RADAR BEKASI EDISI 17 MEI 2018

admradarbekasi

2

KAMIS, 17 MEI 2018

KAMIS, 17 MEI 2018


Jawa PERKOTAAN

Pos

Radar Depok Update @radardepok


RADAR DEPOK

SOSOK


Gemari Cerita Bela Diri

SISI LAIN


Kali Pertama Jadi Bendahara


AKTOR Vino Bastian menyukai

cerita bela diri sejak kecil. Dia sering

mendapat cerita dari sang ayah,

Bastian Tito, seputar dunia silat dan

seni bela diri. ’’Cuma ka rena saya

masih kecil, saya pilih nya komik,’’

ujar pemeran Wiro Sableng dalam

Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut

Naga Geni 212 itu.

Pilihan Vino jatuh pada komikkomik

seperti Tiger Wong dan Kungfu

Boy. Suami Marsha Timothy itu

tertarik dengan jurus-jurus keren

para tokoh dan jalan cerita yang

seru. Komik dengan kisah aksi atau

seni bela diri membuat dia selalu

penasaran dan termotivasi untuk

terus berkembang.

Beranjak dewasa, Vino mulai

tertarik dengan buku tanpa gambar.

Salah satunya, serial Wiro Sableng

karya sang ayah. ’’Ternyata kalau

tanpa gambar, saya bisa berimajinasi

tentang jurus atau gerakan bela diri

yang dilakukan si tokoh,’’ kata aktor

36 tahun itu. (len/c7/oki)

PUTERI Indonesia 2015 Anindya

Kusuma Putri resmi dilantik sebagai

pengurus Badan Olahraga Profesional

Indonesia (BOPI) kemarin

(14/5). Dara 26 tahun kelahiran

Semarang itu ditunjuk langsung

oleh Menteri Pemuda dan Olahraga

Imam Nahrawi sebagai bendahara.

’’Alhamdulillah senang. Plus ada

tanggung jawab lebih,’’ ucapnya

kepada Jawa Pos di Auditorium

Wisma Kemenpora.

Baru pertama Anin mendapatkan

tugas sebagai bendahara. ’’Dukungan

dari Om Richard

Sam bera (ketua BOPI yang

baru), Pak Imam, serta temanteman

meyakinkan saya

untuk belajar dan bekerja

lebih baik setiap harinya,’’

kata alumnus SMAN 1 Semarang

itu. Dia berharap

bisa menjalankan amanah

barunya tersebut untuk kepengurusan

setahun mendatang.

(han/c15/oki)


Perketat Pengamanan Kawasan Vital

Bandara hingga

Stasiun Kereta

JAKARTA – Setelah aksi bom

bu nuh diri di Surabaya, beberapa

sektor melakukan pengamanan.

Di Bandara Soekarno-Hatta,

mi salnya, dilakukan pengecekan

secara acak untuk mobil pengunjung

yang akan memasuki area

bandara. Puluhan petugas keamanan

bandara ditambah

beberapa anggota TNI melakukan

pengecekan di Terminal 1 A

Ban dara Soekarno-Hatta.

Mobil yang dihentikan diperik

sa, termasuk muatannya.

Pe ngemudi dan penumpang

di minta keluar kendaraan. Pemeriksaan

memang tidak di lakukan

sepanjang waktu. ”Peme

riksaannya random. Tidak

tentu jadwalnya,” kata Vice

President of Corporate Commu

nication PT Angkasa Pura

II Yado Apriano kepada Jawa

Pos kemarin (14/5).

Pemeriksaan secara acak juga

dilakukan di seluruh bandara

wilayah AP II. Hal serupa dilaku

kan PT Angkasa Pura I. Head

Corporate Communication PT

Angkasa Pura I Awaluddin menyatakan,

pihaknya telah mela

kukan beberapa langkah peningkatan

pengamanan. ”Dila

kukan sejak Minggu kemarin


(13/5),” katanya.

Peningkatan pengamanan itu,

antara lain, berupa menaikkan

intensitas walking patrol di beberapa

titik. Selanjutnya, melalui

CCTV, petugas melakukan profiling

pengunjung. Bersamasa

ma satgaspam melakukan

random check bagi kendaraan

yang menuju dan akan masuk

ke area bandara. ”Lalu, melaku

kan patroli bersama satgaspam

dengan menurunkan unit K-9

di area terminal,” tuturnya.

Kemarin sempat ada kepanikan

di Bandara Ahmad Yani, Se marang.

