A Perubahan Sosial

bos.fkip.uns.ac.id

A Perubahan Sosial

D Modernisasi

Pengertian modernisasi pada awalnya berkembang pada abad

XVIII di Eropa, ketika ditemukannya mesin uap dan mesin pemintal

untuk tekstil. Dengan demikian, perkembangan tersebut merupakan

landasan bagi industrialisasi di berbagai bidang kehidupan

masyarakat Eropa, yaitu yang lazim dikenal dengan Revolusi

Industri. Perubahan-perubahan penggunaan alat-alat industri terjadi

di Inggris kemudian menyebar ke berbagai negara di Eropa. Peristiwa

industrialisasi tersebut ternyata sejalan dengan Revolusi Prancis yang

menentang dan menghancurkan hak-hak istimewa yang dimiliki

secara turun-temurun oleh sekelompok orang (kaum feodal), dan

munculnya persamaan hak setiap warga negara sehingga hal ini

merupakan hal awal demokratisasi di Eropa.

Dari kedua revolusi tersebut, kemajuan perekonomian melalui

industrialisasi menyebabkan negara menjadi maju dan munculnya

persamaan hak telah menyadarkan peranan setiap orang dalam

menentukan kehidupannya. Oleh karena itu, hal tersebut dapat

dikatakan sebagai awal dari modernisasi.

Perkembangan modernisasi selanjutnya tidak terbatas pada

industrialisasi dan demokratisasi saja, tetapi menyangkut pula

berbagai bidang kehidupan lain yang saling berhubungan. Dengan

demikian, kemajuan suatu bidang kehidupan akan diikuti oleh

bidang-bidang kehidupan lain, yaitu:

1. kemajuan ilmu pengetahuan maka akan diikuti oleh teknologi;

2. kemajuan material atau kebendaan yang digunakan setiap manusia

harus diimbangi oleh sikap mental untuk menyesuaikan diri dengan

benda yang dimilikinya; jika tidak, akan dianggap sebagai orang

yang ketinggalan zaman atau ketinggalan kebudayaan.

Setiap perubahan yang terjadi di masyarakat tentu saja ada sisi

baik dan sisi buruknya. Hal ini bergantung pada masyarakat sendiri

yang menafsirkan modern. Salah menafsirkan kata modern akan

mengakibatkan perilaku masyarakat yang tidak sesuai dengan budaya

atau kepribadian bangsa. Modernisasi sebagai perubahan sosial dari

keadaan tradisional atau praindustri ke masyarakat industri. Perubahan

tersebut merupakan titik tolak perkembangan ke arah modernisasi.

Untuk mencapai masyarakat modern, harus melalui transisi (peralihan)

yang akan mengubah pola kehidupan masyarakat.

Sumber: Tani Kalimantan, 1991

Soal Pengayaan

(Ebtanas 1996)

Salah satu ciri masyarakat modern

antara lain ....

a. menjunjung tinggi norma-norma

hukum

b. organisasi sosial yang bersifat

kekeluargaan

c. memiliki teknologi yang sederhana

d. organisasi sosial berdasarkan

profesi

e. sangat percaya pada potensi alam

Jawaban: d

Ciri-ciri masyarakat modern di

antaranya yaitu:

a. saling percaya pada manfaat

IPTEK;

b. organisasi sosial berdasarkan

profesi;

c. tingkat pendidikan formal tinggi

dan merata;

d. saling memengaruhi.

Gambar 1.19

Masyarakat Tradisional

Masyarakat tradisional dianggap statis dan

hampir tidak pernah mengalami perubahan.

Perubahan Sosial di Masyarakat 25

More magazines by this user
Similar magazines