Views
6 months ago

Dhoto-JaringanKomputer1 (1)

Fungsi close() d a n

Fungsi close() d a n shutdown() digunakan untuk menutup koneksi setelah melakukan pertukaran data. Shutdown digunakan apabila diinginkan suatu kondisi tertentu, variabel tersebut ditambahkan pada variable how. Varibel tersebut mempunya nilai dan arti tertentu yaitu : 0 – Setelah ditutup, hanya diperbolehkan menerima 1 – Setelah ditutup, hanya diperbolehkan mengirim 2 – Seteleh ditutup, menerima dan mengirim tidak diperbolehkan (sama dengan close() ) 8.2.2.9 getpeername() Penggunaan : #include int getpeername(int sockfd, struct sockaddr *addr, int *addrlen); Fungsi getpeername() digunakan untuk mengetahui informasi tentang tujuan. 8.2.2.10 gethostname() Penggunaan : #include int gethostname(char *hostname, size_t size); Fungsi gethostname() digunakan untuk mengetahui informasi tentang mesin jaringan kita. 8.2.2.11 DNS – Mengirim ke “whitehouse.gov”, Dijawab “198.137.240.92” Penggunaan : #include struct hostent *gethostbyname(const char *name); Struktur hostent memiliki objek didalam antara lain : struct hostent { char *h_name; char **h_aliases; int h_addrtype; int h_length; char **h_addr_list; }; #define h_addr h_addr_list[0] Dimana : h_name – nama resmi dari suatu host h_aliases – NULL , nama alternatif dari suatu host h_addrtype – type dari alamat, contoh AF_INET h_length – panjang dari data alamat IP h_addr_list – ZERO, sekumpulan IP dengan nama tersebut h_addr – alamat pertama dari h_addr_list 78

Untuk mendapatkan hasil dari struktur hostent digunakan fungsi gethostbyname(). Cara penggunaan dapat dilihat pada contoh program. Contoh program : /* ** getip.c - a hostname lookup demo */ #include #include #include #include #include #include #include #include int main(int argc, char *argv[]) { struct hostent *h; if (argc != 2) { // error check the command line fprintf(stderr,"usage: getip address\n"); exit(1); } if ((h=gethostbyname(argv[1])) == NULL) { // get the host info herror("gethostbyname"); exit(1); } } printf("Host name : %s\n", h->h_name); printf("IP Address : %s\n", inet_ntoa(*((struct in_addr *)h->h_addr))); return 0; 8.2.3 Skenario penggunaan pemrograman socket Pemrograman socket menggunakan sistem client-server, dimana proses client berbicara dengan proses server dan sebaliknya. Contoh, client dengan aplikasi telnet akan menghubungi server yang menjalankan aplikasi telnetd. Gambar 8.79 Client-Server Diagram alir yang digunakan tampak pada 79

Fisika(1)
Administrasi Server(1)
ISL201105_samoa_dark-1 copy.eps - Islands
1 - SV Babelsberg 03
eRB 1 Jan 2017_OK
Penglibatan & Sumbangan Malaysia 1
1. RINGKASAN EKSEKUTIF