3 - KM Ristek

km.ristek.go.id

3 - KM Ristek

t:II•it»MONITOR DAN EVALUASI II:aPROGRAM INSENTIF PENINGKATAN KEMAMPUANitPENELITI DAN PEREKAYASATAHUN 2010it• •••••••••••••••••.•'IPEMBUATAN TOLUEN DIISOSIANAT SEBAGAIHARDENER PROPELAN ROKET RPS-420Kedeputian : Teknologi DirgantaraFokus Bidang : Teknologi Pertahanan dan KeamananJenis Insentif : Riset TerapanPeneliti Utama : Drs. Kendra Hartaya, M.5i Anggota: Ir. Dwi wahyuni Ir. Maludin 5itanggang, Msi Drs. Gunawan 5P, MT Muhammad Baiquni, 5T 5arifudin Abdul Rahman PUSAT TEKNOLOGI DIRGANTARA TERAPAN LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL (LAPAN)


RINGKASANPropelan sebagai bahan bakar Roket RPS 420, terdiri dari fuel HTPB, oksidator, danaditif. Ketiga bah an ini dalam penggunaannya diadakan secara impor. Oalam pembuatanpropelan, HTPB memerlukan pematang toluen diisosianat (TOI) untuk membuat propelanmemiliki sifat elastis. TOI pun juga diperoleh dengan cara mengimpor. Pembuatan TOIdilakukan dalam 4 tahap, yaitu nitrasi toluen menghasilkan dinitrotoluen (ONT), hidrogenasiIONT menghasilkan toluen diamin (TOA), reaksi TOA dengan dimetil karbonat (OMC)menghasilkan toluen dikarbamat (TOC), dan dekomposisi termal (termolisis) TDCmenghasilkan TOI. Oimetil karbon at bisa pula diperoleh secara impor ..Telah dilakukan pembuatan OMC dengan mereaksikan melanol dan urea, denganZnO pada suhu 130-180C dalam reaktor tertutup. Reaksi dilakukan dengan pemanasandalam reaktor yang dilengkapi dengan kondensor dan pengaduk. Uji kualitatif terhadap hasilbisa dilakukan dengan FTIR (Fourier Transform Infra Red) . Adanya puncak gugus >C==O dan-O-C=O menunjukkan terbentuknya OMC. Pemurnian hasil dilakukan dengan destilasi. Jugadilakukan pembuatan Toluen diamine secara reduksi dari bahan ONT. Uji dengan X-raydiffraction menunjukkan terbentuknya TDA Pemurnian TOA dilakukan dengan pemisahanberdasar titik lebur. Pembuatan TOC dilakukan dengan mereraksikan OMC dan TOA padaIIIsuhu 150°C selama 3 jam dengan katalis Zinc Acetal. Uji dengan FTIR menunjukkan adanyapuncak-puncak gugus fungsional milik TOC yang dikaraktrisasi dengan gugus aminaskunder dan ikatan N-C milik TOC.;a~~I


~:aa::I•8 PRAKATAaAlhamduliilah, segala puji bagi Tuhan sekalian alam yang telah mencurahkan:I hidayah dan taufiqnya kepada hambaNya sehingga laporan monitor dan evaluasi tahap II iniabisa terwujud. Laporan ini menyajikan pembuatan dimetil karbonat (DMC) dari bahan murni-dengan mencampur antara urea, metanol, dan katalis serta pemanasan pada suhu tinggidalam reaktor autoklaf berpengaduk magnet. hasil pembuatan dilakukan uji kualitatif dengan:I FTIR (Fourier Tranform Infrared). Pemurnian hasil dilakukan dengan destilasi.Selain itu, jugaatelah .dilakukan pembuatan TDA dari DNT secara reduksi. Dari TOA dan DMC yang­:t Demikian laporan ini disampaikan dengan harapan bisa bermanfaat untuk semuapihak.­ ::a­ ­:aa::.I::a=­:11::a=­::I::a-~::a:3::a~:a;adihasilkan saat ini akan dibuat menjadi TOC dan pengujian dilakukan dengan FTIR.


=» :I;,a :iII =I -=­3 :I=­LEMBAR PENGESAHAN:Iaa:IRINGKASANPRAKATADAFTAR lSI.­ DAFTAR TABELDAFTAR GAMBAR:I PENDAHULUANa~»TINJAUAN PUSTAKATUJUAN DAN MANFAATMETODOLOGI3 HASIL DAN PEMBAHASANIKESIMPULAN. DAFT AR PUST AKALAMPIRAN KARTU DATA XRD TDADAFTAR lSI:a DAFTAR RIWAYAT HIDUP PENELITI UTAMA DAN PENELITI:a I:a:aIhal2345667899131818J3II3~.


=­=­::t=­Tabel1.DAFTAR TABELSerapan Gugus Amina 17::t:3 DAFTAR GAMBAR=­=­~Iita)tGambar 1. Reaktor proses Pembuatan OMC , TOA, TOCGambar 2. Foto TOA, ONT, OMC , TOCGambar 3. FTIR OMC standarGambar 4. Spektrum Gas Chromatography OMCGambar 5. Spektrum XRO TOA hasilGambar 6. Spektrum FTIR TOC131415151617


