Views
1 week ago

TamaT - Majalah Detik

majalah detik

kriminal Nova, Kekasih

kriminal Nova, Kekasih Suparlan (detikfoto) sejak Sabtu malam sebelumnya. Dari interogasi di TKP, diketahui seorang perempuan terlibat dalam aksi mereka. Perempuan itu bernama Nova, yang merupakan kekasih Suparlan. Nova tinggal indekos tak jauh dari pabrik. Saat ditangkap, Suparlan baru saja kembali dari mengantarkan perempuan berambut panjang itu ke kosnya. “10 Menit kemudian Nova ikut serta dibekuk dan ketiganya digelandang ke Polsek,” ucapnya. Diterangkan Narta, ketiga pelaku adalah komplotan spesialis pencuri mobil rental. Penangkapan mereka bermula dari laporan yang masuk ke Polsek Cimanggis tentang adanya kasus pencurian mobil di Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat 30 Maret. Mobil jenis Toyota Avanza L 1584 MN itu disewa para pelaku di Surabaya, Jawa Timur. Ketika perjalanan sampai di Simpang Lima, Kota Semarang, sopir mobil rental itu dibius dan ditinggalkan di sebuah hotel. Polsek Cimanggis yang mencatat beberapa pencurian mobil dengan modus bius itu berinisiatif untuk menggelar patroli di wilayahnya. Benar saja, mobil itu ditemukan di wilayah Pekapuran. Menurut pengakuan pelaku kepada polisi, mereka yang seluruhnya tinggal di Cimanggis itu pergi ke surabaya lima hari sebelumnya. Mereka menumpang mobil Suzuki APV B 1180 FV yang disewa dari sebuah rental mobil di Depok. “Dengan berita dan informasi dari sana, serta interogasi saya di lapangan ternyata cocok kan, di- Majalah detik 9 - 15 April 2012

kriminal Suparlan detikfoto tangkaplah mereka,” terang Narta. Menurut Narta, saat menjalankan aksinya di Surabaya, Nova berpura-pura sebagai istri sah Suparlan. Jurus itu dipakai supaya pemilik rental tak menaruh curiga terhadap niat jahat mereka. Ditambah lagi, mobil itu disewa dengan sopirnya sekaligus, sehingga si pemilik mobil percaya penuh. Dalam perjalanan dari Surabaya kembali ke Depok, Nova dan Suparlan berpisah mobil dengan Beni. Beni bertugas menyetir mobil APV sendirian. Ketiganya sepakat untuk bertemu di Semarang. Setelah berhasil memperdaya sopir mobil rental asal Surabaya itu, ketiganya meluncur ke Depok. Mobil-mobil hasil pencurian itu rencananya hendak dijual pelaku dengan harga Rp 60-70 juta. “Kan cuma ada STNK, tidak ada BPKB. Jadi kira-kira harganya segitu,” kata Narta. Ketiga pelaku kini telah dibawa ke Semarang untuk dilakukan pengusutan sesuai TKP. Mereka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun. Polisi tengah mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan mereka. “Nanti dikembangkan lagi. Di Jawa Timur dan Jawa Tengah kalau perlu,” tutup Narta. (WAN/YOG) Majalah detik 9 - 15 April 2012

Majalah detik - Institut Teknologi Telkom
majalah detik - Institut Teknologi Telkom
Majalah ICT No.33-2015
Majalah%20ICT%20No.7-2013
Majalah-Aktual-Edisi-53-ms
20140317_MajalahDetik_120
LADY GAGA PERKENALKAN EMMA MENTERI AGUS ... - Harian detik
Majalah MeRasul Edisi 01 Tahun 1 - Paroki Santo Thomas Rasul
Majalah Warta Anggaran Edisi 24 - Direktorat Jenderal Anggaran ...
Majalah ICT No.35-2015
Download Majalah - MPR RI /a