

Fina Astriana 1.000.000

Frida Sariyani 1.000.001

Galih Megantari 2.500.000

Gelar Sorban MAA Untuk Bima 11.357.500

Gelar Sorban MAA Untuk Bima 11.177.750

H Indriani Pudjiastuti 2.000.000

Hj. Masnony Binti RA Rasjid 4.500.000

Hj. Ami Retnosari 1.000.000

Hj. Ami Retnosari 500.000

Hugandini 500.000

Indra Usmansyah 1.000.002

Indriani Pudjiastuti 500.000

Infak Jateng 93.498.300

Infak Jatim 15.591.500

Intan Dwi R 500.001

Iznindar Amaludin 500.000

Iznindar Amaludin 500.000

Jama’ah The Rabbaanians 43.731.100

Jama’ah The Rabbaanians 3.965.000

Jama’ah The Rabbaanians 22.989.000

Jama’ah The Rabbaanians 7.421.500

Jama’ah The Rabbaanians 10.530.500

Josy Rizka 2.000.000

Jusmin Sutanto 1.000.001

KARISMA Universitas Al Azhar 1.123.000

KB-TK Islam Al Azhar 4 4.500.000

Kel. Winarno 2.500.000

Kel. Hj. Zuhaida Mahfud 2.000.000

Kel. Alm. Heriansyah 500.000

Kotak Tromol Sentra Primer 736.000

Kotak Tromol Sentra Primer 767.000

Kotak Tromol Sentra Primer 785.000

Kotak Tromol Sentra Primer 1.004.000

Kurniawan Iskandarsyah 500.000

LAZ Masjid Raya Batam 30.056.000

Maman Casmanan 1.000.001

Marina Dwi Ratri 400.000

Marsudi 500.002

Masajeng Rahmiasri 450.000

Masjid An-Nur/Ciputra World 5.000.000

Maya Feby Iqlimah 500.000

Mirah Nawangsari 1.000.000

Mireille Pili 600.000

Mohammad Reiza 1.000.002

Mohona Noor Hasibuan 32.321.500

Mursyid 1.000.000

Muryanti 481.269

Nina Madi 1.000.000

Nitya Pandusarani 500.000

Nony Shilviani 500.000

Nuradi Karim 2.000.002

Pitra Ismaya Kartika 1.000.000

Puput Lingga Sari 1.000.000

Rachman Ardiansyah 3.000.002

Raden Roro 700.000

Rahayu Budi Mulyat 1.400.000

Rahman Satria 1.000.000

Rahmat Hidayatullah 400.001

Reizki Rosmelia 800.000

Ridha Bayyinah 1.000.000

Rika Krismayani 1.000.001

Rozana Ika Agustiya 1.000.000

Rusdiana 750.000

Rusdiawan 5.000.000

Samsuri 400.000

Sari Koeswandari 500.000

Sophia P 500.000

Subagio Hadiatmojo 1.000.000

Sulastri 1.000.000

Taufik Akbar G 600.000

Tifanny Nabarian 1.000.000

Tito Maulana 1.000.002

TK Al Azhar 29 Semarang 4.241.000

Tommy Ilyas 1.000.001

Toriq Nurachman 500.001

Uum Sumirah 2.000.000

Wibowo S Santosa 500.000

YISC Al Azhar 550.000

YISC Al Azhar 4.500.000

YISC Al Azhar 10.000.000

YISC Al Azhar 10.612.000

YKPU 2.550.000

YPK MDRI 600.000

Zatrian Sugitahari 800.212

Zuamah Afief 3.000.000

TOTAL 581.400.642

WAKAF

NAMA DONATUR

DONASI

Hamba Allah 1.000.000

Indriati Permana 100.000

RUSDIANA 1.000.000

RUSDIANA 1.000.000

TOTAL 3.100.000

KEMANUSIAAN

NAMA DONATUR

DONASI

Ahmad Fatoni 250.002

Al-Azhar BSB Semarang 25.400.000

Amelia Siregar 200.000

Angga/Maya Ismariyana 25.000.000

Angga/Maya Ismariyana 20.000.000

Angga/Maya Ismariyana 15.000.000

Angga/Maya Ismariyana 18.500.000

Astari 300.002

Carissa Dessy Rianti 150.002

Diah Rucihto Januar 500.000

Dimas Awang 850.002

Eko Ratrianto 500.002

Eko Ratrianto 500.002

Elisabeth Lilyana Sarri 50.000

Elisabeth Lilyana Sarri 50.000

Emannadie 150.002

Erita Ali 200.000

Fauziea 100.002

Firmayuniawan Slamet 100.000

Herwin Sumarno 150.033

Husna 100.002

Ida Lestari 1.000.000

Indah Chairunnisa 1.000.000

Ismail Maulani 250.000

Moh Komaruddin 50.000

Muhammad Hasyim 100.000

Muhammad Hasyim 1.000.000

Muhammad S Sufia Purnama 150.000

Najib Alqodri 100.002

Rufaidah Abdullah 500.000

SDIA Cikarang 18.027.000

Siska Melani 200.002

SMPIA 31 Sumarecon 10.000.000

SMPIA 36 Bandung 11.000.000

SMPIA 36 Bandung 10.000.000

Sujarwo 8.600.000

TOTAL 223.045.665

Sebagai wujud komitmen dalam pengelolaan zakat yang amanah dan profesional untuk meningkatkan efektivitas dan

efiesiensi pelayanan zakat dan dalam rangka pengentasan kemiskinan sesuai kaidah, LAZ Al Azhar membentuk Divisi