•mereaksikan DMC dan TDA dengan katalis Zinc Asetat pada suhu 150C dalam reaktortertutup.­Untuk::I:a::I­­sebagaimanaBAB II. TINJAUAN PUSTAKAmembuat toluen dikarbamat (TDC) dari TDA dibutuhkan reaktan lain berupakarbonat organik. Karbonat organik yang banyak digunakan adalah dimetil karbonat (DMC),walaupun ada juga yang menggunakan metil phenil karbonat (MPC).Dimetil karbonat (DMC) merupakan senyawa organik yang merupakan bahanintermediet dalam pembuatan polyuretan. Selain itu juga bisa digunakan sebagai pelarutpengganti klorobenzene, dan merupakan aditif yang bagus untuk gasolin karena dapatmeningkatkan bilangan oktan dari gasolin.DMC dapat dibuat dari posgen dan metanol dengan hasil samping berupa HCI,reaksi berikut ::a2cr"hOH +COCh --'- CH~ - oeoo- CH, +lHCI::t :'ll.:tDan'JI ph::li:§'ell," JidC­ Namun posgen merupakan bahan kimia yang sangat berbahaya dan beracun, makat digunakan alternatif reaksi lain menggantikan posgen (proses non-posgen) dan:I meminimalisir pembentukan produk samping . Beberapa proses non-posgen yang dimaksud:aadalah:1. Melalui proses karbonilasi oksidatif pada suhu tinggi, menggunakan metanol=­katalis:I(C 2 H s OH) dengan gas CO dan O 2 pada fase liquid yang dapat membentuk DMC denganCuCI 2 dan 5% KCI sebagai bah an aditifnya, sebagaimana reaksi berikut ::a CuC I, .. 5% KCI3::a:a =a Selain reaksi utama tersebut terjadi pula reaksi samping yang menghasilkan produk sampingberupa formal sebagaimana reaksi berikut ini :Hasil reaksi akan terbentuk menjadi 2 lapisan, lapisan atas merupakan metanolsedangkan lapisan bawah merupakan air dan DMC. Untuk memisahkan kedua lapisantersebut dilakukan distilasi. Karena DMC membentuk azeotrop dengan metanol dan air,


•::I­3 maka pemisahan metanol dari DMC dan air tidak dapat menghasilkan metanol yang murniIjadi masih terdapat sedikit DMC di dalamnya.a:t3~2. Proses non-posgen lain adalah sintesis DMC dari urea [CO(NH 2 hl dan metanoldengan menggunakan katalis solid (seperti : CaO, MgO, paduan ZnO-K 2 0, dan paduanCaO-C). Pada awalnya produk adalah karbamat dan amonia. Selanjutnya karbamat danmetanol dikonversi menjadi DMC dan amonia. Amonia ini dapat direcycle untukmenghasilkan urea dengan menggunakan gas CO 2Sintesis ini dilakukan dalam labu lehertiga yang dilengkapi dengan refluks kondensor, water bath dan pengaduk magnet. Produk:a dianalisa menggunakan gas chromatography setelah pemisahan sentrifugal katalis solid dari:a~liquid.3. Proses pembuatan dialkil karbonat dapat juga dilakukan dengan cara mereaksikankarbonat siklis dengan alkohol menggunakan katalis kompleks logam sianida pada suhu 140~ - 180°C selama 4 - 10 jam. Baru kemudian memisahkan katalis dari campuran reaksi. Rasio­molar karbonat siklis dengan alkohol yang digunakan adalah 1:8 sampai 1 :12. Karbonatsiklis yang biasanya digunakan adalah propilen karbonat, kloropilen karbon at, etilen::a::t:t:tIkarbonat, stiren karbonat. Sedangkan alkohol bisa berupa metanol, etanol, propanol,butanol, heksanol, oktanol maupun bensoL Katalisnya dapat berupa Fe(CNh atau Zn(CNbYield yang diperoleh bisa mencapai 60 -kromatog rafi kolom.90% mol yang dianalisa menggunakanDari ketiga cara diatas, yang paling memungkinkan akan dilaksanakan adalah carake-2 karena reaktan yang diperlukan mudah diperoleh, tidak ada penggunaan bahana:a3 (reaktor refluks). Reaksi pembuatannya adalah sebagai berikut :=­Fe.llel:a:a:aberacun dan pengoperasiannya dilakukan pada suhu dan tekanan yang rendah .TDA dibuat dengan reaksi reduksi DNT dengan katalis besi dalam reaktor labu leher­~ ' fOll. dSelain itu , TDA juga bisa dibuat secara hidrogenasi dalam reaktor tertutup tekanan dan suhu:atinggi dengan katalis Raney Nickle. Reaksi ini merniliki bahaya ledakan.::a=­:a~:a ~~caTDC bisa dibuat dengan reaksi antara TDA dan DMC pada suhu tinggi dengantekanan rendah dengan katalis Zn(II). Reaksi pembuatannya disajikan sebagai berikut :


~It:a• Merangkai reaktor lengkap dengan Pressure gauge, pemanas-pengaduk (hot-plate) dantermokople (Gam bar 1 b).­ • Siapkan metanol, urea , dan katalis, sebanyak yang diinginkan:a • Campur metanol, urea, katalis ZnO, dan masukkan campuran kedalam reaktor, diaduk:I­asambil dipanaskan pad a suhu 150°C selama 7 jam.• Oinginkan hasil dan arnbil katalis dengan penyaringan• Cairan (hasil penyaringan) diuji dengan FTIR• Lakukan analisis untuk mengamati adanya gugus >C=O (indikasi OMC):a • Oilakukan pemisahan dan pemurnian dengan destilasi­­=­pada•• Selesai­IV.3. Langkah-Iangkah Pembuatan Toluen Diamin­a • Kedalam reaktor (Labu leher-3) di atas Hot-plate masukkan ONT, katalis Fe, eta no!. Kemudian stirrer dan pemanasan dihidupkan­• Masukkan HCI alkoholik, lalu direfluks 2 jam.­• Campuran panas dibuat basa dengan KOH alkoholik.• Katalis Fe dipisahkan dan dicuci dengan etano!.­ • Kedalam filtrate tambahkan H 2 S0 4 , agar diaminotoluene-sulfat (OATS) mengendapI• Campuran didinginkan dan disaring isap::t• Produk dicuci dengan EtOH, dikeringkan di udara selama 2 jam, dan dikeringkan lagiT=110°C hingga konstan. Hasil adalah OATSSepertiga OATS (1) diencerkan dengan air 60°C lalu dinginkan hingga 40°C dan dibuatbasa dengan NaOH jenuh. Masukkan sepertiga OATS (2) yang dilarutkan dengan:a menaikkan hingga 55°C. Lalu dinginkan hingga 40°C dan dibuat bas a dengan NaOH=­jenuh. Oinginkan lagi hingga 30°C lalu disaring isap. Oiperoleh filtrat.• Kedalam filtrat ini tambahkan sepertiga OATS (3) dengan pemanasan hingga 55°C, lalu:adinginkan 40°C dan dibuat basa dengan NaOH jenuh. Oinginkan 25°C, kristal OAT:a disaring dengan buchner. Keringkan dalam desikator. Hasil adalah OAT=­• OAT dimasukkan kedalam benzene (1 :8) pad a T=70°C lalu disaring cepat denganbuchner sedikti diisap. Filtrat didinginkan hingga 25°C. Larutan induk dituang sejak~:a-~~ ~ ~ ::;a~kristal coklat. Larutan induk dipekatkan hingga 25 cc dengan destilasi atmosferik dandidinginkan hingga 25°C. Larutan induk dituang sejak OAT dan semua hasil dikeringkandi udara. Hasilnya OAT• Selesai