Petugas menemukan

bung kusan yang diduga bom.

Me nurut Awaluddin, saat di lakukan

pemeriksaan, tidak

ditemukan bom. ”Namun, spare

part alat berat,” ucapnya.

Pengamanan juga dilakukan

di Stasiun Gambir dan Pasar

Senen. PT KAI Daop 1 Jakarta

meningkatkan kewaspadaan

serta melakukan pengawasan


di wilayah kerjanya.

Senior Manager Humas Daop

1 Jakarta Edy Kuswoyo me ngatakan,

pihaknya menambah

jumlah personel pengamanan

yang sebelumnya hanya 25 per

hari menjadi 30 di Stasiun Gambir.

Hal serupa dilakukan di Sta siun

Pasar Senen. (lyn/c10/oki)

Siaga Satu Mulai

Polda hingga Pospol

STATUS siaga satu di Jakarta,

Depok, Bekasi, dan Tangerang

masih tersematkan oleh Kapolda

Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis

hingga kemarin (14/5). Status

berlaku mulai untuk markas

polda (mapolda) hingga pos

polisi (pospol).

Mantan kepala Densus 88 itu

memerintahkan pengamanan

di setiap polres hingga pospol

di tingkatkan. ”Harus ditingkatkan

lebih dan lebih setelah aksi teror

Surabaya,” tegasnya singkat di

Mapolda Metro Jaya.

Sementara itu, Kabidhumas

Pol da Metro Jaya Kombespol Argo

Yu wono mengungkapkan, pihaknya

memerintah petugas lebih

ketat mengawasi siapa pun yang

masuk ke markas kepolisian. Termasuk

polda. ”Intinya, siaga satu

oleh kepolisian ini adalah meningkatkan

kewaspadaan,” ujarnya.

Perwira menengah itu me nyebutkan,

di pintu masuk mapolda,

mi salnya, petugas dengan senjata

laras panjang bakal ditempatkan.

Seluruh pengunjung di markas

kepolisian harus membuka jaket

dan tas di depan petugas jaga.

”Jadi, nanti ada pengecekan








masuk kantor polisi. Jangan

sampai ada kejadian yang tidak

kita inginkan,” tutur dia.

Selain diperkuat di setiap markas

kepolisian, ungkap Argo,

ang gota kepolisian disiagakan

di objek vital yang ada selain di

tempat ibadah. Meski telah berstatus

siaga satu, dia mengimbau

masyarakat tidak perlu khawatir

un tuk beraktivitas.

Saat ditanya soal berapa jumlah

personel, Argo mengaku enggan

menyebutkan. Dia tidak ingin

memerinci jumlah anggota yang

diturunkan. ”Kami berkolaborasi

dengan TNI. Sehingga hasil

pen jagaan ini pasti akan memberikan

pengamanan secara

maksimal dan total,” jelasnya.

(sam/ian/c9/agm)


Enthus Susmono Tutup Usia



TEGAL – Dalang nyentrik

sekaligus Bupati Tegal Enthus

Susmono meninggal dunia

tadi malam, pukul 19.15. Pria

berusia 52 tahun itu tutup

usia karena serangan jantung.

Berdasar keterangan yang

dihimpun, Senin sore (14/5)

Enthus bersama rombongan

berencana menghadiri acara

pengajian di Desa

Argatawang, Jatinegara.

Di tengah perjalanan, Enthus

sempat mengeluh, merasakan

nyeri di bagian dada dan mual,

hingga tidak sadarkan diri.

Karena gejala tersebut,

Enthus kemudian dibawa ke Puskesmas Jatinegara.

Sesampainya di puskesmas, dr Ulinuha melakukan

upaya pertolongan. Namun, Enthus masih juga tidak

sadarkan diri.

Atas pertimbangannya, Ulinuha memutuskan untuk

merujuk Enthus ke RSUD dr Soeselo, Slawi, Tegal,

dengan menggunakan ambulans Puskesmas Jatinegara.

Pukul 18.20 Enthus yang masih dalam keadaan koma

dan mendapat pernapasan bantu oksigen masuk di

IGD. Dia ditangani dokter jaga dr Akhmad Rosidi.

Tim medis lantas melakukan upaya resusitasi jantung

paru. Itu segera dilakukan bersama tim medis selama

sekitar 45 menit. Namun, pasien tetap tidak merespons.

