DAN WAKTU MILLING TERHADAP PERUBAHAN FASA DAN ...

digilib.its.ac.id

DAN WAKTU MILLING TERHADAP PERUBAHAN FASA DAN ...

PENGARUH BALL TO POWDER WEIGHT RATIO (BPR)

DAN WAKTU MILLING TERHADAP PERUBAHAN FASA

DAN MORFOLOGI PADUAN Cu-30%Zn DENGAN

MECHANICAL ALLOYING

Nama : Indra Rukmana Army

NRP : 2707100059

Jurusan : Teknik Material & Metalurgi FTI-ITS

Pembimbing : 1. Dr. Widyastuti, S.Si, M.Si

2. Wahyu B. Widayatno, S.Si, M.Si

Abstrak

Dalam dunia industri militer, banyak digunakan bahan

baku logam misalnya dalam pembuatan tank, senapan, peluru

dan lain sebagainya. Salah satu logam yang di gunakan yakni

kuningan dalam aplikasinya pembuatan kelongsong peluru

dimana logam ini memiliki senyawa Cu-30%Zn. Pada penelitian

ini telah di buat paduan Cu-30%Zn dengan menggunakan metode

metalurgi serbuk yaitu mechanical alloying (MA) sebagai salah

satu alternatif dalam pembuatan bahan (kuningan) kelongsong

peluru. Variasi yang di gunakan yaitu ball to powder weight ratio

(BPR) 5:1, 20:1, dan 100:1 dengan waktu milling 1, 5, dan 10

jam. Serbuk hasil MA dilakukan pengujian XRD untuk mengamati

perubahan fasa yang terjadi, selain itu dilakukan pengujian optik

dan SEM-EDX untuk mengamati perubahan morfologi dan

komposisi atom pada serbuk setelah MA. Hasil penelitian

menunjukkan bahwa variasi BPR dan waktu milling ini

mengalami perubahan fasa yakni ε, γ, β,α, dan ZnO. Variasi

optimum dari BPR dan waktu milling yaitu pada BPR 100:1

dengan waktu milling 5 jam sebanding dengan BPR 20:1 dengan

waktu milling 10 jam yang ditandai dengan terbentuknya

fasa a yang sempurna.

Kata kunci: Mechanical alloying, ball to weight powder ratio

(BPR), waktu milling.

iv


Halaman Kosong

v

More magazines by this user
Similar magazines