I• Merangkai reaktor lengkap dengan Pressure gauge, pemanas-pengaduk (hot-plate) dantermokople (Gam bar 1 b).• Siapkan metanol, urea, dan katalis , sebanyak yang diinginkan• Cam pur metanol, urea, katalis ZnO, dan masukkan campuran kedalam reaktor, diaduksambil dipanaskan pada suhu 150°C selama 7 jam.• Oinginkan hasil dan ambil katalis dengan penyaringan­ • Cairan (hasil penyaringan) diuji dengan FTIRa • Lakukan analisis untuk mengamati adanya gugus >C=O (indikasi OMC):a • Oilakukan pemisahan dan pemurnian dengan destilasiitJ:I• SelesaiIV.3. Langkah-Iangkah Pembuatan Toluen Diamin• Kedalam reaktor (Labu leher-3) di atas Hot-plate masukkan ONT, katalis Fe , etanol.Kemudian stirrer dan pemanasan dihidupkan':I• Masukkan HCI alkoholik, lalu direfluks 2 jam.• Campuran panas dibuat basa dengan KOH alkoholik.:t • Katalis Fe dipisahkan dan dicuci dengan etanol.• Kedalam filtrate tambahkan H 2 S0 4 , agar diaminotoluene-sulfat (OATS) mengendap:I• Campuran didinginkan dan disaring isap• Produk dicuci dengan EtOH , dikeringkan di udara selama 2 jam, dan dikeringkan lagi'pada T=11 O°C hingga konstan . Hasil adalah OATSI • Sepertiga OATS (1) diencerkan dengan air 60°C lalu dinginkan hingga 40°C dan dibuatbasa dengan NaOH jenuh . Masukkan sepertiga OATS (2) yang dilarutkan dengan:Imenaikkan hingga 55°C. Lalu dinginkan hingga 40°C dan dibuat basa dengan NaOHjenuh. Oinginkan lagi hingga 30°C lalu disaring isap. Oiperoleh filtrat.=­ • Kedalam filtrat ini tambahkan sepertiga OATS (3) dengan pemanasan hingga 55°C , laluadinginkan 40°C dan dibuat basa dengan NaOH jenuh. Oinginkan 25°C, kristal OATdisaring dengan buchner. Keringkan dalam desikator. Hasil adalah OAT:. • OAT dimasukkan kedalam benzene (1 :8) pada T=70°C lalu disaring cepat denganbuchner sedikti diisap. Filtrat didinginkan hingga 25°C. Larutan induk dituang sejak~kristal coklat. Larutan induk dipekatkan hingga 25 cc dengan destilasi atmosferik dan:adidinginkan hingga 25°C. Larutan induk dituang sejak OAT dan semua hasil dikeringkandi udara. Hasilnya OAT13 • Selesai~aa:.


­ ­:a IV.S. Langkah-Iangkah Pembuatan Toluen Oikarbamat (TOC)­ • Alat yang digunakan adalah Gambar 1 b.• Siapkan bahan dasarnya, yaitu 2,56 gr TDA dicampur dengan 36 gr DMC dan 0,1 gr­ katalis Zn Asetat:a • Masukkan campuran kedalam reaktor dan panaskan pada T=150 o C, dan pengadukan 300rpm. • Panaskan selama 3 jam pada suhu tersebut. • Setelah waktu reaksi tercapai, dalam keadaan panas, saringlah untuk memisahkan katalis ZnAsetat­­• Uji kualitatif Dengan FTIR dan kuantitatif• Selesai­ ­­­ ­­­:I a. Refluks Pemb (DMC, TDA) b. Autoklaf Pemb (DMC, TDC) C. Alat Destilasi::eGambar 1. Reaktor proses Pembuatan TDA, DMC, TDC=­=­BAB V. HASIL DAN PEMBAHASAN::a:e:::Ia. Hasil Pembuatan OMCProses dengan cara refluks (menggunakan Alat proses Gambar 1 a di atas tidak:amenghasilkan DMC. Ini berarti pada suhu di bawah 100°C DMC tidak bisa terbentuk. Tidak:amungkin menaikkan suhu proses dengan cara ini karena pada suhu lebih besar daripada100°C, metanol akan menguap, sehingga reaktan berkurang dan tidak akan terjadi reaksi~ kimia. Oleh karena itu suhu proses di atas 100°C bisa dilakukan hanya dengan reaktor batch,•tahan tekanan tinggi (Gambar 1 b) Tekanan ini salah satunya diakibatkan oleh terjadinyac:tuap metano!.


