Views
3 years ago

Makalah Seminar Hasil Penelitian TA 2007 KAJI ULANG SISTEM ...

Makalah Seminar Hasil Penelitian TA 2007 KAJI ULANG SISTEM ...

I. PENDAHULUAN 1.1.

I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sampai saat ini pemerintah, DPR dan masyarakat tani belum puas dengan sistem pelayanan pupuk bersubsidi karena, selain harganya di atas HET, pasokannyapun sering terlambat yang menyebabkan petani tidak dapat memperoleh pupuk tepat waktu, harga, jumlah, tempat, dosis, kualitas. Adapun terjadinya kenaikan harga di atas HET adalah karena peningkatan biaya distrIbusi. Sementara itu kelangkaan pupuk terjadi selain karena adanya gangguan produksi yang disebabkan oleh tersendatnya pasokan gas, juga karena petani menggunakan pupuk melebihi dosis yang dianjurkan, isu adanya ekspor ilegal pupuk bersubsidi dan rembesan pupuk bersubsidi ke perkebunan besar sehingga alokasi pupuk bersubsidi tidak mencukupi. Kondisi yang demikian memunculkan wacana perlunya menghilangkan disparitas harga di pasar domestik (harga pupuk bersubsidi untuk pangan vs perkebunan besar) dan di pasar internasional (harga pupuk bersubsidi untuk pangan vs harga dunia) melalui pemberian subsidi langsung kepada petani. Dengan pemberian subsidi langsung kepada petani, maka petani membeli pupuk sesuai dengan harga pasar, sehingga diharapkan tidak ada lagi disparitas harga di pasar domestik maupun pasar internasional. . Selain modus subsidi tersebut, pemerintah, DPR dan masyarakat masih perlu untuk memperbaiki sistem distribusi yang ada sekarang karena belum memenuhi HET yang diharapkan. Oleh karena itu, perlu dijaki ulang seluruh kebijakan subsidi untuk mendapatkan rancang bangun modus dan model distribusi pupuk bersubsidi ke depan yang efesien dan efektif. Hasil kajian ini diharapkan memberikan kontribusi pada efisiensi dan efektifitas pemberian subsidi pupuk oleh pemerintah. Paling tidak Rp 1 trillium lebih uang petani dapat diselematkan apabila sistem distribusi yang dihasilkan oleh kajian ini mampu menjual pupuk bersubsidi sesuai dengan HET; modus subsidi yang efektif tidak hanya menghemat uang subsidi yang dikeluarkan oleh negara tetapi juga mampu merubah tingkah laku petani dalam penggunaan pupuk yang rasional sesuai dengan dosis anjuran. 1

1.2. Tujuan dan Keluaran Secara umum tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan modus subsidi dan model distribusi pupuk bersubsidi ke depan yang efektif dan efisiensi dengan kriteria 6 (enam) tepat yaitu : tepat harga, kualitas, dosis, tempat, waktu, dan jenis. Secara rinci tujuan kajian ini dapaat dirinci sebagai berikut : 1) Melakukan review tentang evolusi kebijakan modus subsidi dan sistem distribusi pupuk bersubsidi 2) Melakukan evaluasi modus subsidi dan sistem distribusi pupuk bersubsidi yang berlaku saat ini. 3) Menyusun rekomendasi modus subsidi dan sistem distribusi pupuk bersubsidi. Adapun keluaran kajian ini adalah sebagai berikut : 1) Hasil review tentang evolusi kebijakan modus subsidi dan sistem distribusi pupuk bersubsidi. 2) Hasil evaluasi modus subsidi dan sistem distribusi pupuk bersubsidi yang berlaku saat ini. 3) Modus subsidi dan sistem distribusi pupuk bersubsidi. II. KERANGKA PEMIKIRAN 2.1. Urgensi Kaji Ulang Modus Subsidi dan Sistem Distribusi Modus Subsidi Perlu diketahui bahwa subsidi harga pupuk yang diberikan kepada petani selama ini bersifat tidak langsung dimana petani membayar harga pupuk dibawah harga pasar. Harga yang dibayar petani tersebut biasa disebut harga eceran tertinggi (HET). Selisih harga pasar dengan HET adalah subsidi, yang dibayarkan langsung kepada produsen pupuk. Oleh karena itu modus subsidi harga pupuk semacam itu bisa disebut sebagai modus subsidi harga pupuk langsung ke produsen pupuk. Hasil sejumlah penelitian (Nizwar dkk, 2006; Yusdja dkk, 2005) menunjukkan bahwa dalam 3 (tiga) tahun terakhir ini HET pupuk adalah tidak efektif. Ketidakefektifan HET pupuk berarti salah satu azas dalam pendistribusian pupuk bersubsidi, yaitu tepat harga, telah dilanggar. Banyak faktor yang menyebabkan HET pupuk tidak efektif. 2

Kaji Ulang Kebijakan Subsidi dan Distribusi Pupuk - Pusat Sosial ...
makalah seminar 2007-kaji tindak - Pusat Sosial Ekonomi dan ...
makalah seminar 2007-pembiayaan - Pusat Sosial Ekonomi dan ...
Kaji Ulang Program Pembangunan Pertanian - Pusat Sosial ...
Daftar Peserta Seminar Hasil Penelitian Strategis ... - DP2M Dikti