Pukul 19.15 Enthus dinyatakan meninggal dengan

penyebab kematian serangan jantung. (fat/c10/agm)

Syafruddin

Didakwa

Rugikan

Rp 4,5 T

JAKARTA – Mantan Ketua Badan

Penyehatan Perbankan

Na sional (BPPN) Syafruddin

Arsyad Temenggung menjalani

sidang perdana di Pengadilan

Tipikor Jakarta kemarin (14/5).

Dia didakwa merugikan keuangan

negara Rp 4,58 triliun akibat

melakukan penghapusan piutang

Bank Dagang Nasional Indonesia

(BDNI) milik Sjamsul Nursalim

pada 2004.

Dalam surat dakwaan, jaksa

pe nuntut umum (JPU) KPK

me nya takan, perbuatan terdak

wa Syafruddin yang merugi

kan ke uangan negara itu

di lakukan ber sama mantan

Men ko Per eko nomian Dorodjatun

Kuntjoro-Jakti, Sjamsul

Nursalim, dan Itjih S. Nursalim

(istri Sjamsul Nur salim).

”Terdakwa (Syafruddin) selaku



ketua BPPN melakukan pengha

pusan piutang BDNI kepada

petani tambak yang dijamin PT

Dipasena Citra Darmadja dan

PT Wachyuni Mandira,” ungkap

jaksa KPK Haerudin. ”Perbuatan

ter dakwa memperkaya

301011

diri

sendiri atau orang lain atau suatu

kor po rasi,” imbuh dia.

Jaksa juga mendalilkan bahwa

Sya fruddin telah menerbitkan

surat pemenuhan kewajiban pemegang

saham atau surat ke terangan

lunas (SKL) meski Sjamsul

Nursalim belum menye le saikan

kewajibannya. Hal itu membuat

seolah-olah piutang BDNI kepada

petambak berjalan lan car (misrepresentasi).

Sayang nya, hingga

saat ini, Sjamsul Nursalim maupun

istrinya belum pernah diperiksa

KPK. (tyo/c6/agm)

Kemenag Gelar

Sidang Isbat Sore Ini

Tentukan Awal

Ramadan

JAKARTA – Sejumlah ormas

Islam, misalnya Muhammadiyah,

sudah menetapkan bahwa awal

puasa jatuh pada Kamis (17/5).

Namun, Ke menag baru menggelar

si dang isbat penetapan

awal puasa sore hari ini (15/5).

Mereka menetapkan 32 titik

pemantauan atau rukyatul hilal

di seluruh Indonesia.

Terkait dengan adanya ormas

yang sudah menetapkan awal

puasa, bahkan 1 Syawal atau

Lebaran, Dirjen Bimas Islam

Ke menag Muhammadiyah Amin

tidak mempermasalahkannya.

”Jadi, bila telah ada ormas yang

menetapkan 1 Ramadan tidak

menjadi masalah,” katanya kemarin

(14/5).

Amin menjelaskan, berdasar

Fatwa MUI Nomor 1 Tahun 2004,

Kemenag diberi amanat untuk

menggelar sidang isbat. Sidang

isbat dilaksanakan untuk memutuskan

atau menetapkan awal

Ra madan, awal Syawal, dan awal

Zulhijah. Kepada ma syarakat

umum, Amin berpesan supaya

men jalankan ibadah sebaik-baiknya

dan menebarkan kebaikan.

Meski belum ada keputusan

resmi dari Kemenag, hampir

bisa dipastikan awal puasa jatuh

pada 17 Mei. Alasannya, saat

dilakukan pengamatan pada 15

Mei sore, hilal tidak akan bisa

di lihat. Sebab, menurut per hitungan

(hisab), sebagaimana isi

maklumat Muhammadiyah, posisi

hilal atau bulan muda masih

berada di bawah ufuk atau hilal

belum wujud. Karena hilal belum

wujud, jumlah hari pada bulan

Syakban digenapkan (diistikmalkan)

menjadi 30 hari. Dengan

demikian, 1 Ramadan atau awal

puasa jatuh pada Kamis.

Untuk mendukung proses sidang

isbat, Kemenag hari ini juga

melakukan rukyatul hilal. Total

ada 32 titik rukyatul hilal yang

sudah disiapkan. Antara lain di

Tanjung Kodok di La mongan,

Pantai Serang (Blitar), Pantai

Pacinan (Bondowoso), serta di

Masjid Agung Jawa Tengah (Semarang).

(wan/c9/agm)

mojok yuk

di

pojoksatuid

pojoksatu

jabar.pojoksatu.id

jodoh.pojoksatu.id

More magazines by this user
Similar magazines