Setelah proses refluks tidak menunjukkan hasil, maka proses pembuatan DMCdilakukan dengan reaktor tertutup tahan tekanan tinggi dengan volume reaktor 100 ml danmampu menampung reaktan total sebanyak 50 ml. Reaktor ini terlihat dalam Gambar 1 b diatas . Hasil pembuatan DMC dengan cara ini disajikan dalam gambar 2c di bawah ini .Pengujian dengan Fourier Transform Infrared (FTIR) menunjukkan adanya puncak khasDMC yaitu gugus -O-CO- pada daerah serapan 1656 cm- 1 (-CO-) dan 1354 cm- 1 (-O-C-O-),lihat Gambar 3. FTIR DMC. Pemurnian dengan destilasi dari DMC diperoleh efisiensi 50%.Hasil sebanyak ini diperoleh dengan 6x proses dengan kompossi reaktan Urea = 1 gr,Metanol=40 ml , katalis ZnO=0,25 gr, Suhu reaksi= 150 °C, Waktu proses = 7 jam.a. Foto TDA b. Foto DNT..c. Foto DMC d. Foto TDCGambar 2. Fete TDA, DNT, DMC


a a :a:it, ,a",T ­..l ~ _ - .::.. .: .n,a . ";,:..... i : ~i ':> -­a3­ r':ai:f,o­:- ?i0 - :­-- "1 - ••1::.50 1000 750P u le: Int.t ,.", ~· Cor: V"'!.rS ':; Corr. Aree•.¥.: , !1~.~.." .' 1£ ......I _. -"tI ' -? " I.lC:? (,) .,;..3;' , - ;.....","II". - '/,-• t •I 2 ;.'


I» » (trinitrotoluene) yang masing-masing memiliki titik lebur berbeda-beda. Semua MNT adalah::acair sehingga mudah untuk dipisahkan. Sedangkan ONT dan TNT adalah padatan, yang bisa:8::::idipisahkan dengan peleburan. ONT yang digunakan adalah 2,4-0NT (titik lebur 70°C) dan3,4-0NT (titik lebur 61°C), dan pad a suhu kamar masing-masing berwujud padatan. Untukmengambil isomer 2,4-0NT dan 3,4-0NT dilakukan peleburan pada suhu 52°C dan 70 DC.:a Suhu 52°C untuk pengambilan p-NT. Oi atas suhu 52°C sampai suhu 70°C diperoleh isomer 2,4-0NT dan 3,4-0NT. ONT yang digunakan tersaji pad a Gambar 2b di atas. ­ TOA dibuat secara reduksi, dengan sumber reduktor (sumber gas hidrogen berasal ::adari reaktan yang digunakan. Gas hidrogen timbul selama proses reduksi berlangsung. ­Efisiensi TOA bisa mencapai 74% dari ONT yang digunakan. TOA yang dihasilkan berupa kristal berwarna coklat dan diuji dengan X-ray Oiffraction (XRO). Hasil pengujian berupa ­spektrum XRO dengan tabung beras Cu (ic=1 ,5406 A) disajikan pada Gambar 5 di bawah ini. :t Pencocokan spektrum XRO dengan Kartu data POF menunjukkan terdapat puncak-puncakIIt­­:8:a a =­i~­3::aTOA. Isomer TOA yang dihasilkan mengikuti isomer ONT. 3,4-0NT dan 2,4-0NT masingmasingberturut-turut akan menghasilkan isomer 3,4-TOA (TL=88 DC, TO=1 04 °C ), dan 2,4­TOA (TL=97 DC, TO=287°C). Oengan membandingkan puncak-puncak ini dengan kartu dataPOF maka diperoleh hasil TOA dengan isomer 3,4-TOA.­1. ~. f1 !.!. /"aa2t­_,.,': , ,' " .~ '11., - ", .... ,-"­, ....... . ...........,, __ .••. _.t, ..--.-- ~ " - "".:L...._.__-..- - .- ...~.--:--- . ,', ........_.- ...... ....,.....,...... ~ . . -.- '---. .EO::Gambar 5. Spektrum XRO TOA SintesisTOC dibuat dengan mencampur OMC dan TOA. Pada pemanasan akan menghasilkan TOCsebagaimana reaksiTDAor+;c? c:;:-':,DMC):9 Y ~-C-OCH3H N -rr-oc ~Hasil reaksi pembuatan TOC disajikan pad a Gambar 6 di bawah ini. Gambar ini merupakanpemeriksaan dengan FTIR atas TOC yang sampelnya terlihat pada Gambar 2d di atas.()


:8­­t:I...­a:I­:aIi­a­Gambara6. FTIR sampel TO C hasil sintesisTOC merupakan amina skunder yang ditandai oleh gugus >NH . Oalam Tabel 1 serapan1:a sebagaimana tabel di bawah ini gugus >NH berada pada puneak -3450 em- (Amina­skunder aromatis), 1650-1550 em- 1 (> N-H bend amina skunder), 1190-1130 em- 1 (am inaskunder C-N Stretch), adanya ikatan C-N miliki am ina aromatis skunder pada 1350-1280 ema­1. Tiga puneak ini yang menandakan muneulnya hasil TOC . Hasil TOC disajikan dalamGambar 2d di atas . Pengujian kualitatif dengan FTIR menunjukkan adanya puneak 1650­-1550 em- 1 (>N-H bend amina skunder) yaitu 1751 ,38 em- 1 dan gugus C-N pada 1273,02 em- 1­ ­Tabel 1. Serapan gugus aminaOr i ~) n ero'u p frl.!ql.lc n cy .'N et \ ....:rHlln l"'c r J ..; n 1­P=­=­=­:aI1111i"orill l .. r~· .ulIin l">'A..liph a l ic p ri m a r:' .Hlli nc .N H s t re Ich'J - H. .;s 1() - ,,) . ~ (J{J ,.\!"( )1I 1 ~ lli ': l' J'i l ll ::~ r.\ · ~I mi ll ;":.C~ ~ t r ....~ tc h/\{()Jr).J l i ..:: ~ l.! c ol l\.I;..Ir ~· d lllil"H..:".C ."'-.[ $ I r l.: t ~ ))'"\I\)ln ;;'li ..: h ' rt , a n ( ~l f n i : I (·.C :"J :-ll c lch