Kepatuhan dan Kajian Dampak. Satuan divisi ini bertugas melakukan upaya dan langkah-langkah yang bersifat ex-ante

(preventif) untuk memastikan bahwa kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur, serta kegiatan yang dijalankan oleh

LAZ Al Azhar telah sesuai dengan kaidah-kaidah syariah, regulasi peraturan perundang-undangan yang berlaku dan

peraturan-peraturan internal.

22 Agustus 2017

Selain itu, dalam program-program pendistribusian dan pendayagunaan zakat, satuan divisi ini juga melakukan

pengujian dan pengkajian terhadap proses dan hasilnya (output, outcome, impact) sehingga dana amanah para

donatur/muzakki bisa dipastikan telah tersampaikan dengan tepat sasaran kepada golongan yang berhak menerimanya

(mustahik) dan benar-benar memberikan nilai manfaat, perubahan positif serta melahirkan dampak yang luas dalam

ikhtiar mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.

Agustus 2017 23


LAPORAN KEUANGAN JANUARI 2017

PENERIMAAN ZIS JANUARI 2017

# AKAD

1. Zakat:

a. Zakat Maal 482.257.363

b. Zakat Fitrah -

2. Infak:

a. Infak Khusus 269.712.326

b. Infak Umum 311.688.316

3. Khusus:

a. Bagi Hasil Bank 1.143.552

b. Kemanusiaan 223.045.665

c. Wakaf 3.100.000

d. Akikah -

e. Qurban 11.000.000

f. CSR/Sponsorship -

g. Dana Non Syar’i 1.146.711

h. Fidyah -

i. Lain-Lain -

TOTAL PENERIMAAN JANUARI 2017 1.292.093.934

PENYALURAN ZIS JANUARI 2017

# PROGRAM

1. Layanan Mustahik 255.606.600

2. Pemberdayaan 162.300.000

3. Pendidikan dan Dakwah:

a. Pembinaan Rohani Pasien dan LP 12.000.000

b. Beastudi Pendidikan 105.895.000

c. Bantuan Karitas Dakwah 14.500.000

d. Bantuan Karitas Pendidikan 1.500.000

4. Layanan Jenazah Gratis:

a. Akomodasi Layanan dan Sosialisasi 15.410.000

5. Al Azhar Peduli Kesehatan:

a. Poliklinik Umum dan Gigi Gratis 20.500.000

b. Bantuan Karitas Kesehatan -

6. Rumah Gemilang Indonesia:

a. Program RGI dan OP RGI 233.312.000

7. Penyaluran Infak Khusus:

a. Penyaluran Akikah -

b. Penyaluran Fidyah -

c. Penyaluran Infak Kemanusiaan 106.250.000

d. Penyaluran Infak Khusus 72.090.000

8. Penyaluran Infak Umum 61.185.000

9. Qurban -

10. Penyaluran Zakat Fitrah -

11. Sosialisasi ZISWAF -

SUB TOTAL BIAYA PROGRAM 1.060.548.600

# OPERASIONAL DAN ADMINISTRASI LEMBAGA

12. Amil 123.551.900

13. Operasional 139.875.300

14. Administrasi Perbankan 2.166.738

SUB TOTAL BIAYA PROGRAM 265.593.938

TOTAL PENDAYAGUNAAN JANUARI 2017 1.326.142.538

Berwakaf,

Demi Ketenangan dan

Keberkahan Hidup

Kini dan Nanti

Tambahkan kata kenyamanan baru dalam hidup Anda

berkat Wakaf yang tertunaikan sebagai sedekah berkelanjutan. Saatnya

menikmati hidup yang lebih lapang dan berkah berkat rejeki yang telah

diwakafkan #NyamanSudahWakaf

#NyamanSudahWakaf

Islamic Endowment And Asset Management For Social

Purpose to End Poverty & Create Sustain Happiness


Karena Qurban.....

“Panen

sayur

berlimpah”

“Bisa

melanjutkan

sekolah

SMA”

“Bisa

jadi

sarjana”

“Ternak

kami

bertambah”

QURBAN HEBAT

WUJUDKAN

SEJAHTERA

BERKELANJUTAN

LAPORAN KEUANGAN LAZNAS 2016

KAP DRS. BAMBANG SUDARYONO & REKAN

BNI Syariah 200 888 000 5

Rekening Qurban LAZ Al Azhar an. YPI Al Azhar:

Danamon Syariah 005 8340 340

021-7221504 atau 081219390233

www.alazharpeduli.org

More magazines by this user
Similar magazines