­ ­BAB VI. KESIMPULANaDari penelitian yang telah dilakukan dan pembahasan yang diuraikan, maka dapatditarik kesimpulan bahwa• DMC dibuat pada T=150­ a C. t=7 jam dengan mereaksikan urea 1 gram, dan 0,25 graZnO, dan metanol 40 ml. Dari hasil pemurnian dengan destilasi diperoleh konversi­20%.• TDA dibuat dengan reduksi DNT dalam katalis besi pad a tekanan atmosferik. Uji8 kristal hasil dengan XRD menunjukkan adanya 3,4-TDA. DNT yang digunakan untuk:8 pernbuatan TDA merupakan hasil reaksi nitrasi toluen dengan asam nitrat dalammedia asam sulfat. DNT ini rnerupakan hasil penelitian pada RUKK LAPAN tahun­ 2007.­a• TDC dibuat dengan reaksi antara TDA dan DMC pad a suhu 150°C selama 7 jamdengan katalis Zn Asetat. Pengujian dengan FTIR menunjukkan adanya puncakgugus am ina arornatis skunder pada 1751,38 cm- 1 dan puncak gugus C-N miliki1­ arnina arornatis skunder pada 1273,02 cm- .­DAFTAR PUSTAKA­a1. Coates, John., 2000, Interpretation of Infrared Spectra, A Practical Approach, JohnWilley and Sons, New York­2. Srinivas, D; Srivastava, R; Ratnasamy, P. 2009. Process for the preparation of Dialky/=­carbonate. US Patent.:a3. Production of Dimethyl Carbonate. www.nd.edu/enviro/design/dmc.pdf.:a 4. Wang, Mouhua dkk. 2005. Synthesis ofDimethyl Carbonate from Urea and Methanola over Heterogeneous Catalysts. China. =­5. Zhang, Yihua, dan Bell, Alexis T., 2008, The Mechanism of Dimethyl CarbonateSynthesis on Cu-exchange Zeolite Y, Journal of Catalyst 255 (2008), hal 153-161~ 6. Wang, Yanji., 2001, Catalytic synthesis oftoluene-2,4-diisocyanate from dimethyl:acarbonate, Journal of Chemical Technology and Biotechnology, 76:857-8617. Mahood , SA, Schaffner, PVL., Organic Syntheses, Coil. Vol. 2, p.160 (1943); Vol.~11, p.32 (1931).a:a~a• ::a!:I~~


• LAMPIRANPDf Xrd, 2,6-DNT, 2,4-DNT, 3,4-DNT"'h


:8­­DATA PRIBADI.. DAFTAR RIWAYAT HIDUP KENDRA HARTAYAAgama­NomorNomor:aatat-NamaTempatITanggal LahirJenis KelaminAlamat TeleponHPE-mailDATA PENDIDIKAN19911997DAFTAR TULISAN (2 Tahun Terakhir): Kendra Hartaya, Drs, M.Si: Bantul , 5 Mei 1965: Laki-Iaki: Islam: Komplek LAPAN A-10 Rumpin, Bogor: 021 7089 5998: 08128442198: kendra 19838@yahoo.co.id: S1 Kimia FMIPA UGM Yogyakarta: S2 Material Science, FMIPA UI Jakarta-[1] . Analisis Nitrogliserin, Sebuah Kemungkinan Metode Altern3tif di Indonesia, ProsidingJasakiai SemNas XVII 4 Des 2008, ISSN.' 0854-4778[2] . Penelitian Pembuatan Propelan Double Base Nitrogliserin dan Nitroselulosa, Prosiding~ Jasakiai SemNas XVII 4 Des 2008, ISSN.' 0854-4778[3]. Pembuatan Dinitrotoluen Dengan Proses Nitrasi, Pro siding Jasakiai SemNas XII 6Agustus 2009, ISSN.' 0854-4778[4]. Pembuatan Nitrogliserin dari Gliserin Teknis, Pro siding Jasakiai SemNas XII 6 Agustus~~2009, ISSN .' 0854-4778[5]. Upaya menaikkan kadar N dalam Nitroselulos Melalui Variasi Komposisi Reaktan, dannitrasi bertingkat, Prosiding Jasakiai SemNas XVIII 3 Desember 2009, ISSN .' 0854-4778[6]. Penguasaan Teknologi Pembuatan Propelan Double Base, Prosiding Jasakiai SemNasXV/// 3 Desember 2009, ISSN .' 0854-4778[7]. Tingkat Keberhasilan Pembuatan Toluen Diamina Pada Tekanan Rendah, ProsidingSiptekgan X///-2009, ISBN .' 978-979-1458-30-6[8] . Pembuatan Nitroselulosa dari Bahan Selulosa Sebagai Komponen Utama PropelanDouble Base, Prosiding Siptekgan XIII-2009, ISBN.' 978-979-1458-30-6[9]. Pembuatan TDA melalui Biodegradasi DNT secara Enzimatik, Prosiding Siptekgan XIII­2009, ISBN.' 978-979-1458-30-6[10]. Korelasi Kadar Nitrogen dalam Nitroselulosa, Majalah Sains dan Teknologi Dirgantara,LAPAN Vol 5 No 2, Juni 2010.[11] . Reduksi Sebagai Metode Proses Sintesa Toluen Diamin Menggantikan Hidrogenasi,Majalah Sains dan Teknologi Dirgantara, LAPAN Vol 5 No 3, September 2010.[12]. Pembuatan Diaminotoluen dengan Katalis Besi , Prosiding Jasakiai SemNas XIXNopember 2010, ISSN .' 0854-4778[13]. Penelitian Pembuatan Dimetil Karbonat dengan lVIetode Metanolisis Urea, ProsidingJasakiai SemNas XIX Nopember 2010, ISSN ' 0854-4778[14]. Penggunaan Database NIST dan Database Bell Sebagai Strategi Penegasan UjiKualitatif Toluen Diamina hasil Sintesis, Jurnal Antariksa Nasional 2010


• OAFTAR RIWAYAT HIOUP GUNAWAN SETYO PRABOWO NamaTempatiTanggal LahirJenis KelaminAgamaAlamatNomor TeleponNomor HPNomor FaksimiliE-mail: Gunawan Set yo Prabowo, Drs. MT: Wonosobo, 24 Juli 1967: Laki-Iaki: Islam: Bukit Cimanggu Vila, Blok T9/15 , Bogor: 021 7542276: 0812 898 1264: 02175790383: gunawan prab@yahoo.com ; gnwnsetyo@gmail.comR"Iwayat Pen d"d"k I I anNama Universitasl Faku Itas/Ju rusa n/idangTahun LulusCourseUGM S-1 FiSIKA 1991UI S-2 Kontrol - Tenik Elektro 1998China AcademicsScience and Technology,CAST, BeijingISRO, IndiaSoldering SpaceQualificationSpacecraft projectManagementMicrosatellite Engineeringand Technology AspecsEuropa Commision forSatellite S~stem200420032005R" Iwaya t P e k erJaan "TahunPekerjaan1992 sId 1998 Staf Peneliti LAPAN Pusat Teknologi Ruas Bumi dan MisiDirgantara1998 sId 2008 Peneliti, Ka Bidang Mekatronika, System Engineer Inasat,Program Manager LAPAN A2 , Mission Design LAPANA2, Program Manager Inasat2009 sid sekarang Ka Bid Instrumentasi Wahana Dirgantara, KordinatorPenelitian Seeker S~stemOaftar PenelitianNo Nama Penelitian1 Rancang bangun IndonesianInter University SatelliteJabatanLeader TimfoEngineeringInstansiPenyelenggaraDikti DinasTahun2010PowerSystemLeadengineer


• 2 Rancang bangun sistemsensor dan integrasi roketKorindo3 Penelitian Awal SystemSeeker Qada Roket Stinger4 Rancang Bangun ReactionWheel untuk Satelit Mikro5 Rancang bangun sistem satel itNano INASATI KoordinatorPenelitiI KoordinatorPenelitiI PenelitiProgramManagerSystemEngineeringIn House LAPAN 2009In House LAPAN 2010RUKIRUKK 2006­LAPAN2008RUKK LAPAN 2003­20066 Rancang bangun systempayload untuk roket RK.X-1 00 ,RK.X-2507 Rancang bangun GPSTracking untuk berbagaiwahanaPeneliti In House LAPAN 1998­2001Peneliti In House LAPAN 1996­1998Daftar Tulisan ( dalam 2 tahun terakhir )[1] Gunawan S Prabowo, Ery Fitrianingsih," Analisis Sistem Payload untuk Satelit ImagerLAPAN " Jurnal Teknologi Dirgantara Vol6 No 1 Juni 2008, ISSN 1412-8063 Hal 1-7[2]. Hasan Mayditia, Gunawan S Prabowo," Analisis Pengukuran Ketidakstabilan Bias dariSensor Gyro uFORS-4 Satelit LAPAN-A2 " Jurnal Teknologi Dirgantara Vol 6 No 2Desember 2008, ISSN 1412-8063 Hal 101-108[3] . Abdul Karim, Gunawan S Prabowo, "Analisis dan Perancangan Toleransi KesalahanPada On Board Data Handling Satelit LAPAN A2 "Jurnal Teknologi Dirgantara Vol 6 No 2Desember 2008, ISSN 1412-8063 Hal 109-117[4]. Hasan Mayditia , Gunawan S Prabowo, "Analisis Wheel Drive Electronic untuk LAPAN-A2"Jurnal Teknologi Dirgantara Vol 7 No 1 Juni 2009, ISSN 1412-8063 Hal 109-117[5]. Gunawan S Prabowo, M Saeffudin, " Analisa Perubahan Suhu Satelit LAPAN-TUBSAT "Proceeding Siptekgan XIII-2009 , ISBN: 978-979-1458-30-6, November 2009,hal :415-423[6] . Gunawan S Prabowo, "Konsep Pengembangan Satelit LAPAN-A2" Majalah Sains danTeknologi Dirgantara, Vol 3 No 3, September 2008, ISSN 1907-0713,HaI95-100[7] . Gunawan S Prabowo, Fauzi, "Analisa Kendali Sikap Satelit LAPAN-TUBSAT berdasarkanWheel ACS Telemetri " Buku IImiah : Analisa Sistem Satelit :Menuju KemandirianTeknologi Dirgantara, Editor Taruli ,Suhata,Widodo, Marsma Publishing, Januari 2009,ISBN: 978-602-8564-045, Hal 70-76[8]. M Fauzi, Gunawan S Prabowo"Analisa Thermal Panel Surya Satelit Nano HexagonalOrbit " Buku IImiah : Analisa Sistem Satelit :Menuju Kemandirian Teknologi Dirgantara ,Editor Taruli,Suhata,Widodo, Marsma Publishing, Januari 2009,ISBN : 978-602-8564-045,Hal 70-76


­3=­ [9]. Gunawan S Prabowo, "Estimasi Temperatur Thermal Spherical LAPAN-TUBSA Tmenggunakan Thermal Desktop versi 5.0 " Buku Ilmiah : Analisa Sistem Satelit :Menuju::8Kemandirian Teknologi Dirgantara, Editor Taruli,Suhata,Widodo, Marsma Publishing,:e Januari 2009, ISBN : 978-602-8564-045 , Hal 150-155::e:::e=­ XX,=­::e=­=­=­=­=­=­:a=­:8:e=­:e=­:It::e=­=­ !==­~at[10]. Hariyadi Sotedjo, Gunawan S Prabowo, "Additional Layer Deposition to Improve theOptical Transmittances in a Mid-IR Band-pass Filter Structure"[11]. Hariyadi Sotedjo, Gunawan S Prabowo " Study on the Detector Characteristics ofa Seeker's Missile", AA U Journal of Defense Science and Technology, VolumeNumber XX, XX Oktober 2010, XX - XX


DAFTAR RIWAYAT HIDUP MALUDIN SITANGGANG A. DATA PRlBADI1. Nama Lengkap2. Tempat I Tanggal Lahir3. Status Perka\vinan4. Jenis Kelamin5. Pangkat dan golongan6. Jabatan Fungsional7. NIP8. Staf9. Pusat10. Alamat Kantor11. Telp. I Fax12. Alamat a. Peru mahanb. Desa/Kecamatanc. KabupateniPropinsi13. Telp. a. Rlimahb. e-mail: Ir. Maludin Sitanggang, MSc.: Patumbak, 05 Nopember 1959: Kawin: Pria: Pembina Muda I IV-C: Peneliti Madya/IV-C: 19591105.199002.1.003: Unit Uji Aerodinamika: Pusat Teknologi dan Dirgantara Terapan: Jl.Raya LAPAN Slikamlilya Rumpin Bogor.: 012-75790381 1021-757900031: Kompleks Lapan Blok A No. 19: Sllkamulya - Rumpin: Bogor - Javva Barat: 021-75790609, . HP. 08121926185: stgmaludinfalvahoo .co.idB. PENDIDlKANNo. Tingkat Pendidikan Jurusan Tahun Tempat1 2 3 4 5 61. S2 UI-Jakarta Mat. Science Llilus 1997 Jakarta2. SI USU Medan Teknik Mesin Lulus 1987 MedanIC. PENGALAMAN DALAM MENGELOLA JURNAL No. Nama Jurnal Jabatan Tempat1 2 3 4J. Jurnal IJmu dan Rekayasa TeknoJogilndustri (JIRTI)Ketua DewanRedaksi2. JurnaJ Antariksa Nasional (JANNAS) Sekretaris DewanRedaksiJakartaRllmpin Bogor


•D. PUBLIKASI MAJALAH ILMIAH(4 TATUN TERAKHIR)No. Judu\ Tulisan dan Tempat Publikasi IImiah Penulis1 23I. "PERANCANGAN PENGIKAT SIRIP PADA ROKET RKX- Penulis I100-LPN"Publikasi Ilmiah LAPAN Tahun 2006, Energi, Wahana danMuatan Antariksa, Volume 6, ISSN : 1829-9032, halaman : 82 ­94.2. "PEMBUATAN HIDUNG ROKET RX-150-LPN BERBASIS PenuJisGFRP"TlinggalProsiding Seminar Nasional IPTEK lndustri Terapan SIPTEKINT­2007, ISBN : 978-979-16256-0-9, Halaman : 424 - 430.'1J. "DISTRIBUSI BEBAN AERODINAMIK SIRIP ROKET RX- Penlilis1512-LPN"TlinggalProsiding Seminar Nasional IPTEK Industri Terapan SIPTEKINT­2007, ISBN: 978-979-16256-0-9, Halaman: 331 - 337.4. "APLIKASI TEKANAN UDARA PADA SEKSI UJI PenulisTEROWONGAN ANGIN SUPERSONIK"TunggalJurnal Ilmu dan Rekayasa Teknologi Indllstri Nomor 14, VolumeI, Tahun ke VII, Oktober 2006, ISSN : 1411-4275, Halaman :2502-2509.5. "PENELITIAN AERODINAMIKA MODEL ROKET R.X-500­ Penlilis 2LPN"JlIrnal Ilmu dan Rekayasa Teknologi Jndllstri NomoI' 13, VolumeI, Tahun ke VII, April 2006, ISSN : 1411-4275, Halaman : 2309­2314.6. "PENGUJIAN MODEL ROKET AGARD UNTUK KALIBRASI PenulisTEROWONGAN ANGIN SUPERSONIK"TlinggalProsiding SIPTEKGAN X-2006, Seminar Nasional IPTEKDirgantara X-2006, ISBN: 979-8554-91-4, Halaman : 650-656 .7. "PERANCANGAN DAN PENGUJIAN MODEL ROKET RX- Penujis300-LPN NOSE CONE ELLIPS KECEPA TAN SUBSONIK" TunggalProsiding SIPTEKGAN X-2006, Seminar Nasional IPTEKDirgantara X-2006, ISBN: 979-8554-91-4, Halaman : 608-613.8. "APLIKASI PROGRAM PROFIL SALURAN TEROWONGAN Penlilis 7..ANGIN SUPERSONIK"Prosiding SIPTEKGAN X-2006, Seminar Nasional JPTEKDirgantara X-2006, ISBN: 979-8554-91-4, Halaman : 160-166.9. "PENELITIAN DAN ANALISA KOEFISIEN AERODYNAMIC Penulis 2ROKET RX-300-LPN EMPAT SA YAP TERPASANG"Prosiding SIPTEKGAN X-2006, Seminar Nasional IPTEKDirgantara X-2006, ISBN: 979-8554-91-4, Halaman : 202-208.10. "PENGUJIAN AERODINAMIKA UNTUK PULSA METER PellulisMOBIL"TunggalProsiding SIPTEKGAN XII-2008 , Seminar Nasional IPTEKDirgantara XII-2008, ISBN: 979-8554-91-4, Halaman:


• - - ---- - - - - --!» ::II :a=­=If8 ~U :::(I:(I{I~:u:(I::D::rt~~­11. "PENGUJIAN MODEL ROKET RX-2530 KECEPATANSUPERSONIK"Prosiding SIPTEKGAN XII-2008, Seminar Nasional IPTEKDirgantara XII-2008, ISBN: 979-8554-91-4, Halaman :12. "PENELITIAN AERODYNAMIC ROKET KENDALl RKX 530"JURNAL ANTARIKSA NASIONAL, Vol. 16, No.1 Maret2008, ISSN 141 1-5042, hal: 61 - 6813. "DrSTRIBUSI BEBAN AERODYNAMIC SIRIP ROKET RX­IS 12-LPN"JURNAL ANTARIKSA NASIONAL, Vol. 16, No . 1September 2008, ISSN 1411-5042, hal: 62 6814. "PENELITIAN KESEIMBANGAN ROKET RX-250 X-WING"JURNAL ANTARIKSA NASIONAL, Vol. 17, No . 1 Maret2009,ISSN 1411-5042, hal: 30 ­ 3415. "UJI MODEL ROKET RX-2S0-LPN Dr TEROWONGANANGIN SUPERSONIK"JURNAL ANTARIKSA NASIONAL Vol. 18, No. 1September 2009, ISSN 1411-5042, hal : 14 ­ 19Demikian Daftar Riwayat Hidup ini saya buat dengan sebenarnya.PenulisTunggalPenulisTunggalPenulisTunggalPenulisTunggalPenulisTunggaJ1r. Maludin Sitanggang, MSc.


DAFTAR RJW A Y AT HIDUPNamaTempat & T anggal LahirTempat TinggalPendidikanPeketjaanGolf PangkatPendidikan Non DegreeKW'SUSKaxya Tulis: Jr. Dwi Wahyuni: Boyolali 25 luli 1946: Komplek LAPAN Blok C. No. 38. Snkamulya, Rumpin 16350: Sarjana Teknik Kimia, UGM, 1979: Karyawati LAPAN, 1980 - sekarang: lYe -Peneliti MadyaI Pembina Utama Muda: SUPAERO (E.N.S.A.E), Toulouse" Perancis" 1986 -1988.: Keramik Magnetik, LFN-LIPI, Bandung 19848i NoKarya Tulisi!1. PengoJahan Program Perhitungan Stabilitas Pogo Wahana PeJuncur dengan PenuJis bmggaJPropeJan Cairo Proceeding Tekn010gi Dirgantara .No.:D-TEKGAN, Mci 199612. Perancangan Awal Roket Cair Dengan Propelan Kerosen-Oksigen Carr dan, ISistem Pengumpan Gas Bertekanan. Warta LAPAN no. 34, Juli 1993l3. I Ana1isis Prinsip Dasar Fenomena Pogo. Warta LAPA..""N no. 46, Januari 199614. I Aspek Ekonomi Studi Perancangan Pabrik Amonimn Perkh10rnt Kapasitas! I s.t Penulis kednaI Penulis tunggalI Penulis! PertamaPenuliskedua \ 900 Ton /tb di Indonesia Proceeding LAPAN no. D IJI01-94, Januari 1994I~ene1itian Awal Sis.tern Propulsif M?tor Roket Cair Motor Roket C~Kerosen Avtur -Okslgen Gas. Proceeding LAPAN no. : D llfOl-94, Januan!19946. I Perkernbangan Penggunaan Baterai Untuk Wahana Orbit Rendah (LEO), Penulis tuoggal ! KKIL Oktober 19951 [ 7. Studi Pemasaran Natrium Khlorat , Natrium Perkb10rat dan Amonimn Penclis"fI.m&:,~, Perkblorat KKIL ] 995I I8. Pemilihan Model Gas Tekanan Tinggi Untuk Sistem Pengmnpan Pada Penlliis tImgg.a1\ PropuisiCair. WartaLAPANno.47,apriJ 1996. I19. IPeluncur-peluncur Satelit, Majalah Ilmiah WIDYA • April 19991 No. IPennI is mnggal163ffahun XVl ,I 10. ISistem Pendingin Pada Motor Rok~ Carr ~~ Dasar-das.ar Perhitungannya IPeonlis tu~~lI J~ llmu dan Rekayasa Teknologtlndustn (JIRTI). Apn12002,. . 'I' .I 1]. . Keramik magnetik Proses Pembuatan dan Penggunaannya Sebagat Matroal Penulis ttmgga1t Dirgantara, JumaJ Ihnu dan Rekayasa TeknoJogi Industri (JIRTf). April 2002. !112. Pene1itian Pembuatan Polistiren JumaJ Jhnu dan Rekayasa Teknologi Industri jl Penutis tllnggal(JIRTI).• Oktober 2003I 13. Proses Pembuatan Polistiren ln1pak Tinggi (HIPS)Tahan Api Jurnalllrnu dan l Peonlis tuoggal I Rekayasa Teknologi fndustri (JfRTI)., Oktober 2003 !Pengaru.h Pelarut \Etil Benzena), Pe~:mdingan Stiren Butadien Rnb?cr" Pemilis nmwI !I 14.! hnpact PoJystyrene (HIPS) , lWJ]a1 TeknoJogi Dirgantara, Vol. 2 No.2, i li ! Desember 2004 I!!I5·1 P~elitian P~buatan Polimetil Me~Jat (PMMA), JurnaJ TeknoJogi IPenulis !Drrgantara Vol.l No.2. Desember 20(h I pertama !! I(SBR) Terhadap Smen dan Jmnlah Imslator (BPO) pada Pembuatan H1gb i !I16_1 Analisis Pen&:,ounaan Material Keramik Untuk Ruang Bakar dan Nosel MotOl" l Penolis nmggalRoket Cair yang dapat Digunakan kembali, Proceeding SIPTEKGAN XII \112008.I


.. 18.Analisis Penggunaan Material Graphit Pada Leher Nosel Motor Roket Padat,.Proceeding SPTEKGAN Xli 2008.Analisis Scale Up/Scale Down Motor Roket oUr, Proceeding SIPTEKGA.l'lXI 2007Pennlis tungg,a]Penulis tunggalDemik:ian Daftar Riwayat Hidup ini saya buat dengan sesungguhnyaRmnpin, 2 - 11 - 2009-11Yang membuatlr. Dwi WahyuniNJP: 19460725 198003 2 00J

More magazines by this user
Similar magazines